Diskusi 2

Diskusi 2

Jumlah balasan: 24

Assalamualaikum wr.wb semoga kalian semua dalam keadaan sehat wal'afiat. 

Diskusi pada pertemuan kedua kali ini yakni mengenai jenis-jenis e-commerce, saya berharap kalian telah mengunduh power point yang telah saya lampirkan. 

  • Bisakah kalian memberikan contoh e-commerce di Indonesia, dan klasifikasikan e-commerce tersebut masuk ke jenis yang mana (Misal: JD.id merupakan salah satu contoh dari e-commerce b2c karena blablablabla).
  • Pernahkan kalian melakukan transaksi di salah satu e-commerce seperti Tokopedia, BukaLapak, Shopee, Lazada, Blibli.com atau platform lainnya? 
  • Menurut kalian, apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan yang dimiliki e-commerce tersebut? adakah kejadian yang tidak menyenangkan selama kalian berbelanja online di salah satu e-commerce tersebut? jika iya, bisakah Anda ceritakan hal tersebut?

Note: berikan tanggapan Anda di halaman komentar, dilarang copas dengan temannya:)

STAY HEALTHY, STAY SAFE #DirumahAja


Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi 2

oleh yeni yunita -
Waalaikumsalam wr.wb.
Izin menanggapi,
Salah satu jenis e-commerce di indonesia yaitu Business to Administration ( B2A), Beberapa contoh website administrasi publik yang menerapkan B2A adalah: www.pajak.go.id, www.allianz.com dan www.bpjs-online.com.
Disana perusahaan dapat melakukan proses transaksi atas jasa yang mereka dapatkan langsung kepada pihak administrasi publik.

Saya pernah melakukan transaksi di salah satu e-commerce yakni shopee

Menurut saya,
-kelebihannya yaitu: adanya gratis ongkir, banyaknya promosi, harga yang relatif murah, metode pembayaran yang mudah .
-kekuranganya yaitu: barang yang dipesan sering tidak sesuai keinginan.
Sebagai balasan yeni yunita

Re: Diskusi 2

oleh bayu anggoro -
Assalamualaikum izin menanggapi salah satu commerce yang ada di Indonesia yaitu Consumer (C2C).
Beberapa contoh C2C dalam website di Indonesia adalah Tokopedia, Bukalapak dan Lamido. Disana penjualan diperbolehkan langsung berjuang barang melalui website yang telah ada.
Namun ada juga website yang merupakan jenis C2C dan mengharuskan penjual terlebih dulu menyelesaikan proses verifikasi, seperti Blanja dan Elevenia.

Saya pernah melakukan transaksi commerce yang ada di Indonesia salah satunya Tokopedia

Kelebihan dari Tokopedia menurut saya yaitu, Banyak tersedia promo gratis ongkir maupun diskon barang dan bisa mengisi saldo di Tokopedia, jadi ketika kita ingin membeli barang tidak perlu repot-repot pergi ke atm untuk membayar pesanan.
Kekurangan dari Tokopedia menurut saya yaitu, Banyak produk spam, yang mana produk dihargai sangat murah padahal isinya hanya basa basi, tidak bisa mengirim foto ataupun link bagi pembeli maupun penjual hal ini menyusahkan komunikasi antar pembeli dan penjual.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi 2

oleh erlina wityanti -
Assalamualaikum
Izin menanggapi lazada merupakan salah satu contoh dari e-commerce b2c karena merupakan tempat berbelanja yang terkenal di air, yang menjadi salah satu star up yang sudah berdiri sejak lama, lazada memang berhasil untuk mempertahankan ekstensinya

Kelebihan dari e-commerce itu adalah
* produk dan layanannya bervariasi
* mempersingkatnrantai distribusi
* brand lebih dekat dengan konsumen
* peningkatan kualitas layanan

Kekurangannya
* ketergantungan yang sangat kuat pada teknologi
* rawannya melakukan transaksi bisnis online
* budaya pasar yang menolak perdagangan elektronik
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi 2

oleh Haikal Kurnia Cipta -
Waalaikumsalam wr wb.... Izin menanggapi
Blibli merupakan salah satu contoh e-commerce (B2C) karena merupakan jenis e-commerce yang memfasilitasi perusahaan e-commerce itu sendiri untuk berhubungan/berinteraksi langsung dengan konsumenya secara online. Menekankan kepada proses pemesanan, pembelian, dan penjual yang berupa berbagai macam kategori produk atau jasa kepada konsumen dengan melalui akses internet. E-commerce ini juga memiliki fitur-fitur yang dirancang semudah dan seperaktis mungkin misalnya seperti fitur keranjang belanja virtual, keamanan dalam berbelanja, ajukan pengembalian barang, metode pembayaran secara elektronik, layanan CS dan sebagainya.

