Tempatnya diskusi disini... (ditunggu)

Tempatnya diskusi disini... (ditunggu)

Jumlah balasan: 15

 

Mari Aktifkan Forum ini...

(Kalian Semua-nya Cerdas ayo)....

 


Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempatnya diskusi disini... (ditunggu)

oleh Ni made Subakti -
menurut teori alex s. nitisemito semanggat gaerah kerja adalah melakukan perkerjaan secara lebih baik serta adanya kesenagan mendalam terhadap perkerjaan yang dilakukan.
kesimpulan saya dari terori alex s. ini adalah semangat kegaerahan kerja dapat disimpulkan bahwa antara semangat dan moral yang tinggi mempunyai makna yang sama yaitu : menunjukan dimana sesuatu keadaan kariyawan didalam melakukan perkerjannya secara giat dan brgairah penuh dengan kesungguhan dan kesenagan yang mendalam terhadap perkerjannya. apabila perusahaan mampu meningktkan semangat dan kegaerahan perusahaan akan memperolehkeuntungan yang banyak . dengan meningkatkan semngt kegaierahan kerja perkerjaan akan lebih cepat diselesaikan , kerusakan akan dapat dikurangi , absensi akan dpat diperkecil , kemungkinan perpindahan kariyawan dapat diperkecil.
Sebagai balasan Ni made Subakti

Re: Tempatnya diskusi disini... (ditunggu)

oleh lukmanul hakim -
good, Ni made Subakti" 
https://www.bing.com/search?q=kata+nasehat+abraham+maslow&form=EDGTCT&qs=PF&cvid=782f911a3d974c9d82d32539179fa607&refig=e1b1a64fd88647c087f401db8a3c3974&cc=ID&setlang=en-US&plvar=0

Image result for Kata Nasehat Abraham MaslowImage result for Kata Nasehat Abraham Maslow
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempatnya diskusi disini... (ditunggu)

oleh Umi Asri Elenia -
semangat kerja atau gairah dalam bekerja pada hakikatnya merupakan perwujudan dari pada moral kerja yang tinggi, moral kerja yang tinggi juga merupakan semangat dan kegairahan kerja. Semangat kerja menggambarkan suatu perasaan dan menunjukkan iklim serta suasana pekerjaan. Begitu juga halnya dengan seorang pegawai semangat kerja dari seorang pegawai sangat diperlukan dalam melaksanakn tugasnya, karena baik tidaknya pekerjaan pegawai dipengaruhi oleh semangat dan kegairahannya dalam bekerja.serta unsur penting dalam semangat kerja dan gairah kerja dapat dikatakan adanya keinginan untuk mencapai tujuan dari sebuah kelompok tertentu.contoh dari semangat kerja juga bisa adanya seorang kepahlawanan dalam perang,ketika seseorang menyerahkan nyawanya maka tubuhnya dapat mempunyai sebuah kesempatan atau dapat mencapai sebuah tujuan yang ditujukan.dapat disadari juga bahwa semangat kerja karyawan senantiasa dapat mengalami perubahan dan ini bisa saja terjadi karena karyawan merasa terpuaskan atau sebaliknya, ini tergantung pada perusahaan bersangkutan.
karena dari semangat kerja juga merupakan cermin dari kondisi karyawan dan lingkungan kerjanya. Referensi : http://tugasakhiramik.blogspot.com/2013/03/pengertian-semangat-kerja.html?m=1
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempatnya diskusi disini... (ditunggu)

