Forum diskusi materi Dimensi Jiwa

Forum diskusi materi Dimensi Jiwa

Jumlah balasan: 21

Assalamu'alaikum...  Selamat Siang seluruh Mahasiswa 6SI-P2

Setelah kalian baca dan pelajari materi Dimensi Jiwa  (Yang terdiri atas unsur-unsur IQ, EQ, SQ, CQ dan AQ), silakan berikan tanggapan dan pertanyaan jika ada yang tidak dipahami. 


Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum diskusi materi Dimensi Jiwa

oleh Nevo Pratama Putra -
Waalaikumsallam ibu,
Nama : Nevo Pratama Putra
Npm : 1811050171

Saya ingin memberikan tanggapan atas pertanyaan yang terdapat di materi dimensi jiwa.
Bagi saya peran EQ dan SQ dalam kesuksesan hidup sangatlah penting, selain dari IQ dan AQ ataupun CQ.
Mengapa, dikarenakan dalam menjalani hidup, selain kita berdiri sendiri untuk menghadapi tantangan ataupun hal lainnya dalam kehidupan sehari-hari,kita butuh orang lain/keluarga terdekat untuk membantu dalam hal yang mungkin kita tidak bisa melalui nya sendiri.
Karena kita adalah makhluk sosial dan tidak selalu bisa untuk berdiri sendiri dalam menjalani rintangan ataupun ujian dalam hidup.
Peran EQ dalam kesuksesan hidup, membantu kita untuk mengatur hal hal yang berkaitan dengan emosional, sehingga kita dapat memiliki/mengatur emosional jika dalam hal berteman ataupun yang lainnya, sehingga kita dapat memiliki pribadi yang baik dan disukai orang orang yang ada disekitar kita.
Sedangkan SQ, berperan sangat penting dalam kesuksesan, selain usaha yang optimal, tentunya kita harus memiliki hubungan spiritual yang sangat baik pula terhadap Tuhan YME, dimana hal ini penting untuk proses kehidupan agar kita memiliki pribadi yang baik dan taat akan aturan agama masing masing, sehingga kesuksesan hidup dapat diraih dengan jalan yang baik dan benar pula.

Itu saja tanggapan saya atas materi yang diberikan oleh ibu, semoga yang sedikit saya berikan ini dapat diterima dan memiliki nilai yang positif,
Terimakasih 🙏
Sebagai balasan Nevo Pratama Putra

Re: Forum diskusi materi Dimensi Jiwa

oleh Lia Indriyati -
Baik,Nevo.. lalu menurutmu apakah EQ dan SQ seseorang bisa berubah atau tepatnya meningkat?
Kira2 bgm menurut anda, cara meningkatkannya?
Sebagai balasan Lia Indriyati

Re: Forum diskusi materi Dimensi Jiwa

oleh Nevo Pratama Putra -
Menurut saya kemungkinan untuk berubah itu pasti ada bu, apalagi jika diri pribadi ingin merubah atau meningkatkannya, Saya ambil contoh seperti ini, jika dalam proses perkembangan diri seseorang mengalami/menjalani kejadian yang sangat mempengaruhi EQ dan SQ nya, maka secara tersadar akan memikirkan hal yang telah dilalui nya, dan ingin merubah sesusai apa yang telah ia pikirkan, dalam hal ini ia bisa merubah nya menjadi lebih baik atau sebaliknya. Sehingga pemahaman terhadap diri sendiri harus lebih baik sebelum mengambil langkah dalam pengembangan diri.
Dan menurut saya, cara meningkatkan EQ dan SQ ada pada diri pribadi seseorang tersebut juga, mereka lebih tau apa yang baik dan yang bisa dilakukan agar meningkatnya EQ dan SQ sesuai yang diinginkan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum diskusi materi Dimensi Jiwa

oleh hafidh faresi ifanka -
Waalaikumsalam Bu

Nama : Hafidh Faresi Ifanka
NPM : 1811050151

Izin menanggapi Bu, menurut saya unsur IQ, EQ, SQ, CQ dan AQ memberikan pengaruh besar dalam pembentukan pola pikir seseorang, juga memiliki pengaruh dalam pengembangan karakter dan menentukan sikap seseorang saat menghadapi suatu masalah.
Sebagai balasan hafidh faresi ifanka

