Khusus | A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | SEMUA
Tidak semua perusahaan dapat tumbuh dan berkembang sebagaimana yang diharapkan.Banyak perusahaan yang mengalami kesulitan keuangan melakukan penciutan atau bahkan dilikuidasi.Apabila perusahaan menghadapi kesulitan keuangan dan prospek perusahaan kurang baik, maka perusahaan dapat dilikuidasi.Jika prospek perusahaan masih bagus, maka perusahaan dapat direorganisasi.
Prediksi Kesulitan Keuangan Perusahaan
Banyak penelitian yang mencoba untuk memprediksi kesulitan keuangan perusahaan, di antaranya:William H Beaver, menggunakan rasio- rasio keuangan untuk meramalkan kegagalan perusahaan.Edward I Alatman, menggunakan multiple discrimnant analysis untuk memprediksi kebangkrutan perusahaan.
Penyelesaian Kesulitan Keuangan
Penyelesaian secara sukarela (voluntary settlements)a. Extensions, menunda saat jatuh tempokredit yang diberikan kepada perusahaanyang bersangkutan.b. Composition, para kreditur atau investorbersedia menerima pembayaran sebagiantagihannya dan merelakan sebagian tidakterbayar.c. Liquidation by voluntary aggreement, para kreditursecara bersama memutuskan meminta perusahaandilikuidasi secara sukarela
Penyelesaian Lewat Pengadilan (settlements involving litigation)
Likuidasia. Pihak yang bisa mengajukan likuidasi terhadapsuatu perusahaan: debitur, seorang atau lebihkreditur, jaksa.b. Keputusan likuidasi ditetapkan oleh pengadilanniaga.c. Penjualan asets perusahaan yang dilikuidasidilakukan melalui lelang dan hasilnya dibagikankepada para kreditur setelah dikurangi denganbiaya-biaya kepailitan, berdasarkan persentasetertentu secara prorata
Contoh: Neraca PT ABC (Rp 000.000)
AKTIVA PASIVAAktiva lancar Rp 25 Utang dagang Rp 10Utang gajiUtang bankTotal utang lancar Rp 45Aktiva tetap (neto) Rp 70 Utang hipotik Rp 20Utang obligasiSaham biasaLaba (rugi) ( )Total aktiva Rp 95 Total pasiva Rp 95
Hasil penjualan aktiva lancar Rp 20 juta dan aktiva tetap Rp 50 juta
Hasil penjualan aktiva lancar Rp 20 juta dan aktiva tetap Rp 50 juta. Biaya administrasi Rp 5 juta. Hipotik dijamin dengan aktiva tetap yang hasil penjualannya Rp 15 juta. Sisa hasil likuidasi yang tersedia bagi para kreditur adalah:Hasil penjualan aktiva Rp 70 jutaDikurangi:- Biaya likuidasi Rp 5 juta- Utang gaji juta- Utang hipotik jutaRp 25 jutaJumlah yang tersedia untuk kreditur Rp 45 juta========
Jumlah utang yang belum dibayar :
Utang dagang Rp 10 jutaUtang bank jutaUtang hipotik jutaObligasi jutaJumlah Rp 65 juta
Pembayaran sisa utang tersebut dilakukan secara prorata, artinya setiap utang 100% hanya dibayar sebesar 45/65 x100% atau 69,23%Dengan demikian pelunasan masing-masing utang adalah:- Utang dagang (0,6923 x Rp 10 juta) = Rp- Utang bank (0,6923 x Rp 30 juta) =- Utang hipotik ( x Rp 5 juta =- Utang obligasi (0,6923xRp 20 juta =
ReorganisasiReorganisasi merupakan penyusunan kembali struktur modal perusahaan, sehingga struktur modal yang baru dianggap cukup layak bagi operasi perusahaan di masa yang akan datangProsedur reorganisasi:- Menentukan nilai perusahaan setelahdireorganisir- Menentukan struktur modal yang baru- Menentukan nilai surat berharga lama untukdiganti dengan surat berharga baru
Menentukan Nilai Perusahaan
Salah satu cara untuk menentukan nilai perusahaan adalah dengan jalan mengkapitalisasikan keuantungan di masa yang akan datang dengan tingkat kapitalisasi tertentuMisalkan, tingkat keuntungan perusahaan tiap tahun diperkirakan sebesar Rp 6 juta, jika tingkat keuntungan yang layak disyaratkan bagi perusahaan adalah 20%, maka nilia perusahaan adalah Rp 6 juta / 0,20 = Rp 30 juta.
Menyusun Kembali Struktur Modal
Penyusunan kembali struktur modal dilakukan dengan mengurangi beban tetap perusahaan dengan jalan :- Merubah utang menjadi income bond, sahamistimewa atau saham biasa- Memperpanjang jangka waktu jatuh tempoutang
ContohStruktur modal perusahaan ALFA sebelum reorganisasi sebagai berikut:- Obligasi Rp 12 juta- Subordinate debinture juta- Saham istimewa juta- Saham biasa jutaRp 40 jutaApabila setelah reorganisasi nilai perusahaan adalah Rp 30 juta, maka struktur modal baru yang mungkin disusun adalah:
Struktur Modal Setelah Reorganisasi
Obligasi Rp 4 jutaIncome bond jutaSaham istimewa jutaSaham biasa jutaRp 30 juta
Penyusunan struktur modal tersebut dengan pertimbangan mengurangi beban tetap dengan jalan:
Sebagian obligasi dirubah menjadi income bond (sebesar Rp 8 juta dan sisanya Rp 4 juta tetap sebagai obligasi)Subordinate debinture dirubah menjadi saham istimewa (sebesar Rp 5 juta)Saham istimewa dirubah menjadi saham biasa (sebesar Rp 10 juta)Saham biasa dinilai sebesar Rp 3 juta
Penyusunan Struktur Modal Berdasarkan ΓÇ£judgementΓÇ¥
Untuk penyusunan struktur modal yang baru tidak ada pedoman tertentu yang pasti.Penyusunan struktur modal hanya berpedoman, bahwa suatu perusahaan seharusnya beoperasi dengan beban tetap keuangan yang tidak terlalu besar