diskusi tentang taubat

diskusi tentang taubat

Jumlah balasan: 18

dalam kondisi seperti apa manusia harus bertaubat

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi tentang taubat

oleh anisa oktavia -
ΓÇóKarena manusia pasti berdosa.
ΓÇóKarena dosa adalah penghalang antara kita dan Sang Kekasih (Allah swt), maka lari dari hal yang membuat kita jauh dari-Nya adalah kemestian.
ΓÇóKarena dosa pasti membawa kehancuran cepat atau lambat, maka mereka yang berakal sehat pasti segera menjauh darinya

ΓÇóJika ada manusia yang tidak melakukan dosa, pasti ia pernah berkeinginan untuk melakukannya. Jika ada orang yang tidak pernah berkeinginan melakukan dosa, pasti ia pernah lalai dari mengingat Allah. Jika ada orang yang tidak pernah lalai mengingat Allah, pastilah ia tidak akan mam
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi tentang taubat

oleh Suci Hayati -
ΓÇóKarena manusia pasti berdosa.
ΓÇóKarena dosa adalah penghalang antara kita dan Sang Kekasih (Allah swt), maka lari dari hal yang membuat kita jauh dari-Nya adalah kemestian.
ΓÇóKarena dosa pasti membawa kehancuran cepat atau lambat, maka mereka yang berakal sehat pasti segera menjauh darinya

ΓÇóJika ada manusia yang tidak melakukan dosa, pasti ia pernah berkeinginan untuk melakukannya. Jika ada orang yang tidak pernah berkeinginan melakukan dosa, pasti ia pernah lalai dari mengingat Allah. Jika ada orang yang tidak pernah lalai mengingat Allah, pastilah ia tidak akan mam
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi tentang taubat

oleh Clarissa tosi sekar atie -
dalam kondisi berdosa,
Karena manusia pasti berdosa.
ΓÇóKarena dosa adalah penghalang antara kita dan Sang Kekasih (Allah swt), maka lari dari hal yang membuat kita jauh dari-Nya adalah kemestian.
ΓÇóKarena dosa pasti membawa kehancuran cepat atau lambat, maka mereka yang berakal sehat pasti segera menjauh darinya

ΓÇóJika ada manusia yang tidak melakukan dosa, pasti ia pernah berkeinginan untuk melakukannya. Jika ada orang yang tidak pernah berkeinginan melakukan dosa, pasti ia pernah lalai dari mengingat Allah. Jika ada orang yang tidak pernah lalai mengingat Allah, pastilah ia tidak akan mam
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi tentang taubat

oleh Umi Fathonah -
Dalam kondisi apa pun manusia harus bertobat karena manusi sering melakukan ke salah yang manusia tidak ketahuan jadi setiap saat manuska harus bertobat.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi tentang taubat

oleh Ami nah -
Karena manusia pasti berdosa.
ΓÇóKarena dosa adalah penghalang antara kita dan Sang Kekasih (Allah swt), maka lari dari hal yang membuat kita jauh dari-Nya adalah kemestian.
ΓÇóKarena dosa pasti membawa kehancuran cepat atau lambat, maka mereka yang berakal sehat pasti segera menjauh darinya

ΓÇóJika ada manusia yang tidak melakukan dosa, pasti ia pernah berkeinginan untuk melakukannya. Jika ada orang yang tidak pernah berkeinginan melakukan dosa, pasti ia pernah lalai dari mengingat Allah. Jika ada orang yang tidak pernah lalai mengingat Allah, pastilah ia tidak akan mam
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi tentang taubat

oleh Putri Alfisyah -
Manusia selalu melakukan kesalahan dan Allah maha pengampun, setiap kesalahan manusia ketika ia bersungguh sungguh untuk bertaubat Allah pasti akan mengampuni dan menerima taubatnya
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi tentang taubat

