Garis besar topik

  • Assalamu'alaikum warahmatullahi wabaraktuh 


    Selamat siang... 

     

    Perkenalkan Saya dosen pengampu Mata Kuliah Marketing Management, Dr. Indra Jaya, MM, Masih masa dalam perlakuan pandemik untuk perkuliahan saat ini menggunkan LMS, Elearning dan Zom 

    Saya berdomisili di Bogor, sebelum pandemik jadwal perkuliahan tatap muka per 2 minggu sekali untuk saya datang kekampus memberikan perkuliahan.  

    Maka dengan masa terbatas tidak perkuliahan Offline saya berharap anda sekalian dapat lebih fokus dan intens untuk mendapatkan materi materi perkuliahan di luar materi yang saya berikan melalui LMS.   

    Memberikan pemahaman basic Manajemen Pemasaraan sehingga peserta kuliah dapat memahami landasan teori clasic pemasaran dan hubungan perkembangan pemasaran secara empirical sesuai dengan kemajuan teknologi era digital.  Pada sesi Pengantar dapat di jelaskan secara umum dan berdasarkan kondisi empiris bagaimana perusahaan dapat bertahan dan menang dalam persaingan bisnis. Penggunaan media teknologi yang cepat berubah yang merupakan fenomena bahwa teori clasik Pemasaran harus dapat menyesuaikan dengan kondisi yang ada.

     

    1. Mendefeniskan kembali konsep - konsep pemasaran yaitu Defining Marketing for the Twenty First Century atau Mendefinisikan Pemasaran Untuk Abad 21 yang sesuai dengan perkembangan teknolgi ere digital.
    2. Teori klasik pemasaran harus dapat disesuaikan dengan konsep ekonomi digital yaitu Adapting Marketing to the New Economy atau Mengadaptasi Pemasaran ke Ekonomi Baru 

     

    Referency bahan bacaan :

    1. Kotler, Philip and Keller, Kevin Lane , Marketing management, Global Edition , Pearson Education Limited,  England, 2016.
    2. Kotler, Philip and Armstrong, Gary, Principles Of Marketing, Global Edition, Pearson Education Limited,  England, 2014.

    https://drive.google.com/file/d/1tXCkmnoyuvP7OBZJDqwEtS_fV6jL_jpI/view?usp=sharing


  • Assalamulaikum warahmatulahi wabaraktuh

    Selamat bergabung kembali pada perkuliahan pertemuan yang kedua.  Pengantar dari saya bahwa untuk perkuliahan yang kedua melanjutkan perkuliahan materi pertemuan pertama.

    Dalam perkuliahan ini akan saya share bahan kuliah dalam bentuk PDF dan serta contoh perkuliahan pemasaran dari profesor pemasaran yaitu kuliah umum tentang pemasaran oleh Phip Kotler.







    Beberap kata kunci yang di katakan oleh kotler perkembangan dari pemasaran adalah :

    1. Commercial marketing
    2. Place Marketing
    3. Personal Marketing
    4. Social Marketing
    5. Political Marketing
    6. Fundraising Marketing
    7. Digital Marketing.    

     

    Dalam sepuluh tahun terakhir ini pemasaran mengalami perubahan paradigma dimana
    pemasaran menjadi lebih etis, mengutamakan kejujuran dan keadilan untuk menghadapi ΓÇ£
    New World Economic OrderΓÇ¥ , sebuah manifesto baru untuk para marketer
    mengajak untuk kita mulai meninggalkan paradigma lama dalam melakukan pemasaran.
    Marketer bergerak dengan praktek orde lama (legacy) ke orde baru (new wave) dimana
    marketer sudah menghubungkan atau meng-connect dirinya dengan perubahan besar yang
    terjadi didunia pemasar ini. Era new wave marketing ini membawa konskwensi kesiapan
    dunia tidak terkecuali Indonesia dalam menghadapi tantangan bisnis pada era ini ,oleh
    karena itu upaya upaya strategis dibidang bisnis pun telah dilakukan .






    •  RISET PASAR, DAN PERAMALAN PERMINTAAN



      CAPAIAN PEMBELAJARAN  (CP) :

      1. Mahasiswa mampu mendeskripsikan pengertian Riset Pemasaran (Marketing Research)

      2. Mahasiswa mampu mendeskripsikan dan mempresentasikan tujuan melakukan Riset Pemasaran (Marketing Research)

      3. Mahasiswa mampu mendeskripsikan peran riset pemasaran bagi perusahaan dalam menjalankan strategi bisnis

      4. Mahasiswa mampu mendeskripsikan dan mempresentasikan metode Riset Pemasaran (Marketing Researcah Methode)


      PENDAHULUAN

      Riset Pasar (Marketing Research) pagi perusahaan adalah ibarat "KOMPAS", sebagai pedoman untuk menuju arah yang hendak dicapai. Bila perusahaan tidak memimiliki Kompas, maka perusahaan akan kehilangan arah sehingga perusahaan tidak bisa mencapai tujuan. Perusahaan didirikan tentu dengan tujuan produk yang buat dapat dibeli oleh para konsumennya (customer) sehingga perusahaan mendapatkan keuntungan (profit). Untuk itu perusahaan harus mampu mengenali para konsumennya. Untuk bisa mengenali tentang konsumennya, maka perusahaan perlu melakukan riset pasar.

      Ketika perusahaan ingin membuat suatu produk, tentu perusahaan tidak serta merta begitu saja membuat produk tersebut. Tentu perusahaan harus tahu dahulu tentang produk yang akan dibuatnnya. Perusahaan harus mengetahui konsumennya yang akan mengkonsumsi/membeli/menggunakan produk tersebut.  Sehingga dengan melakukan riset pasar perusahaan dapat mengenali tentang perilaku konsumennya (consumer behavior). 

