Mata Kuliah: Technopreneurship
Topik: Analisis dan Kajian Konsep Dasar Entrepreneur dan Technopreneur
Referensi Utama:
Kotler, P. (2017). Marketing Management (15th ed.). Pearson Education.
Capaian Pembelajaran (OBE-Based)
1. Konsep Dasar Entrepreneur
Menurut Kotler (2017), entrepreneur adalah individu yang menciptakan nilai melalui inovasi, pengelolaan sumber daya, dan keberanian mengambil risiko untuk menghasilkan keuntungan serta pertumbuhan ekonomi.
ΓÇ£An entrepreneur is someone who perceives an opportunity and creates an organization to pursue it.ΓÇ¥ ΓÇô Philip Kotler, 2017
Ciri-Ciri Seorang Entrepreneur:
|
Aspek |
Penjelasan |
|
Inovatif |
Mampu menciptakan ide baru yang bernilai ekonomi. |
|
Visioner |
Memiliki visi jangka panjang terhadap arah bisnis. |
|
Berani Risiko |
Tidak takut gagal, melihat risiko sebagai peluang. |
|
Mandiri |
Mampu mengambil keputusan dan bertanggung jawab. |
|
Nilai Ekonomi |
Berorientasi pada penciptaan laba dan pertumbuhan. |
Tujuan Utama Entrepreneur:
2. Konsep Dasar Technopreneur
Istilah technopreneur berasal dari gabungan
kata technology dan entrepreneur.
Menurut Kotler (2017), technopreneurship adalah aktivitas kewirausahaan
yang menggunakan teknologi sebagai basis inovasi, proses produksi, maupun
distribusi nilai kepada konsumen.
Karakteristik Technopreneur:
|
Aspek |
Penjelasan |
|
Berbasis Teknologi |
Inovasi produk/jasa didukung teknologi digital atau sains. |
|
Problem Solver |
Menyelesaikan masalah nyata dengan solusi digital. |
|
Cepat Beradaptasi |
Responsif terhadap perubahan tren teknologi. |
|
Kolaboratif |
Membangun ekosistem digital (tim, mitra, investor). |
|
Berorientasi Global |
Pasar bersifat luas dan terhubung secara daring. |
Contoh Technopreneur:
3. Perbedaan Entrepreneur dan Technopreneur
|
Aspek |
Entrepreneur |
Technopreneur |
|
Fokus Utama |
Inovasi bisnis tradisional |
Inovasi berbasis teknologi |
|
Sumber Daya Utama |
Modal, tenaga kerja, bahan baku |
Pengetahuan, data, teknologi digital |
|
Nilai yang Diciptakan |
Produk fisik/jasa |
Solusi digital, aplikasi, sistem |
|
Pendekatan Pasar |
Konvensional (offline) |
Modern (online, digital, global) |
|
Contoh Usaha |
Kuliner, fashion, agribisnis |
E-commerce, startup, fintech |
|
Keterampilan Kunci |
Manajerial dan kreatif |
Teknologi dan inovatif digital |
ΓÇ£Technopreneurship is entrepreneurship in the digital era ΓÇö driven by technology, data, and connectivity.ΓÇ¥ ΓÇô Adapted from Kotler, 2017
4. Hubungan Entrepreneur dan Technopreneur
5. Ceramah & Diskusi Kelas
Metode Ceramah (60%)
Metode Diskusi (40%)
Mahasiswa dibagi ke dalam kelompok kecil untuk membahas:
Output Diskusi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisisnya dalam bentuk infografik atau slide singkat.
6. Penilaian dan Tugas
|
Komponen |
Bobot |
Kriteria |
|
Partisipasi Diskusi |
20% |
Keaktifan dan argumentasi yang relevan |
|
Tugas Individu |
40% |
Kemampuan menganalisis perbedaan Entrepreneur vs Technopreneur |
|
Ujian/Presentasi |
40% |
Pemahaman konsep dan penerapan di dunia nyata |
Referensi