2020-2|Riset Pemasaran|Muhammad Rafiq
Garis besar topik
-
Matakuliah : RISET PEMASARAN
Deskripsi Matakuliah :
Mata kuliah riset pemasaran adalah matakuliah memberikan landasan teoritis dalam melakukan riset pasar. Materi yang akan dibahas adalah mengenai peran riset dalam pengambilan manajemen, menerjemahkan permasalahan manajemen, membangun hipotesis, mengumpukan data, desain riset,alat analisis, langkah dan teknik riset pasar, peran dan penggunaan teknologi informasi dalam melakukan riset.
Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)
Sikap
1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religious
2. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik
3. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri.
Keterampilan Umum:
1. Menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan/atau teknologi sesuai dengan bidang manajemen
2. Mampu mangambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya berdasarkan hasil analisis informasi dan dataCP Keterampilan Khusus
1. Mampu mengidentifikasi masalah di dalam organisasi dan mengambil tindakan solutif yang tepat berdasarkan alternatif yang dikembangkan
2. Mampu menerapkan ilmu manajemen dalam konteks global
3. Mampu memanfaatkan teknologi informasi dalam bidang manajemen
4. Mampu melakukan riset dibidang pemasaran
CP Pengetahuan
1. Menguasai konsep dan teknik menyusun rencana strategis dan menjabarkannya dalam rencana operasional
2. Menguasai konsep metode penelitian bisnis
Capaian Pembelajaran Matakuliah (CPMK)
Mahasiswa mampu menyusun proposal/usulan penelitian dibidang pemasaran berdasarkan kaidah yang benar
-
PERKULIAHAN HYBRID
Pada Semster Genap 2021/2022, Perkuliahan dilaksanakan secara Hybrid.
Hybrid yang dimaksud adalah pembelajaran tatap muka dilakukan secara rotasi dengan jumlah siswa dan jadwal sesuai ketentuan dalam surat edaran.
-
-
Peran Riset Pemasaran
Mahasiswa mampu memahami konsep riset dalam bidang pemasaran.
Pokok-pokok Pemabahasa:
1. Pengertian Riset Pemasaran
2. Konsep Riset Pemasaran
3. Orientasi Riset Pemasaran
4. Strategi Bauran Pemasaran
5. Pelaksanaan Riset Pemasaran
-
-
Silakan mengunduh materi kuliah ini dan kemudian pelajari dengan dukungan literatur maupun buku dari berbagai sumber.
-
-
Proses Riset Pemasaran
Tujuan: Mahasiswa Mampu merancang proses riset pemasaran
Pokok Bahasan:- Keputusan dalam Riset Pemasaran
- Tipe Riset Pemasaran
- Tahapan Proses Riset Pemasaran
- Teori, Konsep dan Hipotesis
- Aplikasi Proses Riset Pemasaran
-
-
Silakan unduh materi, tonton video pembelajaran berikut ini dan kemudian pelajari lebih lanjut.
Link Video:
-
-
Masalah Riset Pemasaran
Tujuan: mahasiswa Mampu menemukan masalah riset pemasaran
Indikator:
- Ketepatan mengidetifikasi masalah
- Ketepatan menguraikan proses penjabaran masalah
- Ketepatan menerjemahkan pernyataan keptusan manajerial ke dalam tujaun riset
- Ketepan menerjemahkan tujuan-tujuan riset ke dalam pertanyaan riset
- Ketepatan merangkum komponen proposal riset
- Ketepatan menemukan permasalahan pemasaran
-
-
Kpd Mahasiswa sekalian,
Mohon maaf, Untuk pertemuan kali ini tidak ada pertemuan secara langsung baik onlne maupun offline.
Silakan unduh materi kuliah dan pelajari dengan berbgai literatur yang anda miliki dan tonton video penjelasannya pada link berikut ini
Link video: -
Silakan unduh materi kuliah dan pelajari dengan berbgai literatur yang anda miliki.
