Lewati ke konten utama
LMS IIB DARMAJAYA
  • Beranda
  • Kalender
  • Kategori
    Ilmu Komputer Ekonomi & Bisnis Desain, Hukum & Pariwasata IBI Kemahasiswaan
  • Panduan Penggunaan
    Panduan Dosen Panduan Mahasiswa SK Rektor Prihal E-learning SK Senat Prihal E-learning
  • Bantuan
  • Jadwal UJIAN
    Jadwal UTS Jadwal UAS
  • Selengkapnya
Anda sedang menggunakan akses tamu
Masuk
LMS IIB DARMAJAYA
Beranda Kalender Kategori Ciutkan Memperluas
Ilmu Komputer Ekonomi & Bisnis Desain, Hukum & Pariwasata IBI Kemahasiswaan
Panduan Penggunaan Ciutkan Memperluas
Panduan Dosen Panduan Mahasiswa SK Rektor Prihal E-learning SK Senat Prihal E-learning
Bantuan Jadwal UJIAN Ciutkan Memperluas
Jadwal UTS Jadwal UAS
Perluas semua Ciutkan semua
  1. Dasbor
  2. SP-PEND KARAKTER DAN ANTI KORUPSI-BETTY MAGDALENA
  3. Pertemuan ke 4, Hari : Selasa, Tanggal : 5 Agustus 2025, Waktu : 9.00 -12.00, Materi :Penyebab dan motivasi dan ciri perilaku Koruptif
  4. Bahan Bacaan

Bahan Bacaan

Syarat penyelesaian

Perilaku koruptif didorong oleh berbagai faktor internal dan eksternal, seringkali melibatkan tekanan ekonomi, kesempatan, dan kemampuan untuk membenarkan tindakan tersebut. Perilaku ini ditandai dengan tindakan yang merugikan kepentingan umum demi keuntungan pribadi atau kelompok tertentu, seringkali melibatkan penyalahgunaan kekuasaan dan jabatan. 

Penyebab Korupsi:
  • Faktor Internal (Pribadi):
    • Keserakahan dan tamak: Keinginan untuk memiliki lebih banyak harta dan kekuasaan, seringkali tanpa mempertimbangkan etika atau dampaknya. 
    • Rendahnya nilai-nilai kejujuran, integritas, dan rasa malu untuk melakukan tindakan korupsi. 
    • Dorongan untuk memenuhi gaya hidup mewah dan glamor yang tidak sebanding dengan pendapatan yang sah. 
    • Kurangnya pemahaman tentang konsekuensi hukum dari tindakan korupsi. 
        Faktor Eksternal (Lingkungan):
        • Sistem yang lemah: Sistem hukum, politik, dan birokrasi yang tidak efektif, kurang transparan, dan mudah dimanipulasi. 
        • Faktor Eksternal (Lingkungan):
          • Sistem yang lemah: Sistem hukum, politik, dan birokrasi yang tidak efektif, kurang transparan, dan mudah dimanipulasi. Kurangnya pengawasan: Lemahnya pengawasan internal dan eksternal terhadap tindakan pejabat publik. Budaya KKN: Lingkungan yang mentolerir atau bahkan mendorong praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Tekanan sosial dan ekonomi: Kondisi ekonomi yang sulit atau tekanan dari pihak lain yang mendorong seseorang untuk mencari jalan pintas. Peluang: Adanya kesempatan untuk melakukan korupsi karena sistem yang longgar atau kurangnya pengawasan. Motivasi Korupsi:
        • Keuntungan finansial: Mendapatkan uang, harta, atau kekayaan secara tidak adil. Peningkatan status sosial: Mencari kekuasaan, pengaruh, dan pengakuan sosial melalui cara-cara yang tidak etis. Perlindungan diri: Menghindari hukuman atau konsekuensi negatif atas tindakan yang melanggar hukum. Pemenuhan kebutuhan: Mencari cara untuk memenuhi kebutuhan ekonomi yang mendesak. Ciri-ciri Perilaku Koruptif:
        • Penyalahgunaan kekuasaan: Menggunakan jabatan atau posisi untuk kepentingan pribadi atau kelompok. Transparansi rendah: Menutupi tindakan korupsi dengan berbagai cara, seperti manipulasi data atau dokumen. Ketidakadilan: Memperlakukan orang lain secara tidak adil, misalnya dalam pengadaan barang dan jasa. Kewajiban yang dilanggar: Tidak memenuhi tanggung jawab dan kewajiban yang seharusnya dilakukan. Keuntungan timbal balik: Adanya hubungan saling menguntungkan antara pelaku korupsi dengan pihak lain, yang seringkali tidak terlihat oleh publik. Rasionalisasi: Mencari pembenaran atas tindakan korupsi dengan berbagai alasan. 
        • Dengan memahami faktor-faktor penyebab, motivasi, dan ciri-ciri perilaku koruptif, diharapkan dapat diambil langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan yang lebih efektif. antecedent teori motivasi untuk 

Pelajaran ini belum siap untuk diambil.
2026 copyright Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya.
Custome by ICT Center Darmajaya
Anda sedang menggunakan akses tamu (Masuk)
Dapatkan aplikasi seluler