Variabel: Pengertian, Jenis, dan Contoh pada Penelitian
Melansir laman Research Connections, variabel merujuk pada atribut atau karakteristik seseorang, kelompok, atau objek yang dapat diukur dan bervariasi dalam sampel yang diselidiki (misalnya usia, berat badan, IQ).
Pada dasarnya tujuan dari semua penelitian adalah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan varians di dunia. Oleh karenanya, varians hanyalah perbedaan, yaitu variasi yang terjadi secara alami di dunia atau perubahan yang kita ciptakan sebagai akibat manipulasi.
Jenis Variabel Penelitian
Ada dua jenis utama variabel penelitian, yakni variabel independen dan dependen.
1. Variabel Bebas (Independent Variable)
Merupakan variabel yang diubah atau dimanipulasi oleh peneliti dalam rangka mengamati pengaruhnya terhadap variabel lain. Disebut independen karena tidak dipengaruhi oleh variabel lain dalam penelitian.
Variabel bebas adalah penyebab atau faktor yang diperiksa dalam penelitian.
2. Variabel Terikat (Dependent Variable)
Merupakan variabel yang diukur atau diamati dalam penelitian untuk melihat bagaimana perubahannya dipengaruhi oleh variabel bebas. Ini adalah hasil yang ingin Anda ukur, dan itu bergantung pada variabel independen Anda.
Contoh Variabel Penelitian
Source: Freepik
Judul Penelitian: Pengaruh Iklan Online terhadap Penjualan Serum Wajah
Variabel Independen: Jumlah Pengeluaran untuk Iklan Online
Variabel independen dalam penelitian ini adalah ΓÇ£Jumlah Pengeluaran untuk Iklan Online.ΓÇ¥ Ini adalah variabel yang dapat diubah oleh peneliti untuk mengamati bagaimana perubahannya dapat memengaruhi variabel dependen.
Peneliti dapat memvariasikan jumlah pengeluaran untuk iklan online dalam kelompok-kelompok yang berbeda dalam rangka mengamati bagaimana hal ini memengaruhi penjualan serum wajah.
Variabel Dependen: Jumlah Penjualan Serum Wajah
Variabel dependen dalam penelitian ini adalah ΓÇ£Jumlah Penjualan Serum Wajah.ΓÇ¥ Ini adalah variabel yang diukur atau diamati untuk melihat bagaimana perubahannya berkaitan dengan variabel independen.
Peneliti akan mengukur jumlah penjualan serum wajah pada setiap tingkat pengeluaran iklan online dan melihat apakah terdapat pola atau korelasi antara jumlah pengeluaran iklan online dan penjualan produk.
Dalam penelitian pasar seperti ini, tujuan utama adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pengeluaran iklan online dan penjualan produk.
Dengan mengamati perubahan dalam variabel independen dan bagaimana hal itu memengaruhi variabel dependen, peneliti dapat menyimpulkan apakah iklan online memiliki pengaruh positif, negatif, atau tidak signifikan terhadap penjualan produk serum wajah.