Diskusi atau Tanggapan

Jumlah balasan: 20

Bagaimana pendapat kalian mengenai situasi keamanan Laut Cina Selatan di tengah pendemi Covid 19,  dalam perspektif  ketahanan nasional serta sikap bangsa Indonesia.

Berikan tanggapan kalian di forum diskusi LMS


Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi atau Tanggapan

oleh Mellinda Putri Takari -
Menurut saya, Indonesia telah menyatakan keprihatinannya terkait situasi terkini di Laut Cina Selatan, yang mana berpotensi meningkatkan ketegangan di saat upaya kolektif global sangat dibutuhkan dalam melawan COVID-19, Termasuk memastikan kebebasan navigasi dan penerbangan, serta mendorong semua pihak untuk menghormati hukum internasional laut, khususnya Konvensi Hukum Laut PBB (UNCLOS) 1982.
Saat ini negosiasi kerangka Kode Etik (Code of Conduct, CoC) terkait isu LCS antara ASEAN dan Cina tengah ditunda karena pandemi COVID-19. Indonesia menyerukan semua pihak agar menahan diri dari segala tindakan yang dapat berpotensi menggerus rasa saling percaya dan meningkatkan ketegangan di Lkawasan. dan Indonesia percaya bahwa situasi kondusif di Laut Cina Selatan dapat mendukung jalannya proses negosiasi CoC. Maka dari itu, mereka tetap berkomitmen untuk memastikan negosiasi CoC efektif, substantif, dan dapat terlaksana terlepas pandemi COVID-19
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi atau Tanggapan

oleh Sartika 2 -
Menurut saya, Indonesia telah menegaskan akan menjaga perdamaian dan stabilitas di Laut Cina Selatan di tengah pandemi COVID-19. Indonesia mendorong semua pihak menahan diri dari tindakan yang dapat meningkatkan ketegangan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi atau Tanggapan

oleh ameliya della rahmadani -
menurut saya, Indonesia akan menjaga perdamaian dan stabilitas di Laut Cina Selatan di tengah pandemi COVID-19. Indonesia mendorong semua pihak menahan diri dari tindakan yang dapat meningkatkan ketegangan. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan bahwa Indonesia terus mengikuti perkembangan aktivitas di Laut Cina Selatan (LCS). Pemerintah Indonesia menyatakan prihatin atas situasi saat ini. ΓÇ£Indonesia menyatakan keprihatinannya terkait situasi terkini di Laut Cina Selatan, yang mana berpotensi meningkatkan ketegangan di saat upaya kolektif global sangat dibutuhkan dalam melawan COVID-19,ΓÇ¥. Indonesia percaya bahwa situasi kondusif di Laut Cina Selatan dapat mendukung jalannya proses negosiasi CoC. dan tetap berkomitmen untuk memastikan negosiasi CoC efektif, substantif, dan dapat terlaksana terlepas pandemi COVID-19. Indonesia sampai saat ini telah bekerja sama dengan 101 mitra internasional yang mencakup 9 negara, 10 organisasi internasional, dann 82 NGO dalam upaya meredam penyebaran COVID-19.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi atau Tanggapan

oleh Kel Vin -
Menurut saya, Indonesia telah menyatakan keprihatinannya terkait situasi terkini di Laut Cina Selatan, yang mana berpotensi meningkatkan ketegangan di saat upaya kolektif global sangat dibutuhkan dalam melawan COVID-19. Termasuk memastikan kebebasan navigasi dan penerbangan, serta mendorong semua pihak untuk menghormati hukum internasional laut, khususnya Konvensi Hukum Laut PBB (UNCLOS) 1982.
Saat ini negosiasi kerangka Kode Etik (Code of Conduct, CoC) terkait isu LCS antara ASEAN dan Cina tengah ditunda karena pandemi COVID-19. Indonesia menyerukan semua pihak agar menahan diri dari segala tindakan yang dapat berpotensi menggerus rasa saling percaya dan meningkatkan ketegangan di Lkawasan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi atau Tanggapan

oleh Adde Kurniasih -
Menurut saya Semakin banyaknya jumlah orang yang terinfeksi virus corona membuat pemerintah menerapkan berbagai himbauan untuk menjaga jarak antara masyarakat alias social distancing. Mulai dari imbauan bekerja di rumah bagi pekerja dan karyawan yang memungkinkan, meliburkan sekolah hingga membatasi kegiatan yang melibatkan banyak orang.
Kondisi ini tentu berdampak pada perputaran roda perekonomian di dalam negeri. Tak hanya itu, perekonomian secara global otomatis juga terganggu
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi atau Tanggapan

