Khusus | A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | SEMUA
Perusahaan menginvestasikan aset dalam sekuritas investasi (disebut juga dengan marketable securities). Sekuritas investasi sangat bervariasi dalam hal jenis surat berharga yang diinvestasikan dan tujuan dari investasi. Beberapa investasi merupakan penyimpanan sementara kelebihan kas dalam bentuk sekuritas yang diperdagangkan (marketable securities). Investasi ini juga dapat mencakup dana yang akan digunakan untuk investasi pada pabrik, peralatan, dan aset operasi lain, atau dapat digunakan sebagai dana pembayaran kewajiban. Tujuan penyimpanan sementara ini adalah untuk menggunakan kas yang mengganggur secara produktif. Investasi lain, misalnya partisipasi ekuitas pada afiliasi luar negeri, sering kali merupakan bagian utama dari aktivitas inti perusahaan.
Sekuritas investasi dapat berupa utang atau ekuitas. Sekuritas utang (debt securities) adalah sekuritas yang mewakili hubungan sebagai kreditor terhadap pihak lain. Misalnya obligasi perusahaan lain, obligasi pemerintah, surat utang, dan sekuritas pemerintah kota. Sekuritas ekuitas (equity securities) merupakan sekuritas yang mewakili kepemilikan pada entitas lain. Contohnya adalah saham biasa dan saham preferen yang tidak dapat ditarik kembali. Perusahaan dapat menggolongkan sekuritas investasi menjadi aset lancar atau tidak lancar, tergantung dari jangka waktu investasi untuk sekuritas tersebut.
Pada sebagian besar perusahaan, sekuritas investasi hanya merupakan bagian yang relatif kecil pada total aset dan dengan mengecualikan investasi ekuitas pada anak perusahaan atau afiliasi, investasi ini lebih merupakan aset keuangan dbandingkan dengan aset operasi. Artinya investasi biasanya bukan merupakan bagian yang yang terintegrasi dengan aktivitas operasi perusahaan. Namun, bagi institusi keuangan dan perusahaan asuransi, sekuritas investasi merupakan aset operasi utama.
Akuntansi untuk Sekuritas Investasi
Akuntansi untuk sekuritas investasi diatur oleh SFAS 115. Standar ini berbeda dengan prinsip lower-of-cost-or-market dengan menyatakan bahwa investasi dapat dilaporkan pada neraca berdasarkan biaya perolehan atau nilai wajar (nilai pasar), tergantung dari jenis sekuritas dan tingkat pengaruh (kendali) yang dimiliki perusahaan terhadap perusahaan yang diinvestasikan (investee company). Hal ini berarti bahwa tidak seperti aset lainnya, sekuritas investasi dapat dinilai dengan nilai pasar meskipun nilai pasar ini melebihi biaya perolehan.
Nilai wajar (fair value) aset merupakan harga tukar aset dalam suatu transaksi normal saat ini antara pihak yang bersedia. Jika suatu aset bisa diperdagangkan, nilai wajarnya dapat langsung ditetapkan dari publikasi harga pasarnya. Jika tidak ada publikasi harga pasar untuk suatu aset, nilai wajar ditentukan berdasarkan biaya historis.
Akuntansi untuk sekuritas investasi ditentukan berdasarkan klasifikasinya. Tampilan 2.1 menyajikan berbagai kemungkinan klasifikasi sekuritas investasi. Sekuritas dalam kelompok besar terbagi atas sekuritas utang dan sekuritas ekuitas. Sekuritas utang selanjutnya diklasifikasikan berdasarkan tujuan investasinya. Sebaliknya, sekuritas ekuitas diklasifikasikan berdasarkan jumlah kepemilikan, yaitu jumlah kepemilikan investor dan selanjutnya pengaruh atau kendali pada perusahaan yang diinvestasi (investee). Sekuritas ekuitas yang tidak mencerminkan kepemilikan pada perusahaan yang diinvestasi yang cukup signifikan kemudian dibedakan berdasarkan tujuan investasi. Oleh karena akuntansi investasi pada sekuritas utang dan sekuritas ekuitas berbeda, masing-masing akan dijelaskan secara terpisah.

Sekuritas utang mencerminkan hubungan kreditor dengan entitas lain. Misalnya obligasi pemerintah dan swasta, obligasi perusahaan dan wesel bayar, dan utang yang dapat dikonversi. Sekuritas utang dikelompokkan dalam kelompok diperdagangkan, dimiliki hingga jatuh tempo, atau tersedia untuk dijual. Panduan akuntansi sekuritas utang berbeda, tergantung dari jenis sekuritas. Tampilan 2.2 mendeskripsikan kriteria klasifikasi dan akuntansi untuk tiap kelompok sekuritas utang.
Sekuritas yang dimiliki hingga jatuh tempo (held-to-maturity securities) - HTM Securities, merupakan sekuritas utang yang ingin dan mampu dimiliki manajemen hingga jatuh tempo. Sekuritas ini dapat jatuh tempo dalam jangka waktu pendek (di mana mereka diklasifikasikan sebagai aset lancar) atau jangka panjang (di mana mereka diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar). Perusahaan melaporkan sekuritas dimiliki hingga jatuh tempo jangka pendek (jangka panjang) di neraca pada biaya perolehan (biaya perolehan setelah amortasi). Tidak ada keuntungan atau kerugian belum direalisasi dari sekuritas ini yang diakui sebagai pendapatan. Pendapatan bunga serta keuntungan dan kerugian yang telah direalisasi, termasuk amortasi premium atau diskon untuk sekuritas jangka panjang, diakui sebagai pendapatan. Klasifikasi sekuritas yang dimiliki hingga jatuh tempo ini digunakan hanya untuk sekuritas utang.