Re: Forum diskusi materi Dimensi Jiwa

oleh Lia Indriyati -
Iya, betul. Semua kecerdasan tersebut kita ibaratkan laci-laci yang ada dalam jiwa kita. Laci apa yang akan kita buka, adalah laci yang berisi apa yang menjadi kebutuhan kita.
Contohnya.....
Ketika kita akan belajar dalam bidang akademik yang kita butuhkan adalah IQ.
Ketika kita dalam lingkungan sosial, pekerjaan, yang kita butuhkan adalah EQ. Dalam hal keimanan yang kita butuhkan adalah SQ. Dalam bidang kreativvitas gunakanlah CQ. Dan ketika kita menghadapi kesulitan dalam hidup gunakanlah AQ.


smoga bs dipahami
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum diskusi materi Dimensi Jiwa

oleh Afriansyah Akhdan Latif furqon -
nama : afriansyah
npm : 1711050029

assalamualaikum buk ,saya ingin bertanya sebelumnya saya sudah membaca materi yang ibuk berikan dan ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan yaitu: apakah seseorang yang sudah memiliki IQ (INTELLEGENCE QUOTIENT)
tinggi telah memiliki Emotional Quotient(EQ) juga atau kedua hal ini didapatkan dari cara yang berbeda?

trimakasih buk
Sebagai balasan Afriansyah Akhdan Latif furqon

Re: Forum diskusi materi Dimensi Jiwa

oleh Lia Indriyati -
Wa'alaikumsalam. Tolong dikoreksi pertanyaannya ya Afriansyah. Kedua hal yang disebutkan adalah hal yang sama ya :)
Sebagai balasan Lia Indriyati

Re: Forum diskusi materi Dimensi Jiwa

oleh Afriansyah Akhdan Latif furqon -
maaf buk ,maksud saya adalah apakah seseorang yang sudah memiliki IQ (INTELLEGENCE QUOTIENT)
tinggi telah memiliki Emotional Quotient(EQ) juga atau kedua hal ini didapatkan dari cara yang berbeda?
Sebagai balasan Afriansyah Akhdan Latif furqon

Re: Forum diskusi materi Dimensi Jiwa

oleh Lia Indriyati -
Iya keduanya adalah hal yang berbeda.
IQ pusatnya adalah di otak, kecerdasan yang berkaitan dengan fungsi logika.
Sementara EQ adalah kecerdasan emosionalitas.
Keduanya akan berfungsi masing2 sesuai kebutuhan kita.
Tapi akan saling menunjang satu sama lain..
Jika seseorang memiliki IQ tinggi belum tentu dia memiliki EQ yang tinggi pula. Demikian sebaliknya.

Bisa anda pahami?
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum diskusi materi Dimensi Jiwa

oleh hafidh faresi ifanka -
Izin bertanya Bu
Nama : Hafidh Faresi Ifanka
NPM : 1811050151

Apakah niat yang ada dalam diri seseorang termasuk SQ?
Sebagai balasan hafidh faresi ifanka

Re: Forum diskusi materi Dimensi Jiwa

oleh Lia Indriyati -
SQ adalah hati nurani. Hati nurani akan mengarahkan kita pada sebuah kebaikan.
dasarnya adalah keimanan... keimanan akan membentuk akhlak yang baik. MAka niat yang termasuk pada SQ adalah niat yang positif.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum diskusi materi Dimensi Jiwa

oleh Julius Nababan -
Selamat sore Bu.

nama : Julius Nababan
Npm : 1611010201..

Saya ingin bertanya bisakah kita menumbuhkan ADVERSITY QUOTIENT (Kecerdasan dalam menghadapi masalah) dalam diri kita ?

Jika bisa , Hal apa saja dapat menumbuhkan ADVERSITY QUOTIENT.

Sekian pertanyaan saya
Terimah kasih Bu.
Sebagai balasan Julius Nababan

Re: Forum diskusi materi Dimensi Jiwa

oleh Lia Indriyati -
Sore Julian....

AQ terdiri atas 3 kriteria, dari yang paling bawah sampai dengan yang paling atas.
Mulai dari Quitter, Campers dan Climber.

Macam-Macam AQ
ΓÇó AQ Tingkat ΓÇ£QuittersΓÇ¥ (Orang-orang yang Berhenti) : tingkatan AQ paling rendah, menyerah ketika menghadapi kesulitan hidup.
ΓÇó AQ Tingkat ΓÇ£CampersΓÇ¥ (Orang yang Berkemah) : campers adalah AQ tingkat bawah. Orang orang yang selalu merasa cukup dengan apa yang sudah diraihnya saat ini, tidak berambisi meraih apa lebih tinggi lagi.
ΓÇó AQ Tingkat ΓÇ£ClimbersΓÇ¥ (Orang yang Mendaki) : climbers adalah seseorang yg ibarat pendaki sejati. Orang yang tidak pantang menyerah, selalu memiliki ambisi mendapatkan yang lebih. Tidak pernah puas atas apa yang diraihnya saat ini.