Menurut saya kelebihan e-commerce seperti (Blibli, Lazada, Shopee, Bukalapak, ds) yaitu mempermudah para pembeli tanpa harus ke toko retail, menghemat waktu dan biaya transportasi, metode pembayaran secara elektronik, bisa membeli barang dari luar negeri, sering mengadakan promo yang menarik serta gratis ongkos kirim. Sedangkan kekurangan nya yaitu kita tidak bisa merasakan secara langsung kualitas dan kuantitas barang tersebut.

Kejadian yang tidak menyenangkan yang saya alami dalam berbelanja online di salah satu e-commerce yaitu pada saat membeli suatu barang dan barang sudah sampai ke tujuan rumah saya, dan tenyata antara deskripsi ukuran di platform tersebut tidak sesuai dengan deskripsi ukuran pada produk tersebut, sehingga produk yang dipesan kekecilan karena ada nya kesalahan pihak penjual/platform dalam mencantumkan ukuran di deskripsi dan barang ditolak dalam pengajuan pengembalian/penukaran barang.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi 2

oleh Debby Merliani -
Assalamualaikum wr wb
Izin menyampaikan pendapat saya tentang contoh e-commerce di indonesia sesuai dengan pertanyaan yang ada pada forum diskusi hari ini.
-Salah satu dari banyaknya contoh e-commerce di indonesia adalah shoppe.id yang masuk klasifikasi e-commerce B2C mengapa demikian? Karna shoppe.id memenuhi kreteria yang ada pada e-commerce B2C dimana mereka menyediakan kenyamanan belanja dengan memiliki banyak informasi dan harga yang lebih murah serta memastikan proses jual beli hingga pengiriman yang cepat.
-saya pernah melakukan transaksi di salah satu e-commerce yaitu di app shoppe.id menurut saya, shoppe.id adalah tempat belanja yang sangat nyaman banyak kelebihan dari app tersebut salah satunya harga sangat terjangkau menyediakan segala kebutuhan hingga biaya ongkir yang sangat murah hingga 0 rupiah. Kekurangan nya pun bagi saya tidak banyak hanya kadang terkendala dalam pengiriman yang pernah sangat lama karna barang tersebut dikirim dari luar negeri. Kedala Itupun saya alami hanya satu kali selama saya menggunakan app tersebut berkali-kali. Jika dalam hal produk saya belum pernah mengalamani tidak sesuai atau kerusakan dalam produk yang saya beli.
Itulah pendapat yang saya bisa sampaikan dan pengalaman yang saya alami dalam menggunakam salah satu e-commerce B2C.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi 2

oleh Anisa Refi Fatmalia -
Waalaikumsalam wr wb.
Izin menanggapi, salah satu jenis e-commerce di Indonesia yaitu Shopee. Shopee merupakan salah satu contoh dari e-commerce C2C (Consumer to Consumer) karena, E-commerce C2C merupkan jenis E-commerce yang memfasilitasi antara konsumen dari perusahaan e-commerce tersebut (Shopee), yaitu konsemen sebagai penjual dan konsumen sebagai pembeli. Contoh e-commerce seperti Shopee juga memfasilitasi antara konsumen penjual dengan konsumen pembeli, dimana perusahaan e-commerce tersebut terlibat dalam mengamankan transaksi, mulai dari pemesanan, pengiriman hingga pembayaran.
Pengalaman saya dalam melakukan transaksi di Shopee tidak ada pengalaman yang kurang menyenangkan karena menurut saya Shopee sendiri sudah memiliki banyak kelebihan yang memudahkan dalam melakukan transaksi belanja online.
Kelebihan yang saya dapat dari Shopee yaitu :
- Aplikasi yang mudah digunakan
- Cara pembayaran yang beragam (bisa melakukan pembayaran menggunakan kartu kredit, transfer bank, Indomart, Alfamart, Shopeepay, Shopee Paylater, hingga COD (Cash on Delivery).
- Mempunyai fitur COD (Cash on Delivery), Dengan adanya fitur itu pembeli akan merasa lebih aman ketika bertransaksi karena pembayaran akan dilakukan ditempat.
Sedangkan kekurangan yang saya rasakan dari Shopee adalah Customer Service yang lambat membalas, sebagai pembeli tentu berharap adanya bantuan yang cepat dari pihak Shopee ketika terdapat kendala. Namun untuk dukungan pelanggan Shopee sendiri dirasa masih kurang. Perlu beberapa saat untuk mendapatkan balasan. Masalah customer service ini memang masih menjadi hal yang harus diperbaiki untuk membuat pembeli merasa nyaman.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi 2

oleh francois yohanes -
waalaikumsalam wr.wb
Beberapa contoh penerapan C2C dalam website di Indonesia adalah Tokopedia, Bukalapak dan Lamido. Disana penjual diperbolehkan langsung berjualan barang melalui website yang telah ada.