oleh Rofiq M Ijudin -
Menurut saya, Indonesia menyatakan keprihatinannya terkait situasi terkini di Laut Cina Selatan, yang mana berpotensi meningkatkan ketegangan di saat upaya kolektif global sangat dibutuhkan dalam melawan COVID-19. Serta memastikan kebebasan navigasi dan penerbangan, serta mendorong semua pihak untuk menghormati hukum internasional laut, khususnya Konvensi Hukum Laut PBB. Saat ini negosiasi kerangka Kode Etik (Code of Conduct, CoC) terkait isu LCS antara ASEAN dan Cina tengah ditunda karena pandemi COVID-19. Indonesia menyerukan semua pihak agar menahan diri dari segala tindakan yang dapat berpotensi menggerus rasa saling percaya dan meningkatkan ketegangan di Lkawasan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi atau Tanggapan

oleh Beby Muslianti -
Menurut saya Indonesia sudah menegaskan untuk menjaga akan perdamaian dan menstabilkan keamanan kelautan cina Selatan ditengah pandemi Covid19, dalam perspektif ketahanan nasional. Pemerintah Indonesia didesak menarik duta besarnya dari Beijing dan meninjau ulang seluruh proyek kerja sama dengan Cina menyusul sikap negara itu yang tidak mengakui kedaulatan Indonesia atas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) di Perairan Natuna, Kepulauan Riau.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi atau Tanggapan

oleh Debby ananda wafa -
Menurut saya, Indonesia telah menyatakan keprihatinannya terkait situasi terkini di Laut Cina Selatan, yang mana berpotensi meningkatkan ketegangan di saat upaya kolektif global sangat dibutuhkan dalam melawan COVID-19.
Termasuk memastikan kebebasan navigasi dan penerbangan, serta mendorong semua pihak untuk menghormati hukum internasional laut, khususnya Konvensi Hukum Laut PBB (UNCLOS) 1982
Saat ini negosiasi kerangka Kode Etik (Code of Conduct, CoC) terkait isu LCS antara ASEAN dan Cina tengah ditunda karena pandemi COVID-19. Indonesia menyerukan semua pihak agar menahan diri dari segala tindakan yang dapat berpotensi menggerus rasa saling percaya dan meningkatkan ketegangan di kawasan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi atau Tanggapan

oleh Defa Fachri Aziz -
Menurut saya Wabah corona dan mobilitas penduduk yang sulit dibatasi pada era globalisasi ini telah kembali memaksa pemerintah tampak bertindak represif supaya keputusannya efektif. Itu juga yang dilakukan pemerintah negara luar solusi lockdown, bahkan yang lebih ramah, social distancing, menjadi sensitif dan segera disambut secara reaktif di tingkat akar rumput. Seperti pada masa pemilihan presiden, masyarakat menjadi tidak rasional dan terkunci oleh pertarungan politik, bukan lagi mendorong mencari solusi atas keamanan manusia secara lebih efektif.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi atau Tanggapan

oleh Dina Warshanda -
Menurut saya, indonesia menegaskan akan menjaga perdamaian dan stabilitas di Laut Cina Selatan di tengah pandemi COVID-19. Indonesia mendorong semua pihak menahan diri dari tindakan yang dapat meningkatkan ketegangan.Indonesia percaya bahwa situasi kondusif di Laut Cina Selatan dapat mendukung jalannya proses negosiasi CoC. Dan tetap berkomitmen untuk memastikan negosiasi CoC efektif, substantif, dan dapat terlaksana terlepas pandemi COVID-19.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi atau Tanggapan

oleh rizki bimantoro -
Menurut saya, Indonesia telah menyatakan keprihatinannya terkait situasi terkini di Laut Cina Selatan ditengah pandemi COVID-19, termasuk memastikan kebebasan navigasi dan penerbangan, serta mendorong semua pihak untuk menghormati hukum internasional laut, khususnya Konvensi Hukum Laut PBB (UNCLOS) 1982
Saat ini negosiasi kerangka Kode Etik (Code of Conduct, CoC) terkait isu LCS antara ASEAN dan Cina tengah ditunda karena pandemi COVID-19. Indonesia juga menyerukan semua pihak agar menahan diri dari segala tindakan yang dapat berpotensi menggerus rasa saling percaya dan meningkatkan ketegangan di kawasan tersebut.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi atau Tanggapan

oleh Richard Saputra -
Menurut saya di kala pandemi seperti sekarang ini Indonesia tidak ingin membuat peperangan dan memilih damai
Sebagai balasan Richard Saputra

