Garis besar topik
-
-
Ruang Lingku PBM:Pendahuluan; Pengertian pembelajaran mendalam, Kerangka pembelajaran, dan Implementasi pembelajaran mendalam.
Ruang lingkup Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) mencakup pendahuluan konsep, pengertian (berkesadaran, bermakna, menggembirakan), kerangka kerja (6 Kompetensi Global dan 4 Praktik Pembelajaran), serta implementasi praktisnya yang terintegrasi dalam pendidikan abad ke-21 untuk membentuk siswa yang berintegritas, empati, dan terampil, bukan hanya cerdas akademik, dengan fokus pada pemahaman konseptual mendalam dan penerapan di dunia nyata.1. Pendahuluan- Tujuan: Meningkatkan mutu pendidikan dengan membentuk individu yang utuh, memiliki keterampilan abad 21, karakter kuat (integritas, empati), dan kemampuan berpikir kritis.
- Fokus: Menggeser pembelajaran dari hafalan fakta ke pemahaman konsep yang mendalam dan relevan dengan kehidupan nyata.
- Pembelajaran Berkesadaran (Mindful Learning): Proses belajar dengan kesadaran penuh terhadap tujuan, alur, fokus, dan konsentrasi, melibatkan siswa dalam menentukan strategi belajar.
- Pembelajaran Bermakna (Meaningful Learning): Menghubungkan pengetahuan baru dengan pengetahuan yang sudah ada, serta memahami mengapa suatu konsep bekerja, bukan hanya bagaimana mengerjakannya.
- Pembelajaran Menggembirakan (Joyful Learning): Menciptakan suasana yang menyenangkan, nyaman, dan memotivasi siswa untuk bereksplorasi.
3. Kerangka Pembelajaran- Inti (6 Kompetensi Global/6C): Karakter, Kewarganegaraan, Kolaborasi, Komunikasi, Kreativitas, dan Berpikir Kritis.
- Praktik Pembelajaran (4 Elemen): Kemitraan, Lingkungan Belajar, Pemanfaatan Teknologi, dan Praktik Pedagogis Inovatif.
- Kondisi Sistemik: Dukungan sistem pendidikan secara keseluruhan (termasuk kebijakan, kurikulum, dll).
4. Implementasi- Peran Guru: Berubah dari pengajar menjadi fasilitator yang membimbing siswa berpikir kritis dan memecahkan masalah.
- Strategi: Menggunakan metode pedagogis inovatif, memanfaatkan teknologi, membangun kemitraan, dan menciptakan lingkungan belajar yang kolaboratif dan interaktif.
- Fokus Penerapan: Mendorong siswa untuk memahami konsep secara mendalam (mengapa) dan menerapkannya dalam konteks kehidupan nyata, bukan sekadar menyelesaikan soal.
-
Pembelajaran mendalam adalah kerangka yang bertujuan mengembangkan kompetensi holistik siswa dengan fokus pada pemahaman dan penerapan pengetahuan. Lulusan diharapkan memiliki enam dimensi profil utama, termasuk karakter, kolaborasi, dan berpikir kritis. Kerangka ini mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian yang terintegrasi untuk menciptakan pengalaman belajar yang otentik dan bermakna.
-