Adik-adik, silahkan beri kesimpulan dan hikmah dari materi Fiqh Qurban diforum diskusi
Forum diskusi
Ketiga, terakuinya sebagai umat Rasulullah Saw, ΓÇ£Barang siapa yang mempunyai keluasan (harta) dan tidak mau berqurban, maka janganlah mendekati tempat shalat kami!ΓÇ¥ (HR. Ahmad, Ibnu Majah, Al Hakim, Ad Daruquthni dan Al Baihaqi). Keempat, meraih ampunan dosa, ΓÇ¥Fatimah, berdirilah dan saksikan hewan sembelihanmu itu. Sesungguhnya kamu diampuni pada saat awal tetesan darah itu dari dosa dosa yang kamu lakukan...ΓÇ¥ (HR. Abu Daud dan At-Tirmizi)
Hikmahnya adalah sebagai bukti nyata ekspresi syukur, bukti sebagai hamba bertaqwa, terakuinya sebagai umat Rasulullah SAW dan meraih ampunan dosa.
1. setiap helai bulu hewan kurban akan dibalas satu kebaikan.
2. sebagai ibadah yang paling dicintai oleh Allah SWT.
3. sebagai ciri keislaman seseorang.
4. sebagai syiar Islam.
5. mengenang ujian kecintaan Allah kepada Nabi Ibrahim.
6. sebagai misi kepedulian kepada sesama.
1. Bersyukur kepada Allah atas nikmat hayat (kehidupan) yang diberikan.
2. Menghidupkan kembali ajaran Nabi Ibrahim ΓÇôkholilullah (kekasih Allah) - 'alaihis salaam yang mengompilasi Allah yang memerintahkan dia untuk menyembelih anak tercintanya sebagai tebusan yaitu Ismail' alaihis salaam kompilasi hari nahr (Idul Adha).
3. Agar setiap mukmin menerima kesabaran Nabi Ibrahim dan Isma'il 'alaihimas salaam, yang ini membuahkan ketaatan pada Allah dan kecintaan pada-Nya lebih dari diri sendiri dan anak. Pengorbanan seperti yang menyebabkan lepasnya cobaan sehingga Isma'il pun berubah menjadi seekor domba. Jika setiap mukmin mengingat kisah ini, ajaklah mereka mencontoh dalam bersabar kompilasi lakukan ketaatan pada Allah dan perbaiki mereka mendahulukan kecintaan Allah dari hawa nafsu dan syahwatnya.
4. Ibadah qurban lebih baik dari bersedekah dengan uang yang ditambahkan dengan hewan qurban. Ibnul Qayyim berkata, ΓÇ£Penyembelihan yang dilakukan di waktu yang mulia lebih dari afek dari sedekah atas penyembelihan tersebut. Oleh karena itu jika ada seseorang yang meminta ganti rugi pada manasik tamattu 'dan qiron sementara dengan sedekah yang lebih tinggi, tentu tidak bisa menyamai keutamaan udhiyah.
Qurban berasal dari bahasa Arab, “Qurban” yang berarti dekat (قربان). Kurban dalam Islam juga disebut dengan al-udhhiyyah dan adh-dhahiyyah yang berarti binatang sembelihan, seperti unta, sapi (kerbau), dan kambing yang disembelih pada hari raya Idul Adha dan hari-hari tasyriq sebagai bentuk taqarrub atau mendekatkan diri kepada Allah.
Dalil DisyariΓÇÖatkannya Kurban
Allah SWT telah mensyariatkan kurban dengan firman-Nya, ΓÇ£Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membencimu dialah yang terputus.ΓÇ¥ (Al-Kautsar: 1 ΓÇö 3).
ΓÇ£Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebagai syiar Allah. Kamu banyak memperoleh kebaikan dari padanya, maka sebutlah nama Allah ketika kamu menyembelihnya.ΓÇ¥ (Al-Hajj: 36).