-
-
Riset Kualitatif
- Ruanglinkup Riset Kualitatif
- Peran Riset Kualitatif
- Orientasi Riset Kualitatif
- Teknik Riset Kualitatif
- Kerangka FGD
- Tekonologi dalam Riset Kualitatif
- Aplikasi Riset Kualitatif-
Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Proses dan makna (perspektif subjek) lebih ditonjolkan dalam penelitian kualitatif. Landasan teori dimanfaatkan sebagai pemandu agar fokus penelitian sesuai dengan fakta di lapangan. Selain itu landasan teori ini juga bermanfaat untuk memberikan gambaran umum tentang latar penelitian dan sebagai bahan pembahasan hasil penelitian. Terdapat perbedaan mendasar antara peran landasan teori dalam penelitian kuantitatif dengan penelitian kualitatif. Dalam penelitian kuantitatif, penelitian berangkat dari teori menuju data, dan berakhir pada penerimaan atau penolakan terhadap teori yang digunakan; sedangkan dalam penelitian kualitatif peneliti bertolak dari data, memanfaatkan teori yang ada sebagai bahan penjelas, dan berakhir dengan suatu ΓÇ£teoriΓÇ¥.
Kriyantono menyatakan bahwa, "Riset kualitatif bertujuan untuk menjelaskan fenomena dengan sedalam-dalamnya melalui pengumpulan data sedalam-dalamnya.ΓÇ¥ Penelitian kualitatif menekankan pada kedalaman data yang didapatkan oleh peneliti. Semakin dalam dan detail data yang didapatkan, maka semakin baik kualitas dari penelitian kualitatif ini.
Berbeda dengan kuantitatif, objek dalam penelitian kualitatif umumnya berjumlah terbatas. Dalam penelitian ini, peneliti ikut serta dalam peristiwa/kondisi yang sedang diteliti. Untuk itu hasil dari penelitian ini memerlukan kedalaman analisis dari peneliti. Selain itu, hasil penelitian ini bersifat subjektif sehingga tidak dapat digeneralisir. Secara umum, penelitian kualitatif dilakukan dengan metode wawancara dan observasi. Melalui metode ini, peneliti akan menganalisis data yang didapatkan dari lapangan dengan detail. Peneliti tidak dapat meriset kondisi sosial yang diobservasi, karena seluruh realitas yang terjadi merupakan kesatuan yang terjadi secara alamiah. Hasil dari penelitian kualitatif juga dapat memunculkan teori atau konsep baru, apabila hasil penelitiannya bertentangan dengan teori dan konsep yang sebelumnya dijadikan kajian dalam penelitian.[1]
Penelitian kualitatif jauh lebih subjektif daripada penelitian atau survei kuantitatif. Juga menggunakan metode yang sangat berbeda, termasuk dalam hal mengumpulkan informasi, terutama individu, yaitu dengan menggunakan wawancara secara mendalam dan grup fokus. Sifat dari jenis penelitian ini adalah penelitian dan penjelajahan terbuka, dan berakhir dengan dilakukannya wawancara dalam jumlah relatif kelompok kecil yang diwawancarai secara mendalam.
Link Video Dasar-dasar Riset kualitatif: -
Silakan unduh materi kuliah, dan pelajari dengan menyimak video pada link yg tersedia.
-
Riset Data Sekunder
Tujuan: Mampu mendesain riset pasar berdasarkan teknik pengumpulan data sekunder
Pembahasan:
- Peran Data Sekunder
- Sumber Data Sekunder
- Tujuan Riset Data Sekunder
- Data Eksternal
- Data Tunggan dan Riset Global
- Aplikasi Riset Data Sekunder
Indikator:- Ketepatan menjelaskan keuntungan dan kerugian data sekunder
- Ketepatan mengidentifkiasi sumber data sekunder
- Ketepatan menentukan tujuan riset data sekunder
- Ketepatan memberikan contoh data eksternal
- Ketepatan menjelaskan dampak data satu sumber dan globalisasi riset data sekunder
-
RISET DATA SEKUNDER
Metode Analisis Data Sekunder (kadang disebut singkat dengan Metode Penelitian Sekunder) merupakan salah satu metode penelitian. Oleh karena namanya yang berbunyi ΓÇ£analisis data sekunderΓÇ¥ sering kali disalahpahami sebagai teknik menganalisis data sekunder. Analisis Data Sekunder itu metode penelitian juga. Artinya ada prosedur pengumpulan data dan analisis data. Namun demikian tidak semua definisi tentang Analisis Data Sekunder menunjukkannya sebagai duatu metodem penelitian. Hakim (1982:1; dinukil Johnston, 2014:620), misalnya, merumuskan Analisis Data Sekunder itu sebagai ΓÇ£ΓÇ£any further analysis of an existing dataset which presents interpretations, conclusions or knowledge additional to, or different from, those presented in the first report on the inquiry as a whole and its main resultsΓÇ¥ (analisis lebih lanjut himpunan data yang sudah ada yang memunculkan tafsiran, simpulan atau pengetahuan sebagai tambahan terhadap, atau yang berbeda dari, apa yang telah disajikan dalam keseluruhan dan temuan utama penelitian terdahulu atau semula).