Namun ada juga website yang menerapkan jenis C2C dan mengharuskan penjual terlebih dulu menyelesaikan proses verifikasi, seperti Blanja dan Elevenia.
C2C merupakan jenis e-commerce yang meliputi semua transaksi elektronik barang atau jasa antar konsumen. Umumnya transaksi ini dilakukan melalui pihak ketiga yang menyediakan platform online untuk melakukan transaksi tersebut.

.tidak pernah,
karena sering berbelanja offline
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi 2

oleh Kiki Nursafitri -
walaikumsalam wr.wb
Izin menanggapi bu,
contoh contoh e-commerce diindonesia adalah
-shopee,indonetwork,traveloka dan masih banyak lagi.
Selanjutnya saya akan mengklasifikasikan e-comemerce tersebut masuk ke jenis apa:
Jenis2 e-commerce yaitu (C2C,B2B,B2C,C2B,B2A,O2O) disini saya akan menyampaikan 3 jenis saja:
1. Shopee merupakan salah satu contoh dari e-commerce yang masuk ke jenis C2C (consumer to consumer) karena shopee
merupakan jenis e-commerce yang memfasilitasi antara konsumen dari perusahaan e-commerce tersebut, yaitu konsemen sebagai penjual dan konsumen sebagai pembeli.
Shopee masuk ke dalam bentuk e-commerce marketplace yaitu perusahaan e-commerce yang memfasilitasi antara konsumen penjual dengan konsumen pembeli, dimana perusahaan e-commerce tersebut terlibat dalam mengamankan transaksi, mulai dari pemesanan, pengiriman hingga pembayaran.
2. Indonetwork merupakan salah satu contoh dari e-commerce yang masuk ke jenis B2B (bussines to business) karena
Indonetwork merupkan jenis E-commerce yang memfasilitasi perusahaan e-commerce itu sendiri
untuk berhubungan dengan perusahaan lainnya atau mempertemukan antar perusahaan pelaku
bisnis.
3. Traveloka merupakan salah satu contoh dari e-commerce yang masuk ke jenis B2C (bussines to consumer) karena
traveloka merupakan perusahaan e-commerce yang menjual langsung kepada konsumennya produk atau jasa
Dan masih banyak lagi e-commerce e-commerce yang ada diindonesia

Saya pernah melakukan transaksi e-commerce di platform shopee

Kelebihan platform shopee
Banyak promosi menarik mulai dari gratis ongkir, flash sale, cashback, undian harga yang lebih murah,hingga pembayaran yang sangat mudah

Kekurangan platform shopee
Tidak adanya jaminan ke aslian barang jika memesannya bukan di shopee mall, terkadang barang yang dipesanpun sering kali tidak sesuai foto di gambar atau tudak sesuai ekspektasi.mungkin ini karena banyaknya penjual yang menakai platform tersebut sehingga banyak oknum yang menyalahgunakan atau menipu pembeli,jadi dalam menggunakan e-commerce khususnya platform shopee harus lebih hati hati lagi.
Kejadian yang tidak menyenangkan adalah pada saat barang yang dipesan tidak sesuai ekspektasi sehingga membuat saya harus lebih hati hati dalam membeli barang
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi 2

oleh vivi feranicha -
waalaikumsalam wr.wb
izin menanggapi
OLX adalah salah satu bisnis e-commerce di Indonesia dengan model classifieds atau listing atau juga bisa disebut dengan iklan baris.
Manfaat pemasaran online bisa didapatkan di OLX, karena individu atau kelompok yang berperan sebagai penjual dapat melakukan kegiatan menjual produk yang berupa barang ataupun jasa bisa dimana saja dan kapan saja secara gratis. Individu yang berperan sebagai pembeli pun tidak dikenakan biaya. Selain menjual berbagai barang baru, OLX juga memberikan fasilitas penjualan barang-barang bekas, penyedia jasa tertentu, dan terkadang juga terdapat lowongan pekerjaan yang diiklankan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi 2

oleh Billie Martin -
Selamat siang bu izin menanggapi
Salah satu contoh e commerce adalah tokopedia Tokopedia yang juga merupakan salah satu pendiri awal IDeA (Indonesia e-Commmerce Association), telah mendapatkan investasi seed dari East Ventures, series A dari Cyber Agent Ventures, dan terakhir mendapatkan pendanaan dari Netprice Japan. Sangat jelas bahwa model bisnis Tokopedia sangat menarik di mata investor.

Tidak hanya di mata investor, Tokopedia juga terus bertumbuh secara traffic dan masuk ke situs top 100 populer di Indonesia versi Alexa. Meskipun begitu, William mengaku belum mau fokus untuk menggaet pengguna baru, ΓÇ£Tokopedia masih belum benar-benar konsen di member acquisition, namun kami bangga karena pengguna kami sangalah loyalΓÇ¥. Pernyataan ini mengacu ke pertumbuhan Gross Market Value yang mencapai lebih dari 600%, monthly return buyer hingga mencapai angka 53%.