oleh Nurul Fadila -

Bismillahirrahmanirrahim
Manusia harus bertaubat dalam kondisi apapun, karena taubat merupakan salah satu kebajikan yang harus dilakukan oleh setiap manusia, baik yang merasa diri berdosa maupun tidak. Taubat bagi orang orang yang berdosa merupakan jalan untuk memohonkan ampun kepada Allah agar dosa dosanya diampunkan Allah, sedangkan taubat bagi orang orang merasa tidak berdosa merupakan jalan yang baik untuk menumpuk pahala. Oleh sebab itu, taubat merupakan salah satu perintah agama yang harus dilakukan umat.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi tentang taubat

oleh Susi Adela -
Manusia bertobat harus dalam kondisi apapun baik senang atau sedih,tidak harus menunggu mendapat cobaan atau musibah baru kita bertobat. Dan tidak mengenal waktu. Dan jangan merasa bahwa dirinya suci .
Karena sesungguh nya manusia pasti berdosa Karena dosa adalah penghalang antara kita dan Allah swt, maka lari dari hal yang membuat kita jauh dari-Nya adalah kemestian. Dan Rasulullah Swa pun senantiasa bertaubat Padahal beliau seorang nabi yang terjaga dari dosa.

*Allah swt pun memerintahkan kita untuk selalu bertaubat dan Allah Swt mencintai orang┬▓ yang bertaubat kepadanya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi tentang taubat

oleh putri wulandari -
Dalam kondisi berdosa,
Karena manusia pasti berdosa.
1. Karena dosa adalah penghalang antara kita dan Sang Kekasih (Allah swt), maka lari dari hal yang membuat kita jauh dari-Nya adalah kemestian.
2. Karena dosa pasti membawa kehancuran cepat atau lambat, maka mereka yang berakal sehat pasti segera menjauh darinya
3. Jika ada manusia yang tidak melakukan dosa, pasti ia pernah berkeinginan untuk melakukannya. Jika ada orang yang tidak pernah berkeinginan melakukan dosa, pasti ia pernah lalai dari mengingat Allah. Jika ada orang yang tidak pernah lalai mengingat Allah, pastilah ia tidak akan mam
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi tentang taubat

oleh Yulida Saputri Ayu -
Dalam kondisi apa pun manusia harus bertaubat karena manusia sering melakukan kesalahan baik yg di sengaja atau tidak sengaja juga harus dalam kondisi bernyawa/hidup maka dari itu bertaubatlah sebelum ajal menjemput.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi tentang taubat

oleh nia syafira -
Dalam kondisi berdosa,
Karena manusia pasti berdosa.
1. Karena dosa adalah penghalang antara kita dan Sang Kekasih (Allah swt), maka lari dari hal yang membuat kita jauh dari-Nya adalah kemestian.
2. Karena dosa pasti membawa kehancuran cepat atau lambat, maka mereka yang berakal sehat pasti segera menjauh darinya
3. Jika ada manusia yang tidak melakukan dosa, pasti ia pernah berkeinginan untuk melakukannya. Jika ada orang yang tidak pernah berkeinginan melakukan dosa, pasti ia pernah lalai dari mengingat Allah. Jika ada orang yang tidak pernah lalai mengingat Allah, pastilah ia tidak akan mam
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi tentang taubat

oleh Arni Maulina -
Bissmillahhirromanirrohim
Kesalahan dan dosa-dosa yang dilakukan oleh manusia banyak sekali. Setiap hari, manusia pernah berbuat dosa, baik dosa kecil maupun dosa besar, baik dosa kepada Khaliq (Allah Maha Pencipta) maupun dosa kepada makhlukNya. Setiap anggota tubuh manusia pernah melakukan kesalahan dan dosa. Mata sering melihat yang haram, lidah sering bicara yang tidak benar, berdusta, melaknat, sumpah palsu, menuduh, membicarakan aib sesama muslim (ghibah), mencela, mengejek, menghina, mengadu-domba, memfitnah, dan lain-lain. Telinga sering mendengarkan lagu dan musik yang jelas bahwa hukumnya haram, tangan sering menyentuh perempuan yang bukan mahram, mengambil barang yang bukan miliknya (ghasab), mencuri, memukul, bahkan membunuh, atau melakukan kejahatan lainnya. Kaki pun sering melangkah ke tempat-tempat maksiat dan dosa-dosa lainnya. Dosa dan kesalahan akan berakibat keburukan dan kehinaan bagi pelakunya, baik di dunia maupun di akhirat, bila orang itu tidak segera bertaubat kepada Allah.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi tentang taubat

