Garis besar topik
-
-
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Salam Sejahtera untuk kita semua…
Hallo... selamat datang rekan-rekan Mahasiswa yang saya banggakan.
Selamat datang di mata kuliah ΓÇ£Akuntansi Publik". Mata kuliah ini memiliki beban sebesar 4 SKS.
Selamat mengikuti perkuliahan ini dengan baik ya rekan-rekan semua,
Ingat… Kesuksesan tidak dapat diperoleh secara instan… anda perlu memiliki persiapan yang baik, kerja keras, ketekunan, dan belajar dari kegagalan.
Selamat berproses dan tetap semangat!!
Wassalamu'alaikum Wr. Wb
RIEKA RAMADHANIYAH.,S.E.,M.Ec.,Dev -
Mata kuliah ini memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang Konsep, Teknik Akuntansi, Peraturan, Penyusunan Anggaran, dan Pengukuran Kinerja didalam sektor Publik; serta pemahaman terkait tentang perbedaan-perbedaan antara sektor publik dan privat yang nantinya akan menjadi ciri dari akuntansi sektor publik.
-
RANGE NILAI:
Range
Angka
80-100
A
75-79,5
A-
70-74,5
B+
65-67,5
B
55-64,5
C
30-54,5
D
< 30
E
-
-
-
Penjabaran terkait dengan kontrak kuliah - Materi Kuliah, RPS dan Buku wajib Peraturan Kelas
-
-
Pertemuan 3/4 - Karakteristik dan Lingkungan Sektor Publik - Jumat, 21 Maret 2025 - Jam 17.40 - 20.20
-

Sektor publik adalah bagian dari perekonomian yang dikendalikan atau dikelola oleh pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Berikut beberapa karakteristik utamanya:
-
Tujuan Utama: Pelayanan Publik
- Fokus utama sektor publik adalah memberikan layanan kepada masyarakat, bukan mencari keuntungan.
- Contoh: pelayanan kesehatan, pendidikan, keamanan, dan infrastruktur.
-
Dibiayai oleh Pajak dan Sumber Pendapatan Negara
- Sumber utama pembiayaan berasal dari pajak, retribusi, dan pendapatan negara lainnya.
-
Akuntabilitas Publik
- Harus mempertanggungjawabkan penggunaan dana publik kepada masyarakat dan lembaga pengawas.
- Transparansi dan pelaporan sangat penting.
-
Kegiatan Bersifat Monopoli atau Tidak Kompetitif
- Banyak layanan sektor publik tidak bersaing secara langsung di pasar (misalnya, pelayanan kepolisian, pengadilan).
-
Birokrasi yang Tinggi
- Proses pengambilan keputusan sering kali melibatkan prosedur panjang dan struktur organisasi yang kompleks.
-
Pengaruh Politik Kuat
- Kebijakan dan arah sektor publik sering dipengaruhi oleh kepentingan politik dan perubahan pemerintahan.
-
Regulasi dan Aturan Ketat
- Operasi sektor publik terikat oleh banyak peraturan dan standar yang ditetapkan pemerintah.
-
-
- 1. Bandingkan lingkungan kerja sektor publik dan swasta dari aspek fleksibilitas dan inovasi.
- 2. Mengapa sektor publik sering kali memiliki monopoli dalam layanan tertentu?
-
Tanggal 18 april 2025 jam 13.00 sd selesai.
Materi : resume tentang anggaran pada sektor publik.
Kumpul via LMS sesuai dengan jadwal yang ditentukan.
-
-
Akuntansi Manajemen Sektor Publik adalah bidang dalam akuntansi yang berfokus pada penerapan prinsip dan praktik akuntansi manajemen dalam organisasi sektor publik, seperti pemerintah pusat/daerah, lembaga non-profit, dan badan layanan umum.
Tujuan :
- Perencanaan: Membantu penyusunan anggaran dan pengalokasian sumber daya secara rasional.
-
Pengendalian: Memantau penggunaan anggaran dan mengevaluasi kinerja operasional.
-
Pengambilan keputusan: Memberikan informasi relevan bagi manajer publik untuk membuat keputusan strategis dan operasional.
-
Akuntabilitas: Menjamin pertanggungjawaban kepada publik dan pemangku kepentingan.
-
-
-
Penganggaran sektor publik adalah proses penyusunan dan pengalokasian sumber daya keuangan oleh pemerintah atau entitas publik untuk mendanai program dan kegiatan yang bertujuan memenuhi kebutuhan masyarakat dan mencapai tujuan pembangunan. Proses ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga politis karena melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan mencerminkan prioritas kebijakan publik.
36.0 KB · Diunggah 8/07/25, 19:49
-
-
Sistem anggaran sektor publik dalam perkembangannya telah menjadi instrumen kebijakan multi-fungsi yang digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan organisasi. Hal tersebut terutama tercermin pada komposisi dan besarnya anggaran yang secara langsung merefleksikan arah dan tujuan pelayanan masyarakat yang diharapkan. Anggaran sebagai alat perencanaan kegiatan publik yang dinyatakan dalam satuan moneter sekaligus dapat digunakan sebagai alat pengendalian. Agar fungsi perencanaan dan pengawasan dapat berjalan dengan baik, maka sistem anggaran serta pencatatan atas penerimaan dan pengeluaran harus dilakukan dengan cermat dan sistematis.