Heaton (2004:16; dinukil Andrews, et.al., 2012:12) merumuskan analisis data sekunder (ASD) itu sebagai ΓÇ£a research strategy which makes use of pre-existing quantitative data or pre-existing qualitative data for the purposes of investigating new questions or verifying previous studies.ΓÇ¥ Jadi, analisis data sekunder, menurut Heaton, merupakan suatu strategi penelitian yang memanfaatkan data kuantiatif ataupun kualitatif yang sudah ada untuk menemukan permasalahan baru atau menguji hasil penelitian terdahulu. Sebutan strategi penelitian itu setara dengan sebutan metode penelitian. Johnston (2014:620) menegaskannya dengen menyatakan bahwa ΓÇ£Secondary data analysis remains an under-used research technique in many fields . . . . Given the increasingly availability of previously collected data to researchers, it is important to further define secondary data analysis as a systematic research method.ΓÇ¥ (Analisis data sekunder itu masih tetap sebagai teknik penelitian yang jarang digunakandiberbagai bidang . . . . Dengan semakin banyaknya data hasil penelitian yang tersedia untuk dimanfaatkan para peneliti, maka sangat penting untuk kemudian menegaskan analisis data sekunder itu sebagai metode penelitian yang sistematik)
Link video:
-
Riset Survei
Tujuan: Mampu mendesain riset pasar berdasarkan teknik pengumpulan data survey
Pembahasan:
- Keuntungan dan Kerugian Survei
- Kategori Survei
- Teknologi Riset Survei
- Survei dengan Kuesioner
- Aplikasi Riset Survei
Indikator:
- Ketepatan menjelaskan keuntungan dan kerugian riset survey
- Ketepatan menentukan kategori survei
- Ketepatan menggunakan teknolgi dalam riset survei
- Ketepatan medesain kuesioner untuk riset survey
- Ketepatan merancang riset survei
-
Penelitian Survey
Metode penelitian survey atau secara ringkas biasa disebut metode survey adalah penelitian yang sumber data dan informasi utamanya diperoleh dari responden sebagai sampel penelitian dengan menggunakan kuesioner atau angket sebagai instrumen pengumpulan data.
Pada umumnya, sampel yang digunakan sebagai unit analisis adalah individu. Namun demikian, unit lain seperti rumah tangga, kelompok, perusahaan, sampai negara bisa pula digunakan sebagai unit analisis. Salah satu yang perlu diingat dalam penelitian survey adalah penggunaan sampel sebagai sumber data primer.
Sebagai contoh, kita akan meneliti tentang kesadaran lingkungan mahasiswa asal Ambon yang kuliah di Jakarta. Dengan menerapkan metode survey, maka kita harus ambil beberapa sampel penelitian yang merepresentasikan populasi. Populasinya di sini jelas, yaitu mahasiswa Ambon di Jakarta. Misal, sampel yang kita ambil adalah mahasiswa asal Ambon yang ikut komunitas pendidikan di Jakarta.
Dari contoh tersebut kita bisa ketahui bahwa mahasiswa sebagai individu menjadi unit analisis penelitian. Artinya, kuesioner atau angket yang telah dibikin tinggal kita bagikan kepada sampel terpilih.
Link Video
1.
2.
