DISKUSI

Jumlah balasan: 1

Silahkan kalau ada yang mau di diskusikan disini


Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: DISKUSI

oleh Krustin Panjahitan -
Nama:krustin panjahitan
Npm. :2311050003

Menurut saya
Harus intro peksi lagi ke diri kita sendri sebagi orang tua

Anak belajar paling banyak dari meniru orang tua.

- Contoh: Jika kita tidak mau membayar parkir, mengambil barang kantor untuk keperluan pribadi, atau berbohong soal umur anak demi tiket murah, anak akan menganggap itu hal biasa.

- Tindakan: Selalu berlaku jujur dalam tindakan kecil, seperti membayar tepat, tidak menyontek, dan berkata apa adanya.

2. Ajarkan Memiliki "Rasa Malu" dan "Rasa Takut"

Tanamkan bahwa mengambil hak orang lain, meskipun sedikit, adalah perbuatan yang tidak terpuji dan berdosa.

- Contoh: Jika anak mengambil uang di meja tanpa izin atau mengambil pulpen teman, katakan: "Itu bukan hak kita, mengambil itu namanya mencuri, Tuhan melihat dan itu perbuatan jelek."

- Tujuan: Membangun benteng moral agar tidak mudah tergoda.

3. Latih Kejujuran dalam Hal Kecil

- Soal Uang Saku: Berikan uang sesuai kebutuhan, tapi ajarkan untuk melapor jika ada kembalian lebih atau jika uangnya habis dipakai apa. Jangan biasakan memanipulasi laporan keuangan.

- Membeli Barang: Ajak anak belanja dan ajarkan menghitung kembalian. Pastikan ia tahu bahwa menerima kembalian lebih harus dikembalikan, bukan diambil.

4. Jangan Terlalu Keras Jika Anak Berbuat Salah

Seringkali anak berbohong karena takut dimarahi.

- Cara: Jika anak mengakui kesalahannya, puji kejujurannya dulu: "Mama/Papa bangga kamu berani jujur.", baru kemudian beri hukuman atau nasihat yang wajar.

- Efek: Anak jadi berani berkata jujur karena tahu orang tua akan mendengarkan, bukan langsung marah besar.

5. Bedakan Milik Sendiri dan Milik Umum

Ajarkan konsep "Milik Pribadi" vs "Milik Bersama".

- Contoh: Pulpen sekolah atau fasilitas umum adalah milik bersama, tidak boleh dibawa pulang atau dirusak.

- Hubungannya dengan Korupsi: Ini melatih anak menghargai aset negara/umum dan tidak menyalahgunakannya untuk kepentingan sendiri.

6. Ceritakan Kisah atau Beri Analogi

Gunakan cerita yang mudah dimengerti.

- Contoh: "Kalau kita mengambil uang sedikit demi sedikit tapi terus-menerus, lama-lama jumlahnya jadi banyak dan itu namanya korupsi. Orang jujur tidak akan mengambil yang bukan haknya, sekecil apapun itu."

Intinya:
Kejujuran bukan hanya soal tidak mencuri, tapi soal integritasΓÇömelakukan hal yang benar bahkan ketika tidak ada yang melihat. Jika ini sudah tertanam sejak kecil, anak akan tumbuh menjadi orang yang tidak mau melakukan korupsi, baik besar maupun kecil.