Diskusi materi pertemuan ke 3

Diskusi materi pertemuan ke 3

Jumlah balasan: 55

Silahkan diskusikan dengan kelompok  pada forum ini..dan tentu harus menanggapi jika kalian mau mempunyai nilai yang bagus. Selamat berdiskusi ...berikan tanggapan...

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh sandora firdaus -
Kel 1 Hana Kristina, Ester Debora, Sandora adinda neva

Aktivitas dapat dilakukan oleh perusahaan untuk melakukan akumulasi modal yang memungkinkan perusahaan itu meluaskan usaha, mengapa demikian?
Sebagai balasan sandora firdaus

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh Dira Yolandari -
Kelompok 5
Dira Yolandari
Jessika Widya Ardini
Putu Arielsi

Akumulasi modal harus diperhitungkan oleh perusahaan karena dengan begitu dapat mengetahui laba yang didapat. jika demikian maka laba tersebut dapat di pakai untuk memperluas usaha
Sebagai balasan sandora firdaus

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh Mitha Adilla Sari -
Kelompok 2

karena itu adalah tujuan dari akumulasi modal untuk perusahaan tersebut yang beroperasi untuk memaksimalkan laba mereka. Bahwa tujuan akhir suatu bisnis adalah "menghasilkan uang"
Sebagai balasan sandora firdaus

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh Adhit Ari Saputra -
Kelompok 7: Adhit Ari Saputra
Ketut Karlina
Ricardo Valentino Tambunan

Ijin menanggapi pertanyaan kelompok 1,
Menurut kami hal itu dapat terjadi karena beberapa komponen yaitu:
1.Akumulasi modal yang meliputi semua jenis investasi baru yang ditanamkan pada tanah, peralatan fisik, dan modul atau  sumber daya manusia. Akumulasi modal ini terjadi apabila sebagian dari pendapatan ditabung dan diinvestasikan kembali dengan  tujuan memperbesar output dan pendapatan di kemudian hari atau memperoleh keuntungan atas investasi tersebut.

2.Pertumbuhan penduduk akan meningkatkan jumlah angkatan kerja. Pertumbuhan penduduk dan pertumbuhan angkatan kerja yang terjadi beberapa tahun setelah pertumbuhan  penduduk dan dianggap sebagai salah satu faktor yang memacu pertumbuhan ekonomi. Jumlah tenaga kerja yang  lebih besar berarti akan menambah jumlah tenaga produktif, sedangkan pertumbuhan penduduk yang lebih besar berarti  meningkatkan ukuran pasar domestik.

3.Kemajuan teknologi yang terjadi karena ditemukannya cara baru  atau perbaikan atas cara-cara lama dalam menangani pekerjaan- pekerjaan tradisional. Dalam hal ini dikenal ada tiga klasifikasi  kemajuan teknologi, yaitu Kemajuan teknologi yang bersifat netral,  kemajuan teknologi yang hemat tenaga kerja dan kemajuan teknologi yang hemat modal.
Untuk lebih jelasnya bisa di lihat di brainly.
Sebagai balasan sandora firdaus

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh Vinta Mella yolandita -
Kelompok 2
Mitta
Vinta
Shella
Menurut kami
Karena perusahaan tersebut ingin berkembang maka perusahaan tersebut Melakukan akumulasi. Akumulasi itu sendiri adalah adalah proses penambahan stok modal fisik buatan manusia. Atau bisa juga akumulasi adalah dinamika yang memotivasi pengejaran laba yang melibatkan investasi uang atau aset keuangan perusahaan dengan tujuan meningkatkan nilai moneter awal yang lebih luas untuk perusahaan tersebut.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh Ricardo Valentino Tambunan -
Kelompok 7 : Adhit Ari Saputra
                      : Ricardo Valentino Tambunan
                      : Ketut Karlina

Kami ingin bertanya
Sistem ekonomi apa yang dijalankan di Indonesia?
Dan bagaimana penerapannya?
Sebagai balasan Ricardo Valentino Tambunan

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh Defi elfina Wanda -

kelompok 6

Defi Elfina Wanda

Diajeng Aprilia

Nadya Rahma


Sistem perekonomian yang diterapkan oleh negara Indonesia adalah Sistem perekonomian Pancasila. Ini artinya sistem perekonomian yang dijalankan di Indonesia harus berpedoman pada Pancasila. Sehingga secara normatif Pancasila dan UUD 1945 adalah landasaan idiil sistem perekonomian di Indonesia.
Sebagai balasan Defi elfina Wanda

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh mieke rahayu -
Coba berikan contoh penerapannya agar lebih jelas
Ditambahkan ya untuk melengkapi , bahwa sistem ekonomi campuran juga dilakukan di indonesia bahkan sedang mengarah ke sistem liberal..
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh Defi elfina Wanda -
maaf bunda ijin melengkapi
Pada awalnya Indonesia menganut sistem ekonomi liberal, yang mana seluruh kegiatan ekonomi diserahkan kepada masyarakat. Akan tetapi karena ada pengaruh komunisme yang disebarkan oleh Partai Komunis Indonesia, maka sistem ekonomi di Indonesia berubah dari sistem ekonomi liberal menjadi sistem ekonomi sosialis.
Pada masa Orde Baru, sistem ekonomi yang dianut oleh bangsa Indonesia diubah kembali menjadi sistem demokrasi ekonomi. Namun sistem ekonomi ini hanya bertahan hingga masa Reformasi. Setelah masa Reformasi, pemerintah melaksanakan sistem ekonomi yang berlandaskan ekonomi kerakyatan. Sistem inilah yang masih berlaku di Indonesia. Berikut sistem ekonomi yang dianut oleh Indonesia dari masa Orede Baru hingga sekarang :

Sistem Ekonomi Demokrasi
Sistem ekonomi demokrasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem perekonomian nasional yang merupakan perwujudan dari falsafah Pancasila dan UUD 1945 yang berasaskan kekeluargaan dan kegotongroyongan dari, oleh, dan untuk rakyat di bawah pimpinan dan pengawasan pemerintah. Pada sistem demokrasi ekonomi, pemerintah dan seluruh rakyat baik golongan ekonomi lemah maupun pengusaha aktif dalam usaha mencapai kemakmuran bangsa. Selain itu, negara berperan dalam merencanakan, membimbing, dan mengarahkan kegiatan perekonomian. Dengan demikian terdapat kerja sama dan saling membantu antara pemerintah, swasta, dan masyarakat.

