Sistem Informasi
Manajemen (SIM) dikembangkan oleh perusahaan untuk menyediakan informasi
terkini mengenai operasi perusahaan dan membantu membuat keputusan perusahaan.
Adapun dari sisi pelanggan, peranan sistem komputer adalah meningkatkan
kecepatan, ketepatan, dan kualitas layanan. Bagi bisnis perdagangan, seperti
department store, sistem informasi manajetnen memungkinkan pencatatan transaksi
secara mudah dengan alat bernama barcode reader, yaitu  alat untuk membaca kode barang yang
dihubungkan dengan komputer. Penggunaan barcode reader memudahkan pramuniaga
melayani pelanggan. Oleh karena alat ini terhubung dengan komputer di kasir dan
server maka dapat dilakukan pengecekan hasil transaksi setiap saat untuk
mengetahui jenis barang, sisa stok, barang-barang yang harus segera diadakan
oleh pemilik toko, dan yang penting lagi dapat segera diketahui seberapa besar
keuntungan yang diperoleh dari transaksi. Semua itu dimungkinkan karena penggunaan
komputer dan penerapan program sistem informasi manajemen.
Dengan
hadirnya aplikasi-aplikasi dan layanan e-bussiness, e-commerce, e-banking dan
lain-lain. Kebutuhan efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku bisnis
merasa perlu menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerja. Penerapan
Teknologi Informasi dan Komunikasi menyebabkan perubahan bada kebiasaan kerja.
Misalnya penerapan Enterprice Resource Planning (ERP). ERP adalah salahsatu
aplikasi perangkat lunak yang mencakup sistem manajemen dalam perusahaan, cara
lama kebanyakan. Sekarang bisnis menggunakan TIK itu sangat menguntungkan hanya
dengan menggunakan teknologi seperti internet, anda dapat mempromosikan bisnis
anda secara online (E-commerce) dengan cakupan dunia.