1. Jelaskan alasan penggunakan domaian EDM pada penelitian Marina E ??
JAWAB :
Pada Penelitian yang di lakukan Mariana E Penggunaan Domain EDM untuk Proses scoping yang bertujuan mendapatkan IT Process yang akan dilakukan assessment lebih mudah pada empat institusi yang di teliti.
Sub Domain pada EDM ada lima sub yaitu :
EDM01 (Ensure Governance Framework Setting and Maintenance),
EDM02 (Ensure Benefits Delivery),
EDM03 (Ensure Risk Optimisation),
EDM04 (Ensure Resource Optimisation), dan
EDM05 (Ensure Stakeholder Transparency).
Pada penelitian yang di lakukan Marina E hanya mengunakan 3 sub domain EMD yaitu :
EDM 02 yang menjelaskan pemastian delivery keuntungan X memiliki tingkat kepatuhan 82 %,
EDM 04 yang menjelaskan tentang pemastian optimasi sumber daya memiliki tingkat kepatuhan 80% dan
EDM 05 terkait pemastian pelaporan stakeholder memiliki kepatuhan sebanyak 84% yang merupakan nilai paling tinggi dibandingkan dengan institusi lain
2. Dari hasil
evaluasi, jelaskan rekomendasi apa yang diberikan??
JAWAB
REKOMENDASI
Hasil yang telah diperoleh dari tahapan analisis yang telah dilakukan sebelumnya akan dijadikan pertimbangan dalam mendefinisikan perancangan solusi dalam mengatasi gap, dan untuk dapat memberikan suatu usulan perancangan yang diperlukan bagi XYZ. Untuk mengatasi gap level kapabilitas proses TI saat ini yaitu level 1 menuju kondisi ideal/optimal yang diharapkan XYZ harus melalui tahapan. Tahapan tersebut berupa step by step dari level kapabilitas proses yang lebih rendah menuju level kapabilitas proses diatasnya secara berurut. Dalam artikel ini hanya dipaparkan rekomendasi untuk EDM 02 yaitu sebagai berikut :
a. Rekomendasi menuju ke tingkat kematangan 2 ΓÇô managed
1. Membuat pelaporan yang menjelaskan hasil review stage gate.
2. Membuat dokumen terkait tindakan yang dilakukan untuk dapat meningkatkan penyampaian nilai TI.
3. Setelah melakukan review terhadap laporan, akan dipilih aksi yang tepat bagi manajemen sebagai syarat untuk memastikan bahwa nilai TI telah optimal.
4. Melaksanakan pemastian bahwa tindakan koreksi terhadap optimasi nilai TI bagi manajemen tepat dan terkontrol.
b. Rekomendasi menuju ke tingkat kematangan 3 ΓÇô established
1. Proses pemastian penyampaian keuntungan TI harus sudah distandarisasi dan digambarkan sebagai unsur mendasar yang tidak boleh diabaikan.
2. Urutan dan interaksi proses penyampaian keuntungan TI harus ditentukan.
3. Kompetensi, peran, tanggung jawab yang diperlukan untuk menjalankan proses penyampaian keuntungan TI harus diidentifikasikan berdasarkan standar yang ada.
4. Infrastruktur yang diperlukan dan lingkungan kerja dalam proses penyampaian keuntungan TI diidentifikasikan berdasarkan standar yang ada.
5. Menetapkan metode apa yang sesuai dalam memonitor efektivitas dan kesesuaian proses penyampaian keuntungan TI.
6. Proses pengelolaan pemastian penyampaian keuntungan TI dilakukan berdasarkan proses yang terstandar dan dipilih yang tepat.
7. Terdapat peran, tanggung jawab dan wewenang dalam proses penyampaian keuntungan TI.
8. Personil dalam proses terkait didefinisikan secra kompeten.
9. Sumber daya yang diperlukan harus tersedia, dialokasikan dan digunakan untuk kelancaran proses penyampaian keuntungan TI.
10. Infrastruktur dan lingkungan kerja untuk proses terkait disediakan, dikelola dan dipelihara. 11. Data yang sesuai dengan proses terkait dikumpulkan, dianalisis sebagai dasar dalam proses penyampaian keuntungan TI dan untuk menunjukkan kesesuaian proses eksisting dengan standar proses, efektivitas proses dan mengevaluasi apakah perbaikan berkelanjutan proses dapat dilakukan