-
Riset Eksperimental
Tujuan: Mampu mendesain riset eksperimental
Popkok bahasan:
- Karakterisitik Eksperimen
- Issue Riset Eksperimen
- Karakteristik Permintaan Eksperimental
- Etika Riset Eksperimen
- Eksperimen Antar Subjek
- Aplikasi Riset Eksperimental
Indikator:
- Ketepatan menjelaskan karakteristik eksperimen
- Ketepatan menemukan issue riset eksperimen
- Ketepatan menguraikan karakterisrik permintaan pasar
- Ketepatan menguraikan prakek etika riset eksperimenta
- Ketepatan menguraikan keuntungan desain eksperimental
-
Senin, 24 Mei 2021
Kepada seluruh mahasiswa yang baik hati.
Ujian tengah semster ini dilaksanakan secara daring, dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Silakan download soal dibawah ini.
2. Kemudian jawablah soal-soal ujian tersebut dengan baik dan benar.
3. Jawaban diketik menggunakan komputer.
4. Pengumpulan jawaban melalui LMS dalam bentuk file PDF untuk menjaga keontetikan jawaban.
5. Selain PDF tidak akan dikoreksi.
6. Perhatikan batas pengumpulan.
Demikian, semoga selalu mendapat kemudahan dalam segala mengejakan ujian ini.
-
Ujian Tengah Semester Penugasan
Batas Pengumpulan jawaban sampai dengan Senin, Tgl 24 Mei 2021, Pukul 17.00 WIB
-
Presensi UTS Umpan balik
Kepada mahasiswa sekalian:
1. Isi presensi dengan baik.
2. Presensi UTS adalah tanda kehadiran mahasiswa, namun bukan sebagai bukti mutlak bahwa mahasiswa telah mengumpulkan Jawaban Ujian.
3. Bukti mutlak mahasiswa telah mengikuti ujian adalah dengan pengumpulan berkas jawaban ujian.
4. Mahasiswa menanggung konsekuwensi sendiri jika terjadi kelalaian dalam pengumpulan berkas jawaban ujian yang dikarenakan salah jadwal, terlambat, dan alasan-alasan lain ynag tidak kuat.
-
UTS SUSULAN / ULANG Penugasan
Kepada seluruh mahasiswa yang baik hati.
Ujian tengah semster ini dilaksanakan secara daring, dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Silakan download soal dibawah ini.
2. Kemudian jawablah soal-soal ujian tersebut dengan baik dan benar.
3. Jawaban diketik menggunakan komputer. Bukan tulis tangan dan Foto
4. Pengumpulan jawaban melalui LMS dalam bentuk file PDF untuk menjaga keontetikan jawaban.
5. Selain PDF tidak akan dikoreksi.
6. Perhatikan batas pengumpulan. Sabtu 5 Juni 2021, pukul 11.35 WIB
Demikian, semoga selalu mendapat kemudahan dalam segala mengejakan ujian ini.
-
-
Konsep Pengukuran
- Ruang lingkup Pengukuran
- Tingkat Skala Pengukuran
- Pengukuran Indeks
- Kriteria Pengukuran
- Validitas dan Reliabilitas
- Ukuran Sikap-
-
Skala Pengukuran Data Dalam Penelitian
Skala Pengukuran Data Dalam Penelitian ΓÇô SKALA PENGUKURAN DATAΓÇÖ = ΓÇÿSKALA DATAΓÇÖ pada dasarnya dimaksudkan untuk mengklasifikasikan Variabel yang akan diukur agar tidak terjadi kesalahan dalam menentukan teknik analisis data dan tahapan penelitian selanjutnya.
Skala pengukuran data merupakan seperangkat aturan yang diperlukan untuk ΓÇÿmengkuantitatifkanΓÇÖ data dari pengukuran suatu variabel. Dalam melakukan analisis statistik, perbedaan jnis data sangat berpengaruh terhadap pemilihan model atau alat uji statistik. Tidak sembarangan jenis data dapat digunakan oleh alat uji tertentu. -
Pelajari materi dan video yang terdapat dalam pertemuan ini. Kemudian ikuti kuiz atau tugas harian berikut ini.
Setiap mahasiswa diharapkan dapat mengumpulkan tepat waktu. Jangan upa tulis nama, NPM, matakuliah, kelas, dan tanda tangan dilembar jawaban.
