
Apa itu laporan penelitian? Laporan penelitian adalah tahap akhir dari sebuah proses penelitian dan dibuat dalam bentuk dokumen yang dapat diakses dan dibaca secara luas. Dalam membuat laporan penelitian, seorang peneliti tidak dapat membuatnya secara sembarangan. Sebab, sebuah laporan penelitian harus dibuat secara ilmiah, objektif, sistematis, serta tepat pada waktunya.
Sebuah laporan penelitian dapat juga dikatakan sebagai sarana berkomunikasi antara peneliti dengan pembacanya, baik itu target utama dari penelitian maupun masyarakat secara luas. Maka dari itu, sebuah penelitian menjadi sumber terpercaya untuk menceritakan atau memberitahukan sebuah peristiwa, fenomena, maupun bencana alam yang sudah diteliti oleh peneliti.
Sebagai bentuk tertulis dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti, laporan penelitian memiliki berbagai manfaat yang penting bagi orang yang membacanya. Ada empat manfaat laporan penelitian yang bisa didapatkan, yaitu:
Manfaat pertama dari laporan penelitian adalah sebagai penyampai informasi. Informasi yang dimaksud adalah hasil dari penelitian yang sudah dilakukan oleh peneliti. Informasi ini nantinya dapat berguna untuk pengembangan ilmu pengetahuan maupun inovasi baru.
Laporan penelitian juga bermanfaat sebagai sarana untuk mempermudah komunikasi antara peneliti dengan masyarakat luas yang mengalami masalah sosial atau masalah yang diangkat dalam penelitian tersebut.
Sebuah penelitian dianalisis dengan menggunakan teori-teori tertentu yang tepat dan bisa menjawab pertanyaannya. Hal ini menunjukkan bahwa sebuah laporan penelitian juga bermanfaat sebagai media pengaplikasian ilmu.
Dalam kehidupan sosial atau bermasyarakat, sebuah fenomena sosial atau sebuah permasalahan kadang tidak terlihat dan banyak yang menganggap bahwa hal itu merupakan suatu masalah.
Namun dengan dilakukannya penelitian, maka dapat diketahui adanya sebuah fenomena atau permasalahan yang terjadi. Laporan penelitian berguna untuk membantu mengetahui permasalahan serta menemukan solusi atas masalah tersebut.
Sebuah laporan penelitian harus ditulis secara sistematis atau sesuai struktur. Tujuannya adalah agar pembaca dapat memahami laporan penelitian dengan baik. Untuk membuat sebuah laporan penelitian, sistematika atau struktur yang bisa digunakan adalah sebagai berikut:
Bagian pertama dari sebuah laporan penelitian adalah pendahuluan, yang berfungsi sebagai pengantar isi laporan. Pendahuluan kemudian terbagi lagi menjadi beberapa bagian, yaitu:
Dapatkan buku tentang penelitian di Buku Penelitian Murah
Pada bagian ini berisi berbagai kajian teori maupun kerangka teori, serta prinsip teoritis yang dapat memengaruhi pembahasan masalah dalam laporan penelitian.
Berbagai prinsip teori ini berguna dalam memberikan gambaran serta arah kerja penelitian. Selain itu, tinjauan pustaka juga berisi tinjauan dari penelitian terdahulu yang memiliki kemiripan.
Adalah bagian yang berisi metode atau teknik penelitian yang digunakan oleh peneliti dalam melakukan penelitian. Metode merupakan cara, strategi, atau langkah yang dilakukan secara sistematis pada sebuah penelitian.
Bagian ini juga berisi tentang variabel penelitian, populasi, sampel, teknik sampling, teknik pengumpulan, instrumen penelitian, dan teknik analisis data.
Bagian laporan penelitian dan pembahasan merupakan bagian inti dan bagian terpenting dari sebuah laporan penelitian. Sebab pada bagian ini berisi pembahasan masalah yang dikaitkan menggunakan berbagai teori yang tepat.
Pada bagian ini juga akan tertera jawaban dari pertanyaan yang sudah dituliskan dalam rumusan masalah pada bab sebelumnya. Analisis data yang ada pada bagian ini dilakukan dengan metode penelitian yang sudah dituliskan.
Hasil analisa yang sudah dituliskan pada bagian laporan penelitian dan pembahasan kemudian disimpulkan sesuai dengan relevansinya dari hipotesis yang sudah dibuat, menjadi sebuah kesimpulan akhir.
Selain kesimpulan, pada bab ini juga dituliskan saran, yaitu masukan atau solusi yang diberikan oleh peneliti mengenai masalah yang ada pada topik penelitian.
Pada bagian daftar pustaka, berisi daftar rujukan yang digunakan oleh peneliti. Rujukan ini dapat berupa buku, artikel, jurnal penelitian, maupun situs tertentu. Untuk penulisan daftar pustaka dapat dibuat sesuai dengan format tertentu.
Bagian lampiran berisi mengenai berbagai keterangan data yang dianggap penting dalam penelitian yang dilakukan. Keterangan data ini dilampirkan salah satu fungsinya adalah untuk membuktikan kebenaran dari laporan yang dibuat.