Salah satu angka yang dibanggakan tentu saja conversion rate, sebuah metrik yang sangat penting terutama untuk e-commerce. Januari tahun 2012 lalu, conversion rate Tokopedia hanya 1.94%, bertumbuh hingga mencapai 6.09% di bulan Januari 2013 ini.
Saya pernah melakukan transaksi melalui e commerce
Kelebihan e commerce
*Tidak terikat tempat dan waktu, terutama bagi anda orang yang sibuk sehingga tidak sempat berbelanja dengan mendatangi ketoko.
*Banyak pilihan toko online yang menyediakan ragam produk yang anda inginkan.
*menghemat waktu dan tenaga, anda tidak perlu berkeliling mal atau toko, anda cukup meluangkan waktu sebentar dengan membuka internet dan tentu saja anda akan terhindar dari kemacetan jalan raya.
*Anda dapat membandingkan produk dan harga dengan toko online lainnya, sehingga lebih banyak pilihan.
*Proses belanja yang mudah, cukup memesan barang, dan pembayaran biasanya dapat melalui internet/mobile banking atau ATM dan tinggal menunggu barang dikirim.
Kekurangan e commerce
*sering terjadi penipuan barang tidak dikirim setelah dilakukan pembayaran.
*fisik dan kualitas barang tidak sesuai dengan yang diharapkan, karena kita hanya dapat melihat melalui foto yang ada di website.
*Dikenakan biaya transportasi, sehingga ada biaya tambahan.
*Tidak dapat melihat dan mencoba secara barang yang dipesan.
*Butuh waktu agar barang sampai ditempat anda karena proses pengiriman.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi 2

oleh Dimas Aji Saputro -
Assalamualaikum, izin menanggapi,
Salah satu e-commerce di indonesia yaitu Tokopedia.
Tokopedia merupakan salah satu bisnis e-commerce di Indonesia dengan model marketplace c2c (customer to customer). Melalui Tokopedia, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan juga usaha perorangan dapat melakukan pengembangan pada bidang usahanya. Hal ini dibuktikan dengan adanya fitur membuka toko pada tokopedia, dan sekaligus pihak yang berperan sebagai penjual dapat mengelolanya secara online. Salah satu penghargaan yang telah diterima adalah terpilihnya tokopedia pada Indonesia Digital Economy Award tahun 2016 sebagai Best Company in Consumer Industry. Tokopedia mengharuskan pihak penjual untuk menggunakan sistem escrow atau rekening bersama. Tokopedia akan menjadi pihak ketiga di antara pihak penjual dan pihak pembeli. Ketika terjadi transaksi, pihak pembeli akan membayar ke tokopedia, setelah itu tokopedia akan mengkonfirmasi kepada pihak penjual bahwa pembayaran sudah dilakukan oleh pihak pembeli.

Setelah pihak penjual telah melakukan pengiriman atau penyerahan barang kepada pihak pembeli, dan pihak pembeli telah mengkonfirmasi bahwa barang telah diterima dan sesuai dengan permintaan, maka Tokopedia akan meneruskan pembayaran tersebut kepada pihak penjual. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya tindak kejahatan berupa penipuan.

saya pernah bertransaksi di Lazada,

Kelebihan :
-adanya gratis ongkir
-mendapatkan Diskon
-Lebih murah dan efisien

Kekurangan :
-respon lama penjual saat membeli barang
-jarak antara pembelian dengan pengiriman lambat
-barang tidak sesuai dengan gambar yang tersedia
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi 2

