Garis besar topik

    • Berita dan pengumuman

      Kontrak Perkuliahan

      Mata Kuliah: General Business Environment

      Semester/Tahun Ajaran: 25-26 Ganjil

      Dosen Pengampu: Dr. Lukmanul Hakim,SE.,M.Si

      Kontak: lukmanulhakim@darmajaya.ac.id /0822-8045-7112

       

      Deskripsi Singkat:

      Mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang lingkungan bisnis secara umum, termasuk faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi organisasi. Mahasiswa akan belajar tentang konsep-konsep dasar dalam bisnis, kondisi ekonomi, politik, sosial, dan teknologi yang memengaruhi keputusan bisnis, serta bagaimana organisasi beradaptasi dengan perubahan lingkungan.

       

      Tujuan Pembelajaran:

      Memahami konsep dasar tentang lingkungan bisnis.

      Menganalisis faktor-faktor eksternal dan internal yang memengaruhi organisasi.

      Mempelajari perubahan dalam kondisi ekonomi, politik, sosial, dan teknologi yang memengaruhi strategi bisnis.

      Mampu menerapkan pengetahuan tentang lingkungan bisnis dalam pengambilan keputusan strategis.

       

      Metode Pengajaran:

      1.       Kuliah interaktif.

      2.       Diskusi kelompok.

      3.       Studi kasus.

      4.       Presentasi mahasiswa.

      5.       Tugas individu dan kelompok.

      6.       Ujian tengah semester dan ujian akhir semester.

       

      Evaluasi:

      1.       Kehadiran dan partisipasi: 20%

      2.       Tugas individu: 20%

      3.       Etika: 20%

      4.       Ujian tengah semester: 20%

      5.       Ujian akhir semester: 20%

       

      Bahan Bacaan:

      1.       Griffin, R. W., & Pustay, M. W. (2018). International Business: A Managerial Perspective (9th ed.). Pearson.

      2.       Hill, C. W. L., & Hult, G. T. M. (2020). International Business: Competing in the Global Marketplace (12th ed.). McGraw-Hill Education.

      3.       Cavusgil, S. T., Knight, G., Riesenberger, J. R., Rammal, H. G., & Rose, E. L. (2014). International Business: The New Realities (3rd ed.). Pearson.

      4.       Peng, M. W. (2016). Global Business (4th ed.). Cengage Learning.

       


      Ketentuan Tambahan:

      1.       Mahasiswa diharapkan untuk mengikuti perkuliahan dengan rajin dan memberikan kontribusi dalam diskusi kelas.

      2.       Tugas-tugas individu dan kelompok harus diserahkan tepat waktu.

      3.       Mahasiswa diharapkan untuk mempersiapkan diri dengan membaca bahan bacaan yang telah ditentukan sebelum kuliah.

      4.       Mahasiswa dapat menghubungi dosen pengampu untuk konsultasi tambahan di luar jam perkuliahan.

       

      Dr. Lukmanul Hakim,SE.,M.Si

      Dosen Pengampu

      Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya

      10 Oktober 2025

       


    • Deskripsi Singkat: 

      Mata kuliah ini membahas faktor-faktor eksternal yang memengaruhi dunia usaha, termasuk aspek ekonomi, politik, hukum, sosial, budaya, dan teknologi. Mahasiswa akan dilatih untuk menganalisis lingkungan bisnis menggunakan pendekatan strategis seperti PESTEL dan PorterΓÇÖs Five Forces, serta memahami dampaknya terhadap keputusan manajerial dan keberlanjutan bisnis.

    • Minggu

      Sub-CPMK

      Materi

      Metode & Media

      Waktu

      Teknik

      Indikator

      Bobot

      Referensi

      1

      Menjelaskan konsep dasar lingkungan bisnis

      Lingkungan internal dan eksternal

      Ceramah, diskusi

      3×50 menit

      Tanya jawab

      Mahasiswa memahami klasifikasi lingkungan bisnis

      4%

      Wheelen & Hunger (2017)

