diskusi materi 3

diskusi materi 3

Jumlah balasan: 21

bagaimana menurut anda jika ada orang berpuasa tapi tidak melakukan sholat fardu?

dan ketika puasa ramadhan melakukan dosa seperti pacran apakah puasanya diterima?

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi materi 3

oleh tasya monica -
Menurut saya apabila seseorang berpuasa namun dia meninggalkan shalat, puasa yang dia lakukan tidaklah sah (tidak diterima). Amalan puasa yang dilakukan tidaklah bermanfaat pada hari kiamat nanti.maka sejatinya pacaran adalah perbuatan maksiat. Sementara maksiat yang dilakukan seseorang, bisa menghapus pahala amal shaleh yang pernah dia kerjakan, tak terkecuali puasa yang sedang dijalani.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi materi 3

oleh cindy utami -
Menurut Saya, orang yang berpuasa tetapi meninggal kan solat fardu adalah puasa yang dilakukan tidaklah sah (tidak diterima). Karen orang yang meninggalkan shalat berarti kafir dan murtad.Amalan puasa yang dilakukan tidaklah bermanfaat pada hari kiamat nanti.
ketika puasa ramadhan melakukan dosa seperti berpacaran merupakan puasanya sia-sia karena dapat membuat pahala puasanya hilang atau tidak mendapatkan sama sekali.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi materi 3

oleh Linda Susanti -
1). Menurut Saya orang yang berpuasa tetapi meninggal kan solat fardu adalah puasa yang dilakukan tidaklah sah (tidak diterima). Karen orang yang meninggalkan shalat berarti kafir dan murtad.Amalan puasa yang dilakukan tidaklah bermanfaat pada hari kiamat nanti.

2). ketika puasa ramadhan melakukan dosa seperti pacaran merupakan puasanya sia-sia karena Orang yang berpacaran/bermaksiat saat puasa bisa membuat pahala puasanya yang amat besar hilang atau tidak mendapatkan sama sekali.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi materi 3

oleh Illeniga qunita Fidin -
1. karena itu, apabila seseorang berpuasa namun dia me ning galkan shalat, puasa yang dia lakukan tidaklah sah (tidak dite rima). Amalan puasa yang dia la kukan tidaklah bermanfaat pada hari kiamat nanti. Oleh sebab itu, Syekh Utsamain mengatakan, "Shalatlah kemudian tunaikanlah puasa. Adapun jika engkau puasa, tetapi tidak shalat, amalan puasamu akan tertolak karena orang kafir (karena sebab me ning galkan shalat) tidak diterima ibadah dari dirinya."

2. di bulan ramadhan pun kita juga dilarang untuk melakukannya karena di bulan selain ramadhan saja sudah jelas dilarang. Oleh karena itu, agar dapat memenuhi syarat sah puasa ramadhan, sebaiknya kita tidak melakukan hal-hal yang dilaran dan juga yang dapat membatalkan puasa kita.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi materi 3

oleh helen tasiya -
Assalamualaikum umi izin menjawab
Nama : Helen Ramada Tasya
Kelas  : 2MA-P04
NPM   : 1912110136

Menurut Saya orang yg menjalani puasa tetapi  meninggalkan shalat maka puasa yang dilakukan tidaklah sah. Karena orang yang meninggalkan shalat berarti org tersebut kafir/murtad.

ketika puasa ramadhan melakukan dosa seperti berpacaran maka puasanya sia-sia karena Orang yang berpacaran sama saja dg bermaksiat bisa membuat pahala puasanya yang amat besar hilang atau tidak mendapatkan pahala puasa sama sekali
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi materi 3

oleh Sabila Rosidah -
Sabila Rosidah 1912110160
Bismillah
Subhanallah, menurut saya itu tidak sah puasanya bu, puasa ramadhan itu sangat dianjurkan, sedangkan sholat fadhu itu hukumnya wajib. Dan meninggalkan sholat wajib saja sudah termasuk dosa besar, karena tandanya orang muslim adalah mengerjakan sholat wajib 5 waktu
Dan yang kedua menurut saya puasa itu kan menahan hawa nafsu yaa, artinya bukan hanya menahan makan dan minum saja, tetapi menahan nafsu syahwat, sedangkan pacaran itu sudah dosa karna dalam surat Al-Isra ayat 32 yang artinya janganlah kamu mendekati zina, karena sesungguhnya perbuatan zina adalah perbuatan keji dan jalan yang buruk, itu artinya sudah dilarang dan pastinya berdosa, dan menurut saya itu tidak sah puasanya
Wallahualam...
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi materi 3

oleh Mentari Syifa Ananda -
Assalamualaikum umi, izin menjawab ,menurut saya ,
1.apabila ada yang berpuasa namun tidak melaksanakan Salat Fardu .
Ada pendapat yang mengatakan bahwa meninggalkan shalat merupakan suatu kekafiran adalah pendapat mayoritas sahabat Nabi . Oleh karena itu, apabila seseorang berpuasa namun dia meninggalkan shalat, puasa yang dia lakukan tidaklah sah (tidak diterima). Amalan puasa yang dia lakukan tidaklah bermanfaat pada hari kiamat nanti.

siapa yang meninggalkan shalat karena menentang kewajibannya atau meninggalkannya karena menganggap remeh dan malas-malasan, maka dia telah kafir.