oleh Yusi Ermawati -
Assalamu'alaikum izin menanggapi adalah aktivitas penyebaran, penjualan, pembelian, pemasaran produk (barang dan jasa), dengan memanfaatkan jaringan telekomunikasi seperti internet dan jaringan komputer.Arti E-commerce (Electronic Commerce) dapat juga didefinisikan sebagai aktivitas penggunaan teknologi informasi dan komunikasi pengolahan digital dalam melakukan transaksi bisnis untuk menciptakan, mengubah, dan mendefenisikan kembali hubungan antara penjual dan pembeli.Secara sederhana pengertian E-commerce dapat diartikan sebagai aktivitas transaksi jual-beli barang, servis atau transmisi dana atau data dengan menggunakan elektronik yang terhubung dengan internet. Transaksi e-commerce ini bukan lagi hal baru di tanah air, bahkan perkembangannya terbilang sangat pesat.Melalui sistem e-commerce produsen dapat menawarkan produk atau jasanya tanpa bertemu secara langsung dengan konsumen. Begitupun dengan konsumen yang dapat memilih dan membeli produk tanpa melihatnya secara langsung terlebih dahulu. Menurut laporan PPRO, perusahaan layanan pembayaran terkemuka di dunia, tentang pembayaran dan perdagangan online tahun 2018, Indonesia memiliki pertumbuhan tertinggi dibandingkan negara-negara lain yaitu sebesar 78% tahun. Oleh karenanya sangat menguntungkan jika dapat mengikuti tren bisnis ini. Akan tetapi akan sangat sulit jika tidak mengetahui ilmu dasarnya. Mungkin masyarakat hanya mengenal e-commerce sebatas toko-toko online tempat menjual barang kebutuhan. Namun ternyata jenis-jenis e-commerce lebih luas daripada itu. Jenis-jenis e-commerce lainnya memiliki lebih banyak pihak baik sebagai produsen maupun konsumen. Memahami jenis-jenis e-commerce akan membantu Anda untuk dapat mengikuti tren bisnis serta memperluas usaha yang sedang dirintis. Apa saja jenis-jenis bisnis e-commerce tersebut? Berikut penjelasannya.
Saya pernah melakukan transaksi di salah satu e-commerce yakni shopee
Kekurangannya
-ketergantungan yang sangat kuat pada teknologi
-rawannya melakukan transaksi bisnis online
-budaya pasar yang menolak perdagangan elektronik
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi 2

oleh Fx Trapsilo setiyoko -
Walaikum salam wr.wb
Izin menanggapi
Salah satu e commerce di indonesia adalah lazada,lazada termasuk kedalam buisness to consumer (B2C) karena lazada berhubungan antara bisnis dan pelanggan terakhir dengan ritel e cemorce yang berlangsung secara online.
Saya pernah melakukan teansaksi pembelian aksesoris hp di lazada , kelebihanya waktu kita tidak termakan banyak, jika kekurangnya kita harus terbebani oleh ongkir barang tersebut.
Jika kejadian yang tidak menyenangkan saat berbelanja onlin,waktu itu saya membeli 3 barang di lazada yaitu otg,flasdisk,dan heatset dan ternyata hetset nya tidak dikirim,
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi 2

oleh FRENDI VITRA SETIAWAN -
Assalamualaikum wr wb
ijin menanggapi, salah satu contoh e-comerce di indonesia adalah TokoPedia,
Tokopedia merupakan e-comerce jenis C2C jenis e-commerce yang meliputi semua transaksi elektronik barang atau jasa antar konsumen. Umumnya transaksi ini dilakukan melalui pihak ketiga yang menyediakan platform online untuk melakukan transaksi tersebut.
pengalaman saya menggunakan salah satu e-comerce seperti tokopedia ada kekurangan dan kelebihan nya, contoh kelebihan pada tokopedia adalah :
1.Merupakan salah satu market place yang bersifat gratis.
2.Adanya fitur gratis ketika kita sebagai pembeli ingin retur barang apabila tidak sesuai pesanan.
3.Banyak harga barang yang relatif lebih murah dari biasanya,hal ini karna adanya perang harga antar pedagang dan secara tidak langsung ini memberi keuntungan bagi pembeli.
4.Memiliki keamanan akun yang cukup baik,yaitu dengan menggunakan kode OTP.
Adapun kekurangan pada tokopedia yaitu:
1.Banyak produk spam yang mana harga barang itu di hargai sangat murah padahal hanya basa basi.
2.Kurang maksimalnya nya fitur pengelolaan stok barang, jadi ketika pembeli menunggu proses untuk pembayaran barang maka stok tidak otomatis berkurang hal ini tentunya sangat mengecewakan bagi pembeli.
3.Tidak adanya fitur blacklis .
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi 2

oleh ilham arridho sani -
Waalaikumsalam wr.wb.
Salah satu contoh e-comerce
Ralali merupakan marketplace B2B (business to business) yang bisa menghubungkan pemasok produk dan pelaku bisnis melalui situs online maupun aplikasi mobile. Berdiri sejak tahun 2013, Ralali juga memiliki fitur RFQ (Request for Quotation), yang bisa membantu para buyer dalam mencari produk-produk yang tidak tersedia di situs/aplikasi Ralali.

Saya pernah melakukan transaksi di shophee
Kelebihan nya : sering memberikan promo dikon gratis ongkir dll, bisa cash on delivery

Kekurangan : respon penjual lama ,sering menemui penjual yg kurang baik

Kejadian tidak menyenangkan, pernah beli barang tp salah order dan uang nya gak kembali

Terimakasih
Stay healthy, stay safe
#dirumahaja
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi 2

oleh Novi Asita -
Assalamualaikum, izin menanggapi:)

1.B2B
Contohnya: bizzy dan ralali. Karena, menyediakan solusi bagi perusahaan yang memiliki masalah dalam hal pengadaan suplay dan jasa kebutuhan bisnis.