oleh Desi Maya Sari -
Menurut Nitisemito semangat dan gairah kerja adalah: ΓÇ£Semangat dan kegairahan kerja pada hakekatnya adalah perwujudan moral kerja yang tinggi,bahkan ada yang mengidentifikasikan secara bebas, moral kerja yang tinggi adalah semangat dan kegairahan kerja.ΓÇ¥Pada umumnya terdapat kecenderungan hubungan produktivitas yang tinggi dengan semangat kerja dan kegairahan yang tinggi. Dibawah kondisi semangat dan kegairahankerja yang buruk akan mengakibatkan penurunan produktivitas kerja secara keseluruhan.Penurunan produktivitas ini akan mempengaruhi keuntungan yang didapat oleh perusahaan di masa yang akan datang. Hal ini akan memberatkan prospek perusahaan di masa yang akan datang, bila semangat dan kegairahan kerja tersebut dibebani secara serius oleh perusahaan. Semangat dan kegairahan kerja yang tinggi tidak harus menyebabkan produktivitas yang tinggi, hal ini hanyalah merupakan suatu pengaruh bagi produktivitas secara keseluruhan, misalnya : sekelompok pekerja yang mempunyai semangat dan kegairahan kerja yang tinggi, tetapi mereka hanya bersendau gurau saja tanpa menghiraukan pekerjaan pada waktu ditinggal oleh pengawasnya.Aspek-aspek Semangat KerjaAspek-aspek semangat kerja perlu untuk dipelajari karena di dalam aspek tersebut dapat mengukur tinggi rendahnya semangat kerja. Menurut (Maier,1998:119), seseorang yang memiliki semangat kerja tinggi mempunyai alasan tersendiri untuk bekerja yaitu benar-benar menginginkannya. Hal tersebut mengakibatkan orang tersebut memiliki kegairahan, kualitas bertahan dalam menghadapi kesulitan untuk melawan frustasi, sertamemiliki semangat berkelompok. Ada tiga aspek yang menunjukan seseorang mempunyai semangat kerja yang tinggi yaitu :
a. KegairahanSeseorang yang memiliki kegairahan dalam bekerja berarti juga memiliki motivasi dan doronganbekerja. Motivasi tersebut akan terbentuk bila seseorang memiliki keinginan atau minat dalam mengerjakan pekerjaannya. Menurut (Jucius,1959) yang lebih dipentingkan oleh para karyawan adalah yang seharusnya bekerja untuk organisasibukan lebih mementingkan pada apa yang mereka dapat.
b. Kekuatan untuk melawan frustasiAspek ini menunjukan adanya kekuatan seseorang untuk selalu konstruktif walaupun sedang mengalami kegagalan yang ditemuinya dalam bekerja. Seseorang yang memiliki semangat kerja yang tinggi tentunya tidak akan memiliki sifat pesimis apabila menemui kesulitan dalam pekerjaannya.
c. Kualitas untuk bertahanAspek ini tidak langsung menyatakan seseorang yang mempunyai semangat kerja yang tinggi maka tidak mudah putus asa dalam menghadapi kesukaran-kesukaran di dalam pekerjaannya. Iniberarti ada ketekunan dan keyakinan penuh dalam dirinya. Keyakinan ini menurut (Maier,1998:120) menunjukan bahwa seseorang yang mempunyai energi dan kepercayaan untuk memandang masa yang akan datang dengan baik. Hal ini yang meningkatkan kualitas untuk bertahan. Ketekunan mencerminkan seseorang memiliki kesungguhan dalam bekerja.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempatnya diskusi disini... (ditunggu)

oleh Jhontry Malau -
ΓÇ£Semangat dan kegairahan kerja pada hakekatnya adalah perwujudan moral kerja yang tinggi,bahkan ada yang mengidentifikasikan secara bebas, moral kerja yang tinggi adalah semangat dan kegairahan kerja.ΓÇ¥
Pada umumnya terdapat kecenderungan hubungan produktivitas yang tinggi dengan semangat kerja dan kegairahan yang tinggi. Dibawah kondisi semangat dan kegairahan
kerja yang buruk akan mengakibatkan penurunan produktivitas kerja secara keseluruhan.
Penurunan produktivitas ini akan mempengaruhi keuntungan yang didapat oleh perusahaan di masa yang akan datang. Hal ini akan memberatkan prospek perusahaan di masa yang akan datang, bila semangat dan kegairahan kerja tersebut dibebani secara serius oleh perusahaan. Semangat dan kegairahan kerja yang tinggi tidak harus menyebabkan produktivitas yang tinggi, hal ini hanyalah merupakan suatu pengaruh bagi produktivitas secara keseluruhan, misalnya : sekelompok pekerja yang mempunyai semangat dan kegairahan kerja yang tinggi, tetapi mereka hanya bersendau gurau saja tanpa menghiraukan pekerjaan pada waktu ditinggal oleh pengawasnya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempatnya diskusi disini... (ditunggu)