oleh Seftia Ayunurwulan -
Karena manusia punya dosa. Manusia bukan makhluk sempurna dalam artian tindakan dan perbuatan. Mungkin saja terjadi kekeliruan. Manusiawi manusia berbuat salah. Alangkah lebjh manusiawinya bila senantiasa ia merasa hamba yang bertaubat. Dalam surat an nur ayat 31 dikatakan : dan bertaubatlah kamu srkalian kepada ALLAH SWT , hai orang orang yang beriman agar kamu beruntung. Dosa pengggugur pahala, membinasakan manusia. Akan tetapi ALLAH menyukai hamba hambanya yang bersadar dan meminta ampun serta bertaubat untuk kembali taat kepadaNya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi tentang taubat

oleh Dasela Astuti -
ΓÇó Karena setiap orang pasti mempunyai dosa
ΓÇóSebab dalam Islam, tidak dikenal adanya dosa abadi. Semua dosa memiliki peluang untuk mendapatkan pengampunan dari Allah, kecuali syirik (menyekutukan Allah). Maka taubat sebagai bentuk keinsafan paling tinggi. Taubat hakikatnya merupakan fase-fase persinggahan iman. Setiap manusia akan selalu membutuhkannya, dan orang-orang yang bahagia jika menjadikan taubat sebagai sahabat dalam perjalanannya menuju Allah.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi tentang taubat

oleh sri warsini -
Manusia harus bertaubat dalam kondisi berdosa atau setelah melakukan dosa baik itu kecil atau besar dalam keadaan apapun. Maksudnya ketika ia dalam kondisi selalu berbuat maksiat,melakukan banyak dosa atau hal - hal lain yang menentang atau tidak menaati perintah Allah swt serta sekalipun melakukan kesalahan kecil harus segera bertaubat.
Didalam kondisi seperti itu, manusia harus segera bertaubat untuk menebus kesalahan atau dosanya terhadap Allah swt. Sesegera mungkin ia harus bertaubat untuk meminta ampun kepada Allah swt.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi tentang taubat

oleh windi wulandari -
Sebagai hamba Allah SWT, kita sebagai manusia pasti pernah melaku kan dosa atau maksiat yang sangat tidak disukai Allah SWT.
Dalam kondisi apa manusia harus bertobat yaitu diasaat kondisi dimana kita sebagai manusia sudah melakukan dosa. Karna di dalam islam tidak ada yang namanya dosa abadi jadi kita sebagai manusia harus memohon ke pada Allah SWT. Agar mau mengampuni dosa kita yang tentunya sangat banyak dan jarang kita ketaui. Dengan cara beribada,meminta ampun dan melakukan sholat taubat. Karna dosa mengantar kita pada pintu neraka.

Dan dosa pula yang menjadi penghalang antara kita dan Allah SWT. Dan maka lari dari hal yang membuat kita jauh sama Allah SWT.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi tentang taubat

oleh Richa Lorenza -
Dalam kondisi berdosa, karena dosa adalah penghalang antara kita dan Sang Kekasih (Allah swt), maka lari dari hal yang membuat kita jauh dari-Nya adalah kemestian, dan dosa pasti akan membawa kehancuran dan kesungkaran dalam hidupnya
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi tentang taubat

oleh Arica Cindy Listya -
1) Karena manusia pasti berdosa.
2) Karena dosa adalah penghalang antara kita dan Sang Kekasih (Allah swt), maka lari dari hal yang membuat kita jauh dari-Nya adalah kemestian.
3) Karena dosa pasti membawa kehancuran cepat atau lambat, maka mereka yang berakal sehat pasti segera menjauh darinya