B2C
Contohnya: traveloka, amazon, dll. Karena, transaksi yang dilakukan antara produsen barang atau jasa langsung kepada konsumen akhir.

C2C
Contohnya: tokopedia, bukalapak, shoppe, olx, dll. Karena, transaksi barang atau jasa dilakukan oleh konsumen ke konsumen.

C2B
Contohnya: istockphoto, freelancer, dll. Karena, website tersebut menawarkan produk atau jasa terhadap perusahaan.

B2A/B2G
Contohnya: pajak.go.id, bpjs-online.com, dll. Karena, website tersebut menyediakan/menawarkan berbagai jenis produk atau jasa yang dibutuhkan untuk operasionalisasi pemerintah.

C2A/C2G
Contohnya: jamsostek, dll. Karena, menyediakan proses transaksi elektronik yang dilakukan oleh individu ke lembaga pemerintah.

O2O
Contohnya: gojek, grab, dll. Karena, aplikasi tersebut menyediakan jasa pemesanan secara online dan melakukan pengambilan barang di toko offline.

2.Saya pernah melakukan transaksi di aplikasi shoppee

3.Kelebihan:
Pemesanan dilakukan sangat mudah, menghemat waktu karena tidak perlu datang langsung ke toko.
Kekurangan:
Warna dan kualitas produk yang dijual belum tentu sama antara foto yang ditampilkan dengan produk asli. Tetapi untungnya, selama saya berbelanja melalui onlineshop saya tidak pernah mendapatkan kejadian yang tidak menyenangkan.
Terimakasih:)
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi 2

oleh isnayola anggian febriani -
Walaikumsalam wr.wb
Izin menanggapi
Salah salah jenis e-commerse di Indonesia yaitu Bussines to bussines(B2B), contohnya Bizzy merupakan eCommerce pertama yang memiliki konsep B2B atau Business To Business di Indonesia karena, Bizzy menyediakan solusi bagi perusahaan yang memiliki masalah dalam hal pengadaan suplai dan jasa kebutuhan bisnis.

Produk yang disediakan oleh Bizzy antara lain, Office Supplies (ATK), Elektronik, Pantry dan lain-lain.


Contoh salah satu website yang menerapkan jenis e-commerce B2B
Ralali adalah salah satu perusahaan B2B eCommerce Indonesia yang menjual produk-produk MRO (Maintenance, Repair, and Operational).

Dengan perusahaan PT. Raksasa Laju Lintang yang telah aktif sejak 2013, Ralali menyedian berbagai macam kebutuhan otomotif, alat ukur, GPS, dan peralatan listrik lainnya.

Saya pernah melakukan transaksi e-commerce yakni Shopee, Shopee ini merupakan salah satu contoh e-commerce Consumer to Consumer (C2C).
Menurut saya kelebihan dari belanja via shopee ini :
* Menghemat waktu
* Aplikasinya mudah digunakan
* Sering memberikan promo menarik
* Mempunyai vitur COD( Cash on Delivery)
Kekurangan nya :
- Customer service sering lambat membalas
- Barang yang datang terkadang tidak sesuai gambar
- Sering menemui penjual yang kurang baik
- Ketentuan gratis ongkir yang ribet
Sekian tanggapan dari saya,
Wassalamualaikum wr.wb
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi 2

oleh Deasy Gayatri -
Assalamualaikum wr wb
Izin menanggapi Bu,
Contoh E-Commerce di Indonesia :
1. Shopee, Tokopedia dan Buka lapak : C2C ( Consumer to consumer)
karena, Pijhak ketika menyediakan platform online dan konsumen dapat mendapatkan barang atau menjual barang melalui website tersebut.
2. Ebay : C2C ( Customer to customer)
karena, pengguna platform dapat menjual atau membeli barang di website
3. Tiket.com dan Berrybenka,Hijabenka : B2C ( Business to Consumer)
alasannya : penjual atau produsen yang serius menjalankan bisnis dan mengalokasikan sumber daya untuk mengelola situs sendiri.
4. Watsons ID : O2O ( Online to Offline)
karena : Terdapat retail Watsons d berbagai kota besar di indonesia tapi tidak semua provinsi di indonesia memiliki retailnya, dan untuk itu watsons memiliki website tersendiri agar konsumen dapat menjangkau nya tanpa datang ke retail/toko nya.

Saya lebih sering menggunakan e-commerce C2C seperti Shopee untuk memenuhi kebutuhan saya, karena apa saja yang saya butuhkan terdapat di platform tersebut dan dengan beragam jenis harga dan bentuk.

