Kasus: Konflik Kepemimpinan dan Ketimpangan Kinerja
Sebuah perusahaan agribisnis di Lampung mengalami penurunan kinerja dalam dua tahun terakhir. Permasalahan utama yang muncul meliputi konflik antar tim, gaya kepemimpinan yang cenderung otoriter, serta ketimpangan dalam distribusi tugas dan pendapatan antara karyawan laki-laki dan perempuan. Pemimpin organisasi dikenal memiliki kontrol kekuasaan yang kuat, namun kurang melibatkan tim dalam pengambilan keputusan. Akibatnya, motivasi kerja menurun, konflik meningkat, dan produktivitas tidak stabil.
Di sisi lain, beberapa unit kerja yang dipimpin oleh supervisor perempuan menunjukkan kinerja yang lebih stabil, dengan pendekatan kolaboratif dan komunikasi yang lebih terbuka. Namun, mereka memiliki keterbatasan dalam akses pengambilan keputusan strategis.
Pertanyaan, Baca, Pahami, tolong di jawab :