      2

      Mengidentifikasi faktor ekonomi makro

      Inflasi, suku bunga, pertumbuhan ekonomi

      Diskusi dan studi data

      3×50 menit

      Analisis tabel data ekonomi

      Mahasiswa mampu menguraikan indikator ekonomi

      4%

      BI Report, World Bank

      3

      Menjelaskan faktor politik & hukum

      Regulasi pemerintah, stabilitas politik

      Ceramah & simulasi

      3×50 menit

      Simulasi regulasi

      Mahasiswa dapat menyusun implikasi bisnis dari kebijakan

      4%

      Kemenkeu, Undang-Undang Cipta Kerja

      4

      Menganalisis sosial-budaya & teknologi

      Perubahan nilai, disrupsi digital

      Studi kasus, video

      3×50 menit

      Refleksi kasus

      Mahasiswa menilai perubahan perilaku konsumen

      4%

      Kotler (2021), McKinsey

      5ΓÇô6

      Menyusun laporan analisis eksternal

      PESTEL, PorterΓÇÖs Five Forces

      Proyek tim

      3×50 menit/minggu

      Laporan PESTEL

      Mahasiswa menyusun laporan lengkap dengan data

      7%x2

      Wheelen, Schindler

      7

      Ujian Tengah Semester

      Evaluasi pemahaman

      Ujian tulis

      3×50 menit

      Soal objektif dan esai

      Mengukur pemahaman menyeluruh

      20%

      Semua referensi

      8

      Menjelaskan globalisasi & disrupsi

      Tren global, sustainability

      Ceramah & artikel

      3×50 menit

      Review artikel

      Mahasiswa menghubungkan tren dengan tantangan industri

      4%

      UNDP, IMF Report

      9

      Mengidentifikasi dinamika perubahan global

      Isu geopolitik, teknologi, lingkungan

      Diskusi kasus

      3×50 menit

      Telaah pustaka

      Mahasiswa mampu menjelaskan isu global aktual

      5%

      Hill & Hult (2021), UNDP

      10

      Menganalisis dampak ekonomi global

      Krisis ekonomi, perubahan iklim

      Studi kasus, presentasi

      3×50 menit

      Presentasi analisis

      Mahasiswa menganalisis hubungan global & bisnis

      5%

      Schifferes & Roberts (2020)

      11

      Menjelaskan respons kebijakan nasional

      Strategi pemerintah

      Simulasi kebijakan

      3×50 menit

      Umpan balik kebijakan

      Mahasiswa menjelaskan peran pemerintah

      5%

      World Bank, Kemenkeu

      12

      Mengevaluasi peran bisnis terhadap SDGs

      CSR, green business

      Workshop & dokumenter

      3×50 menit

      Evaluasi kontribusi

      Mahasiswa evaluasi kontribusi bisnis

      5%

      SDGs Report, Porter

      13

      Menyusun kajian isu global & bisnis

      Penyusunan artikel

      Bimbingan & penulisan

      3×50 menit

      Penulisan mini essay

      Artikel terkait isu global & bisnis

      10%

      Semua referensi

      14

      Ujian Akhir Semester

      Evaluasi akhir

      Ujian tulis

      3×50 menit

      Soal sintesis

      Mampu integrasi seluruh topik

      20%

      Semua referensi


    • Inflasi, suku bunga, pertumbuhan ekonomi

    • Baca, pelajari, pahami, kaji

    • Indikator EkonomiData (2022ΓÇô2024)Arah TrenDampak pada BisnisAnalisis Singkat
      Inflasi5.5 → 3.0 → 2.8MenurunBiaya operasional menurun, daya beli naikStabilitas harga mendukung konsumsi.
      Suku Bunga BI5.75 → 6.00 → 5.75StabilPembiayaan investasi cenderung terkendaliKebijakan hati-hati menjaga inflasi rendah.
      Pertumbuhan Ekonomi (PDB)5.3 → 5.0 → 5.2StabilPermintaan meningkat, peluang ekspansiMenunjukkan pemulihan dan ketahanan ekonomi nasional.
    • Perkembangan ekonomi nasional tidak pernah lepas dari dinamika tiga indikator utama, yaitu inflasi, suku bunga, dan pertumbuhan ekonomi. Ketiganya merupakan fondasi dalam menilai kestabilan dan arah kebijakan ekonomi suatu negara. Menurut laporan Bank Indonesia (2024) dan World Bank (2024), perekonomian Indonesia menunjukkan tren positif pasca-pandemi dengan inflasi yang terkendali di bawah 3%, suku bunga acuan yang relatif stabil di kisaran 5,75%, dan pertumbuhan ekonomi yang konsisten di atas 5%. Kondisi ini menunjukkan bahwa koordinasi kebijakan moneter dan fiskal berjalan cukup efektif dalam menjaga keseimbangan antara stabilitas harga dan aktivitas ekonomi.

      Namun, di sisi lain, tantangan global seperti fluktuasi harga komoditas, suku bunga internasional yang tinggi, serta ketegangan geopolitik dapat memengaruhi stabilitas ekonomi nasional. Dalam konteks tersebut, dunia usaha perlu memiliki kemampuan analisis terhadap bagaimana perubahan indikator makroekonomi dapat berdampak langsung pada biaya produksi, keputusan investasi, daya beli masyarakat, serta strategi pengembangan bisnis.