Kelebihannya :
1. Mudah di gunakan dan di akses
2. Terdapat berbagai jenis barang dan kebutuhan
3. Harga beragam , biasanya lebih murah
4. banyak pilihan pembayaran dan pengiriman
5. Terdapat banyak promo contoh : gratis ongkir, diskon beragam

kekurangannya :
1. banyak akun penjual yang tidak jujur atau well-being ( belum terverifikasi)
2. Customer service lambat
3. Proses transaksi lambat
4. ketentuan promo yang ribet
5. ketidaksesuaian produk dan gambar

Saya membeli beberapa barang melalui sebuah E-Commerce berjenis C2C yaitu Soundcard , harga yang di tawarkan kala itu sangatlah beragam di berbagai penjual, saya memilih harga yang normal ( tidak murah tidak terlalu mahal) , dan akun penjual tersebut memiliki reviewer cukup banyak, setelah itu E-commerce tsb menawarkan diskon gratis ongkir tetapi syarat dan ketentuan sangat banyak sehingga saya memutuskan membeli barang lain tetapi di akun yang sama agar ongkir menjadi lebih murah, nyata nya harga barang yang saya harus bayar sama dengan harga ongkir nya, hanya didiskon 50% tidak di gratiskan, padahal alamat saya masih dikota dan tidak terlalu jauh. dan menurut saya, saya sudah memenuhi syarat yang berlaku tsb.
saran saya : sebelum memutuskan untuk membeli barang di e-commerce, pastikan toko tersebut telah terverifikasi, banyak reviewer dan follower yang terverifikasi ( di shopee biasanya ditunjukan dengan bintang), tanyakan kepada penjual apakah barang tersebut masih ada serta ukuran dan jenis barang tsb, karena beberapa penjual hanya memberikan deskripsi seadanya.

terima kasih
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi 2

oleh Rike Oktavianika -
Assalamualaikum. Izin saya menanggapi. Salah satu jenis e-commerce di Indonesia yaitu Online to Offline (O2O) bertujuan untuk menarik pelanggan online agar mau belanja ke toko fisik(Offline). Contoh nya: alfacart.com dan mataharimall.com.

Saya pernah melakukan belanja online di aplikasi e-comercee Shopee. Menurut saya dengan menggunakan layanan aplikasi e-comercee tersebut lebih mempermudah dalam belanja dan menghemat waktu. Namun sisi negatif dari belanja online tersebut adalah terkadang tidak sesuai apa yang ada di gambar. Contoh: beli baju ketika sudah sampai di tempat, warna dan bahan tidak sesuai dengan yang ada deskripsi gambar. Dan waktu pengiriman lebih lama.
Sekian tanggapan dari saya Terimakasih:)
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi 2

oleh Andgree Alexis -
Selamat siang ibu, izin menanggapi

1. Tiket.com merupakan B2C karena jenis e-commerce antara perusahaan dan konsumen akhir. Hal ini sesuai dengan bagian ritel dari e-commerce yang biasa dioperasikan oleh perdagangan ritel tradisional.
Jenis ini bisa lebih mudah dan dinamis, namun juga lebih menyebar secara tak merata atau bahkan bisa terhenti.
Jenis e-commerce ini berkembang dengan sangat cepat karena adanya dukungan munculnya website serta banyaknya toko virtual bahkan mal di internet yang menjual beragam kebutuhan masyarakat. Jika dibandingkan dengan transaksi ritel. tradisional, konsumen biasanya memiliki lebih banyak informasi dan harga yang lebih murah serta memastikan proses jual beli hingga pengiriman yang cepat. Jenis e-commerce ini biasa digunakan oleh penjual atau produsen yang serius menjalankan bisnis dan mengalokasikan sumber daya untuk mengelola situs sendiri

2. Saya pernah melakukan trasanksi disalah satu e-commerce yaitu ditokopedia

3. Kelebihan e-commerce yaitu, kita bisa menemukan produk lebih cepat kita tidak perlu pergi keluar rumah untuk mencari barang tersebut, menghemat waktu kita tidak perlu membuang waktu banyak kita hanya perlu mengklik saja apa yang kita butuhkan, bisa buka dimana saja dan kapanpun kita karena e-commerce dapat berjalan 24 jam penuh dengan adanya hal ini kita bisa memesan produk dimanapun dan kapanpun dan harga terjangkau karena adanya online shop ini terkadang pihak aplikasi menyediakan promo dalam pembelian produk dan produk menjadi lebih murah dibandingkan membeli secara langsung.

Kekurangan e-commerce adalah Pencurian informasi rahasia yang berharga. Gangguan yang timbul bisa menyingkap semua informasi rahasia tersebut kepada pihak-pihak yang tidak berhak dan dapat mengakibatkan kerugian yang besar Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak. Misalnya seorang hacker yang berhasil membobol sistem perbankan. Setelah itu dia memindahkan sejumlah rekening orang lain ke rekeningnya sendiri Kehilangan kepercayaan dari para konsumen. Ini dikarena berbagai macam faktor, seperti usaha yang dilakukan oleh pihak lain dengan sengaja yang berusaha menjatuhkan reputasi perusahaan tersebut Kerugian yang tidak terduga. Terjadi karna adanya yang dilakukan dengan sengaja, ketidakjujuran, praktek bisnis yang tidak benar, kesalahan faktor manusia, kesalahan faktor manusia atau kesalahan sistem elektronik.