Sistem Ekonomi Kerakyatan
Pemerintah bertekad melaksanakan sistem ekonomi kerakyatan dengan mengeluarkan ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor IV/MPR/1999, tentang Garis-Garis Besar Haluan Negara yang menyatakan bahwa sistem perekonomian Indonesia adalah sistem ekonomi kerakyatan. Sistem ekonomi ini berlaku sejak tahun 1998. Pada sistem ekonomi kerakyatan, masyarakatlah yang memegang aktif dalam kegiatan ekonomi, sedangkan pemerintah yang menciptakan iklim yang bagus bagi pertumbuhan dan perkembangan dunia usaha. 

Berdasarkan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 pasal 33 setelah amandemen
(1) Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.
(2) Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
(3) Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
(4) Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.****)
(5) Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasal ini diatur dalam undang-undang.
Sebagai balasan Ricardo Valentino Tambunan

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh Hana Kristina -
Ijin menjawab. Dari kelompok 1 . Hana Kristina , Ester Debora, Sandora Adinda ingin menanggapi pertanyaan dari kelompok 7.
Dikutip dari https://brainly.co.id/tugas/24652201 dikatakan bahwa sistem ekonomi yang dijalankan di Indonesia adalah sistem ekonomi demokrasi, Pancasila dan Kerakyatan dimana berarti pemegang kendali atau pemeran utama dalam sistem ekonomi yaitu adalah masyarakat sendiri sebagai pemegang kendali.
Sebagai balasan Ricardo Valentino Tambunan

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh sandora firdaus -
Kel 1 Hana Kristina, Ester Debora, Sandora Adinda Neva
Izin menjawab, jika ada kekurangan mohon Maaf.

Sistem Ekonomi yang dianut Indonesia dinamakan sistem Demokrasi atau  sistem ekonomi  yang artinya kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh,dari dan untuk rakyat.


Penerapan sistem ekonomi di Indonesia menggunakan sistem ekonomi demokrasi, pancasila, dan kerakyatan. 

Sistem ekonomi demokrasi: suatu sistem ekonomi dimana rakyat merupakan pelaku utama dalam kegiatan ekonomi di negara tsb 

Sistem ekonomi pancasila: suatu sistem ekonomi yang memposisikan rakyat sebagai pelaku utama, memperhatikan sektor koperasi, dan mengembangkan kekuatan moral masyarakat 

Sistem ekonomi kerakyatan: suatu sistem ekonomi dimana rakyat tetap berperan sebagai pelaku utama, namun kegiatan ekonominya banyak didasarkan pada mekanisme pasar.
Sebagai balasan Ricardo Valentino Tambunan

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh Jessika Widya ardini -
- Jessika widya ardini
- Dira Yolandari
- Putu Arel

pada awalnya Indonesia menganut sistem ekonomi liberal, yang mana seluruh kegiatan ekonomi diserahkan kepada masyarakat. Akan tetapi karena ada pengaruh komunisme yang disebarkan oleh Partai Komunis Indonesia, maka sistem ekonomi di Indonesia berubah dari sistem ekonomi liberal menjadi sistem ekonomi sosialis.
Pada masa Orde Baru, sistem ekonomi yang dianut oleh bangsa Indonesia diubah kembali menjadi sistem demokrasi ekonomi. Namun sistem ekonomi ini hanya bertahan hingga masa Reformasi. Setelah masa Reformasi, pemerintah melaksanakan sistem ekonomi yang berlandaskan ekonomi kerakyatan. Sistem inilah yang masih berlaku di Indonesia. Penerapan sistem ekonomi di Indonesia menggunakan sistem ekonomi demokrasi, pancasila, dan kerakyatan. 

Sistem ekonomi demokrasi: suatu sistem ekonomi dimana rakyat merupakan pelaku utama dalam kegiatan ekonomi di negara tsb 

Sistem ekonomi pancasila: suatu sistem ekonomi yang memposisikan rakyat sebagai pelaku utama, memperhatikan sektor koperasi, dan mengembangkan kekuatan moral masyarakat 

Sistem ekonomi kerakyatan: suatu sistem ekonomi dimana rakyat tetap berperan sebagai pelaku utama, namun kegiatan ekonominya banyak didasarkan pada mekanisme pasar. 

Ketiga sistem ini cocok dengan kepribadian Indonesia yang mempunyai dasar ideologi Pancasila. Jika sistem ekonomi tersebut dilaksanakan dengan baik dan jujur, Indonesia pasti akan menjadi negara yang mempunyai tingkat ekonomi yang baik. Namun, dalam pelaksanaannya, terkadang para pelaku ekonomi mengabaikan nilai-nilai yang terkandung dalam sistem ekonomi tsb, sehingga sistem ekonomi di Indonesia tidak terselenggara dengan baik.
Sebagai balasan Ricardo Valentino Tambunan

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh lisa damaiyanti456 -
Kelompok 9
Lisa damaiyanti
I Wayan Feriyanto
Gilang Ramadhan

adalah sistem yang dipakai oleh sebuah negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dikuasainya baik untuk perorangan ataupun instansi di negara itu. Perbedaan utama antara satu sistem ekonomi dengan sistem ekonomi yang lain yaitu bagaimana cara sistem itu mengelola faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu diizinkan memiliki seluruh faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut dikuasai oleh pemerintah.
Sistem perekonomian yang diterapkan oleh negara Indonesia adalah Sistem perekonomian Pancasila. Ini artinya sistem perekonomian yang dijalankan di Indonesia harus berpedoman pada Pancasila. Sehingga secara normatif Pancasila dan UUD 1945 adalah landasaan idiil sistem perekonomian di Indonesia
Sebagai balasan Ricardo Valentino Tambunan

