Garis besar topik

    • MATERI PERTEMUAN 3 SISTEM EKONOMI INDONESIA

    • Simak video dan materi berikut dan berikan tanggapan kalian terkait sistem ekonomi di indonesia dari masa ke masa, dan jelaskan mana yang paling tepat untuk i

      ndonesia pada saat ini

    • Setelah membaca materi dan menyimak video berikan tanggapan kalian terkait sistem ekonomi di indonesia dari masa ke masa dan jelaskan mana yang paling tepat untuk indonesia saat ini
    • MATERI PERTEMUAN 4 PARA PEMANGKU KEPENTINGAN DAN ETIKA BISNIS

    • STUDI KASUS ETIKA BISNIS ADJINOMOTO


    • SETELAH MEMBACA MATERI DAN MENYIMAK VIDEO BERIKAN PENDAPAT KALIAN TENTANG CONTOH PARA PEMANGKU KEPENTINGAN DI INDONESIA (PERUSAHAANNYA) DAN MENGAPA TERJADI PELANGGARAN ETIKA PADA ADJINOMOTO DAN BERIKAN SOLUSINYA.

    • Dibawah ini akan dipaparkan sebuah kasus yang menggambarkan bagaimana sebuah kelompok usaha yang memiliki beberapa bisnis sekaligus. Kasus ini menggambarkan bahwa strategi CSR pun selayaknya harus dilakukan secara terinteratif, agar prinsip-prinsip sinergi yang biasanya diterapkan pada saat menerapkan strategi bisnis lain, juga didapatkan manfaatnya saat menjalankan startegi CSR.

      Kasus :

      Keluarga besar Bakrie (Kelompok Usaha Bakrie-KUB dan Yayasan/Keluarga) dikenal aktif melakukan tanggung jawab sosial. Pada tahun 2007 dan 2008, Keluarga Besar Bakrie sudah mengeluarkan masing-masing ┬▒ Rp 119 miliar, dan ┬▒ Rp 158 miliar (Bakrie untuk Negeri, 2008, 2009). Angka ini bisa bertambah bila disertakan kepedulian sosial keluarga Bakrie pada kasus Lumpur Sidoarjo yang pada awal 2009 tercatat mengeluarkan tidak kurang dari Rp4,8 triliun (Mitra Bakrie, 2009). Awal pendirian kelompok usaha ini, Achmad Bakrie, pendiri kelompok usaha ini terkenal dengan sikap sosialnya (Pohan, et. al., 1992). Tedapat satu filsafat penting dari Achamad Bakrie yang dari dulu hingga sekarang masih menjadi landasan aktivitas social perusahaan, yakni: ΓÇ£Setiap rupiah yang dihasilkan Bakrie, harus dapat bermanfaat bagi orang banyakΓÇ¥. (H. Achmad Bakrie).


      SETELAH MEMBACA MATERI DAN MENYIMAK VIDEO BERIKAN TANGGAPAN KALIAN TERKAIT CSR PERTAMINA EP DAN CSR LUMPUR LAPINDO BRANTAS

    • MANAJEMEN PEMASARAN

    • Merdeka.com - Persaingan industri penerbangan dalam negeri semakin ketat seiring semakin kuatnya kondisi perekonomian nasional. Maskapai penerbangan berlomba-lomba memperkuat dan menambah armadanya untuk melayani kebutuhan masyarakat akan layanan transportasi udara.

      Beberapa maskapai penerbangan berhasil melebarkan sayap bisnisnya dan terbang semakin tinggi. Namun, ada pula maskapai penerbangan yang justru 'jatuh' karena tidak sanggup bersaing.

      Dalam sejarah dunia penerbangan komersil di Indonesia, beberapa maskapai penerbangan nasional terpaksa berhenti terbang dan tidak beroperasi karena berbagai masalah

      Yang terbaru dan masih hangat adalah putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat yang mempailitkan PT Metro Batavia selaku operator maskapai penerbangan Batavia Air.

      BERIKAN ANALISA KALIAN DARI SISI PEMASARAN MENGAPA MASKAPAI PENERBANGAN AIR ASIA  TETAP BISA BERTAHAN DAN BERTUMBUH SEDANGKAN  MASKAPAI BATAVIA AIR HARUS BANGKRUT APA YANG SALAH, DAN BERIKAN SOLUSINYA MENURUT PENDAPAT ANDA



    • MATERI PERTEMUAN 14 MANAJEMEN KEUANGAN DAN AKUNTANSI

    •                    BELAJAR MANAJEMEN KEUANGAN DARI KASUS FIRST TRAVEL

      Mencuatnya kasus First Travel menjelang musim haji 2017 cukup mencoreng dunia usaha travel haji dan umrah di Indonesia. Banyak yang mengaitkan kasus ini dengan ya hidup mewah pemilik First Travel. Pembahasan kasus ini bahkan merembet juga ke demo 212 dan kasus penistaan agama yang menimpa Ahok.

      Di tengah pergunjingan hangat tentang kasus ini, ada pertanyaan penting yang seharusnya menjadi fokus perhatian pelaku usaha, khususnya pemilik atau pengelola bisnis travel haji dan umrah: Apa yang salah dari pengelolaan dana jamaah di First Travel dan bagaimana agar perusahaan-perusahaan travellain bisa terhindar dari masalah serupa?

