Lewati ke konten utama
LMS IIB DARMAJAYA
  • Beranda
  • Kalender
  • Kategori
    Ilmu Komputer Ekonomi & Bisnis Desain, Hukum & Pariwasata IBI Kemahasiswaan
  • Panduan Penggunaan
    Panduan Dosen Panduan Mahasiswa SK Rektor Prihal E-learning SK Senat Prihal E-learning
  • Bantuan
  • Jadwal UJIAN
    Jadwal UTS Jadwal UAS
  • Selengkapnya
Masuk
LMS IIB DARMAJAYA
Beranda Kalender Kategori Ciutkan Memperluas
Ilmu Komputer Ekonomi & Bisnis Desain, Hukum & Pariwasata IBI Kemahasiswaan
Panduan Penggunaan Ciutkan Memperluas
Panduan Dosen Panduan Mahasiswa SK Rektor Prihal E-learning SK Senat Prihal E-learning
Bantuan Jadwal UJIAN Ciutkan Memperluas
Jadwal UTS Jadwal UAS
  1. Dasbor
  2. 2019-2|MMA1930331-LEADERSHIP & ORGANIZATIONAL BEHAVIOUR-3-SKS-PSAC SARJANA-DR.ANUAR SANUSI
  3. Topic 7
  4. FORUM DISKUSI PERTEMUAN 7 LEADERSHIP & PERILAKU ORGANISASI

FORUM DISKUSI PERTEMUAN 7 LEADERSHIP & PERILAKU ORGANISASI

You are not enrolled in this course.
Syarat penyelesaian
Jatuh tempo: Minggu, 28 Juni 2020, 13:25

DESKRIPSI MATERI DASAR DASAR PERILAKU KELOMPOK :

 PENGERTIAN KELOMPOK. Mengapa Orang Bergabung dengan Kelompok (S.Robbins) - Keamanan: dengan bergabung ke dalam kelompok, individu bisa mengurangi rasa tidak aman karena ΓÇ£berdiri sendiriΓÇ¥ orang menjadi merasa lebih kuat, keraguan diri makin berkurang, dan lebih tahan terhadap ancaman ketika mereka menjadi bagian dari kelompok - Status : bergabung ke kelompok yang dipandang penting oleh orang lain memberikan pengakuan dan status bagi para anggotanya - Harga diri : kelompok bisa memberi anggotanya perasaan harga diri. - Afiliasi : kelompok bisa memenuhi kebutuhan sosial. Orang menikmati interaksi reguler yang dihasilkan dengan menjadi anggota kelompok. - Kekuasaan : apa yang tidak bisa dicapai secara individu seringkali menjadi mungkin diraih melalui tindakan kelompok. Muncul kekuatan karena banyak jumlah anggotanya. - Pencapaian sasaran. Ada saatnya butuh lebih dari satu orang untuk menyelesaikan tugas tertentu. Ada kebutuhan untuk mengumpulkan bakat, pengetahuan, atau kekuasaan untuk menyelesaikan pekerjaan.

Model Lima Tahap Kelompok (S.Robbins)

Jenis-jenis Kelompok ΓÇó Kelompok berdasarkan keanggotaan : kelompok yang lahir atas dasar ketentuan formal karena seseorang telah memenuhi ketentuan formal. ΓÇó kelompok berdasarkan kesukaan. ΓÇó Kelompok berdasarkan jumlah keanggotaan . 1) Kelompok Dua Orang 2) Kelompok Tiga Orang 3) Kelompok Lebih Dari Tiga orang

Struktur kelompok, Peran, Norma, ΓÇó Struktur Kelompok ΓÇó Kelompok bukan gerombolan yang tidak terorganisasi. Mereka mempunyai struktur yang mem bentuk perilaku anggotanya dan memungkinkan untuk menjelaskan dan meramalkan sebagian besar perilaku individu di dalam kelompok maupun kinerja kelompok itu sendiri ΓÇó Peran ΓÇó Semua anggota kelompok adalah aktor, masing-masing memainkan peran tertentu. Yang dimaksudn peran disini adalah seperangkat pola perilaku yang diharapkan dimiliki seseorang yang menduduki posisi tertentu dalam unit tertentu. ΓÇó Norma ΓÇó Norma adalah standar perilaku yang dapat diterima yang dapat digunakan bersama oleh para anggota kelompok. Norma memberitahu para anggota kelompok apa yang seharusnya dan tidak seharusnya dilakukan pada kondisi tertentu.

Pengetahuan, Keterampilan, Kemampuan dalam berkelompok ΓÇó Pembagian kelompok dapat melihat dari pengetahuan, keterampilan dan kemampuan calon anggota. ΓÇó Kinerja kelompok tidak sekedar penjumlahkan dari kemampuan masing-masing anggota. Akan tetapi kemampuan ini menentukan parameter atas untuk apa yang dapat dilakukan oleh para anggota dan betapa efektif mereka akan melakukannya dalam kelompok. Keterampilan hubungan antarpersonal secara konsisten muncul sebagai hal yang penting bagi kinerja tinggi kelompok kerja. ΓÇó Kemahiran bergaul, inisiatif, keterbukaan, dan kelenturan. Karakteristik negatif misalnya, otoriter, dominasi, tidak konvensional, cenderung berhubungan secara negatif dengan variabel yang bergantung.

Pentingnya Kohesivitas Dalam Kelompok ΓÇó Duncan. Keeratan hubungan merupakan kekuatan suatu kelompok untuk berpikir dan bertindak sebagai kesatuan untuk mencapai tujuan bersama. Jadi keeratan hubungan suatu kelompok berkaitan dengan sejauh mana anggota kelompok merasa saling tertarik, saling mempengaruhi dan terdorong untuk tetap berada dalam kelompok tersebut

Hubungan antara Kohesi, Norma dan Produktivitas Kelompok KOHESI TINGGI RENDAH TINGGI RENDAH NORMA

Dua Kepala Lebih Baik dari Satu KepalaΓÇ¥ Pernyataan ini banyak benarnya jika artinya yang ΓÇ£lebih baik itu orang akan menghasilkan jawaban yang lebih orisinal dan masuk akal atas masalah dibandingkan satu orang yang bekerja sendirian. Bukti-bukti umumnya membenarkan keunggulan kelompok atas individu dalam hal kualitas pembuatan keputusan. Kelompok biasanya menghasilkan solusi yang lebih banyak dan lebih baik terhadap masalah dibandingkan dengan satu individu. Dan pilihan yang diambil kelompok lebih akurat dan kreatif. Mengap begitu? Kelompok membawa informasi dan pengetahuan yang lebih lengkap dalam pengambilan keputusan sehingga mereka lebih banyak menghasilkan gagasan. Selain itu, saling memberi dan menerima yang biasanya terjadi dalam proses pengambilan keputusan kelompok akan menghasilkan keragaman opini dan meningkatkan kemungkinan bahwa alternatif yang lemah bisa diidentifikasi dan ditinggalkan. Sumber : Mitos atau Ilmu Pengetahuan (S.Robbins)

 Perbedaan Kelompok dan Tim Kerja


Log masuk untuk melanjutkan

Maaf akun tamu tidak iizinkan untuk mengirim.

Made with ❤️ by ICT CENTER - IIB DARMAJAYA

Dapatkan aplikasi seluler