-
-
Rancangan Kuesioner
- Konsep Dasar Rancangan Kuesioner
- Jenis-Jenis Kuesioner
- Kesalahan dalam Rancangan Kuesioner
- Perbaikan Kuesioner
- Layout kuesioner
- Pra-uji Kuesioner
- Aplikasi rancangan kuesioner
Indikator
- Ketepatan menentukan keputusan penting dalam rancangan kuesioner
- Ketepatan mengkategorikan jenis-jenis kuesioner
- Ketepatan menyusun pedoman untuk menghindari kesalahan dalam rancangan kuesioner
- Ketepatan mengevaluasi untuk perbaikan kuesioner
- Ketepatan medesain tata letak kuesioner
- Menskripsikan kriteria untuk pra uji kuesioner
- Ketapatan merancang keusioner
-
PERANCANGAN KUESIONER
Rancangan kuesioner adalah salah satu pondasi dasar riset pasar. Kuesioner adalah daftar pertanyaan yang akan digunakan oleh periset untuk memperoleh data dari sumbernya secara langsung melalui proses komunikasi atau dengan mengajukan pertanyaan. Sebuah kuesioner memberikan suatu kerangka dimana pewancara dapat mencatat jawaban, tanpa kuesioner wawancara tidak akan teratur. Bagian pengolahan data menggunakan kuesioner yang telah diisi untuk membuat analisis jawaban.
Jadi kuesioner tidak berdiri sendiri, kuesioner merupakan alat bantu untuk mengumpulkan data dalam wawancara. Pada saat merancang kuesioner, periset harus mengingat konteks yang lebih luas dimana kuesioner akan digunakan. Berapa banyak wawancara yang akan dilakukan? Siapa saja yang akan diwawancarai? Bagaimana wawancara akan dilakukan? Pengetahuan tentang hal-hal ini secara luas akan membantu periset merancang suatu kuesioner yang dapat bekerja dengan baik.
Perancangan Kuesioner:
-
Tugas yang harus dikerjakan oleh mahasiswa adalah berlatih sebanyak mungkin sampai bisa dengan mengikuti panduan dan menyimak video.
Semoga sukses. TrimakasihPengenalan SPSS:
Input Data :
-
-
-
Rancangan Sampel
- Dasar-dasar Sampel
- Proses Pengambilan Sampel
- Metode Pengambilan Sampel
- Rancangan Pengambilan Sampel
- Ukruan Sampel
Indikator:
- Ketepatan menguraikan sifat analisis deskriptif- Ketepatan menginterpretasikan statisitk deksriptif
- Ketepatan membuat tabulasi silang
- Ketepatan melakukan transformasi data
- Ketepatan melakukan analisis data dengan perangkat lunak
-
-
Teknik Sampling Dalam Penelitian
Pengertian Teknik Sampling
Teknik sampling dalam penelitian berdasarkan statistikian dan pakar akan dijelaskan pada kesempatan ini. Teknik sampling adalah teknik yang dilakukan untuk menentukan sampel. Jadi, sebuah penelitian yang baik haruslah memperhatikan dan menggunakan sebuah teknik dalam menetapkan sampel yang akan diambil sebagai subjek penelitian.
Dalam artikel ini akan dikupas habis perihal bagaimana cara kita menentukan atau menarik sampel dari sebuah populasi, agar kita lebih mudah untuk melakukan penelitian di lapangan. Jadi jangan kemana-mana dulu, silahkan baca sampai habis lalu kemudian renungkan. Semoga nantinya tulisan ini dapat membantu.
Pengertian Teknik Sampling Menurut Ahli
Apa yang dimaksud dengan Teknik Pengambilan Sampel? Berikut adalah pengertiannya berdasarkan para ahli:
Pengertian teknik pengambilan sampel menurut Sugiyono (2001) adalah: Teknik sampling adalah merupakan teknik pengambilan sampel (Sugiyono, 2001: 56).
Pengertian teknik pengambilan sampel menurut Margono (2004) adalah: Teknik sampling adalah cara untuk menentukan sampel yang jumlahnya sesuai dengan ukuran sampel yang akan dijadikan sumber data sebenarnya, dengan memperhatikan sifat-sifat dan penyebaran populasi agar diperoleh sampel yang representatif.
-
Uji Validitas Dengan SPSS
Berikut dalam bahasan ini kita membahas Cara Uji validitas dengan SPSS. Caranya sebenarnya mudah sekali. Cukup para pembaca menyimak artikel tutorial uji validitas dengan SPSS ini.