      Pertanyaannya sekarang apakah manajemen keuangan semacam ini yang berlaku di First Travel? Ataukah gaya hidup para pemiliknya didanai dari uang hak calon jamaah yang tercampur aduk dengan keuangan pribadi? Penyelidikan polisi masih berlanjut mengenai hal ini. Namun melihat banyaknya rekening bank yang diselidiki untuk mengusut kasus ini, kemungkinan besar sistem manajemen keuangan di First Travel memang tidak terlalu baik. Hal ini diperkuat oleh pernyataan salah satu mantan karyawan First Travel baru-baru ini.

      Seorang pengusaha travel haji dan umrah Indonesia yang ditemui penulis memberi pandangan alternatif tentang dugaan bahwa First Travel menerapkan skema Ponzi karena murahnya biaya layanan yang ditawarkan. "Mungkin saja biaya umrah ditekan sehingga paket yang ditawarkan sekitar 15 juta. Misalnya, biaya tiket pesawat bisa ditekan dengan men-chartersatu pesawat sekaligus," ujarnya. Namun ia juga menambahkan bahwa cara menekan biaya semacam ini juga cukup beresiko, karena bisa jadi jumlah jamaah yang bisa diberangkatkan tidak sepadan dengan biaya yang sudah dikeluarkan di awal. Jika manajemen keuangan perusahaan tidak dikelola dengan hati-hati, keuangan perusahaan bisa jebol.

      Sangkaan investasi ke koperasi Pandawa memperkuat dugaan bahwa manajemen keuangan internal First Travel tidak dikelola dengan profesional. Jika benar dana jamaah diinvestasikan ke koperasi tersebut, manajemen First Travel akan terbukti kurang mawas resiko sehingga tidak hati-hati dalam mengelola dana yang dipercayakan oleh para kliennya. Iming-iming bunga 10% yang ditawarkan koperasi Pandawa seharusnya sudah cukup mengundang kecurigaan karena di ilmu manajemen keuangan berlaku istilah "high risk, high return". Dengan kata lain, imbal balik atau keuntungan yang tinggi selalu ditemani dengan resiko yang tinggi.

      • BERDASARKAN FAKTA-FAKTA TERSEBUT BERIKAN TANGGAPAN ANDA DARI SISI MANAJEMEN KEUANGAN, APA YANG MENJADI AKAR MASALAH DARI FIRST TRAVEL DAN APA SOLUSI YANG ANDA TAWARKAN JIKA POSISI ANDA ADALAH SEORANG MANAJER KEUANGAN



    • MATERI PERTEMUAN 15 MANAJEMEN SISTEM INFORMASI

    • SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH MAKAN BERBASIS MOBILE, STUDI KASUS CO-COWMILK

      Setiap rumah makan memiliki manajemen dalam melakukan proses pengorderan makanan. Berbagai macam cara sistem pengorderan yang dibuat oleh pemilik dalam menjalankan bisnis rumah makan antara lain Fast Food dengan konsep pelayanan order makanan cepat saji, All You Can Eat dengan konsep makanan berjalan di ban berjalan sehingga pelanggan perlu menggunakan kecepatan tangan dalam ΓÇ£menangkapΓÇ¥ makanan. Masalah yang sering dihadapi pada manajemen model ini antara lain adalah lamanya proses memasak di dapur, pelanggan yang kecewa karena menu yang tidak sesuai selera, pelanggan yang tidak terlayani karena banyak pengunjung. Pada studi kasus tersebut, penulis akan merancang sistem yang terdiri dari aplikasi desktop dan aplikasi mobile. Dengan menggunakan aplikasi mobile pesanan pelanggan yang dipesan oleh pelayan, akan segera diketahui bagian dapur. Pelayan dapat melihat sisa stok tanpa perlu konfirmasi dari koki. Pada bagian koki akan dibuatkan sistem aplikasi desktop yang mampu menerima konfirmasi suara jika pesanan pelanggan ada yang masuk. Koki juga akan mendapatkan konfirmasi lama menu pesanan yang telah ditunggu. Pada bagian kasir akan dibuatkan sistem aplikasi desktop yang tidak perlu menghitung total harga lagi. Karena sistem telah melakukan kalkulasi secara otomatis. Sebagai tujuan dari Tugas Akhir ini maka Penulis membuat suatu aplikasi program Berbasis Mobile agar dapat tercapai keinginan untuk menanggulangi kesulitan ini. Dengan adanya aplikasi mobile ini maka Sistem dapat membuat antarmuka yang mampu menampilkan data dan melakukan proses request data ke server yang kemudian di respon dari server. Ketika terjadi, order stok menu langsung dikurangi. Hal ini bertujuan agar Ketersediaan menu tetap terjaga Untuk membuat informasi uptodate(realtime) diperlukan refresh data setiap beberapa detik. Pada bagian koki, order menu dapat melakukan pengelompokan menu sehingga mengurangi waktu proses masak.

      BERIKAN TANGGAPAN KALIAN MENGENAI STUDI KASUS TERSEBUT, SEPERTI APA MANAJEMEN SISTEM INFORMASI PADA RUMAH MAKAN TERSEBUT, DAN APA KEUNTUNGAN YANG DIPEROLEH RUMAH MAKAN TERSEBUT DENGAN MENGGUNAKAN MANAJEMEN SISTEN INFORMASI