Garis besar topik

    • Menurut Forbes, pengembangan usaha merupakan upaya menghadirkan nilai jangka panjang bagi organisasi dari pelanggan, market dan relasinya. Nilai jangka panjang disini maksudnya adalah pendapatan atau hal-hal lain seperti akses dan prestise yang diperlukan dalam pengembangan usaha agar senantiasa produktif. Maka, strategi pengembangan usaha adalah strategi untuk membuat usaha tetap produktif dalam jangka panjang. Soal cara, ada banyak sekali strategi pengembangan usaha yang cukup berhasil. 

      Contohnya pengembangan usaha melalui pemasaran dan akuisisi profit, baik dari konsumen baru maupun konsumen yang sudah ada (segmen pasar yang sudah matang). Pemasaran? Iya, pemasaran memang selalu menjadi hal fundamental di banyak strategi pengembangan usaha. Jadi, terus tingkatkan strategi pemasaran kamu ya. Sebagai informasi, strategi pengembangan usaha sendiri terbagi ke dalam 2 jenis, yakni vertikal dan horizontal. 

      Strategi pengembangan usaha vertikal adalah upaya untuk mengembangkan inti usaha. Sedangkan, strategi pengembangan usaha horizontal adalah upaya untuk mengembangkan bisnis yang tidak linear, tapi bisa memperkuat inti bisnis. 

      7 PENGEMBANGAN STRATEGI UNTUK UMKM

      1. Lakukan Riset Perkembangan Pasar Terkini dan Mendatang

      Riset pasar termasuk faktor penting dalam strategi pengembangan usaha yang tidak boleh kamu lewatkan. Perlu mengkaji kecenderungan pasar dan mengetahui posisi bisnis diantara kompetitor. 

      Cara melakukan riset pasar bisa melalui observasi langsung atau ΓÇÿngobrolΓÇÖ dengan target market (orang-orang yang kamu target sebagai konsumen). Riset pasar juga bisa dilakukan secara online, yakni dengan browsing atau menelusuri keyword (kata kunci) dan merek kompetitor yang ingin diketahui. Setelah itu, bisa menganalisa data yang kamu peroleh untuk mendapatkan insight yang bernilai. 

      2. Membangun Komunikasi yang Baik

      Membangun komunikasi tidak hanya dilakukan di awal penawaran produk, namun juga pada saat pasca pembelian. Ini artinya tidak boleh memutus komunikasi dengan pelanggan setelah mereka membeli produk. Cara membangun komunikasi yang baik dengan konsumen tidak hanya dengan hadir di media sosial, tapi juga dengan menjaga kualitas produk dan layanan kamu agar pelanggan puas.

      3. Melakukan Product Development

      Pengembangan usaha bisa dilakukan dengan cara melakukan product development, adalah proses mengembangkan produk baru atau melakukan perubahan pada produk yang sudah ada. Merilis produk yang inovatif merupakan langkah efektif untuk meningkatkan pangsa pasar sekaligus mengakselerasi pengembangan usaha. Selain itu, penting juga untuk mencari cara efisien dalam produksi agar bisa menghasilkan produk berkualitas dengan biaya yang lebih rendah.

      4. Melakukan Promosi Pemasaran yang Terencana

      Tak hanya pemasaran konvensional, kamu juga perlu menjamah pemasaran digital. Kedua cara ini saling melengkapi dan sebaiknya dikombinasikan dengan baik agar bisa meningkatkan penjualan dan mendukung pertumbuhan bisnis kamu.

      5. Melakukan Analisis Kompetitor

      Dengan mengetahui kelebihan dan kekurangan kompetitor, maka bisa menyusun strategi yang lebih baik. Terdapat beberapa cara untuk melakukan competitor analysis, diantaranya metode desk research dan talk to user. Sebaiknya gunakan semuanya untuk memperoleh informasi yang objektif, lengkap dan akurat. Setelah itu, lakukan analisis mendalam untuk merancang taktik yang lebih efektif.

      6. Melakukan Sistem Integrasi

      Integrasi termasuk dalam strategi pengembangan usaha yang cukup populer. Dalam hal ini, pengembangan dilakukan dengan cara memperbesar usaha. Misalnya, bila usaha bergerak di bidang produksi keripik pisang, maka integrasi bisa dilakukan dengan cara membuka cabang di tempat lain. Contoh : membeli kebun pisang untuk mendukung penyediaan bahan baku.

      7. Membangun Sinergi di Dalam dan Luar Usaha

      Pengembangan usaha juga bisa dilakukan dengan cara membangun sinergi di dalam usaha dan memperluas jejaring sosial di luar usaha. Caranya dengan merekrut karyawan yang memiliki talenta di bidang usaha, berkolaborasi dengan pengusaha bisnis lokal maupun nasional untuk membuka pasar baru dan memperluas jangkauan pasar. 