Pada bahasan sebelumnya, kita telah membahas apa yang dimaksud dengan validitas dan cara perhitungannya dengan menggunakan aplikasi Excel: Uji Validitas Instrumen dengan Excel. Kita juga sudah membahas tentang Reliabilitas, di mana reliabilitas tidak bisa lepas dari validitas. Kita juga sudah membahas tentang Instrumen Penelitian.
Uji Validitas Instrumen Pearson Product moment Dengan SPSS
Mari kita bahas tuntas cara uji validitas dengan SPSS. Dalam SPSS kita bisa gunakan uji pearson product moment untuk uji validitas butir. Kita juga bisa gunakan corrected item to total correlation. Sebagian besar Mahasiswa banyak yang tidak tahu cara melakukannya. Oleh karena itu, mari kita pelajari Tutorial SPSS tentang Validitas di bawah ini.
-
-
Analisis Statistik Deskriptif
- Sifat Analisis Deskriptif
- Interpretasi Statisitk Deskriptif
- Tabulasi Silang
- Tranformasi Data
- Aplikasi Statistik Deskriptif
Indikator:
- Ketepatan menguraikan sifat analisis deskriptif- Ketepatan menginterpretasikan statisitk deksriptif
- Ketepatan membuat tabulasi silang
- Ketepatan melakukan transformasi data
- Ketepatan melakukan analisis data dengan perangkat lunak
-
-
Analisis Deskriptif
Gambaran Analisis Deskriptif
Deskripsi adalah pemaparan atau penggambaran dengan kata-kata secara jelas dan terperinci (KBBI, 2001:258). Sedangkan statistik deskriptif merupakan alat analisis untuk menjelaskan, meringkas, mereduksi, menyederhanakan, mengorganisasi dan menyajikan data ke dalam bentuk yang teratur, sehingga mudah dibaca, dipahami dan disimpulkan (Wiyono, 2001). Statistik deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan suatu keadaan atau masalah agar lebih mudah dipahami.Analisis deskriptif merupakan analisis yang paling mendasar untuk menggambarkan keadaan data secara umum. Analisis deskriptif ini meliputi beberapa hal, yakni distribusi frekuensi, pengukuran tendensi pusat, dan pengukuran variabilitas (Wiyono, 2001)
-
Fungsi analisis deskriptif adalah untuk memberikan gambaran umum tentang data yang telah diperoleh. Gambaran umum ini bisa menjadi acuan untuk melihat karakteristik data yang kita peroleh. Analisis deskriptif sering diabaikan penggunaannya dalam penelitian-penelitian sosial, karena memang dalam beberapa fungsi analisis lainnya otomatis tercantum analisis deskriptif.
Dalam SPSS, metode statistic deskriftif dapat dilakukan dengan menu Descriptive Statistics yang terdiri atas :
- Frequency , digunakan untuk menyusun data yang jumlahnya relative banyak kedalam suatu table frekwensi.
- Descriptives, digunakan untuk menampilkan deskripsi statistik univariat dan dari variable numeric yang didaftar.
- Explore, digunakan untuk mengolah data statistic yang semakin kompleks dan dilengkapi dengan pengujian kenormalan sebuah data.
- Crosstab, digunakan untuk menampilkan dalam bentuk tabulasi silang
Analisis Frekuensi:
Uji Normalitas :
Uji Homogenitas:
-
-
Analisis Regresi Linier
- Konsep Regresi Linier
- Analisis Regresi Liner Sederhana
- Analisis Regresi Linier Berganda
Tujuan: Mampu melakukan analisis data menggunakan regresi linier
Indikator:
- Ketepatan menguraikan konsep regresi linier- Ketepatan melakukan analisis regresi pada riset pemasaran dengan mengguankan perangkat lunak
-
-
KORELASI DAN REGRESI
Analisis korelasi mencari derajat keeratan hubungan dan arah hubungan. Semakin tinggi nilai korelasi, semakin tinggi keeratan hubungan kedua variabel. Nilai korelasi memiliki rentang antara 0 sampai 1 atau 0 sampai -1. Tanda positif menunjukkan arah hubungan searah, jika satu variabel naik maka variabel yang lain naik. Tanda negatif menunjukkan hubungan berlawanan, jika satu variabel naik maka variabel yang lain akan turun.