      Perusahaan perlu mengenali perilaku para konsumennya, hal ini berguna bagi perusahaan dalam merancang strategi pemasaran, dan strategi bersaing. Iklan (advertising) yang akan dibuat oleh perusahaan harus sesuai dengan perilaku konsumennya. Perilaku anak-anak tentu akan berbeda dengan orang remaja, dewasa, bahkan orang yag sudah tua.  Karena, iklan merupakan sarana komunikasi antara perusahaan dengan konsumennya. Bila salah dalam penyampai, maka pesan yang akan disampaikan oleh perusahaan tidak akan sampai kepada konsumennya. Dan ini akan berakibat buruk bagi perusahaan, karena produk yang dibuat tidak dibeli oleh konsumen. Sehingga perusahaan dalam merancang strategi pemasaran harus benar-benar tepat. Demikian juga dalam hal strategi bersaing yang akan dijalankan oleh perusahaan. Dengan riset pasar ini, sehingga perusahaan juga dapat meramalkan tentang permintaan pasar akan produk yang dibuat oleh perusahaan. Sehingga dengan melakukan riset pasar, perusahaan akan lebih mudah dalam mencapai tujuan yang ingin dicapai.

      SUB TOPIK :

      1. Pendahuluan
      2. Pengertian Riset Pasar
      3. Tujuan Riset Pasar
      4. Peran Riset Pemasaran dalam Rencana dan Strategi Pemasaran  
      5. 4.Metode Riset Pemasaran  
      6. Langkah-langkah Dasar Melakukan Riset Pemasaran


      Wass


      Dri. Ir. Supriyadi, MM








    •  MENCIPTAKAN NILAI, KEPUASAN , DAN LOYALITAS PELANGGAN



      CAPAIAN PEMBELAJARAN  (CP) :

      1. Mahasiswa mampu mendeskripsikan pengertian customer value

      2. Mahasiswa mampu mendeskripsikan dan mempresentasikan bagaimana perusahaan menciptkan nilai (value )bagi pelanggannya

      3. Mahasiswa mampu mendeskripsikan pengertian tentang kepuasan pelanggan (cutomer satisfaction)

      4. Mahasiswa mampu mendeskripsikan dan mempresentasikan strategi,  merancang kepuasan bagi pelanggan

      5. Mahasiswa mampu mempresentasikan tentang pentingnya menciptakan Loyalitas Pelanggan bagi perusahaan


      PENDAHULUAN

      Setiap perusahaan tentu mendambakan memiliki konsumen (customer) yang loyal, yakni pelanggan yang setia kepada perusahaan. Karena dengan adanya pelanggan inilah perusahaan dapat tumbuh dan berkembang. Tanpa adanya pelangga tidak ada yang akan menghargai perusahaan. Salah satu bukti penghargaan konsumen terhadap perusahaan adalah mereka mau membeli produk yang dihasilkan oleh perusahaan. Untuk itu perusahaan harus merancang strategi untuk menciptkan lolalitas pelanggan terhadap perusahaan. Pelanggan yang loyal akan selalu datang kembali dan membeli produk yang mereka butuhkan, sekalipun dahsyatnya pemasaaran yang dilakukan oleh para pesaing perusahaan.

      Pelanggan akan kembali datang ke perusahaan dan membeli, bilamana konsumen mendapatkan kepuasan dari perusahaan. Pelanggan yang loyal, mereka akan kembali ke perusahaan untuk membeli produk yang mereka butuhkan, bahkan pada saat mereka datang kembali mereka akan membawa rekan-rekan mereka yang lain. Sehingga hal ini sangat menguntungkan bagi perusahaan, setidaknya tidak bersusah payah untuk mengeluarkan biaya pemasaaran. Kepuasan yang diterima oleh pelanggan, karena perusahaan memberikan kualitas. Kualitas yang diberikan oleh perusahaan tidak semata pada kualitas produknya, akan tetapi kelualitas dalam pelayanan, maupun kualitas manajemen perusahaan. Dengan kualitas yang baik ini sehingga pelanggan merasa puas. Konsumen merasa puas bilamana sesuai dengan harapan (expectation) mereka. Bila sesuatu yang diberikan oleh perusahaan (performance) melebihi dari harapannya, maka konsumen akan merasakan kepuasan, demikian sebaliknya bila kinerja yang diberikan oleh perusahaan tidak sesuai dengan harapan pelanggan, maka mereka akan merasa tidak puas. Oleh sebab itu perusahaan dalam menjalankan bisnisnya harus memperhatikan kepuasan pelanggan (customer satisfaction).

      Pelanggan merasa mendapatkan kepuasaan saat belanja ke perusahaan, karena pelanggan merasakan nilai-nilai (values) yang ada di perusahaan tersebut. Value inilah yang membuat pelanggan merasa nyaman, dan aman saat berbelanja di perusahaan. Untuk menciptakan value ini, perusahaan harus benar-benar mengenali tentang prilaku konsuumennya (consumer behavior). Sehingga nilai (value) yang akan diciptakan benar-benar sesuai dengan yang diharapkan (expectation) oleh konsumen. 


      SUB TOPIK :
      1. Pendahuluan
      2. Menciptakan Nilai (Value)
      3. Kepuasan Pelanggan (Customer Satisfaction)
      4. Loyalitas Pelanggan (Customer Loyality)


      Wass


      Dri. Ir. Supriyadi, MM


    • FORUM DISKUSI ini merupakan sarana untuk menjembatani dosen dan mahasiswa. Bila mahasiswa ada yang ingin didiskusikan atau ada pertanyaan yang berkenaan dengan perkuliaha, dapat disampaikan dalam Forum ini.