      Berdasarkan uraian tersebut, lakukanlah analisis komprehensif dengan menjawab pertanyaan berikut:

      1. Jelaskan bagaimana hubungan antara inflasi, suku bunga, dan pertumbuhan ekonomi saling memengaruhi dalam konteks kebijakan moneter Indonesia!

      2. Berdasarkan data BI dan World Bank tahun 2022ΓÇô2024, analisislah tren ketiga indikator tersebut dan berikan interpretasi atas arah kebijakan ekonomi nasional!

      3. Identifikasikan dampak inflasi dan suku bunga terhadap keputusan bisnis di sektor riil (misalnya properti, manufaktur, dan UMKM).

      4. Bagaimana pertumbuhan ekonomi yang stabil dapat menciptakan peluang dan tantangan bagi technopreneur dan pelaku UMKM di daerah (contoh: Lampung atau Bandar Lampung)?

      5. Buatlah kesimpulan reflektif mengenai bagaimana mahasiswa sebagai calon pemimpin bisnis dapat menggunakan pemahaman makroekonomi untuk merancang strategi usaha yang adaptif terhadap perubahan ekonomi.


    • 1. Regulasipemerintah
      2. stabilitas politik 

    • Baca, pelajari, pahami, Analisa


    • Topik: Faktor Politik dan Hukum ΓÇô Regulasi Pemerintah dan Stabilitas Politik

      Dalam pertemuan ketiga ini, mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi, memahami, dan menganalisis pengaruh faktor politik dan hukum terhadap aktivitas dunia usaha, baik dalam konteks nasional maupun regional. Politik dan hukum adalah dua unsur penting yang menentukan arah dan stabilitas kegiatan bisnis. Melalui kebijakan dan regulasi yang ditetapkan, pemerintah tidak hanya mengatur hubungan antara pelaku usaha dan masyarakat, tetapi juga menciptakan landasan hukum yang menjamin keadilan, keterbukaan, dan kepastian bagi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ekonomi.

      Untuk memperdalam pemahaman, mahasiswa diberikan tugas analisis mendalam mengenai bagaimana regulasi pemerintah dan stabilitas politik memengaruhi iklim bisnis dan investasi di Indonesia. Tugas ini bertujuan agar mahasiswa dapat berpikir kritis terhadap peran negara sebagai pembuat kebijakan sekaligus memahami tantangan dunia usaha dalam menyesuaikan diri terhadap perubahan politik dan hukum yang terjadi.

      Tugas ini dilakukan secara individual maupun berkelompok dengan pendekatan deskriptif dan analitis. Mahasiswa diharapkan menulis hasil pengamatannya dalam bentuk esai yang menggambarkan keterkaitan antara teori dan realitas di lapangan. Tugas tidak hanya menekankan pada pemahaman konsep, tetapi juga kemampuan untuk memberikan contoh nyata, data, serta argumentasi logis berdasarkan situasi ekonomi dan politik terkini.

      Mahasiswa diminta untuk melakukan analisis dalam lima bagian utama. Pertama, menjelaskan konsep dasar regulasi pemerintah dalam dunia bisnis. Bagian ini berisi penjelasan mengenai tujuan dan fungsi regulasi, serta bagaimana peraturan pemerintah dapat menciptakan keseimbangan antara kepentingan pelaku usaha dan perlindungan masyarakat. Mahasiswa dapat mencontohkan kebijakan seperti Undang-Undang Cipta Kerja, kebijakan pajak UMKM, atau regulasi perlindungan data pribadi yang baru diterapkan di Indonesia.

      Kedua, mahasiswa perlu menguraikan bagaimana regulasi pemerintah memengaruhi perkembangan bisnis dan investasi. Dalam bagian ini, mahasiswa diharapkan menjelaskan dampak positif maupun negatif dari regulasi terhadap pelaku usaha. Misalnya, kemudahan perizinan melalui sistem Online Single Submission (OSS) yang mendorong investasi, atau kendala birokrasi yang masih menjadi hambatan bagi UMKM dan investor asing. Analisis diharapkan bersifat objektif dengan menggunakan data atau contoh aktual.

      Ketiga, mahasiswa harus menganalisis faktor stabilitas politik dalam konteks dunia usaha. Stabilitas politik menggambarkan sejauh mana pemerintah mampu menjaga konsistensi kebijakan ekonomi dan keamanan nasional tanpa gangguan politik yang ekstrem. Mahasiswa dapat menjelaskan hubungan antara stabilitas politik dan kepercayaan investor. Ketika politik stabil, pelaku usaha cenderung lebih berani mengambil risiko, sementara ketidakstabilan dapat menyebabkan penundaan investasi dan perlambatan ekonomi.

