Lewati ke konten utama
LMS IIB DARMAJAYA
  • Beranda
  • Kalender
  • Kategori
    Ilmu Komputer Ekonomi & Bisnis Desain, Hukum & Pariwasata IBI Kemahasiswaan
  • Panduan Penggunaan
    Panduan Dosen Panduan Mahasiswa SK Rektor Prihal E-learning SK Senat Prihal E-learning
  • Bantuan
  • Jadwal UJIAN
    Jadwal UTS Jadwal UAS
  • Selengkapnya
Masuk
LMS IIB DARMAJAYA
Beranda Kalender Kategori Ciutkan Memperluas
Ilmu Komputer Ekonomi & Bisnis Desain, Hukum & Pariwasata IBI Kemahasiswaan
Panduan Penggunaan Ciutkan Memperluas
Panduan Dosen Panduan Mahasiswa SK Rektor Prihal E-learning SK Senat Prihal E-learning
Bantuan Jadwal UJIAN Ciutkan Memperluas
Jadwal UTS Jadwal UAS
  1. Dasbor
  2. 2024-2|Senin,13-14:30| F43 |Ekonomi Manajerial|2MA4|ANUAR SANUSI
  3. Topic 4
  4. Pendekatan kardinal dalam perilaku konsumen

Pendekatan kardinal dalam perilaku konsumen

You are not enrolled in this course.
Syarat penyelesaian
Dibuka: Senin, 31 Maret 2025, 13:00
Jatuh tempo: Senin, 31 Maret 2025, 14:40

Pendekatan kardinal dalam perilaku konsumen adalah pendekatan yang mengukur tingkat kepuasan atau utilitas yang dirasakan konsumen secara kuantitatif, seperti unit, uang, atau jumlah. Pendekatan ini mengasumsikan bahwa kepuasan konsumen dapat diukur dan dinyatakan dalam satuan utilitas, dan semakin banyak barang/jasa yang dikonsumsi, semakin besar utilitas yang diperoleh. Pendekatan kardinal adalah salah satu cara dalam menganalisis perilaku konsumen berdasarkan asumsi bahwa tingkat kepuasan pelanggan/konsumen dapat diukur dengan satuan nominal tertentu, seperti uang, jumlah, atau unit.Oleh karena itu, pendekatan ini disebut juga dengan pendekatan kardinal (cardinal approach). Pendekatan ini juga mengandung anggapan bahwa semakin berguna suatu barang bagi seseorang, maka akan semakin diminati.Kata utilitas berasal dari bahasa Inggris yaitu utility. Utilitas memiliki satuan yang disebut util. Utilitas yang diperoleh dari konsumen dalam mengonsumsi dapat berupa utilitas total (total utility) dan utilitas marjinal (marginal utility). 

Teori utilitas menyatakan utilitas barang dan jasa tertentu tidak bisa diukur dengan skala objektif, konsumen berwenang dalam memberikan peringkat terhadap beberapa alternatif yang berbeda.

Ukuran Kepuasan Pendekatan Kardinal

Dari tadi kita bicara tentang kepuasan. Menurut pendekatan kardinal, nilai guna atau kepuasan atas suatu barang itu bisa diangkakan. Kamu tahu kan kepuasan itu abstrak? Namun uniknya, di pendekatan kardinal kepuasan dapat dinumerasi.

Satuan dari Kepuasan

Jika satuan dari berat adalah kilogram, gram, atau ons. Maka apa satuan kepuasan?

Satuan dari kepuasan adalah ΓÇ£utilΓÇ¥ (berasal dari kata ΓÇ£utilityΓÇ£).

Utility/utilitas/kepuasan/nilai guna adalah kepuasan yang diperoleh dalam mengonsumsi barang dan jasa. Maka dari itu, utilitas menunjukkan kepuasan relatif yang diperoleh seorang konsumen dari penggunaan berbagai barang.

Contohnya begini, kepuasaan kamu saat makan ayam geprek adalah 8 util. Sedangkan kepuasan memakan mangga asam adalah 3 util. 

Dua Jenis Kepuasan dalam Pendekatan Kardinal

Nah, selanjutnya kamu perlu tahu dan bisa membedakan dua jenis kepuasan yang akan selalu kita bicarakan dalam pendekatan kardinal.

  1. Total utility. Ini adalah ukuran dari jumlah kepuasan total yang dirasakan dan diperoleh konsumen saat menggunakan produk dan jasa. Contoh total utility misalnya pembelian mangga arumanis oleh konsumen Superindo yang meningkat. Minggu pertama ludes 60 kuintal dan meningkat menjadi 90 kuintal di minggu kedua.
  2. Marginal utility. Ini adalah ukuran nilai kepuasan yang diperoleh konsumen saat memiliki lebih dari satu unit barang atau jasa. Contoh marginal utility misalnya ketika kamu memesan 3 loyang piza. Loyang pertama kamu puas dan merasa kenyang. Loyang kedua kamu sudah tak terlalu antusias dan di loyang ketiga kamu sudah ingin memuntahkannya.


  • PPT-4a prilaku konsumen versi cardinal.pptx PPT-4a prilaku konsumen versi cardinal.pptx
    8 Mei 2025, 15:44

Made with ❤️ by ICT CENTER - IIB DARMAJAYA

Dapatkan aplikasi seluler