2.menurut saya apabila saat berpuasa melakukan pacaran adalah perbuatan maksiat. Sementara maksiat yang dilakukan seseorang, bisa menghapus pahala amal shaleh yang pernah dia kerjakan, tak terkecuali puasa yang sedang dijalani. Jadi akan terasa sia sia apabila ia berpuasa namun tak bisa menjaga nafsu nya karna pada dasarnya berpuasa ialah menahan dari segala godaan yang membatalkan , pacaran pun termasuk bentuk zina. Mau sedang tidak berpuasa pun ialah tetap dosa, apalagi sedang berpuasa.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi materi 3

oleh Erika julia evanda -
Tidak diterima umi karna bila mereka tetap ingin berpuasa tetepi masih saja berpacaran dan masih saja berbuat maksiat tentu puasa tersebut membatalkan puasa dan pacaran pun dapat menghapus amal dari puasa tersebut
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi materi 3

oleh Annisa Lhefyolanda -
seseorang berpuasa namun dia me ning galkan shalat, puasa yang dia lakukan tidaklah sah (tidak dite rima). Amalan puasa yang dia la kukan tidaklah bermanfaat pada hari kiamat nanti. Adapun jika engkau puasa, tetapi tidak shalat, amalan puasamu akan tertolak karena orang kafir (karena sebab me ning galkan shalat) tidak diterima ibadah dari dirinya.

Pacaran tidaklah lepas dari zina mata, zina tangan, zina kaki dan zina hati. Semua anggota badan berpotensi untuk melakukan semua bentuk zina di atas. Mengantarkan kemaluan untuk melakukan zina yang sesungguhnya. Karena itulah, Allah melarang mendekati perbuatan ini dengan menjauhi semua sebab yang akan mengantarkannya. Jadi dosa.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi materi 3

oleh Revi Elena -
Jika seseorang yang sedang berpuasa tapi tidak melakukan sholat fardu, maka puasa tidak sah atau tidak di terima dan siasisa,
Ketika sedang berpuasa tetapi masih saja berpacaran itu dosa, karena pacaran adalah maksiat dan puasa siasia dab hanya mendapatkan lapar dan haus saja
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi materi 3

oleh Dede Sulistiya -
Menurut saya, puasanya akan menjadi tidak sah jika dia meninggalkan 5 shalat fardhu. Apalagi jika dia pacaran yg mengundang hawa nafsu maka puasanya itu akan menjadi sia-sia, maksudnya adalah yang dia dapatkan hanyalah rasa haus dan lapar bukannya pahala.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi materi 3

oleh Bella Cantika Hanafitri -
Bella Cantika Hanafitri
1912110125



Assalamualaikum umi....

Menurut saya org yg berpuasa namun meninggalkan sholat fardu itu tidak sah ( tidak diterima) Jika Seorang Muslim yang meninggalkan Shalat atrinya dia "KAFIR" dan "MUTRAD"
Maka hukum bagi orang semacam ini adalah sebagaimana orang jahil (bodoh), Amalan yg dilakukan tidak bermanfaat pada hari kiamat nanti.

Maka berpacara adalah perbuatan maksiat (Zina) "Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah seorang laki-laki sendirian dengan seorang wanita yang tidak disertai mahramnya. Karena sesungguhnya yang ketiganya adalah syaitan. "(HR.Imam Ahmad)" akan terasa sia sia apabila berpuasa namun tak bisa menjaga nafsu nya karena pada dasarnya berpuasa yaitu menahan dari segala godaan yang membatalkan, membuat pahala puasanya yang amat besar hilang atau tidak mendapatkan pahala puasa.

Walaikumsalam
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi materi 3

oleh Alfira Dewi rohmah -
1. Menurut sayaa, apabila orang yang tidak mengerjakan shalat karena mengingkari kewajibannya, puasanya batal secara otomatis. Sebab dia sudah dianggap murtad dan keluar dari Islam termasuk hal yang dapat membatalkan puasa.
2. Bulan Ramadhan adalah bulan yang amat suci dan amat sakral.Sudah kita ketahui bersama bahwa puasa bukanlah hanya menahan lapar dan dahaga saja. Kita punya kewajiban pula untuk meninggalkan maksiat, jelas bahwa aktivitas pacaran, berdua-duan, dan jalan-jalan dengan lawan jenis itu terlarang, maka tentu saja hal tersebut dapat merusak puasa. Karena puasa tentu saja harus meninggalkan maksiat. Orang yang bermaksiat saat puasa bisa membuat pahala puasanya yang amat besar hilang atau tidak mendapatkan sama sekali. Jadi sia-sianya puasa orang yang bermaksiat, termasuk dalam hal ini adalah orang yang berpuasa namun berpacaran.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi materi 3