Keutamaan Ibadah Kurban
Dari Aisyah ra, Nabi saw bersabda, ΓÇ£Tidak ada suatu amalan pun yang dilakukan oleh manusia pada hari raya Kurban yang lebih dicintai Allah SWT dari menyembelih hewan Kurban. Sesungguhnya hewan Kurban itu kelak pada hari kiamat akan datang beserta tanduk-tanduknya, bulu-bulunya dan kuku-kukunya. Dan sesungguhnya sebelum darah Kurban itu menyentuh tanah, ia (pahalanya) telah diterima di sisi Allah, maka beruntunglah kalian semua dengan (pahala) Kurban itu.ΓÇ¥ (HR Tirmidzi).
Hukum Berkurban
Ibadah kurban hukumnya sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan). Bagi orang yang mampu melakukannya lalu ia meninggalkan hal itu, maka ia dihukumi makruh. Hal ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim bahwa Nabi saw pernah berkurban dengan dua kambing kibasy yang sama-sama berwarna putih kehitam-hitaman dan bertanduk. Beliau sendiri yang menyembelih kurban tersebut, dan membacakan nama Allah serta bertakbir (waktu memotongnya).
Dari Ummu Salamah ra, Nabi saw bersabda, ΓÇ£Dan jika kalian telah melihat hilal (tanggal) masuknya bulan Dzul Hijjah, dan salah seorang di antara kamu ingin berkurban, maka hendaklah ia membiarkan rambut dan kukunya.ΓÇ¥ HR Muslim
Arti sabda Nabi saw, ΓÇ¥ ingin berkorbanΓÇ¥ adalah dalil bahwa ibadah kurban ini sunnah, bukan wajib.
Diriwayatkan dari Abu Bakar dan Umar ra bahwa mereka berdua belum pernah melakukan kurban untuk keluarga mereka berdua, lantaran keduanya takut jika perihal kurban itu dianggap wajib.
Hikmah Kurban
Ibadah kurban disyariatkan Allah untuk mengenang Sejarah Idul Adha sendiri yang dialami oleh Nabi Ibrahim as dan sebagai suatu upaya untuk memberikan kemudahan pada hari Id, sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah saw, ΓÇ£Hari-hari itu tidak lain adalah hari-hari untuk makan dan minum serta berdzikir kepada Allah Azza wa Jalla.ΓÇ¥
Sekurang-kurangnya, ada dua hikmah ibadah qurban. Pertama, hikmah Vertikal dan Horizontal. Vertikal, karena ibadah qurban bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan Horizontal, lantaran dengan menyembelih hewan qurban, dagingnya dapat dinikmati oleh orang-orang yang membutuhkan. Dan dari sinilah akan terbentuk solidaritas dan kesetiakawanan sosial.
Kedua, Hikmah Sosial, Moral, dan Spiritual. Hikmah Sosial, karena qurban berdampak strategis bagi ikhtiar membangun kebersamaan dan pemerataan dalam masyarakat. Misalnya, ada dalam masyarakat kita yang belum tentu dapat makan daging sekali dalam setahun. Qurban dapat dijadikan sarana membangun kebersamaan dan keharmonisan hubungan antara yang punya (the have) dengan yang tidak punya (the haveΓÇÖn).
Pertama: Bersyukur kepada Allah atas nikmat hayat (kehidupan) yang diberikan.
Kedua: Menghidupkan ajaran Nabi Ibrahim ΓÇôkholilullah (kekasih Allah)- ΓÇÿalaihis salaam yang ketika itu Allah memerintahkan beliau untuk menyembelih anak tercintanya sebagai tebusan yaitu Ismail ΓÇÿalaihis salaam ketika hari an nahr (Idul Adha).
Ketiga: Agar setiap mukmin mengingat kesabaran Nabi Ibrahim dan IsmaΓÇÖil ΓÇÿalaihimas salaam, yang ini membuahkan ketaatan pada Allah dan kecintaan pada-Nya lebih dari diri sendiri dan anak. Pengorbanan seperti inilah yang menyebabkan lepasnya cobaan sehingga IsmaΓÇÖil pun berubah menjadi seekor domba. Jika setiap mukmin mengingat kisah ini, seharusnya mereka mencontoh dalam bersabar ketika melakukan ketaatan pada Allah dan seharusnya mereka mendahulukan kecintaan Allah dari hawa nafsu dan syahwatnya.