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh elivia lolita -
kelompok 4 elivia lolita
gresya indah
lusy fetrisia

menanggapi pertanyaan kelompok 7
Sistem perekonomian yang diterapkan oleh negara Indonesia adalah Sistem perekonomian Pancasila. Ini artinya sistem perekonomian yang dijalankan di Indonesia harus berpedoman pada Pancasila. Sehingga secara normatif Pancasila dan UUD 1945 adalah landasaan idiil sistem perekonomian di Indonesia.
Sebagai balasan Ricardo Valentino Tambunan

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh lusy fatrisia -
kelompok 4
lusy fatrisia
elivia lolita
grecia indah

menjawab pertanyaan kelompok 7
sistem ekonomi yg dijalankan di Indonesia adalah sistem ekonomi pancasila
penerapan sistem ekonomi berdasarkan pancasila sangat tepat untuk negeri ini karena memiliki kelebihan diantaranya, (1) Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatannya tidak bertentangan dengan kepentingan masyarakat, (2) Potensi inisiatif dan kreasi setiap warga negara dikembangkan sepenuhnya selama tidak merugikan kepentingan umum, (3) Warga negara mempunyai kebebasan dalam memilih pekerjaan yang sesuai atau yang dikehendaki.

Mari kembali kepada jiwa ideologi pancasila dalam penerapan sistem ekonomi di Indonesia, dengan semangat gotong royong untuk mensejahterakan rakyat. Kebutuhan pokok masyarakat harus terjaga kondisinya agar bisa terjangkau oleh rakyat, karena kebutuhan tersebut ibarat nafas bagi kehidupan masyarakat Indonesia, penerapan sistem ekonomi pancasila dengan sebenar-benarnya adalah langkah yang tepat untuk pengendalian harga kebutuhan pokok sekaligus pengendalian pasar dan ekonomi Negara.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh Mitha Adilla Sari -
Kelomok 2

-Mitha Adilla Sari
-Vinta Mela
-Rosananda Shella

Kami memberi tanggapan tentang materi tersebut Di dalam sebuah negara, tentu terdapat perekonomian yang berguna untuk menyokong kehidupan bernegara. Dibalik perekonomian itu, tentu terdapat sebuah sistem, yang berfungsi untuk mengatur jalannya ekonomi di negara. sistem ekonomi sebuah cara yang dipakai baik oleh organisasi atau negara untuk mengatur semua kegiatan perekonomian dalam masyarakat yang berada di dalamnya. Aturan tersebut dibuat dengan berlandaskan suatu prinsip tertentu untuk mencapai kesejahteraan atau memecahkan masalah ekonomi.

dan kelompok kami ingin bertanya jelaskan beberapa kelebihan maupun kekurangan yang dimiliki oleh ekonomi sosialis kalau kita menggunakan sistem ekonomi terpusat/sosialis?
Sebagai balasan Mitha Adilla Sari

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh Ketut Karlina -
Kami dari kelompok 7
Ketut Karlina
Adit saputra
Richardo valentino

Izin menanggapi pertanyaan dari kel 2

Kelebihan Sistem Ekonomi Sosialis
Kebaikan sistem ekonomi terpusat yaitu sebagai ebrikut :

pemerintah bertanggung jawab sepenuhnya terhadap suatu perekonomian,
pemerintah bebas dalam menentukan barang/jasa sesuai dengan kebutuhan masyarakat,
pemerintah mengatur dalam distribusi hasil dan produksi,
mudah melakukan suatu pengelolaan dan pengawasan,
pelaksanaan pembangunan lebih cepat karena sudah disusun dalam suatu perencanaan.
Kelemahan Sistem Ekonomi Sosialis
Kelemahan sistem ekonomi terpusat adalah :

hal milik pribadi tidak diakui
potensi inisiatif dan daya kreasi masyarakat tidak berkembang,
segala suatu kebijakan pemerintah harus dilakukan oleh rakyat dan pemerintah sifatnya paternalisme.
Itulah ulasan tentang Pengertian, Ciri, Kelebihan Dan Kelemahan Sistem Ekonomi Sosialis Beserta Contohnya Lengkap

https://www.gurupendidikan.co.id/pengertian-ciri-kelebihan-dan-kelemahan-sistem-ekonomi-sosialis-beserta-contohnya-lengkap/
Sebagai balasan Mitha Adilla Sari

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh Hana Kristina -
Ijin menjawab. Kami dari kelompok 1 yang beranggotakan Hana Kristina, Ester Debora, dan Sandora Adinda ingin menanggapi pertanyaan dari kelompok 2. Menurut kami kelebihan yang dimiliki oleh ekonomi sosial yaitu
a. pemerintah bertanggung jawab sepenuhnya terhadap perekonomian
b. pemerintah mengatur distribusi dan produksi
c. mudah melakukan pengolaan dan pengawasan
Dan kekurangannya yaitu
a. kreativitas dibatasi oleh pemerintah
b. rakyat tidak mudah untuk mengatur faktor produksi sendiri
c. inofasi lama berkembang karena semua atas persetujuan pemerintah

Sekian jawaban kami🙏
Sebagai balasan Mitha Adilla Sari

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh Ester Debora Pelealu -
Kelompok 1
Ester Debora Pelealu
Hanna Kristina
SandoraAdinda Neva

Kami ijin menanggapi kelompok 2
Keuntungan jika menggunaan sistem ekonomi terpusat di suatu negara, yaitu:

1.Harga pasar lebih mudah di kendalikan karena yang berhak menentukan harga hanya pemerintah

2.Hasil produksi sebuah perusahaan bisa dinikmati seluruh rakyat secara bersama dan lebih merata

3.Kesenjangan antara orang kaya dan orang miskin berkurang drastis

4.Kegiatan ekonomi masyarakat lebih mudah dikendalikan dan diawasi

5.Semua kegiatan ekonomi merupakan tanggung jawab pemerintah

Sedangkan kerugiannya dari penerapan sistem ekonomi terpusat adalah:

1.Keberhasilan sistem ekonomi terpusat tergantung pada kinerja dari pemerintah

2.Setiap individu yang tinggal di negara tersebut tidak memiliki kebebasan untuk mendirikan usaha sendiri. Sehingga masyarakat harus bekerja sesuai dengan ketentuan pemerintah

3.Apapun yang dimiliki perseorangan baik itu peralatan produksi maupun kekayaan pribadi hampir tidak diakui

4.Kreatifitas dan potensi diri masyarakat sama sekali tidak berkembang.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh elivia lolita -
kelompok 4
elivia lolita
gresya indah
lusy fetrisia

menanggapi pertanyaan kelompok 1
untuk menciptakan modal tetap dan kerja baru, memperluas dan memodernisasi yang sudah ada, menumbuhkan basis material dari kegiatan sosial-budaya, serta merupakan sumber daya yang diperlukan untuk cadangan dan asuransi. [1] Proses akumulasi modal membentuk dasar kapitalisme , dan merupakan salah satu ciri khas sistem ekonomi kapitalis
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh Tedi Wijaya -
Kelompok 11 : Tedi wijaya
Alfares Yogi arlambang

Kami mau bertanya ?
faktor-faktor penyebab kegagalan sistem perekonomian Indonesia?