Stoltz menguraikan ada 4 cara meningkatkan AQ
1. Listen, dengarkan respon2 apa yang selalu muncul setiap ada masalah
2. Explore, lakukan eksplorasi terhadap setiap masalah
3. Analisa, menganalisa fakta2
4. Do , apa yang bisa dilakukan untuk langkah kedepannya lebih baik

AQ selalu bisa berubah.
Jangan mau menjadi seorang QUITTER, yg gampang menyerah dan putus asa. harus bangkit. Harus mau Move on...
Harus selalu belajar dari kegagalan.


Apa bisa dipahami?
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum diskusi materi Dimensi Jiwa

oleh Dinda Alfikha -
Nama : Dinda Alfikha Putri
NPM :1911058020P
izin bertanya bu, apa saja faktor-faktor yg mempengaruhi kecerdasan adversitas?
Terima kasih
Sebagai balasan Dinda Alfikha

Re: Forum diskusi materi Dimensi Jiwa

oleh Lia Indriyati -
Ada banyak faktor. Misalnya adalah faktor keturunan atau genetik, bakat, keyakinan, hasrat/kemauan/minat, kinerja, kesehatan, karakter terutama.
Dan ada juga faktor dari luar individu misalnya pendidikan, pola asuh orang tua dan lingkungan dimana kita berada.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum diskusi materi Dimensi Jiwa

oleh M arfan -
walaikumsalam bu

NAMA: m.arfan
NPM :1711050062

menurut saya perpaduan antara IQ, EQ dan SQ inilah yang akan membina jiwa kita secara utuh, sehingga kita dapat meniti karir dengan baik, dimana akan lebih baik lagi jika ditambahkan AQ (Adversity Quotient) yang mengajarkan kepada kita bagaimana dapat menjadikan tantangan bahkan ancaman menjadi peluang.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum diskusi materi Dimensi Jiwa

oleh Tri Sudarti -
selamat sore Ibu...
Dalam materi ada disebutkan bahwa Intelligence Quotient (IQ) tidak dapat berkembang. Jika seseorang terlahir dengan kondisi IQ sedang, maka IQ-nya tidak pernah bisa bertambah maupun berkurang. Artinya, jika seseorang terlahir dengan kecerdasan intelektual (IQ) yang cukup, percuma saja dia mencoba dengan segala cara untuk mendapatkan IQ yang superior (jenius), begitu pula sebaliknya.
Apakah ini ada kaitannya dengan faktor genetika?
Sebagai balasan Tri Sudarti

Re: Forum diskusi materi Dimensi Jiwa

oleh Lia Indriyati -
Salah satu faktor yang menentukan IQ seseorang adalah genetika, tapi ada banyak faktor lain yang bisa mempengaruhi.
Kondisi IQ seseorang adalah konstan. dalam arti tetap stabil pada klasifikasi yang sama. sekalipun berubah, tidak akan jauh dari kalsifikasi yg sebelumnya.

Apa sudah dipelajari mengenai klasifikasinya?
jadi yang dimaksud tidak akan berubah, adalah klasifikasinya. Tapi bukan hanya tertuju pada derajat atau skor nilainya. Coba  pelajari mengenai IQ di bahan bacaan, lihat peringkatnya. Contohnya jika seseorang mendapatkan skor di 100. Maka perubahannya akan berada di range tersebut misalanya 90 sd 110 dan itu masih berada pada klasifikasi NORMAL IQ orang Indonesia.

Ada beberapa faktor lain yang bisa menaikkan atau menurunkan skor IQ, contohnya USIA. lalu kondisi fisik dan psikis seseorang pada saat melakukan tes IQ. Jika kondisi kita saat melakukan tes IQ itu sehat, bugar, tidak sedang stres, tentu hasilnay akan maksimal.
Tes IQ juga bisa naik jika kamu sering latihan. Karena pusatnya adalah otak.
Tapi dikatakan tidak akan berubah, dalam arti bahwa klasifikasinya saja.

Jika sesorang memiliki IQ retardasi mental (idiot misalnya) jelas tidak akan berubah. seumur hidupnya ya akan berada di range tersebut.
Lalu jika kamu mendapatkan skor 90 sampa 100, mau berlatih keras agar menjadi GENIUS. Itu tidak akan bisa. Karena klasifikasinya terlalu jauh.


Bisa anda pahami?
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum diskusi materi Dimensi Jiwa

oleh Arnika Safitri -
assalamualaikum bu,
nama : arnika safitri
npm : 1811050001

dari kelima unsur diatas berapa persentase masing masing dalam menentukan kesuksesan seseorang