    • "PENGEMBANGAN BISNIS - PENDAMPINGAN UMKM"
      dimana dalam materi ini terdapat standar KPI (Key Performance Indicator) untuk pengukuran standarisasi kinerja suatu bisnis, khususnya UMKM.
      Mahasiswa melakukan observasi dan merujuk pada kondisi keadaan yang sebenarnya dialami UMKM ataupun bisnis mahasiswa sendiri, untuk dilakukan pengembangan bisnis pada standar KPI sebagai berikut :

      1. Tata Kelola Usaha

      2. Manajemen Bahan Baku & Produksi

      3. Manajemen Pemasaran & Distribusi Produksi

      4. Teknik Pemasaran Digital

      5. Pengembangan Usaha dan Permodalan


    • Mahasiswa melakukan observasi dan merujuk pada kondisi keadaan yang sebenarnya dialami UMKM ataupun bisnis mahasiswa sendiri, untuk dilakukan pengembangan bisnis pada standar KPI sebagai berikut :

      1. Tata Kelola Usaha

      2. Manajemen Bahan Baku & Produksi

      3. Manajemen Pemasaran & Distribusi Produksi

      4. Teknik Pemasaran Digital

      5. Pengembangan Usaha dan Permodalan


    • 1. Diskusikan UMKM apa yang akan kelompok kalian dampingi

      2. Lakukan wawancara untuk menggali kondisi eksisting dari UMKM dan buat perencanaan pengembangannya sesuai dengan tabel pada materi pertemuan 2

      3. Kumpulkan data UMKM (nama kelompok sesuai nama bisnis UMKM, alamat UMKM, nama pemilik, deskripsi singkat UMKM dan kondisi eksisting/kondisi saat ini UMKM) - dalam bentuk ppt.

      4. Tiap kelompok mengirimkan perwakilannya untuk upload data UMKM dan dicantumkan juga daftar nama timnya dalam laporan observasi tersebut.

      5. Upload tugas di LMS berupa ppt.

      6. Hari Selasa tanggal 12 Agustus 2025 wajib presentasi hasil tugas kelompoknya

      Pengumpulan data paling lambat Selasa, 12 Agustus 2025

    • Materi hari ini mengenai  "STRATEGI UMKM  - USAHA PENGUATAN PRODUK UNGGULAN"

    • Berikut adalah beberapa strategi yang dapat diterapkan UMKM untuk memperkuat produk unggulan mereka:
      1. Peningkatan Kualitas Produk:
      • Bahan Baku:
        Memastikan penggunaan bahan baku berkualitas tinggi untuk menghasilkan produk yang unggul.
      • Desain Produk:
        Melakukan inovasi dalam desain produk agar menarik dan sesuai dengan selera pasar.
      • Proses Produksi:
        Meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses produksi untuk menghasilkan produk yang konsisten dan berkualitas.
      • Pengendalian Mutu:
        Menerapkan sistem pengendalian mutu yang ketat untuk memastikan setiap produk memenuhi standar yang ditetapkan.

      2. Inovasi Produk:
      • Variasi Produk:
        Mengembangkan variasi produk untuk menjangkau target pasar yang lebih luas dan mengurangi ketergantungan pada satu jenis produk.
      • Inovasi Produk:
        Terus berinovasi dalam produk dan layanan untuk memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan, serta mengantisipasi tren pasar.
      • Pengembangan Produk:
        Melakukan riset pasar untuk mengidentifikasi kebutuhan dan preferensi konsumen, serta mengembangkan produk baru yang inovatif.

      3. Pemasaran dan Branding:
      • Identifikasi Target Pasar:
        Memahami dengan jelas target pasar yang dituju untuk produk unggulan.
      • Pemasaran Digital:
        Memanfaatkan platform digital seperti media sosial dan marketplace untuk menjangkau audiens yang lebih luas
      • Branding:
        Membangun citra merek yang kuat dan positif untuk meningkatkan kepercayaan konsumen.
      • Promosi:
        Menggunakan berbagai strategi promosi seperti diskon, promo, dan acara khusus untuk menarik minat pelanggan.

      4. Pemanfaatan Teknologi:
      • E-commerce: Memanfaatkan platform e-commerce untuk memasarkan produk secara online.
      • Media Sosial: Menggunakan media sosial untuk berinteraksi dengan pelanggan, mempromosikan produk, dan membangun komunitas
      • Sistem Informasi: Menerapkan sistem informasi untuk mengelola bisnis secara efisien, mulai dari inventaris hingga penjualan

      5. Peningkatan Efisiensi Operasional:
      • Manajemen Persediaan: Mengelola persediaan secara efektif untuk menghindari kekurangan atau kelebihan stok.
      • Manajemen Produksi: Meningkatkan efisiensi proses produksi untuk mengurangi biaya dan meningkatkan produktivitas.
      • Manajemen Distribusi: Memastikan produk sampai ke tangan konsumen dengan cepat dan tepat waktu

      6. Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia:
      • Pelatihan:
        Memberikan pelatihan kepada pemilik dan karyawan UMKM untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka
      • Pendampingan:
      • Memberikan pendampingan kepada UMKM dalam mengembangkan produk dan memasarkannya. 
      • Kemitraan:
      • Membangun kemitraan dengan berbagai pihak seperti perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan organisasi non-pemerintah untuk mendapatkan dukungan dan sumber daya tambahan. 