Terimakasih
Sebagai balasan Tedi Wijaya

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh Ricardo Valentino Tambunan -
Kelompok 7 : Adhit Ari Saputra,Ricardo Valentino Tambunan,Ketut Karlina

Faktor-faktor penyebab kegagalan sistem perekonomian Indonesia adalah :

ΓÇóProgram tersebut disusun oleh tokoh yang relatif bukan bidangnya, namun oleh tokoh politik, sehingga keputusan yang dibuat cenderung menitikberatkan pada masalah politik bukan masalah ekonomi.
ΓÇóAkibat lanjutan dari kegagalan diatas dana negara yang seharusnya dialokasikan untuk kepentingan kegiatan ekonomi justru dialokasikan untuk kepentingan politik dan perang.
ΓÇóAdanya kecenderungan terpengaruh untuk menggunakan sistem perekonomian yang tidak sesuai dengan kondisi masyarakat Indonesia.
Sebagai balasan Tedi Wijaya

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh lisa damaiyanti456 -
Kelompok 9
Lisa damaiyanti
I wayan feriyanto
Gilang ramadhan

Izin menjawab buat kelompok 11, Yang pertama, orang Indonesia lebih mempercayai orang asing. Berdasarkan analisis nya, karakter masyarakat Indonesia lah yang menjadi penentu. Namun orang Indonesia pada umumnya mempunyai sifat untuk cenderung lebih mempercayai orang asing dan lebih bisa menerima sesuatu yang dari luar. Inilah salah satu penyebab eksternal mengapa Ekonomi Pancasila sulit beroleh tanggapan positif dan simpatik secara meluas.

Kedua adalah ketidakberimbangan (bias-bias) struktural dalam muatan ajar pendidikan ilmu ekonomi di Indonesia. Menurut Dumairy, terdapat bias ke mahzab ekonomi klasik (termasuk neo-klasik), kurang diimbangi dengan cara berpikir mazhab ekonomi Keynesian.

Ketiga adalah ekonomi pancasila dipandang spektis dikalangan ekonom. Menurut Prof Mubyarto menambahkan masih banyak pandangan skeptis di kalangan ekonom yang mengemuka Ekonomi Pancasila adalah "ekonomi yang bukan-bukan", artinya bukan ekonomi kapitalis dan buka pula ekonomi sosialis. "Banyak diantara mereka tetap tidak menghargai gagasan alternatif hanya karena gagasan-gagasan lain ini belum berupa buku-buku teks yang dapat mengganti buku-buku teks barat yang ada di perpustakaan-perpustaan fakultas ekonomi dan yang sampai dewasa ini masih merupakan satu-satunya pegangan dosen-dosen pengajar," katanya.
Sebagai balasan Tedi Wijaya

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh lusy fatrisia -
kelompok 4
elivia lolita
lusy fatrisia
grecia indah g

izin menjawab pertanyaan kelompok11
1) Program tersebut disusun oleh tokoh yang relatif bukan bidangnya, namun oleh tokoh politik, sehingga keputusan yang dibuat cenderung menitikberatkan pada masalah politik bukan masalah ekonomi.
2) Akibat lanjutan dari kegagalan diatas dana negara yang seharusnya dialokasikan untuk kepentingan kegiatan ekonomi justru dialokasikan untuk kepentingan politik dan perang.
3) Adanya kecenderungan terpengaruh untuk menggunakan sistem perekonomian yang tidak sesuai dengan kondisi masyarakat Indonesia.
4) Akibat yang ditimbulkan dari sistem etatisme yang pernah terjadi di indonesia pada periode tersebut, yaitu :
a. Semakin rusaknya sarana produksi dan komunikasi yang membawa dampak menurunnya nilai ekspor kita.
b. Hutang luar negeri yang justru dipergunakan untuk proyek ΓÇÿMercu SuarΓÇÖ.
c. Defisit anggaran negara yang makin besar
laju pertumbuhan penduduk yang lebih besar dari pertumbuhan ekonomi.
Sebagai balasan Tedi Wijaya

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh Putu Arielsi Surya Putri -
- Jessika widya ardini
- Dira Yolandari
- Putu Arielsi surya putri
Beberapa faktor penyebab kegagalan sistem perekonomian di Indonesia adalah :
Program tersebut disusun oleh tokoh yang relatif bukan bidangnya, namun oleh tokoh politik, sehingga keputusan yang dibuat cenderung menitikberatkan pada masalah politik bukan masalah ekonomi.
Akibat lanjutan dari kegagalan diatas dana negara yang seharusnya dialokasikan untuk kepentingan kegiatan ekonomi justru dialokasikan untuk kepentingan politik dan perang.
Adanya kecenderungan terpengaruh untuk menggunakan sistem perekonomian yang tidak sesuai dengan kondisi masyarakat Indonesia.
Sebagai balasan Tedi Wijaya

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh Dira Yolandari -
Kelompok 5
Dira Yolandari
Jessika Widya Ardini
Putu Arielsi

