Sejarah
Bahasa Indonesia
Sejarah mencatat, bahasa Indonesia sebelumnya
berasal dari bahasa Melayu yang menjadi lingua franca atau bahasa perhubungan
di Nusantara. Bahasa Melayu dipakai di kawasan Asia Tenggara sejak abad ke-7.
Saat itu, bahasa Melayu digunakan juga sebagai
bahasa perdagangan oleh para pedagang dari luar Nusantara.
Bukti penggunaan bahasa Melayu juga dapat
dijumpai pada beberapa prasasti, seperti prasasti Talang Tuo di Palembang dan
prasasti Karang Brahi di Jambi.
Sejarah perkembangan bahasa Indonesia juga
dapat disorot pada sejarah zaman Sriwijaya yang menggunakan bahasa Melayu
sebagai bahasa pembelajaran budaya hingga penyebaran agama.
Dijelaskan dalam situs Direktorat SMP
Kemdikbud, bahasa Melayu ini menyebar ke pelosok Nusantara bersamaan dengan
menyebarnya agama Islam.
Kemudian bahasa Melayu diterima oleh
masyarakat Nusantara sebagai bahasa perhubungan antarpulau, antarsuku,
pedagang, dan kerajaan.
Pada era perjuangan kemerdekaan, bahasa Melayu
kemudian dapat diketahui dalam persiapan Kongres Pemuda tahun 1926, di mana
para pemuda mempermasalahkan tentang sebutan bahasa persatuan Indonesia.
Semenjak itu kemudian M. Tabrani mengusulkan
bahasa Melayu diganti dengan istilah bahasa Indonesia dan disetujui bersama
pada 2 Mei 1926.
Fungsi Kedudukan Bahasa Indonesia
Dilansir dari Balai Bahasa Papua, bahasa
Indonesia sebagai media berkomunikasi masyarakat memiliki beberapa fungsi
berikut:
1. Menjadi lambang kebanggaan bangsa, sebab
bahasa Indonesia mencerminkan nilai-nilai yang dimiliki bangsa Indonesia
2. Bahasa Indonesia menjadi lambang identitas
nasional atau jati diri dari penduduk negara Indonesia
3. Menjadi alat perhubungan antar warga,
daerah, dan budaya. Melalui bahasa Indonesia makan dapat menghindarkan
masalah kesalahpahaman masyarakat majemuk
4. Bahasa Indonesia mempersatukan setiap suku
di Indonesia yang memiliki budaya yang berbeda satu sama lain. Sehingga
bahasa Indonesia ini memiliki sifat sebagai pemersatu bangsa.
Perkembangan Bahasa Indonesia
Berkaitan dengan sejarahnya, bahasa Indonesia
telah mengalami perkembangan dan masuk dalam tiga kategori, antara lain:
1. Bahasa Pemersatu
Bahasa Indonesia diikrarkan para pemuda pada
tahun 1928 melalui Sumpah Pemuda. Bahasa Indonesia dalam hal ini telah
menjadi bahasa pemersatu yang diterima oleh masyarakat Indonesia.
2. Bahasa Resmi
Bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi
digunakan sejak ditetapkan pasal 36 UUD 1945 pada 18 Agustus 1945. Hal ini
ditandai dengan pembacaan teks proklamasi yang menjadi fase awal bahasa
Indonesia sebagai bahasa resmi negara.
3. Bahasa Internasional
Bahasa Indonesia lanjut berkembang sebagai
bahasa internasional. Hal ini dicanangkan pada Kongres Internasional IX
Bahasa Indonesia yang diadakan di Jakarta pada 28 Oktober sampai 1 November
2018.
Hal ini juga didukung pada UU Nomor 24 Tahun
2009 pasal 44 ayat 1 yang menyatakan bahasa Indonesia sebagai bahasa
internasional.
Jadi, itulah sejarah Bahasa Indonesia sebagai
bahasa resmi nasional dan perkembangannya. Yuk tetap pelajari kebahasaan dan
kesusastraan Indonesia!