Materi Pertemuan 13: Perinsip - perinsip Pengukuran dan Penyusunan Skala
Materi Pertemuan 13: Perinsip - perinsip Pengukuran dan Penyusunan Skala
You are not enrolled in this course.
Syarat penyelesaian
Dibuka: Jumat, 16 Januari 2026, 18:30
Jatuh tempo: Jumat, 16 Januari 2026, 20:00
PRINSIP-PRINSIP PENGUKURAN DAN PENYUSUSAN SKALA
Prinsip pengukuran dan penyusunan skala berpusat pada kejelasan aturan klasifikasi data, validitas (mengukur apa yang seharusnya diukur), reliabilitas (konsistensi hasil), kepekaan (kemampuan menangkap variasi), dan pemilihan skala yang tepat (Nominal, Ordinal, Interval, Rasio) yang menentukan jenis analisis statistik yang bisa dilakukan, dengan tujuan menghasilkan data yang akurat dan dapat ditafsirkan secara sahih.
Prinsip-Prinsip Pengukuran
Keabsahan (Validitas): Instrumen harus benar-benar mengukur apa yang ingin diukur, bukan hal lain.
Keandalan (Reliabilitas): Hasil pengukuran konsisten jika diterapkan berulang kali dalam kondisi yang sama.
Kepekaan (Sensitivity): Mampu mendeteksi perbedaan kecil atau variasi dalam atribut yang diukur.
Objektivitas: Pengukuran bebas dari bias peneliti atau responden.
Akurasi & Presisi: Menghasilkan nilai yang sesuai dengan variabel dan memiliki tingkat ketelitian yang baik.
Item pernyataan: Harus jelas, tunggal, dan tidak ambigu.
Skor: Memberikan angka pada setiap pilihan (misal: 1-5) yang mencerminkan intensitas sikap (setuju/tidak setuju).
Skor Tengah (Netral): Menyediakan pilihan netral (ragu-ragu) untuk responden yang tidak punya pendapat kuat.
Tujuan
Memilih skala yang tepat memastikan data dapat dianalisis secara statistik dengan benar, dari pengelompokan (nominal) hingga perhitungan matematis (rasio).