Sekuritas yang diperdagangkan (trading securities) merupakan utang (atau ekuitas yang tidak memiliki pengaruh) yang dibeli dengan tujuan akan dikelola secra aktif dan dijual untuk mendapat keuntungan pada jangka waktu dekat. Sekuritas yang diperdagangkan adalah aset lancar. Perusahaan melaporkan sekuritas ini pada nilai pasar total pada tiap tanggal neraca. Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi (perubahan nilai wajar sekuritas yang dimiliki) dan keuntungan atau
Klasifikasi dan Akuntansi Sekuritas Utang
AKUNTANSI LAPORAN
LABA RUGI Kelompok Deskripsi Neraca Keuntungan/Kerugian
belum direalisasi Lainnya Dimiliki hingga jatuh tempo Sekuritas yang diperoleh dengan niat dan
kemampuan untuk dimiliki hingga jatuh tempo Harga setelah amortasi Tidak diakui sebagai komponen laba bersih
maupun laba komprehensif Mengakui realisasi keuntungan/kerugian dan
pendapatan bunga dalam laba bersih Diperdagangkan Sekuritas yang dibeli untuk jangka pendek
atau memperoleh keuntungan perdagangan (biasanya di bawah 3 bulan) Nilai wajar Diakui sebagai komponen laba bersih Mengakui realisasi keuntungan/kerugian serta
pendapatan bunga dalam laba bersih Tersedia untuk dijual Sekuritas yang bukan dimiliki untuk
diperdagangkan maupun dimiliki hingga jatuh tempo Nilai wajar Tidak diakui sebagai komponen laba bersih
namun diakui sebagai pendapatan komprehensif Mengakui realisasi keuntungan/kerugian dan
pendapatan bunga dalam laba bersih
kerugian yang telah direalisasi (keuntungan atau kerugian pada saat
penjualan) termasuk pada penghitungan laba bersih. Pendapatan bunga dari
sekuritas diperdagangkan dalam bentuk utang ini dicatat saat terjadinya.
(Pendapatan dividen dari sekuritas ekuitas diperdagangkan diakui saat
terjadinya.) Klasifikasi perdagangan digunakan untuk sekuritas utang maupun
ekuitas.
Sekuritas
yang tersedia untuk dijual (available-for-sell securities) merupakan
sekuritas utang (atau ekuitas yang tidak memiliki pengaruh) yang tidak
tergolong sekuritas diperdagangkan atau dimiliki hingga jatuh tempo. Sekuritas
ini dapat dikelompokkan sebagai aset lancar atau tidak lancar, tergantung dari
jangka waktu atau kapan manajemen berniat menjual sekuritas tersebut. Sekuritas
ini dilaporkan berdasarkan nilai wajar pada neraca. Namun, perubahan pada nilai
wajar tidak dimasukkan sebagai komponen laba melainkan dimasukkan sebagai
komponen pendapatan komprehensif. Pada sekuritas tersedia untuk dijual,
pendapatan bunga, termasuk amortasi premium atau diskon sekuritas jangka
panjang, dicatat saat terjadinya, (Pada sekuritas ekuitas tersedia untuk
dijual, dividen dicatat sebagai penghasilan saat terjadinya). Keuntungan dan
kerugian yang telah direalisasi dicatat sebagai bagian laba bersih. Klasifikasi
sekuritas-tersedia-untuk-dijual digunakan untuk sekuritas utang maupun ekuitas.
Saat niat atau kemampuan manajemen untuk
meneruskan tujuan memiliki sekuritas investasi berubah secara signifikan,
sekuritas tersebut harus direklasifikasi (dipindahkan pada kelompok lain).
Umumnya, sekuritas utang yang dikelompokkan sebagai ΓÇ£dimiliki hingga jatuh tempoΓÇ¥
tidak dapat dipindahkan menjadi kelompok lain kecuali pada keadaan luar biasa
seperti merger, akuisisi, divestasi, penurunan tajam peringkat kredit, atau
kejadian luar biasa lainnya. Pemindahan dari kelompok ΓÇ£tersedia untuk dijualΓÇ¥
menjadi ΓÇ£diperdagangkanΓÇ¥ biasanya juga tidak diperbolehkan. Namun, ketika
pemindahan antar kelompok ini terjadi, sekuritas harus disesuaikan pada nilai
wajarnya. Nilai wajar ini memastikan bahwa perusahaan yang mengubah kelompok
sekuritas secara langsung mengakui nilai wajar (pada laporan laba ruginya). Hal
ini juga mengurangi kesempatan perusahaan untuk menyembunyikan perubahan nilai
wajar dengan mengubah sekuritas menjadi kelompok lain yang tidak mengakui
perubahan nilai wajar sebagai bagian laba bersih. Tampilan 2.3 memberikan ringkasan akuntansi perubahan kelompok
investasi. Materi Selngkapnya dapat di download pada laman ini