Faktor-faktor penyebab kegagalan sistem perekonomian Indonesia adalah sebagai berikut:
1) Program tersebut disusun oleh tokoh yang relatif bukan bidangnya, namun oleh tokoh politik, sehingga keputusan yang dibuat cenderung menitikberatkan pada masalah politik bukan masalah ekonomi.
2) Akibat lanjutan dari kegagalan diatas dana negara yang seharusnya dialokasikan untuk kepentingan kegiatan ekonomi justru dialokasikan untuk kepentingan politik dan perang.
3) Adanya kecenderungan terpengaruh untuk menggunakan sistem perekonomian yang tidak sesuai dengan kondisi masyarakat Indonesia.
4) Akibat yang ditimbulkan dari sistem etatisme yang pernah terjadi di indonesia pada periode tersebut, yaitu :
a. Semakin rusaknya sarana produksi dan komunikasi yang membawa dampak menurunnya nilai ekspor kita.
b. Hutang luar negeri yang justru dipergunakan untuk proyek ΓÇÿMercu SuarΓÇÖ.
c. Defisit anggaran negara yang makin besar, laju pertumbuhan penduduk yang lebih besar dari pertumbuhan ekonomi.
Sebagai balasan Tedi Wijaya

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh Ketut Karlina -
Kami kelompok 7
Ketut Karlina
Adit saputra
Richardo valentino

Izin menanggapi pertanyaan dari kelompok 11

*Penanganan masalah ekonomi tidak rasional, lebih bersifat politis dan tidak ada kontrol.
*Tidak adanya ukuran yang obyektif di dalam menilai sesuatu usaha atau hasil orang.
*Arus barang mundur akibat kurangnya produksi dalam negeri.
Sebagai balasan Tedi Wijaya

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh sandora firdaus -
Kel 1 Hana Kristina, Ester Debora, Sandora Adinda neva
Izin menjawab pertanyaan dari Kel 11
Yang saya ketahui salah satu faktor nya Ialah lahan yang sedikit.
Maaf jika masih kurang lengkap
Sebagai balasan Tedi Wijaya

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh mieke rahayu -
Baik, Tedi ( bunda terbaca nama Tedi ,meskipun Tedi menulis kelompok) jika berbicara tentang sistem , artinya satu elemen dengan elemen lainnya saling berkaitan. jadi ada elemen metoda, ada elemen organisasi, produksi barang dan jasa . Artinya semua diorganisisr dengan baik. Artinya faktor penentu tentu harus ada orang yang ahli ekonomi untuk bisa mengorganisisr dengan baik , ada komitmennya , konsistensinya dengan pihak luar . Banyaknya manajemen pemangku jabatan yang kurang expert akan berakibat pada banyak hal, misalnya adanya inflasi yang tidak diperhitungkan sebelumnya , memburuknya kondisi masyarakat , kemitraan yang tidak berjalan baik. Bagaimana ada yang bisa menambahkan ? Kok melempem ya hari ini ? Baik Minggu depan bunda berikan kasus dan pertanyaan ya...karena hari ini kurang antusias kalian..
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh Jessika Widya ardini -
Kelompok 5
Jessika widya ardini 
putu arielsi
dira yolandari

Ekonomi tentunya merupakan bagian dari kehidupan manusia yang tidak lagi dapat dipisahkan. maka setiap negara tak akan terlepas dari permasalahan perekonomian, masalah ekonomi apa saja yang dapat kita jumpai dan bagaimana cara memecahkan permasalahan perekonomian tersebut?
Sebagai balasan Jessika Widya ardini

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh I Wayan Feriyanto -
Kelompok 9
I Wayan FERIYANTO
Gilang Ramadhan
Lisa damaiyanti
Kebijakan Indonesia dalam masalah ekonomi terus dilakukan dan dikembangkan. Hal ini untuk menjaga stabilitas makroekonomi.

Dilansir dari situs resmi Bank Indonesia, untuk menjaga stabilitas makroekonomi diperlukan dua kebijakan penting, yaitu:

Pemenuhan berbagai faktor pendukung bagi pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. Khususnya percepatan pembangunan infrastruktur baik fisik maupun nonfisik.
Pengembangan sektor ekonomi potensial yang berdaya saing tinggi dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi, informasi digital, dan e-commerce.
Kombinasi kebijakan tersebut didukung partisipasi swasta secara aktif. Diyakini mampu mengatasi berbagai permasalahan dalam perekonomian Indonesia seperti kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan sosial ekonomi.

Kebijakan Indonesia
Terdapat lima kesepakatan kebijakan yang konsisten dan bersinergi, yaitu:

Percepatan infrastruktur
Mendorong percepatan infrastruktur akan mendukung tumbuhnya sektor-sektor ekonomi. Upaya pembangunan infrastruktur dan pengembangan sektor ekonomi potensial juga memerlukan adanya keselarasan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
- Kebijakan Indonesia dalam masalah ekonomi terus dilakukan dan dikembangkan. Hal ini untuk menjaga stabilitas makroekonomi.
Peningkatan peran proaktif dari pemerintah daerah untuk memperbaiki infrastruktur di daerah juga diperlukan. Hal tersebut dilakukan melalui:
Peningkatan kualitas dan kuantitas jalan kabupaten atau kota.
Optimalisasi pemanfaatan dana desa untuk pembangunan infrastruktur dan sarana desa.
Pengembangan dan pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES).
Perbaikan infrastruktur kunci lain yang menjadi tanggung jawab pemerintah desa.
Perkembangan sektor ekonomi potensial
Mendorong berkembangnya sektor ekonomi potensial daerah sebagai sumber pertumbuhan baru yang disesuaikan dengan karakter daerah.

Perkembangan sektor industri
Mendorong berkembangnya sektor industri berdaya saing tinggi. Selain pengembangan infrastruktur fisik juga dilakukan upaya sebagai berikut:

Meningkatkan kapasitas SDM melalui pendidikan vokasi. Seperti pembangunan dan penyelenggaraan politeknik atau akademisi di kawasan industri.
Meningkatkan skala ekonomi dan kapasitas industri kecil dan menengah (IKM) dengan pendampingan yang memastikan jaminan produk, keamanan, dan standar.
Optimalisasi penggunaan teknologi dan integrasi IKM ke perekonomian digital melalui pengembangan e-smart IKM dengan sentra di seluruh Indonesia.
Pengembangan sektor pertanian
Pengembangan sektor pertanian difokuskan pada upaya meningkatkan nilai tambah hasil produksi pertanian. Dengan beberapa cara sebagai berikut:
Memperkuat kelembagaan petani melalui pengembangan corporate farming. Sehingga agroindustri-agrobisnsis berkembang
Sebagai balasan Jessika Widya ardini

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh Vinta Mella yolandita -
Kami dari kelompok 2
Mitta
Vinta
Shella
Izin menanggapi pertanyaan kelompok 5

1. Urgensi Kenaikan Mutu Pertumbuhan Ekonomi Tidak Stabil
Permasalahan ekonomi di Indonesia yang pertama adalah urgensi kenaikan mutu pertumbuhan ekonomi tidak stabil. Ini biasanya disebabkan oleh terjadinya ketimpangan sosial, jumlah pengangguran yang masih tinggi, tingkat kemiskinan masih di atas rata-rata dan selainnya.

