Garis besar topik
-
Assalamualaikum wr. wb
Tabik pun
Selamat pagi......apa kabar kalian semuanya. Semoga selalu sehat dan tidak kurang suatu apa pun Alhamdulilah ketemu lagi di mata kuliah Riset SDM dengan topik Penentuan Rumusan Masalah. Setelah Kita mempelajari bagaimana menentukan masalah dalam penelitian SDM, minggu ini kita belajar bagaimana menyusun rumusan masalahnya yang di sesuaikan dengan variabel yang diangkat. Miss telah share materi dan PPTnya, semoga dengan materi tersebut membuka wawasan kita bagaimana membuat rumusan masalah dalam penelitian. Dan ada bahan bacaan yang berkaitan bagaimana menentukan rumusan masalah dari suatu penelitian. Silahkan kalian baca dan pahami. Ada video yang bisa membantu kalian bagaimana membuat rumusan masalah. Kalian pun dapat membaca penjelasan lebih lanjut di buku Metodologi Penelitian yang jadi buku pegangan di matakuliah Riset SDM ini tentang Rumusan Masalah. Minggu ini kita da tugas yaaa....berkaitan tentang instruksi yang miss infokan minggu lalu. Jika ada yang akan di diskusikan silahakan masukan tanggapan kalian tentang materi minggu ini di forum diskusi. Tetap semangat ya.... Thanks.
Wassalamualaikum wr. wb
-
-
Cara membuat rumusan masalah
Secara umum, dalam satu karya ilmiah hanya diperlukan satu rumusan masalah saja. Adapun beberapa peneliti yang menyusun rumusan masalah lebih dari satu, tentu saja diperbolehkan, namun pertanyaan kedua, ketiga dan seterusnya biasanya merupakan turunan dari pertanyaan pertama yang menjadi inti rumusan masalah pertama. Pertanyaan berikutnya setidaknya harus selalu berkaitan dengan pertanyaan inti yang diajukan.
Bila kita mau membuat rumusan masalah yang berbeda atau tak berkaitan lebih dari satu, hendaknya kita membuat karya tulis lebih dari satu sesuai jumlah rumusan masalah.
Seringkali para mahasiswa meyakini bahwa satu pertanyaan penelitian saja dirasa kurang untuk karya ilmiah. Padahal yang paling penting di sini adalah kualitas dari pertanyaan penelitian tersebut. Sekali lagi, satu saja cukup. Jika pun lebih dari satu, pastikan bahwa pertanyaan lainnya merupakan turunan dari satu pertanyaan inti.
Kita sudah mengetahui begitu pentingnya peran rumusan masalah dalam karya ilmiah. Penguji atau penilai karya ilmiah seringkali langsung menuju pada halaman rumusan masalah ketika ingin mengetahui inti topik riset apa yang kita ajukan atau hendak kita lakukan.
Rumusan masalah yang berkualitas tak jarang dijadikan indikasi awal riset yang berkualitas. Meskipun rumusan masalah tak selalu diorientasikan untuk menghasilkan pengetahuan baru, pertanyaan penelitian sebaiknya mengandung unsur kebaruan, bukan dalam penciptaan pengetahuan baru namun paradigma atau cara pandang baru dalam melihat atau mendekati suatu masalah.
Apa yang dimaksud dengan rumusan masalah yang berkualitas?
Rumusan masalah yang berkualitas memiliki beberapa karakteristik sebagai berikut:
√ Spesifik, artinya langsung pada intinya atau straight to the point. Deskripsi yang terlalu panjang justru menyamarkan inti dari fokus permaslahan yang akan dikaji dan pertanyaan yang diajukan.
√ Ada unsur kebaruan dan keaslian, artinya sebagaimana yang sudah disinggung di atas, pertanyaan penelitian menyiratkan sebuah sudut pandang atau pendekatan baru dalam melihat suatu permasalahan yang ingin dibahas.