Kejadian yang tidak menyenangkan pada saat membeli produk online adalah, saya membeli suatu produk ditokopedia, produk itu terlihat bagus dan menarik untuk dibeli, tetapi pada saat saya memesan barang itu, 5 hari kemudian sampai dirumah dan ternyata barang tersebut, tidak sesuai yang digambar dan dideskripsikan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi 2

oleh indah pratiwi -
asalamualaikum izin menanggapi
ΓÇó buka lapak merupakan salah satu e-commerce b2c karen dilakukan oleh pelaku bisnis dan konsumen. Transaksi e-commerce ini terjadi layaknya jual-beli biasa. Konsumen mendapatkan penawaran produk dan melakukan pembelian secara online. Sebagai contoh, produsen menjual produk ke konsumen secara online.
Di sini, pihak produsen akan menjalankan bisnis dengan memasarkan produknya ke konsumen tanpa adanya feedback dari konsumen untuk melakukan bisnis kembali. Artinya, produsen hanya memasarkan produk atau jasa, sementara pihak konsumen hanya sebagai pembeli atau pemakai.
ΓÇó sering sekali saya melakukan pembelian e-commerce di shopie/buka lapak
ΓÇó menurut saya kelebihan e-commerce tidak perlu pergi ketoko kadang harga lebih murah di bandingkan pasaran sering mengadakan promo/gratis ongkir yang bikin pelanggan menarik.
ΓÇó kekuranganya adalah pengiriman kadang lama dan tidak sesuai dengan gambar
pernah saya memesan barang baju dengan memang harga yang murah dan gambar pun cukup menarik dan setelah barang datang bahanya tipis tidak layak pakai
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi 2

oleh Rahmat Adji Pranata -
walaikumsalam warohmatullahi wabarokatuh izin menanggapi
B2B e-commerce meliputi semua transaksi elektronik barang atau jasa yang dilakukan antar perusahaan. Produsen dan pedagang tradisional biasanya menggunakan jenis e-commerce ini.

Umumnya e-commerce dengan jenis ini dilakukan dengan menggunakan EDI (Electronic Data Interchange) dan email dalam proses pembelian barang dan jasa, informasi dan konsultasi, atau pengiriman dan permintaan proposal bisnis.

saya pernah melakukan transaksi di salah satu e commerce yaitu Buka Lapak

Menurut saya kelebihannya itu ialah, banyak diskon yang di dapat, pelayanan yang baik, mengerti apa yang costumer mau, dan barang nya sesuai
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi 2

oleh Ade Saputro -
Wallaikumsallam.wr.wb
Izin menanggapi
-Buka lapak merupakan salah satu e-commerce (c2c) consumer to consumer karena meliputi semua transaksi elektronik barang atau jasa antar konsumen. Umumnya transaksi ini dilakukan melalui pihak ketiga yang menyediakan platform online untuk melakukan transaksi tersebut.

-pernah melakukan transaksi di buka lapak, shoope, Tokopedia

-kelebihan e-commerce (c2c)

1. Membantu seseorang / individu yang secara pribadi menjual barang atau jasanya secara cepat ke masyarakat luas.

2. Biaya untuk menaruh iklan pada situs lelang online biasanya relatif murah.

3. Calon pembeli dapat membanding ΓÇô bandingkan harga dan kualitas dari barang atau jasa yang ingin dibelinya, sehingga ia dapat menentukan pilihan yang paling tepat bagi dirinya agar mendapatkan manfaat yang maksimal.

-kekurangan e-commerce (c2c)

1. Pihak penjual maupun pembeli lebih harus berhati ΓÇô hati dalam bertransaksi karena adanya kemungkinan pihak penjual maupun pembeli terjerat undang ΓÇô undang mengenai perdagangan dan IT.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi 2

oleh Gio Vani -
contoh e-commerce di indonesia salah satunya adalah tokopedia, jenis tokopedia adalah b2c karena pembeli dan penjual dapat berinteraksi melalui aplikasi berbasis internet

saya pernah membeli barang elektronik di shopee

kelebihan membeli barang melalui e commerce tersebut karena murahnya harga barang dan dapat dibeli walaupun kita tidak datang ke toko langsung,
kekurangan nya adalah tidak dapat memastikan kualitas barang yang kita beli

pengalaman saya membeli sebuah pendingin laptop namun saat datang barang tersebut hanya seukuran flashdisk dan tidak dapat berfungsi dengan baik