      Keempat, mahasiswa diharapkan mengkaji hubungan antara regulasi pemerintah dan stabilitas politik dalam menciptakan iklim bisnis yang kondusif. Kedua aspek ini saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. Regulasi yang baik membutuhkan dukungan stabilitas politik agar dapat diimplementasikan secara efektif, sementara stabilitas politik bergantung pada keadilan dan kepercayaan publik terhadap sistem hukum yang berlaku. Mahasiswa dapat menilai bagaimana kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah berpengaruh terhadap keberhasilan kebijakan ekonomi dan investasi di berbagai wilayah, termasuk daerah seperti Lampung yang sedang berkembang pesat di sektor agribisnis dan pariwisata.

      Kelima, mahasiswa diminta menyusun refleksi pribadi mengenai bagaimana seorang calon pemimpin bisnis dapat menghadapi perubahan regulasi dan dinamika politik. Dalam bagian reflektif ini, mahasiswa harus menunjukkan kemampuan berpikir strategis dan adaptif. Misalnya, bagaimana seorang wirausaha dapat menyesuaikan model bisnisnya ketika ada kebijakan baru yang memengaruhi harga bahan baku, upah tenaga kerja, atau pajak usaha. Mahasiswa juga dapat menulis pandangannya tentang pentingnya etika, transparansi, dan kepatuhan hukum sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dalam dunia bisnis modern.

      Sebagai bagian dari tugas ini, mahasiswa dianjurkan untuk mengumpulkan data sekunder dari sumber yang kredibel seperti laporan Bank Indonesia, Kementerian Koordinator Perekonomian, World Bank, atau Badan Pusat Statistik. Data tersebut digunakan untuk mendukung analisis dan memperkuat argumen yang disampaikan. Dengan demikian, tugas ini tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga berbasis fakta dan relevan dengan kondisi ekonomi dan politik terkini.

      Dalam pelaksanaannya, hasil tugas ditulis dalam bentuk esai akademik sepanjang 4ΓÇô6 halaman dengan bahasa ilmiah yang jelas dan sistematis. Esai disusun dengan struktur sebagai berikut: pendahuluan yang menjelaskan latar belakang topik, pembahasan utama yang berisi analisis dua faktor (regulasi pemerintah dan stabilitas politik), serta kesimpulan yang merangkum pandangan mahasiswa mengenai keterkaitan antara politik, hukum, dan dunia bisnis.

      beberapa kriteria utama penilaian, yaitu:

      Ketepatan pemahaman terhadap konsep regulasi dan stabilitas politik.

      Kemampuan analisis dalam menghubungkan teori dengan kasus nyata.

      Kejelasan argumentasi dan penyajian data pendukung.

      Ketajaman refleksi pribadi terhadap peran calon pemimpin bisnis di masa depan.

      Kerapian dan kesesuaian format penulisan akademik.

      Melalui tugas ini, mahasiswa diharapkan mampu melihat dunia bisnis secara lebih luas dan realistis, bukan hanya dari sisi keuntungan ekonomi, tetapi juga dari aspek moral, hukum, dan sosial-politik. Pemahaman tentang bagaimana kebijakan publik dan stabilitas pemerintahan memengaruhi dunia usaha akan menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam mengambil keputusan strategis ketika mereka terjun ke dunia profesional.

      Sebagai penutup, mahasiswa perlu menyadari bahwa keberhasilan bisnis tidak hanya ditentukan oleh inovasi dan kemampuan finansial, tetapi juga oleh kemampuan membaca dinamika politik dan mematuhi regulasi yang berlaku. Bisnis yang berkelanjutan adalah bisnis yang mampu beradaptasi dengan perubahan kebijakan, menghormati hukum, serta berkontribusi terhadap stabilitas sosial dan kesejahteraan masyarakat.

    • 1. Perubahan nilai
      2. Disrupsi digital

    • Baca, Pelajari, Pahami

    • Perkembangan sosial, budaya, dan teknologi telah menciptakan perubahan besar dalam cara manusia hidup, bekerja, dan berinteraksi. Dalam konteks bisnis modern, perubahan ini berpengaruh langsung terhadap lingkungan usaha dan strategi perusahaan dalam beradaptasi terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui tugas ini, mahasiswa diharapkan dapat menganalisis bagaimana perubahan nilai dan disrupsi digital saling berhubungan dan berdampak terhadap dunia bisnis serta kehidupan sosial ekonomi di masyarakat.