-
Seorang peneliti melakukan pengamatan terhadap hubungan antara besar tunjangan yang diterima karyawan dengan masa kerja pada suatu perusahaan. Berikut adalah datanya :
NO
TUNJANGAN
LAMA KERJA
NO
TUNJANGAN
LAMA KERJA
1
300
1
11
450
5
2
350
1
12
500
5.5
3
350
1.5
13
500
6
4
400
2
14
550
6
5
400
2.5
15
525
6.5
6
425
3
16
550
7
7
450
3
17
600
7
8
475
4
18
650
7.5
9
450
4.5
19
600
8
10
500
5
20
650
8
Korelasi:
Regresi:
-
-
Analisis Statisitk Bivariat (Uji Beda)
- Pendahuluan
- Uji Beda Satu Sampel
- Uji Beda Sampel Saling Bebas
- Uji Beda Sampel Berpasangan
- Aplikasi statisitk bivaria
-
-
COMPARE MEANS
Compare Means merupakan suatu analisis yang membandingkan rata-rata dari dua populasi atau lebih. Pada analisis compare means akan dibahas One Sampel T-Test, Independent-Sampel T Test dan Paired Sampel T Test
-
-
-
-
Kepada Mahasiswa:
Kerjakan tugas berikut ini (download) dengan ketentuan berikut :
1. Jawaban diketik dan cetak dalam file pdf (Output SPSS)
2. Dikumpulkan pada saat jadwal UAS Praktikum, dan jangan sampai terlambat.
3. Pastikan file yang anda kumpulkan adalah asli / original file anda sendiri.
4. Hasil tugas ini diambil nilainya untuk UAS Prkatikum.
5. UAS Teori tetap diadakan sesuai jadwal
-
-
Jadwal UAS Riset Pemasaran 6MA-P3:
Praktikum : Senin | 26 Juli 2021 | 14.40 - 16.10 | Penyerahan Tugas Besar (Online)
Teori : Senin | 02 Agt 2021 | 13.00 - 14.30 | Menjawab Soal Ujian (Online)Kepada mahasiswa
1. Wajib mengikuti serta memenuhi tugas dan ujian tepat waktu sesuai jadwal.
2. Wajib mengisi presensi online yang tersedia di LMS.
3. Menyerahkan tugas dan jawaban ujian yang sudah diketik dan mengunggah di LMS dalam format PDF.
4. Tugas dan jawaban ujian yang diserahkan melalui aplikasi selain LMS dianggap belum menyerahkan.
Demikian, semoga sukses.-
UAS Praktikum | Penyerahan Tugas Besar Penugasan
Tugas besar diserahkan dalam bentuk PDF dan diunggah di LMS ini.
Batas waktu penyerahan sampai dengan Senin 26 juli 2021 jam 16.10 WIB.
Note: Penyerahan tugas tepat waktu adalah bagian dari ujian -
Presensi Praktikum Umpan balik
-
UAS Teori | Menjawab Soal Ujian Penugasan
Kepada mahasiswa:
1. Unduh soal berikut ini dan jawab dengan sebaik-baiknya.
2. Serahkan Jawaban yang sudah diketik, simpan dlm file PDF, dan unggah di LMS
3. Jawaban tulis tangan, foto, tidak diterima.
4. Batas Akhir penyerahan jawaban Senin 2 Agustus 2021 pukul 15.00 WIB
-
-
INFORMASI UJIAN SUSULAN
1. UAS Susulan berlaku untuk mahasiswa yang belum atau telat mengikuti UAS reguler
2. Mahasiswa harus mengerjakan/menjawab soal pada saat ujian susulan.3. Tidak ada waktu tambahan ujian susulan dengan alasan apapun.
4. Bagi mahasiswa yang tidak juga mengikuti atau telat ujian susulan maka sama dengan tidak ada nilai UAS.
Demikin harap maklum, semoga sukses.
-
Soal dan Pengumpulan Penugasan
UAS Susulan hanya teori.
UAS Praktikum / Tugas besar tidak ada susulan, karena jangka waktu pengerjaan sebelumnya sudah berlangsung lama.
-