Keempat: Ibadah qurban lebih baik daripada bersedekah dengan uang yang senilai dengan hewan qurban. Ibnul Qayyim berkata, ΓÇ£Penyembelihan yang dilakukan di waktu mulia lebih afdhol daripada sedekah senilai penyembelihan tersebut. Oleh karenanya jika seseorang bersedekah untuk menggantikan kewajiban penyembelihan pada manasik tamattuΓÇÖ dan qiron meskipun dengan sedekah yang bernilai berlipat ganda, tentu tidak bisa menyamai keutamaan udhiyah.ΓÇ¥
Hikmahnya adalah sebagai bukti nyata ekspresi syukur, bukti sebagai hamba bertaqwa, terakuinya sebagai umat Rasulullah SAW dan meraih ampunan dosa.
Qurban adalah penyembelihan binatang tertentu yang dilakukan pada hari Idul Adha dan tiga hari sesudahnya (hari tasyrik), yakni pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah yang bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dalam ilmu fiqh, qurban juga disebut udhḫiyah (karena dilaksanakan dalam suasana Idul Adha) juga berasal dari kata dahwah atau dhuhaa (waktu matahari sedang naik di pagi hari), karena biasanya penyembelihan hewan qurban dilaksanakan pada waktu duha.
Hikmah Kurban bukti nyata ekspresi syukur, bukti sebagai hamba bertaqwa, terakuinya sebagai umat Rasulullah SAW dan meraih ampunan dosa.Ibadah kurban disyariatkan Allah untuk mengenang Sejarah Idul Adha sendiri yang dialami oleh Nabi Ibrahim as dan sebagai suatu upaya untuk memberikan kemudahan pada hari Id, sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah saw, ΓÇ£Hari-hari itu tidak lain adalah hari-hari untuk makan dan minum serta berdzikir kepada Allah Azza wa Jalla.ΓÇ¥
Kata qurban berasal dari Bahasa Arab “Qariba” yang berarti dekat atau mendekatkan. Qurban dimaksudkan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, dengan mengerjakan sebagian perintah-Nya. Dalam qurban, dikenal juga istilahudlhiyyah yang merupakan nama untuk hewan qurban yang disembelih pada hari raya qurban. Selain itu, terdapat juga katatadlhiyyah digunakan sebagai makna berqurban atau melakukan qurban. 
Hikmah dari ibadah qurban antara lain :
1. Amalan yang dicintai Allah. 
2. Mendapat banyak kebaikan.
3. Meraih ketakwaan yang lebih tinggi.
4. Bentuk syukur. 
5. Pengingat syiar Ibrahim as.
6. Mengasah kepedulian pada sesama.
7. Jauh lebih baik daripada sedekah.
Itulah 7 hikmah kurban dalam Islam yang perlu diketahui. Kurban dalam Islam memang memberikan banyak manfaat, baik bagi yang berkurban maupun bagi yang mendapatkan bagian kurban.
1. setiap helai bulu hewan kurban akan dibalas satu kebaikan.
2. sebagai ibadah yang paling dicintai oleh Allah SWT.
3. sebagai ciri keislaman seseorang.
4. sebagai syiar Islam.
5. mengenang ujian kecintaan Allah kepada Nabi Ibrahim.
6. sebagai misi kepedulian kepada sesama.
Keutamaan Ibadah Kurban
Dari Aisyah ra, Nabi saw bersabda, ΓÇ£Tidak ada suatu amalan pun yang dilakukan oleh manusia pada hari raya Kurban yang lebih dicintai Allah SWT dari menyembelih hewan Kurban. Sesungguhnya hewan Kurban itu kelak pada hari kiamat akan datang beserta tanduk-tanduknya, bulu-bulunya dan kuku-kukunya. Dan sesungguhnya sebelum darah Kurban itu menyentuh tanah, ia (pahalanya) telah diterima di sisi Allah, maka beruntunglah kalian semua dengan (pahala) Kurban itu.ΓÇ¥ (HR Tirmidzi).