Hal inilah yang menyebabkan mutu pertumbuhan ekonomi Indonesia dari menengah ke skala lanjutan tidak berjalan dengan baik. Maka dari itu, pendapatan negara masih bertahan di zona tersebut.

2. Daya Beli Stagnan Pada Situasi Inflasi
Jika inflasi sedang terjadi, seharusnya daya beli masyarakat jangan dibiarkan menurun. Karena di saat itu, harga sedang menaik dan perputaran jumlah uang juga semakin tinggi.

Akan tetapi jika daya beli masyarakat justru menurun, tentu pertumbuhan ekonomi tidak akan berkembang. Justru biaya produksi yang semakin tinggi dengan kuantitas produk yang semakin bertumpuk membuat trend pasar menjadi lesu yang bisa merugikan pihak produsen.

3. Kekalahan Daya Saing
Permasalahan selanjutnya adalah kekalahan daya saing dengan perusahaan-perusahaan dari negara yang lebih adidaya. Problem ekonomi semacam ini yang juga melanda perekonomian Indonesia.

Akibatnya, pasaran produk dalam negeri menjadi lesu. Apalagi jika masyarakat masih lebih suka membeli produk luar dibandingkan produk negeri sendiri.

4. Impor Menghambat Pertumbuhan Ekonomi
Jika pertumbuhan ekonomi meningkat, seharusnya kebutuhan impor produk menjadi lebih minim. Karena biaya produksi dalam negeri bisa digunakan untuk mengoptimalkan suplai produk domestik kepada masyarakat.

Sayang pertumbuhan ekonomi semacam ini tidak didukung oleh ketersediaan produk dalam negeri terkait dengan hasil pertanian dan peternakan. Sedangkan hal tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang semakin padat.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi meningkat tetapi produk dalam negeri masih belum mumpuni untuk menghasilkan bahan baku industri yang berkualitas tinggi. Sehingga impor menjadi solusi pengadaan. Masalah ini yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi tetapi tidak dirasa efeknya.

5. Kemiskinan Yang Cukup Tinggi
Masalah ekonomi yang ke lima adalah taraf kemiskinan yang begitu tinggi. Akibatnya, suplai produk tidak terbeli yang mengakibatkan perputaran uang tidak maksimal.

Semakin tinggi tingkat kemiskinan, tentu daya beli masyarakat akan ikut merendah. Akibatnya, perekonomian tidak meningkat. Trend pasar juga lesu. Bahkan perusahaan akan gulung tikar karena tidak ada lagi orang yang membeli produknya.

Maka dari itu, kemiskinan adalah masalah ekonomi yang harus dientaskan secepat mungkin. Ini tidak hanya berhubungan dengan kesejahteraan masyarakat. Tetapi juga perekonomian negara yang paling tidak membutuhkan pasokan pajak dari rakyatnya.

Apa jadinya dengan negara jika perusahaan banyak yang gulung tikar, masyarakatnya juga tidak memiliki daya beli yang baik. Bukan tidak mungkin negara tersebut juga bakal bubar karena krisis moneter yang parah.

6. Terjadinya Inflasi Berkepanjangan
Inflasi juga permasalahan ekonomi yang harus dicari solusinya. Karena ini bisa memicu daya beli masyarakat mengalami penurunan.

Bagaimana tidak, saat inflasi semua harga naik termasuk harga kebutuhan pokok masyarakat. Jika ini tidak disertai dengan pendapatan yang juga tinggi, tentu produk tersebut tidak akan terbeli. Yang ada stok menumpuk di perusahaan dan penyalur.

Jika ini berlaku terus menerus, tentu tren pasar menjadi lesu, perekonomian juga lumpuh. Lain soal jika inflasi juga diiringi oleh kenaikan pendapatan rakyat, mungkin daya beli masyarakat masih lumayan ideal.

Kesimpulan
Sebenarnya masih banyak masalah perekonomian yang bisa berdampak pada bisnis Anda. Hal hal diatas adalah masalah perekonomian yang lumrah terjadi di Indonesia.

Untuk meminimalisir dampak masalah diatas pada bisnis, Anda bisa memulainya dengan menggunakan pembukuan yang terencana pada usaha Anda. Hal ini akan memungkinkan Anda untuk memantau kesehatan keuangan Anda secara transparan dan berkala dan menyiapkan solusi terbaik jika masalah ekonomi terjadi
Sebagai balasan Jessika Widya ardini

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh Ester Debora Pelealu -
Kelompok 1
Ester Debora Pelealu
Hana Kristina
Sandora Adinda Neva

Kami ingin menanggapi kelompok 5 🙏🏻

Masalah Ekonomi yang dapat kita jumpai, yaitu :
1. Rendahnya pertumbuhan ekonomi
2. Kemiskinan
3. Pengangguran
4. Kesenjangan penghasilan
5. Inflasi.

