Pak saya mau bertanya, mengapa Gereja Katolik menambahkan tujuh kitab—1 and 2 Makabe, Sirakh, Keb. Salomo, Barukh, Tobit, dan Yudith—ke dalam Perjanjian Lama? Padahal pada kitab wahyu 22 : 18-19 Yohanes melarangnya: “Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini” 
Pertanyaan yang bagus. silahan kalau ada yang akan menanggapi dan sharing
Sebagai balasan Shinta Betta
Re: Shinta betta uli sianturi, npm 1912110161
oleh Fransiskus Susanto -
izin menanggapi pak, memang benar yohanes pernah berkata demikian tetapi perkataan tersebut hanya berlaku untuk kitab wahyu itu sendiri dan tidak memperngaruhi keseluruhan Alkitab itu sendiri.terimakasih .
Sebagai balasan Fransiskus Susanto
Re: Shinta betta uli sianturi, npm 1912110161
oleh Shinta Betta -
Izin menanggapi, jika perkataan tersebut hanya berlaku dikitab wahyu dan tidak mempengaruhi seluruh alkitab, mengapa isi kitab tersebut tidak dihapuskan saja?
Ada yang akan bertanya lagi, kalau tidak ada, saya yang akan bertanya
Pada Wahyu 19 tertulis : ... kitab nubuat ini maksudnya berlaku hanya untuk Kitab Wahyu.
Baik saya giliran saya bertanya apakah Kitab Deuterokanika juga ada pada Kitab Suci Agama Kristen Protestan ?
Izin menanggapi, kitab-kitab deuterokanonika (bahasa Inggris: deuterocanonical) adalah suatu istilah yang digunakan sejak abad ke-16 dalam Gereja Katolik Roma dan Kekristenan Timur untuk mendeskripsikan berbagai kitab dan bagian tertentu Perjanjian Lama Kristen yang bukan merupakan bagian dari Alkitab Ibrani saat ini.
Sebagai balasan Fransiskus Susanto
Re: Shinta betta uli sianturi, npm 1912110161
oleh Budi Nuryanto -
Ya benar pendapat Frans, pada dasarnya Wahyu 2 : 18 -19 berlaku untuk kitab Wahyu itu sendiri. coba anda semua baca materi C. Kitab Wahyu (1 kitab), ada penegasan bahwa Kitab Wahyu berkaitan dengan "apa yang akan terjadi ". yang ditulis oleh Yohanes karena Yohanes mendapat penglihatan langsung dari Kristus sendiri. Dengan demikian siapa saja yang menambahkan berarti sudah bersaksi dusta.
Sebagai balasan Shinta Betta
Re: Shinta betta uli sianturi, npm 1912110161
oleh Lidya intan Permatasari -
izin menanggapi pak
Dalam agama Katolik Roma, kitab-kitab tambahan ditambahkan tahun 1546. Kitab-kitab ini dikenal dengan kitab apocryphal: Tobit, Yudith, 1 and 2 Makabe, Kebijakan Salomo, Ecclesiasticus (Sirakh), dan Barukh. Bahwa kaum Katolik Roma berpendapat bahwa kitab-kitab apocryphal tersebut juga diinspirasikan oleh Allah dan mereka didukung juga oleh kaum Kristen Ortodoks Timur, Koptik dan gereja-gereja Armenian. Gerakan Protestan menolak kitab-kitab apocryphal tersebut.ΓÇ¥
Dalam agama Katolik Roma, kitab-kitab tambahan ditambahkan tahun 1546. Kitab-kitab ini dikenal dengan kitab apocryphal: Tobit, Yudith, 1 and 2 Makabe, Kebijakan Salomo, Ecclesiasticus (Sirakh), dan Barukh. Bahwa kaum Katolik Roma berpendapat bahwa kitab-kitab apocryphal tersebut juga diinspirasikan oleh Allah dan mereka didukung juga oleh kaum Kristen Ortodoks Timur, Koptik dan gereja-gereja Armenian. Gerakan Protestan menolak kitab-kitab apocryphal tersebut.ΓÇ¥