      7. Dukungan Pemerintah:
      • Subsidi:
        Memanfaatkan program subsidi dan kredit yang disediakan oleh pemerintah untuk membantu UMKM dalam mengembangkan usaha
      • Regulasi:
        Memastikan regulasi yang mendukung pengembangan UMKM, termasuk kemudahan perizinan dan akses ke sumber daya
      • Fasilitas:
        Memanfaatkan fasilitas yang disediakan oleh pemerintah, seperti pelatihan, pendampingan, dan akses ke teknologi





    • Analisis SWOT adalah alat perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi Kekuatan (Strengths), Kelemahan (Weaknesses), Peluang (Opportunities), dan Ancaman (Threats) yang terkait dengan suatu proyek, produk, atau bahkan diri sendiri.

      Berikut adalah penjelasan lebih rinci mengenai masing-masing komponen SWOT:
      • Kekuatan (Strengths):
        Faktor internal yang menjadi keunggulan organisasi atau individu. Contohnya, sumber daya yang dimiliki, keahlian khusus, reputasi baik, atau posisi pasar yang kuat.

      Kelemahan (Weaknesses):
      Faktor internal yang menjadi hambatan atau kekurangan organisasi atau individu. Contohnya, keterbatasan sumber daya, kurangnya pengalaman, proses yang tidak efisien, atau reputasi buruk

      Peluang (Opportunities):
      Faktor eksternal yang dapat dimanfaatkan untuk mencapai tujuan. Contohnya, perubahan tren pasar, kebijakan pemerintah yang mendukung, atau perkembangan teknologi baru

      Ancaman (Threats):
      Faktor eksternal yang dapat menghambat pencapaian tujuan atau bahkan merugikan organisasi atau individu. Contohnya, persaingan yang ketat, perubahan regulasi, atau krisis ekonomi




    • ┬ùAnalisis internal meliputi peniaian terhadap faktor kekuatan (Strength) dan kelemahan (Weakness).
      —Analisis eksternal mencakup faktor peluang (Opportunity) dan tantangan (Threath)

    • Legalitas usaha UMKM di Indonesia, yang terdiri dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, umumnya diwujudkan melalui Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK)IUMK ini memberikan pengakuan resmi dari pemerintah daerah dan menjadi dasar hukum bagi UMKM untuk beroperasi. Selain itu, ada juga Nomor Induk Berusaha (NIB) yang diterbitkan melalui sistem OSS (Online Single Submission) yang juga berfungsi sebagai identitas sekaligus legalitas tunggal bagi UMKM.

      Pentingnya IUMK dan NIB bagi UMKM:

      1. Kepastian Hukum

      2. Akses ke Fasilitas Usaha

      3. Membangun Kredibilitas

      4. Perlindungan Usaha

      5. Kemudahan Akses Pembiayaan

      6. Pengembangan Usaha


      • Standar Operasional Prosedur (SOP) adalah serangkaian instruksi tertulis yang dibakukan mengenai berbagai proses penyelenggaraan aktivitas organisasi,bagaimana dan kapan harus dilakukan,dimana dan oleh siapa dilakukan (permenpan No. 035 tahun 2012).

      • Instruksi kerja adalah petunjuk kerja terdokumentasi yang dibuat secara rinci,spesifik dan bersifat instruktif,yang dipergunakan oleh pekerja sebagai acuan dalam melaksanakan suatu pekerjaan spesifik agar dapat mencapai hasil kerja sesuai persyaratan yang telah ditetapkan (susilo,2003)


    • Contoh SOP

    • ΓÇóMenurut Mathis dan Jakson analisis jabatan merupakan cara sistematik untuk mengumpulkan dan menganalisis informasi tentang isi dan personal yang dipersyaratkan dalam jabatan, dan dalam hubungannya dengan prestasi jabatan

    • ΓÇóPemasaran Digital atau Digital Marketing adalah istilah umum untuk pemasaran bertarget, terukur dan interaktif dari produk atau jasa menggunakan teknologi digital untuk mencapai, mengubah, mengarah ke pelanggan dan mempertahankan mereka.

      POKOK BAHASAN :
      ΓÇóPemasaran Digital
      ΓÇóPentingnya Media Sosial
      ΓÇóPerencanaan Strategi Pemasaran Digital Dengan Media Sosial
      ΓÇóKalender Media Sosial
      Perangkat Pendukung Pemasaran Digital Dengan Media Sosial

    • ΓÇóPemasaran Digital
      ΓÇóPentingnya Media Sosial
      ΓÇóPerencanaan Strategi Pemasaran Digital Dengan Media Sosial
      ΓÇóKalender Media Sosial
      Perangkat Pendukung Pemasaran Digital Dengan Media Sosial

    • Silahkan buatkan kalender pemasaran media sosial pada tabel di pertemuan 12, dikumpulkan pada saat UAS 

    • SILAHKAN KERJAKAN SOAL UAS DIBAWAH INI:
      UNTUK LINK dan Video Promosi Kumpulkan melalui LMS ini