Lewati ke konten utama
LMS IIB DARMAJAYA
  • Beranda
  • Kalender
  • Kategori
    Ilmu Komputer Ekonomi & Bisnis Desain, Hukum & Pariwasata IBI Kemahasiswaan
  • Panduan Penggunaan
    Panduan Dosen Panduan Mahasiswa SK Rektor Prihal E-learning SK Senat Prihal E-learning
  • Bantuan
  • Jadwal UJIAN
    Jadwal UTS Jadwal UAS
  • Selengkapnya
Masuk
LMS IIB DARMAJAYA
Beranda Kalender Kategori Ciutkan Memperluas
Ilmu Komputer Ekonomi & Bisnis Desain, Hukum & Pariwasata IBI Kemahasiswaan
Panduan Penggunaan Ciutkan Memperluas
Panduan Dosen Panduan Mahasiswa SK Rektor Prihal E-learning SK Senat Prihal E-learning
Bantuan Jadwal UJIAN Ciutkan Memperluas
Jadwal UTS Jadwal UAS
  1. Dasbor
  2. 2025-1 I Hari: Jam I MMA25206 I General Business Environment I T I Dr. Lukmanul Hakim/Ir. Firmansyah
  3. PTM 5 GBE-Menyusun laporan analisis eksternal
  4. Tugas Pertemuan 5 ΓÇô Analisis Eksternal: PESTEL & PorterΓÇÖs Five Forces

Tugas Pertemuan 5 ΓÇô Analisis Eksternal: PESTEL & PorterΓÇÖs Five Forces

You are not enrolled in this course.
Syarat penyelesaian

Deskripsi Tugas:
Mahasiswa diminta untuk menyusun sebuah laporan analisis eksternal bagi suatu organisasi (bisa sebuah perusahaan nasional atau usaha lokal di Provinsi Lampung) dengan menggunakan kerangka PESTEL dan PorterΓÇÖs Five Forces. Tujuannya adalah agar mahasiswa dapat memahami kondisi makro-lingkungan serta dinamika industri secara sistematis, lalu menghasilkan rekomendasi strategis yang relevan.

Komponen Tugas:

Pemilihan Organisasi dan Industri
Pilih sebuah usaha atau organisasi yang nyata: bisa berupa perusahaan nasional, UMKM di Lampung, atau startup digital. Tentukan industrinya (misalnya: kopi spesialti, agritech, e-commerce lokal, pariwisata daerah).

Analisis PESTEL : Untuk organisasi tersebut, analisis enam faktor makro-lingkungan:

Politik: contoh kebijakan pemerintah baru, regulasi investasi, stabilitas politik yang memengaruhi operasi bisnis.

Ekonomi: kondisi suku bunga, inflasi, pertumbuhan ekonomi nasional dan regional (Lampung), daya beli masyarakat.

Sosial: perubahan demografi, gaya hidup digital, tingkat pendidikan, Nilai-nilai budaya setempat.

Teknologi: adopsi teknologi baru seperti IoT, AI, e-commerce; infrastruktur digital daerah.

Lingkungan: isu keberlanjutan, perubahan iklim, regulasi lingkungan dan bagaimana perusahaan merespon.

Hukum: regulasi usaha, perlindungan data pribadi, hak kekayaan intelektual, peraturan khusus industri.
Gunakan data terkini (2022-2025) untuk mendukung analisis dan identifikasi peluang maupun ancaman.

Analisis PorterΓÇÖs Five Forces : Dengan industri yang sama, uraikan lima kekuatan kompetisi:

Ancaman pendatang baru: seberapa mudah industri tersebut dimasuki oleh pemain baru?

Daya tawar pemasok: seberapa besar pengaruh pemasok dalam rantai nilai perusahaan?

Daya tawar pembeli: seberapa kuat posisi konsumen dalam menentukan harga dan kualitas?

Ancaman produk substitusi: apakah ada produk atau layanan pengganti yang dapat menggantikan bisnis inti?

Persaingan antar perusahaan di industri: tingkat pertumbuhan industri, jumlah pemain besar/kecil, diferensiasi produk.
Dari analisis ini, identifikasi faktor yang memberikan keunggulan kompetitif dan faktor yang menjadi kelemahan.

Penyusunan Laporan dan Rekomendasi Strategis
Berdasarkan analisis PESTEL dan Porter, susun laporan yang terdiri dari:

Pendahuluan: latar belakang organisasi dan industrinya.

Hasil analisis makro (PESTEL) dan industri (Porter).

Ringkasan peluang dan ancaman eksternal serta posisi kompetisi internasional/daerah.

Rekomendasi strategis yang dapat dilakukan organisasi untuk memanfaatkan peluang dan menghadapi ancaman. Contoh rekomendasi: digitalisasi proses, diversifikasi produk, kolaborasi dengan pemerintah daerah, pelatihan literasi digital untuk UMKM.
Pastikan laporan mudah dibaca, menggunakan data aktual, dan ditulis dalam bahasa akademik tetapi mudah dipahami.

Contoh Singkat:
Misalnya, sebuah UMKM kopi di Lampung memilih untuk dianalisis. Dalam PESTEL ditemukan bahwa teknologi e-commerce dan media sosial menyediakan peluang besar untuk pasar ekspor kecil, namun daya beli regional yang rendah dan regulasi ekspor menjadi ancaman. Dalam PorterΓÇÖs Five Forces, pendatang baru relatif banyak karena modal awal kecil namun diferensiasi rasa kopi spesial memberi keunggulan kompetitif. Rekomendasi strategis bisa berupa pengembangan merek kopi Lampung secara digital, investasi dalam sertifikasi kualitas, dan kerjasama dengan platform ekspor daring.

Petunjuk Penulisan:
Tuliskan esai laporan dengan panjang minimal 1200 kata (~4-5 halaman) dan maksimum 1800 kata. Gunakan font yang mudah dibaca (Times New Roman 12 pt, spasi 1.5). Sisipkan setidaknya satu tabel atau diagram untuk menunjang analisis. Cantumkan referensi minimal tiga (3) sumber terkini dari tahun 2022-2025, misalnya laporan BI, World Bank, artikel jurnal, atau situs resmi pemerintah.

Kriteria Penilaian:

Pemahaman dan penerapan kerangka PESTEL dan Porter secara tepat.

Kualitas analisis: kemampuan mengaitkan data dengan realitas industri dan konteks lokal Lampung.

Kejelasan rekomendasi strategis yang logis dan aplikatif.

Kerapihan penulisan, struktur laporan, dan sitasi referensi.

Kreativitas dalam menggabungkan konteks lokal (Lampung) dengan analisis global dan nasional.

Referensi Terkini:

Visual-Paradigm. ΓÇ£Strategic Analysis with PESTLE & PorterΓÇÖs Five Forces.ΓÇ¥ Online Visual-Paradigm Knowledge, 2024.

Investopedia. ΓÇ£PorterΓÇÖs Five Forces vs. PESTLE Analysis: An Overview.ΓÇ¥ Investopedia, 2025.

Bank Indonesia. ΓÇ£Laporan Ekonomi dan Keuangan Indonesia 2024.ΓÇ¥ Bank Indonesia, 2024.

Pelajaran ini belum siap untuk diambil.

Made with ❤️ by ICT CENTER - IIB DARMAJAYA

Dapatkan aplikasi seluler