Pelaksanaan demokrasi di Indonesia masih jauh untuk dikatakan baik. Karena masih banyaknya kasus - kasus suap, korupsi dan otoriter untuk pihak yang kuat. Sedangkan pihak yang lemah akan kalah karena mereka tidak bisa berbuat banyak dan tidak memiliki kekuatan untuk membela dirinya sendiri. 
Seperti contohnya pemilu, masih banyak calon - calon pejabat yang menyuap masyarakat untuk memilihnya dengan memberikan uang. 
Hal seperti ini, seharusnya masyarakat tidak boleh menerimanya dan sadar akan hal buruk seperti itu. Masyarakat tidak seharusnya menerima uang suap tersebut untuk memenangkan orang yang memberinya uang, karena dalam memilih itu harus dari hati sendiri dan tidak boleh ada unsur paksaan dari siapapun. 
Contoh lain yaitu korupsi. Korupsi di Indonesia masih banyak terjadi karena oknum-oknum tidak bertanggung jawab dan hanya memikirkan dirinya sendiri. Dan hukuman di negara kitapun masih mengerucut artinya masih membela yang atas (orang yang kuat),sehingga ketidakadilan terjadi. Seperti dia dipenjara tetapi diberikan fasilitas, dipenjara hanya sebentar, dan hal menguntungkan lainnya. 
Contoh-contoh seperti diatas masih jauh dari demokrasi yang baik. Demokrasi yang di Indonesia masa sekarang ini masih banyak ketidakadilan dan ketidaktegasan pemerintah dalam menegakkan keadilan dan kemakmuran serta kesejahteraan rakyat.