Dan cara memecahkan permasalahan ekonomi tersebut, yaitu :
1. Meningkatkan mutu pendidikan yang layak kepada masyarakat

2. Pemberantasan Korupsi

3. Membuka usaha mandiri

4. Mengatasi pengangguran

5. Memperluas/menyediakan lapangan kerja yang layak.
Sebagai balasan Jessika Widya ardini

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh Mitha Adilla Sari -
Kelompok 2
Mitha Adilla Sari
Vinta Mella
Rosananda Shella

Kekalahan Daya Saing
Akibatnya, pasaran produk dalam negeri menjadi lesu. Apalagi jika masyarakat masih lebih suka membeli produk luar dibandingkan produk negeri sendiri.
Sebagai balasan Jessika Widya ardini

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh Shella Rosananda -
kelompok 2
shella rosananda
vinta mella
mita ardila sari

saya akan menanggapi kelompok 5
salah satu dari permasalahan ekonomi yaitu disebabkan adanya kelangkaan , seperti kelangkaan berikut ;
1. Kelangkaan Sumber Daya Alam

Sumber daya alam atau SDA merupakan segala sesuatu yang ada di alam yang terdiri atas sumber daya abiotik dan sumber daya biotik yang diberikan oleh sang pencipta.
Namun, jika dalam pemanfaatan SDA dilakukan secara terus menerus maka akan terjadi eksploitasi yang mengakibatkan SDA yang tersedia akan habis.
Sehingga otomatis hal tersebut akan mengkibatkan terjadinya kelangkaan.

2. Kelangkaan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas

Sumber daya manusia merupakan kemampuan dari seorang individu yang dapat memberikan manfaat jika dilakukan secara optimal.

Dan sumbe daya manusia atau SDM ini dianggap sebagai sumber daya yang langka.
Di Indonesia sendiri, SDM yang ada sangatlah banyak
Namun SDM dengan kualitas yang tinggi jumlahnya sedikit jika dibandingkan dengan kebutuhan di pasar tenaga kerja.
Oleh sebab itu, tak jarang banyak perusahaan Indonesia yang mendatangkan ahli dari luar negeri.

cara memecahkan masalahnya;
1. Menghemat penggunaan sumber daya alam
2. Meningkatkan pengelolaan berbagai macam sumber daya alam
3. Menciptakan alat pemuas kebutuhan seperti baranag pengganti (barang subsidi)
4. Memelihara dan melestarikan sumber daya alam
5. Memperbaharui sumber daya alam yang dapat diperbaharui
6. Tidak merusak sumber daya alam yang ada
7. Meningkatkan kualitas sdm dengan pendidikan
8. Menyelenggarakan pelatihan keterampilan
9. Memperbanyak kegiatan sosialisasi
10. Menadakan pelatihan ketenaga kerjaa

Terima Kasih
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh Aldo Erlansyah -
Kebutuhan pokok ekonomi
Adanya sifat selalu kurang puas yang dimiliki oleh manusia. Sifat inilah yang akan selalu memunculkan kebutuhan baru, sehingga akan menimbulkan permasalahan. Contoh nyata Handphone/smartphone, untuk keperluan komunikasi dan hiburan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh Adhit Ari Saputra -
Kelompok 7 :
- Adhit Ari Saputra
- Ketut Karlina
- Ricardo Valentino.T

Dalam sistem ekonomi terdapat pula sistem ekonomi syariah,yaitu penerapan sistem ekonomi non ribawi lalu
Seberapa pentingnya peran konsep ekonomi syariah dalam memperbaiki kesejahteraan negeri ?
Sebagai balasan Adhit Ari Saputra

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh grecya indah -
kami dari kelompok 4
izin menjawab pertanyaan kelompok 7
grecya indah
lusy fatrisia
lolita

Peran ekonomi Islam dalam perekonomian di Indonesia memiliki pengaruh yang cukup besar. Ekonomi Islam perlu diterapkan dan ditingkatkan eksistensinya karena manfaatnya yang luar biasa dalam mengatasi perekonomian di Indonesia. Implementasi eksistensi ekonomi Islam di Indonesia salah satunya tercermin dari semakin banyaknya lembaga keuangan bank dan non bank.

Semua elemen dalam sistem ekonomi Islam ini tetap membutuhkan pengawalan dalam pelaksanannya. Hal ini bertujuan untuk menghindari melencengnya prinsip-prinsip Islam dalam kegiatan operasionalnya.

Semakin maju dan berkembangnya sistem ekonomi Islam di Indonesia ini, diharapkan dapat meningkatkan serta memberi warna baru dalam perekonomian. Maka, dengan penerapan sistem ekonomi Islam, negara akan jauh lebih stabil dan tentunya juga lebih adil
Sebagai balasan Adhit Ari Saputra

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh Mitha Adilla Sari -
kelompok 2
-Mitha Adilla Sarri
-Vinta Mella
-Rosananda Shella

Adapun peran sistem ekonomi Islam yang dapat dijadikan potensi agar Indonesia dapat menjadi negara yang lebih baik dalam perekonomian, yaitu dari instrumen zakat, infaq, shodaqoh, yang dapat mensejahterakan rakyat Indonesia, penerapan konsep jujur, adil dan bertanggungjawab merupakan syarat yang harus dipenuhi dalam kegiatan ekonomi dan juga pelarangan riba dengan menjadikan sistem bagi hasil dengan instrumen mudharabah dan musyarakah.
Peran ekonomi Islam dalam perekonomian di Indonesia memiliki pengaruh yang cukup besar. Ekonomi Islam perlu diterapkan dan ditingkatkan eksistensinya karena manfaatnya yang luar biasa dalam mengatasi perekonomian di Indonesia.
Sebagai balasan Adhit Ari Saputra

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh Ester Debora Pelealu -
Kelompok 1
Ester Debora Pelealu
Hana Kristina
Sandora Adinda Neva

Kami ijin menanggapi kelompok 7

Tujuan Ekonomi Islam/Syariah itu sendiri yaitu mewujudkan kesejahteraan ekonomi norma-norma moral islam, dan membina persaudaraan serta  menegakkan keadilan umum.

Sistem ekonomi Islam tidak hanya di perbankan, namun mencakup semua sistem keuangan. Perkembangan ekonomi Islam di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir ini berkembang sangat pesat, baik pada tataran teoritis dan konseptual ( akademik ) maupun pada tataran praktis ( khusus di lembaga keuangan bank dan non bank ). 

Perkembangan ini tentu saja sangat menggembirakan, karena ini merupakan suatu cerminan dari semakin meningkatnya kesadaran umat islam dalam menjalankan syariat islam. Hal ini refleksi dari pemahaman bahwa ekonomi islam bukan hanya sekedar konsepsi.

