Diskusi

Diskusi

Jumlah balasan: 1

Bapak Dr. Anuar Sanusi, dosen mata kuliah Leadership and Organizational behaviour yth., selamat malam dan salam sejahtera. Semoga karena belas kasih dan kemurahan Tuhan YME, Bapak Dr. Anuar beserta keluarga dan seluruh dosen IIB Darmajaya selalu diberi rahmat kesehatan, keselamatan, panjang umur, dan dijauhkan dari pandemic COVID-19.

Sebelum menyampaikan tanggapan atas materi yang Bapak berikan, mohon ijin terlebih dahulu untuk memperkenalkan diri. Identitas diri saya, nama Dwi Herinanto, mahasiswa program pascasarjana Magister Manajemen Angkatan 21, NPM 1922310008. Saya sangat antusias dan memberikan apresiasi dengan kegiatan perkuliahan ini khususnya pada mata kuliah yang Bapak ampu. Ke depan kami mohon bimbingan, pendampingan, dan arahan sehingga dalam menempuh kuliah program pascasarjana magister manajemen ini lancar dan tidak mengalami kendala.

Mohon ijin untuk mengajukan beberapa pertanyaan untuk didiskusikan kepada rekan-rekan maupun kepada Bapak dosen sebagai berikut:

1.      Menurut Gibson (1989), attitude berhubungan dengan persepsi, kepribadian, motivasi, dan integritas. Dan attitude adalah faktor yang sangat menentukan dalam pembentukan perilaku (baca: organisasi). Pertanyaannya adalah: Apakah attitude itu dapat direkayasa?

2.      Sigmund Fread (Russel G. Geen, 1976) mengatakan, “manusia memiliki kecenderungan naluri untuk menghancurkan (instinct for distruction) (baca: perilaku organisasi)”. Pertanyaannya adalah: Setujukah Anda dengan pendapat tersebut? Jika setuju, mengapa dan beri alasan. Dan jika tidak setuju, mengapa dan beri alasan.

3.      Di dalam organisasi, kekuasasan digunakan untuk memperoleh, menggerakkan, dan menggunakan sumber daya yang diperlukan untuk mencapai tujuan organisasi. Pertanyaannya adalah: Setujukah Anda dengan pendapat tersebut? Jika setuju, mengapa dan beri alasan. Dan jika tidak setuju, mengapa dan beri alasan.

Atas dijawabnya pertanyaan ini, sebelumnya saya ucapkan terima kasih.


Dwi Herinanto-Pringsewu


Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi

oleh yuli maylena -
Assalamualaikum wr. wb,
Salam sejahtera untuk kita semua.
Dalam kondisi penyebaran Covid-19 ini, semoga kita semua senantiasa berada dalam lindungan Tuhan YME sehingga dikemudian hari nanti kita semua dapat berkumpul bersama dalam kelas Leadership & Organizational Behaviour di gedung pascasarjana IIB Darmajaya.

Kepada Bapak Dr. Anuar Sanusi, S.E., M.Si, mohon ijinkan saya untuk memperkenalkan diri terlebih dahulu. Nama saya Yuli Maylena, mahasiswa pascasarjana program studi Magister Management angkatan ke-21 dengan NPM 1922310020. Disni saya akan mencoba menanggapi pertanyaan dari Bapak Dwi Herinanto terkait pertanyaan tentang attitude dan naluri manusia serta kekuasaan dalam tujuan organisasi.

1. Apakah attitude itu dapat direkayasa :

Jawaban saya adalah "Bisa". Seperti yang dipaparkan oleh Gibson (1989), bahwa attitude berhubungan dengan persepsi, kepribadian, motivasi dan integeritas. Attitude yang ditunjukkan seseorang dapat didasari oleh beberapa faktor seperti yang telah disebutkan diatas. Seseorang bisa saja menunjukkan attitude yang beubah-ubah karena termotivasi akan sesuatu demi mencapai tujuannya.

2. Sigmund Fread (Russel G. Geen, 1976) mengatakan, ΓÇ£manusia memiliki kecenderungan naluri untuk menghancurkan (instinct for distruction) (baca: perilaku organisasi)ΓÇ¥. Pertanyaannya adalah: Setujukah Anda dengan pendapat tersebut? Jika setuju, mengapa dan beri alasan. Dan jika tidak setuju, mengapa dan beri alasan.

Jawaban saya adalah "setuju". Bisa kita lihat saat ini telah berdiri banyak sekali organisasi/perusahaan yang bergerak di berbagai bidang usaha, seperti perusahaan Manufaktur yang memproses input menjadi output. Walaupun tujuannya untuk mendapatkan laba dan membantu perekonomian di Indonesia khususnya dan telah melakukan upanya ramah lingkungan tetapi tetap saja lama kelamaan akan merusak. Karena pada akhirnya perusahaan tersebut dibangun untuk terus berkembang luas yang pastinya akan membutuhkan lahan yang ditak sedikit. Itu salah satu tindakan penghancuran lingkungan yang mungkin terlihat kecil tetapi jika dilakukan oleh banyak perusahaan maka dapat terlihat dampaknya. Selain itu limbah pembakaran dari sisa produksi juga dapat merusak atmosfer Bumi.

3. Di dalam organisasi, kekuasasan digunakan untuk memperoleh, menggerakkan, dan menggunakan sumber daya yang diperlukan untuk mencapai tujuan organisasi. Pertanyaannya adalah: Setujukah Anda dengan pendapat tersebut? Jika setuju, mengapa dan beri alasan. Dan jika tidak setuju, mengapa dan beri alasan.

Jawaban saya adalah "setuju". Karena dalam suatu organisasi pastilah ada pemimpin dan yang dipimpin. Baik pimpinan organisasi maupun pimpinan dalam setiap bagaiannya. Seharusnya kekuasaan yang dimiliki oleh seseorang dalam suatu organisasi haruslah digunakan untuk memperoleh tujuan organisasi dengan menggerakkan organisasi tersebut demi tercapainya tujuan dengan menggunakan sumber daya yang ada dan diperlukan.

Demikianlah tanggapan yang dapat saya berikan. Apabila ada dari rekan-rekan semua yang mengkoreksi jawaban saya kurang tepat mohon dibenarkan agar diskusi kita ini dapat hidup serta memberikan hasil yang baik.

Terimakasih dan tetap jaga kesehatan,
Yuli Maylena