oleh Galuh Berli Oktaviami -
1. Puasa yang dilakukan oleh orang yang meninggalkan shalat tidaklah diterima karena orang yang meninggalkan shalat berarti kafir dan murtad.
2. Pacaran merupakan perbuatan maksiat , maksiat yang dilakukan seseorang bisa menghapus pahala amal sholeh yang sedang dijalani seperti berpuasa,bisa jadi puasanya tidak diterima Allah SWT.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi materi 3

oleh Yuli Senora Sevtiani -
Apabila seseorang berpuasa namun dia meninggalkan shalat, puasa yang dia lakukan tidaklah sah (tidak diterima). Amalan puasa yang dia lakukan tidaklah bermanfaat pada hari kiamat nanti. Oleh sebab itu, Syekh Utsamain mengatakan, "Shalatlah kemudian tunaikanlah puasa. Adapun jika engkau puasa, tetapi tidak shalat, amalan puasamu akan tertolak karena orang kafir (karena sebab meninggalkan shalat) tidak diterima ibadah dari dirinya".Shalat dan puasa diwajibkan kepada setiap Muslim yang baligh dan suci tanpa terkecuali. Jika dia tak menjalankan kewajiban ini tanpa uzur, dia telah melanggar perintah Allah SWT.

Dan Ibadah puasa bukanlah hanya menahan diri dari lapar dan dahaga saja. Bahkan seseorang yang menjalankan puasa hendaklah mengekang berbagai syahwat dan mengajak jiwa pada kebaikan. Jika tidak demikian, sungguh Allah tidak akan melihat amalannya, dalam artian tidak akan menerimanya.
Maka bahaya besar bisa mengancam mereka yang pacaran ketika puasa ramadhan. Bisa jadi puasanya tidak diterima di sisi Allah. Karena itu, segera hentikan kegiatan pacaran anda, jika tidak ambil jalur yang dihalalkan, yaitu menikah dri pda pcrn yg hnya membuat dosa.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi materi 3

oleh Klarisa Fitriawati -
1.menurut saya Dosa. Karena solat merupakan kewajiban umat muslim. Percuma juga jika dia berpuasa teteapi dia tidak solat.
2. Tidak, puasanya hanya sia-sia. Karena pacaran itu dilarang agama
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi materi 3

oleh Evi Nafisyah -
menurut saya apabila seseorang puasa tapi meninggalkan sholat fardu maka puasanya tidak sah atau tidak diterima oleh Allah SWT. dan ketika kita puasa tapi tetap pacaran itu puasanya sia-sia karena tidak bisa menahan nafsu berbuat maksiat
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi materi 3

oleh Shelvia Nanda -
1.Menurut saya jika orang berpuasa tetapi ia tidak melakukan sholat maka puasa yg ia lakukan tidak sah dan tidak di terima oleh allah swt. Karena orang yg meninggalkan sholat adalah orang kafir
2.tidak diterima karna ia telah berbuat zina,dosa dan berbuat maksiat sementara maksiat yg dilakukan seseorang,bisa menghapus pahala amal shaleh yg pernah dia kerjakan
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi materi 3

oleh Intan anggun -
Nama: Intan Novita Anggun (1912110142)
Assalamualaikum.
Jadi menurut saya jika ada orang yang berpuasa tetapi tidak melaksanakan sholat 5 waktu itu puasanya tidak sah/tidak di terima, karena sholat Fardhu adalah kewajiban kita sebagai umat muslim, sedangkan ketika puasa tetapi berpacaran itu juga tidak sah/ tidak di terima puasanya karena pacaran adalah bentuk dosen zina yang dimana zina itu dosa jadi puasa yang kita jalankan pun akan sia-sia.
Wassalamualaikum
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi materi 3

oleh Rahayu Haning putri -
1. menurut saya jika orang puasa yang meninggalkan sholat fardu puasa tersebuttidak diterima atau tidak sah tapi jika orang yang meninggalkan sholat karena tertidur maka puasa tersebut tetap sah.

2. jika puasa melakukan dosa pacaran maka puasa yang dijalankan hanya mendapat lapar dan dahaga tidak mendapat pahala sama sekali
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi materi 3

oleh Indah Nurjannah -
Menurut saya apabila puasa tidak dilengkapi dengan sholat fardhu itu dosa, sama hal nya seperti air mengalir jatuh pada ember yang bocor. Karena solat juga merupakan kewajiban umat muslim. Dan bulan ramadhan adalah bulan suci tidak baik jika masih berpacaran sudah termasuk zina, puasanya akan sia-sia pacaran juga dilarang agama.