31.8 KB · Diunggah 8/07/25, 19:41
-
-
-
Soal Kasus:
Sebuah desa menerima dana desa dari pemerintah pusat sebesar Rp1.500.000.000 pada tahun anggaran 2024. Dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur jalan, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ketahanan pangan. Namun, dalam audit internal ditemukan adanya ketidaksesuaian penggunaan dana sebesar Rp400.000.000 yang tidak dapat dipertanggungjawabkan secara wajar.
Tugas Paper:
- Analisis permasalahan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa.
- Rancang sistem pengendalian internal yang dapat meminimalisasi risiko penyalahgunaan dana.
- Evaluasi tanggung jawab pejabat desa berdasarkan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).
-
-
-
-
Investasi publik adalah pengeluaran yang dilakukan oleh pemerintah (pusat maupun daerah) untuk membiayai pembangunan infrastruktur dan aset tetap lainnya, yang bertujuan meningkatkan kapasitas produksi dan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang.
📚 Sumber: Musgrave & Musgrave (1989); UNESCAP (2019)
Tujuan Investasi Publik
Mendukung pertumbuhan ekonomi: Melalui pembangunan jalan, jembatan, energi, dan teknologi.
-
Menyediakan layanan dasar: Seperti pendidikan, kesehatan, air bersih.
-
Mengurangi ketimpangan regional: Meningkatkan konektivitas dan akses di daerah tertinggal.
-
Meningkatkan daya saing nasional: Mendorong efisiensi ekonomi dan produktivitas.
-
-
-
Penentuan harga pelayanan publik adalah proses menetapkan besarnya tarif atau biaya yang harus dibayar oleh masyarakat atas layanan yang diberikan oleh pemerintah atau lembaga publik, seperti layanan air, listrik, transportasi umum, pendidikan, dan kesehatan.
📚 Sumber: Mardiasmo (2009), OECD (2017)
Tujuan Penentuan Harga Pelayanan Publik
- Menutup sebagian/seluruh biaya penyediaan layanan
- Mendorong efisiensi penggunaan layanan oleh masyarakat
- Mengurangi beban fiskal pemerintah
- Menjamin keberlanjutan layanan
Pendekatan dalam Penentuan Harga Pelayanan Publik
-
-
Free of Charge: Layanan diberikan gratis (biasanya untuk layanan dasar seperti pendidikan dasar dan vaksinasi).
-
Partial Cost Recovery: Pengguna membayar sebagian dari total biaya (subsidi silang).
-
Full Cost Recovery: Tarif mencerminkan seluruh biaya layanan.
-
Profit-Oriented Pricing: Dikenakan pada BUMN/BUMD dengan orientasi keuntungan (contoh: PDAM, rumah sakit daerah tipe B).
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Value for Money adalah prinsip dalam pengelolaan keuangan publik yang memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan menghasilkan manfaat terbaik, melalui:
-
Efisiensi
-
Efektivitas
- Ekonomi
Mengapa VfM Penting dalam Sektor Publik?
-
Akuntabilitas penggunaan anggaran
-
Transparansi terhadap hasil belanja pemerintah
-
Meningkatkan kepercayaan publik
-
Memastikan pembangunan berkelanjutan dan berkeadilan
-
Menghindari pemborosan dan korupsi
-
-
-
-
1. Strategi untuk meningkatkan kualitas layanan publik ?
2. Mengapa sektor publik tidak dapat langsung beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan perubahan regulasi
3. Bagaimana meningkatkan kinerja tenaga non ASN yang kita ketahui pendapatan mereka jauh dibawah UMR sedangkan tenaga non ASN tersebut sangat dibutuhkan dibeberapa instansi?
4. Bagaimana akuntansi sektor publik dapat membantu dan mendeteksi kecurangan atau fraud dan korupsi dalam organisasi sektor publik?
5. Bagaimana Cara meningkatkan kesadaran dan partisipasi Pegawai - dalam Akuntansi Sektor Publik.
6. Bagaimana cara meningkatkan kinerja non asn dengan pendapatan dibawah UMR ?
7. Bagaimana pembebanan yang dilakukan untuk menghitung harga pelayanan publik
8. Bagaimana strategi atau tafsiran pembebanan tarif pelayanan publik
9. Banyak Instansi pemerintah mendapatkan predikat WTP bahkan Lakipnya menunjukkan capaian indikator kinerjanya 90% keatas. apakah ini menunjukkan kegagalan sistem pengukuran kinerja dalam mencerminkan realitas publik ?Jelaskan
10 Tren atau faktor yang akan mempengaruhi konsep dan praktik value for money sistem akuntansi publik dimasa depan?
-