√ Memiliki relevansi terhadap permasalahan yang dibahas dalam komunitas ilmiah, artinya rumusan masalah yang disusun tidak lepas dari beberapa penelitian yang relevan dan pernah dilakukan sebelumnya.
√ Menarik perhatian, maksudnya pertanyaan penelitian yang diajukan juga menjadi konsen peneliti yang fokus pada area studi yang sama. Karakteristik ini memang sangat menantang karena peneliti harus jeli melihat apakah rumusan masalah yang disusun berkontribusi pada pengembangan pengetahuan khususnya di area studi yang berkaitan.
Keempat karakteristik tersebut penting untuk diketahui sebelum pembaca menuliskan pertanyaan penelitian yang hendak diajukan dalam proposal. Berikutnya saya akan paparkan beberapa langkah praktis menyusun rumusan masalah penelitian.
Beberapa langkah praktis menyusun rumusan masalah
√ Tulislah satu kalimat atau paragraf pengantar rumusan masalah sebelum pembaca sampai pada bagian rumusan masalah.
√ Rumusan masalah atau pertanyaan penelitian dapat ditulis dalam bentuk daftar pertanyaan atau paragraf atau bagian dari paragraf.
√ Dalam penelitian sosial, rumusan masalah tidak selalu namun sering ditulis dengan menanyakan hubungan antar variabel dalam konteks tertentu. Misalnya hubungan antara nikah muda dan tingkat pendidikan di Kabupaten Gunung Kidul.
√ Libatkan kalimat tanya yang relevan. ”Bagaimana”, ”apa”, dan ”mengapa” sering muncul dalam riset sosial.
√ Akhiri setiap pertanyaan yang spesifik dengan tanda tanya.
-
SILAHKAN UNTUK MENANGGAPI ATAU BERTANYA TENTANG MATERI PERTEMUAN KE 3 INI DARI LINK PPT BERIKUT. JIKA ADA SILAHKAN. TERIMA KASIH.
-
PERHATIKAN INSTRUKSI TUGAS 1 INI :
1. TENTUKAN 1 TEMPAT PENELITIAN ANDA ( TEMPAT PENELITIAN TIDAK JAUH DAN TERJANGKAU )
2. TENTUKAN SUBJEK PENELITIAN (SIAPA YANG AKAN DI TELITI, BERAPA JUMLAH POPULASI ATAU SAMPELNYA )
3. TENTUKAN VARIABEL YANG AKAN DIANGKAT, YANG MENJADI VARIABEL DEPENDENNYA (VARIABEL Y)
4. APA PERMASALAHAN YANG TERJADI DI VARIABEL DEPENDEN (VARIABEL Y) TERSEBUT?
5. TENTUKAN TEORI DAN TULISKAN TEORINYA MENURUT PAKAR TENTANG VARIABEL DEPENDENNYA ( TEORI DARI BUKU 10 TAHUN TERAKHIR)
6. TENTUKAN 1 JURNALNYA YANG TERKAIT DENGAN VARIABEL DEPENEDENTNYA.
7. BERDASARKAN PERMASALAHAN DI VARIABEL DEPENDENNYA , TENTUKAN VARIABEL INDEPNDENNYA (VARIABEL X), USAHAKAN TERDAPAT 2 VARIABEL INDEPENDEN.
8. TENTUKAN RUMUSAN MASALAHNYA SESUAIKAN DENGAN BANYAKNYA VARIABEL YANG DIANGKAT.
9. TULISKAN RENCANA JUDUL PENELITIAN ANDA BERDASARKAN PERTANYAAN DIATAS.
10. SEMUA JAWABAN ANDA BUATKAN DALAM SATU TABEL.
NOTE : TULIS NAMA DAN NPM. JAWABAN DI KETIK DAN DI UPLOAD KE ASSIGNMENT LMS DALAM BENTUK pdf. BATAS WAKTU PENGUMPULAN RABU TANGGAL 14 APRIL 2021, PUKUL 07.10. WIB.
-
-