Re: Diskusi atau Tanggapan

oleh RIYADINI RIYAN UTAMI -
Indonesia menegaskan akan menjaga perdamaian dan stabilitas di Laut Cina Selatan di tengah pandemi COVID-19. Indonesia mendorong semua pihak menahan diri dari tindakan yang dapat meningkatkan ketegangan.
ΓÇ£Indonesia menyatakan keprihatinannya terkait situasi terkini di Laut Cina Selatan, yang mana berpotensi meningkatkan ketegangan di saat upaya kolektif global sangat dibutuhkan dalam melawan COVID-19,
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi atau Tanggapan

oleh Bonanza Setiawan -
Menurut aku, Indonesia telah menyatakan keprihatinannya terkait situasi terkini di Laut Cina Selatan, yang mana berpotensi meningkatkan ketegangan di saat upaya kolektif global sangat dibutuhkan dalam melawan COVID-19, Termasuk memastikan kebebasan navigasi dan penerbangan, serta mendorong semua pihak untuk menghormati hukum internasional laut, khususnya Konvensi Hukum Laut PBB (UNCLOS) 1982.
Saat ini negosiasi kerangka Kode Etik (Code of Conduct, CoC) terkait isu LCS antara ASEAN dan Cina tengah ditunda karena pandemi COVID-19. Indonesia menyerukan semua pihak agar menahan diri dari segala tindakan yang dapat berpotensi menggerus rasa saling percaya dan meningkatkan ketegangan di Lkawasan. dan Indonesia percaya bahwa situasi kondusif di Laut Cina Selatan dapat mendukung jalannya proses negosiasi CoC. Maka dari itu, mereka tetap berkomitmen untuk memastikan negosiasi CoC efektif, substantif, dan dapat terlaksana terlepas pandemi COVID-19
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi atau Tanggapan

oleh gilang juliani -
Menurut saya sikap bangsa indonesia telah mengambil langkah sigap dengan menambah pasukan keamanan laut , meng anggarkan anggaran tambahan untuk keamanan laut .
Kedatangan presiden dan memantau langsung untuk menunjukan sikap serius terhadap pertahanan indonesia
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi atau Tanggapan

oleh selfi damaiati -
Menurut saya Indonesia telah meningkatkan keamanan dilaut Cina dalam masa pandemi covid 19 ini. Menjaga Ketahan nasional dan menjaga diri masyarakat agar tidak terjadi ketegangan dan ke khawatirkan
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi atau Tanggapan

oleh Muhamad wisnu Adi pratama -
Menurut saya, Indonesia telah menyatakan keprihatinannya terkait situasi terkini di Laut Cina Selatan, yang mana berpotensi meningkatkan ketegangan di saat upaya kolektif global sangat dibutuhkan dalam melawan COVID-19.
Termasuk memastikan kebebasan navigasi dan penerbangan, serta mendorong semua pihak untuk menghormati hukum internasional laut, khususnya Konvensi Hukum Laut PBB (UNCLOS) 1982
Saat ini negosiasi kerangka Kode Etik (Code of Conduct, CoC) terkait isu LCS antara ASEAN dan Cina tengah ditunda karena pandemi COVID-19. Indonesia menyerukan semua pihak agar menahan diri dari segala tindakan yang dapat berpotensi menggerus rasa saling percaya dan meningkatkan ketegangan di kawasan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi atau Tanggapan

oleh Leo Vandi Alfian -
Dimasa pandemi ini kita harus banyak belajar, harusnya manusia menjadi semakin sadar akan tindakan. Walaupun kita tidak perlu berpikiran negatif, tetapi waspada harus selalu. Intinya upayakan akan hak kita dan hak orang lain tidak di renggut, dan upayakan yang terbaik.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi atau Tanggapan

oleh muhammad nurulloh -
Menurut saya Semakin banyaknya jumlah orang yang terinfeksi virus corona membuat pemerintah menerapkan berbagai himbauan untuk menjaga jarak antara masyarakat alias social distancing. Mulai dari imbauan bekerja di rumah bagi pekerja dan karyawan yang memungkinkan, meliburkan sekolah hingga membatasi kegiatan yang melibatkan banyak orang
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi atau Tanggapan

oleh Ganta Nurfatahillah -
dalam konferensi pers virtualnya bersama media internasional, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan bahwa Indonesia terus mengikuti perkembangan aktivitas di Laut Cina Selatan (LCS). Pemerintah Indonesia menyatakan prihatin atas situasi saat ini.

ΓÇ£Indonesia menyatakan keprihatinannya terkait situasi terkini di Laut Cina Selatan, yang mana berpotensi meningkatkan ketegangan di saat upaya kolektif global sangat dibutuhkan dalam melawan COVID-19,ΓÇ¥ kata Retno.
Menlu Retno Marsudi menegaskan pentingnya menjaga perdamaian dan stabilitas di LCS