Motivasi bisa menjadi pendorong yang ampuh dan tidak membutuhkan usaha sebanyak controlling.
Memotivasi karyawan berarti membujuk pekerja agar mau melakukan tindakan seperti yang diharapkan oleh perusahaan. Tujuannya agar target perusahaan dapat tercapai. Ada tiga sub-konsep dari motivasi yaitu motif, motivasi, dan motivator. Motif mengacu pada keadaan batin yang memprakarsai dan mengendalikan perilaku menuju tujuan yang sesuai dengan kebutuhan individu. Motivasi adalah proses merangsang tindakan dengan memahami kebutuhan karyawan dan dengan memanfaatkan motif mereka. Motivator adalah teknik yang digunakan untuk motivasi seperti membayar bonus, promosi di antara karyawan, dan lain sebagainya.
Manfaat motivasi untuk karyawan
1.Meningkatkan produktivitas
Motivasi sebagai suatu proses mengarah pada peningkatan produktivitas karyawan. Motivasi memenuhi kebutuhan karyawan dan dengan demikian menciptakan dorongan untuk bekerja sebaik mungkin dengan mengeluarkan seluruh kemampuannya.
2.Memastikan efisiensi kerja bisnis
Motivasi memainkan peran penting dalam mengubah sikap karyawan dalam perusahaan. Sikap acuh tak acuh dapat dipadamkan dengan efisien oleh motivasi. 
3.Memastikan tenaga kerja setia
Tenaga kerja yang termotivasi dengan baik adalah tenaga kerja yang loyal. Karyawan yang termotivasi memiliki tingkat moral dan komitmen yang tinggi terhadap perusahaan dan tujuan serta sasarannya.
4.Memastikan tenaga kerja merespon secara aktif
Beradaptasi dengan lingkungan bisnis yang berubah adalah fitur penting dari setiap bisnis yang sukses. Untuk bereaksi terhadap perubahan dengan mudah dan terus berfungsi dengan lancar, perusahaan membutuhkan loyalitas dan komitmen yang besar dari karyawannya. 
5.Kemampuan untuk cepat tanggap dan beraksi
Setiap masalah memerlukan sumber daya fisik, keuangan, dan manusia untuk mencapai tujuan. Melalui motivasi, sumber daya manusia dapat dimanfaatkan dengan memanfaatkan sepenuhnya. Ini bisa dilakukan dengan membangun kemauan karyawan untuk bekerja.
6.Meningkatkan tingkat efisiensi karyawan
Tingkat bawahan atau karyawan tidak hanya bergantung pada kualifikasi dan kemampuannya. Untuk mendapatkan yang terbaik dari kinerja karyanya, kesenjangan antara kemampuan dan kemauan harus diisi sehingga membantu dalam meningkatkan tingkat kinerja bawahan. 
7.Mengarah pada pencapaian tujuan organisasi
Tujuan suatu perusahaan hanya dapat dicapai ketika faktor-faktor berikut terjadi. Pertama, ada pemanfaatan sumber daya sebaik mungkin, ada lingkungan kerja yang kooperatif, karyawan diarahkan pada tujuan dan mereka bertindak secara sengaja, Tujuan dapat dicapai jika koordinasi dan kerja sama terjadi secara simultan yang dapat dilakukan secara efektif melalui motivasi.
8.Membangun hubungan yang bersahabat
Motivasi merupakan faktor penting yang membawa kepuasan karyawan. Hal ini dapat dilakukan dengan mengingat dan menyusun rencana insentif untuk kepentingan karyawan.
9.Mengarah pada stabilitas tenaga kerja
Karyawan dapat tetap loyal kepada perusahaan hanya ketika mereka memiliki perasaan ikut dilibatkan dalam manajemen. Keterampilan dan efisiensi karyawan akan selalu bermanfaat bagi karyawan maupun perusahaan.