      Mahasiswa diminta untuk menelaah terlebih dahulu fenomena perubahan nilai sosial di tengah perkembangan teknologi. Nilai-nilai sosial yang dahulu menekankan pada kerja keras, kesetiaan, dan stabilitas kini telah bergeser menjadi nilai-nilai baru seperti efisiensi, kreativitas, inovasi, dan fleksibilitas. Dalam dunia kerja, perubahan ini terlihat dari meningkatnya minat generasi muda terhadap pekerjaan yang memungkinkan kebebasan berekspresi dan keseimbangan hidup, bukan hanya sekadar keamanan kerja. Mahasiswa perlu menjelaskan bagaimana pergeseran nilai ini memengaruhi perilaku konsumen, pola produksi, dan hubungan antara pekerja dengan perusahaan. Analisis dapat dilakukan dengan mengaitkan contoh nyata, misalnya perubahan gaya hidup masyarakat di era digital atau pergeseran perilaku belanja dari toko fisik ke platform daring.

      Selanjutnya, mahasiswa diharapkan mengkaji fenomena disrupsi digital yang telah mengubah tatanan ekonomi global maupun nasional. Disrupsi digital menggantikan sistem bisnis tradisional dengan model baru berbasis teknologi yang lebih cepat, murah, dan efisien. Contoh yang dapat dikaji adalah kemunculan perusahaan seperti Gojek, Grab, Tokopedia, dan Shopee yang berhasil mengubah pola konsumsi dan interaksi pasar. Mahasiswa diminta untuk menjelaskan bagaimana inovasi teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), dan fintech menciptakan peluang sekaligus tantangan bagi pelaku bisnis dan tenaga kerja. Analisis ini juga dapat mencakup dampak sosialnya, seperti munculnya kesenjangan digital atau hilangnya pekerjaan konvensional akibat otomatisasi.

      Untuk memperkuat konteks lokal, mahasiswa disarankan menyoroti bagaimana perubahan nilai dan disrupsi digital berdampak terhadap perkembangan bisnis di Provinsi Lampung. Misalnya, bagaimana pelaku UMKM memanfaatkan media sosial dan platform digital untuk memasarkan produk lokal, serta apa saja kendala yang mereka hadapi dalam proses digitalisasi. Mahasiswa dapat memberikan gagasan atau solusi yang inovatif agar transformasi digital dapat berjalan secara inklusif dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat luas.

      Sebagai bagian dari refleksi pribadi, mahasiswa perlu menulis pandangan mereka tentang bagaimana peran seorang calon technopreneur dalam menghadapi perubahan sosial dan disrupsi digital. Tulis bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat tanpa mengabaikan nilai-nilai budaya, etika, dan kemanusiaan. Tugas ini bertujuan menumbuhkan kemampuan analisis kritis dan kesadaran etis mahasiswa terhadap perubahan lingkungan bisnis yang terus berkembang.

      Melalui tugas ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menghubungkan konsep sosial, budaya, dan teknologi dalam praktik bisnis nyata. Hasil analisis yang disusun dalam bentuk esai sepanjang 2ΓÇô3 halaman ini akan menjadi dasar dalam memahami bagaimana dunia bisnis masa depan dibentuk oleh keseimbangan antara inovasi teknologi dan nilai-nilai sosial yang berkelanjutan.

    • Tugas Pertemuan 4 ΓÇô Menganalisis Sosial Budaya dan Teknologi

      Mahasiswa diminta menulis analisis singkat tentang bagaimana perubahan nilai sosial dan kemajuan teknologi saling memengaruhi dalam kehidupan bisnis modern. Uraikan bagaimana nilai-nilai seperti efisiensi, kreativitas, dan inovasi menggantikan nilai tradisional seperti stabilitas dan loyalitas, serta bagaimana hal ini mengubah perilaku konsumen dan sistem kerja di era digital. Selanjutnya, analisislah fenomena disrupsi digital yang telah menggeser model bisnis konvensional menjadi berbasis teknologi, seperti transportasi daring, e-commerce, dan fintech. Kaitkan analisis dengan kondisi lokal di Provinsi Lampung, khususnya pada pelaku UMKM atau wirausaha muda yang mulai memanfaatkan teknologi digital. Sebagai refleksi, jelaskan bagaimana Anda sebagai calon technopreneur dapat menggunakan IPTEK untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengabaikan nilai-nilai budaya dan etika.



    • Kerjakan dan  sukses