Di Indonesia saat ini, sistem ekonomi Islam sudah tumbuh dan berkembang dalam bentuk lembaga keuangan syariah sejak tahun 1992. Adapun peran sistem ekonomi Islam yang dapat dijadikan potensi agar Indonesia dapat menjadi negara yang lebih baik dalam perekonomian, yaitu dari instrumen zakat, infaq, shodaqoh, yang dapat mensejahterakan rakyat Indonesia, penerapan konsep jujur, adil dan bertanggungjawab merupakan syarat yang harus dipenuhi dalam kegiatan ekonomi dan juga pelarangan riba dengan menjadikan sistem bagi hasil dengan instrumen mudharabah dan musyarakah.
Sebagai balasan Adhit Ari Saputra

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh Tedi Wijaya -
Kami kelompok 11 -tedi Wijaya
-alfares Yogi arlambang

ingin menanggapi kelompok 7
Seberapa pentingnya peran konsep ekonomi syariah dalam memperbaiki kesejahteraan negeri ?

bisa membawa kesejahteraan yang merata bagi masyarakat karena menganut prinsip-prinsip yang didasarkan pada keseimbangan. Pondasi ajaran agama juga memiliki peran untuk meluruskan disorientasi ekonomi dari sistem konvensional yang lebih dulu dikenal awam. Tak hanya itu, ekonomi Islam juga menawarkan solusi keadilan dalam transaksi ekonomi.
Pentingnya ekonomi Islam juga didasari oleh fakta bahwa sistem ini mulai berkembang pesat baik di dalam maupun di luar negeri. Selain itu, meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada perbankan syariah juga turut mendorong berkembangnya sistem ekonomi Islam.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh Gilang Ramadhan -
Kelompok 9
Lisa damaiyanti
I wayan feriyanto
Gilang ramadhan

Izin menjawab buat kelompok 11, Yang pertama, orang Indonesia lebih mempercayai orang asing. Berdasarkan analisis nya, karakter masyarakat Indonesia lah yang menjadi penentu. Namun orang Indonesia pada umumnya mempunyai sifat untuk cenderung lebih mempercayai orang asing dan lebih bisa menerima sesuatu yang dari luar. Inilah salah satu penyebab eksternal mengapa Ekonomi Pancasila sulit beroleh tanggapan positif dan simpatik secara meluas.

Kedua adalah ketidakberimbangan (bias-bias) struktural dalam muatan ajar pendidikan ilmu ekonomi di Indonesia. Menurut Dumairy, terdapat bias ke mahzab ekonomi klasik (termasuk neo-klasik), kurang diimbangi dengan cara berpikir mazhab ekonomi Keynesian.

Ketiga adalah ekonomi pancasila dipandang spektis dikalangan ekonom. Menurut Prof Mubyarto menambahkan masih banyak pandangan skeptis di kalangan ekonom yang mengemuka Ekonomi Pancasila adalah "ekonomi yang bukan-bukan", artinya bukan ekonomi kapitalis dan buka pula ekonomi sosialis. "Banyak diantara mereka tetap tidak menghargai gagasan alternatif hanya karena gagasan-gagasan lain ini belum berupa buku-buku teks yang dapat mengganti buku-buku teks barat yang ada di perpustakaan-perpustaan fakultas ekonomi dan yang sampai dewasa ini masih merupakan satu-satunya pegangan dosen-dosen pengajar," katanya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh Tedi Wijaya -
Kelompok 11 : tedi Wijaya
Alfares Yogi arlambang

Mau nanya lagi

Sebutkan ciri-ciri, kelebihan dan kekurangan sistem perekonomian perencanaan atau elastis?
Terima kasih
Sebagai balasan Tedi Wijaya

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh Adhit Ari Saputra -
Kelompok 7
Adhit Ari Saputra
Ketut Karlina
Ricardo Valentino Tambunan

Ijin menjawab pertanyaan kelompok 11

Adapun ciri-ciri sistem ekonomi terpusat adalah:
a. seluruh sumber daya dikuasai oleh negara,
b. produksi dilakukan untuk kebutuhan masyarakat,
c. kegiatan ekonomi direncanakan oleh negara dan diatur pemerintah secara terpusat,
d. hak milik individu tidak diakui.

Kelebihan :
pemerintah bertanggung jawab sepenuhnya terhadap perekonomian, pemerintah bebas menentukan barang/jasa sesuai dengan kebutuhan masyarakat, pemerintah mengatur distribusi hasil dan produksi, mudah melakukan pengelolaan dan pengawasan, pelaksanaan pembangunan lebih cepat karena sudah disusun dalam suatu perencanaan.

kekurangan :
hal milik pribadi tidak diakui, potensi inisiatif dan daya kreasi masyarakat tidak berkembang, segala kebijakan pemerintah harus dilakukan oleh rakyat dan
pemerintah bersifat paternalisme.

Simak lebih lanjut di Brainly.co.id
Sebagai balasan Tedi Wijaya

Re: Diskusi materi pertemuan ke 3

oleh Ketut Karlina -
Kami dari kelompok 7
Ketut Karlina
Adit saputra
Recardo valentino

Izin menjawab pertanyaan kel 11

Sistem Ekonomi Terpusat

Adapun ciri-ciri sistem ekonomi terpusat adalah:
a. seluruh sumber daya dikuasai oleh negara,
b. produksi dilakukan untuk kebutuhan masyarakat,
c. kegiatan ekonomi direncanakan oleh negara dan diatur pemerintah secara terpusat,
d. hak milik individu tidak diakui.

Kelebihan :
pemerintah bertanggung jawab sepenuhnya terhadap perekonomian, pemerintah bebas menentukan barang/jasa sesuai dengan kebutuhan masyarakat, pemerintah mengatur distribusi hasil dan produksi, mudah melakukan pengelolaan dan pengawasan, pelaksanaan pembangunan lebih cepat karena sudah disusun dalam suatu perencanaan.

kekurangan :
hal milik pribadi tidak diakui, potensi inisiatif dan daya kreasi masyarakat tidak berkembang, segala kebijakan pemerintah harus dilakukan oleh rakyat dan
pemerintah bersifat paternalisme.