Garis besar topik
-
-
1. Kepemimpinan Stratejik
2. Proses Manajemen Stratejik
3. Pertimbangan manajemen stratejik
4. Kompetensi yang Perlu Dimiliki oleh Seorang Pemimpin
5. Efek Suksesi CEO dan Komposisi Tim Manajemen Puncak Pada Strategi
6. Menciptakan Keseimbangan Kontrol Organisasi -
-
Sebutkan Nama, Npm, Hadir
-
Silahkan pahami makna-nya
-
(Strategic Leadership, Power, and Conflict Management)
Kepemimpinan stratejik merupakan kemampuan pemimpin dalam mengarahkan organisasi agar mampu bertahan, beradaptasi, dan memenangkan persaingan jangka panjang melalui pengambilan keputusan yang visioner dan terukur. Dalam konteks modern, kepemimpinan stratejik tidak hanya berbicara mengenai kemampuan menyusun strategi, tetapi juga tentang bagaimana pemimpin membangun pengaruh, mengelola konflik, menjaga stabilitas organisasi, serta menciptakan keseimbangan antara kontrol dan inovasi. Organisasi saat ini menghadapi perubahan yang cepat akibat digitalisasi, globalisasi, dan perubahan perilaku tenaga kerja, sehingga pemimpin dituntut memiliki kapasitas berpikir jangka panjang sekaligus kemampuan membangun kolaborasi yang kuat. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa organisasi yang dipimpin secara adaptif dan kolaboratif cenderung memiliki daya saing dan inovasi yang lebih tinggi dibanding organisasi yang masih mempertahankan pola kepemimpinan sentralistik.Kepemimpinan stratejik bukan hanya tentang “memimpin hari ini”, tetapi tentang “menyiapkan organisasi menghadapi masa depan.”
Pemimpin stratejik yang efektif mampu:
1. Mengelola kekuasaan secara etis
2. Menjaga keseimbangan kontrol dan inovasi
3. Mengubah konflik menjadi energi organisasi
4. Membangun kesejahteraan tenaga kerja secara berkelanjutan
Organisasi modern membutuhkan:
1. Visionary leader; 2. Adaptive leader 3. Inclusive leaderREFERENSI
1. Northouse, P. G. (2022). Leadership: Theory and practice (9th ed.). Sage Publications.
2. Yukl, G. (2023). Leadership in organizations (9th ed.). Pearson.
3. Kebede, D. A., Werke, S. Z., & Kebede, T. A. (2024). Strategic leadership practices in emerging economies. Cogent Business & Management.
4. Jeong, J., Park, J., & Han, S. (2024). Strategic leadership changes and organizational performance. Journal of Corporate Innovation Studies.
5. Wu, J., Richard, O. C., Triana, M. D. C., & Yu, L. (2024). The impact of CEO successions involving a change of gender on strategic change. Journal of Management Studies.
6. Tan, Z. (2024). Top management team stability and corporate innovation sustainability. Sustainability, 16(11), 4496.
7. Pieters, D., Wynen, J., & Kleizen, B. (2024). CEO turnover and openness of decision-making processes. Administration & Society. -
Kasus: Konflik Kepemimpinan dan Ketimpangan Kinerja
Sebuah perusahaan agribisnis di Lampung mengalami penurunan kinerja dalam dua tahun terakhir. Permasalahan utama yang muncul meliputi konflik antar tim, gaya kepemimpinan yang cenderung otoriter, serta ketimpangan dalam distribusi tugas dan pendapatan antara karyawan laki-laki dan perempuan. Pemimpin organisasi dikenal memiliki kontrol kekuasaan yang kuat, namun kurang melibatkan tim dalam pengambilan keputusan. Akibatnya, motivasi kerja menurun, konflik meningkat, dan produktivitas tidak stabil.
Di sisi lain, beberapa unit kerja yang dipimpin oleh supervisor perempuan menunjukkan kinerja yang lebih stabil, dengan pendekatan kolaboratif dan komunikasi yang lebih terbuka. Namun, mereka memiliki keterbatasan dalam akses pengambilan keputusan strategis.
Pertanyaan, Baca, Pahami, tolong di jawab :
- Analisis permasalahan di atas dengan menggunakan konsep: Leadership mastery; Power & influence; Conflict management; Organizational behavior; Jelaskan hubungan antara gaya kepemimpinan dengan konflik dan kinerja tenaga kerja.
- Analisis bagaimana faktor gender memengaruhi dinamika kepemimpinan dan distribusi pendapatan.
- Uraikan dampak kondisi tersebut dalam: Jangka pendek; Jangka menengah; Jangka panjang
- Berikan rekomendasi strategis berbasis teori untuk memperbaiki kondisi organisasi.
-