oleh Muhammad renaldi -
Menurut Burhanuddin (1994:271) semangat kerja atau ΓÇ¥moraleΓÇ¥ adalah "Kepuasan secara keseluruhan yang diperoleh seseorang dari pekerjaanya, kelompok kerja, pimpinan organisasi dan lingkungannyaΓÇ¥. Hal senada juga disampaikan oleh Nitisimito, semangat kerja adalah "Melakukan pekerjaan secara lebih giat, sehingga dengan demikian pekerjaan akan diharapkan lebih cepat dan lebih baikΓÇ¥. Sedangkan kegairahan adalah "Kesenangan yang mendalam terhadap pekerjaan yang dilakukanΓÇ¥. Ini berarti bahwa dengan meningkatnya semangat dan kegairahan kerja, pekerjaan akan lebih cepat diselesaikan, absensi akan dapat diperkecil, kemungkinan kepindahanpun kecil terjadi. Semua ini juga mengandung arti bahwa cepat dan baiknya pekerjaan ditentukan oleh semangat kerja yang tinggi.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempatnya diskusi disini... (ditunggu)

oleh Ardian Arifin -
Menurut Burhanuddin (1994:271) semangat kerja atau ΓÇ¥moraleΓÇ¥ adalah "Kepuasan secara keseluruhan yang diperoleh seseorang dari pekerjaanya, kelompok kerja, pimpinan organisasi dan lingkungannyaΓÇ¥. Hal senada juga disampaikan oleh Nitisimito, semangat kerja adalah "Melakukan pekerjaan secara lebih giat, sehingga dengan demikian pekerjaan akan diharapkan lebih cepat dan lebih baikΓÇ¥. Sedangkan kegairahan adalah "Kesenangan yang mendalam terhadap pekerjaan yang dilakukanΓÇ¥. Ini berarti bahwa dengan meningkatnya semangat dan kegairahan kerja, pekerjaan akan lebih cepat diselesaikan, absensi akan dapat diperkecil, kemungkinan kepindahanpun kecil terjadi. Semua ini juga mengandung arti bahwa cepat dan baiknya pekerjaan ditentukan oleh semangat kerja yang tinggi.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempatnya diskusi disini... (ditunggu)

oleh Shely Tia -
Menurut Burhanuddin (1994:271) semangat kerja atau ( Moral) adalah "Kepuasan secara keseluruhan yang diperoleh seseorang dari pekerjaanya, kelompok kerja, pimpinan organisasi dan lingkungannyaΓÇ¥.
Hal senada juga disampaikan oleh Nitisimito, semangat kerja adalah "Melakukan pekerjaan secara lebih giat, sehingga dengan demikian pekerjaan akan diharapkan lebih cepat dan lebih baik oleh kitaΓÇ¥.
Sedangkan kegairahan adalah "Kesenangan yang mendalam terhadap pekerjaan yang dilakukan oleh atasannyaΓÇ¥. Ini berarti bahwa dengan meningkatnya semangat dan kegairahan kerja, pekerjaan akan lebih cepat diselesaikan, absensi akan dapat diperkecil, kemungkinan kepindahan pun kecil terjadi. Semua ini juga mengandung arti bahwa cepat dan baiknya pekerjaan ditentukan oleh semangat kerja yang tinggi. Sekian terimakasih
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempatnya diskusi disini... (ditunggu)

oleh Selvi Permatasari -
Nama : selvi permatasari
Npm : 1812110190
Menurut Nitisemito semangat dan gairah kerja adalah : ΓÇ£Semangat dan kegairahan kerja pada hakekatnya adalah perwujudan moral kerja yang tinggi,bahkan ada yang mengidentifikasikan secara bebas, moral kerja yang tinggi adalah semangat dan kegairahan kerja.ΓÇ¥
Pada umumnya terdapat kecenderungan hubungan produktivitas yang tinggi dengan semangat kerja dan kegairahan yang tinggi. Dibawah kondisi semangat dan kegairahan
kerja yang buruk akan mengakibatkan penurunan produktivitas kerja secara keseluruhan.
Penurunan produktivitas ini akan mempengaruhi keuntungan yang didapat oleh perusahaan di masa yang akan datang. Hal ini akan memberatkan prospek perusahaan di masa yang akan datang, bila semangat dan kegairahan kerja tersebut dibebani secara serius oleh perusahaan. Semangat dan kegairahan kerja yang tinggi tidak harus menyebabkan produktivitas yang tinggi, hal ini hanyalah merupakan suatu pengaruh bagi produktivitas secara keseluruhan.Ada empat aspek yang menunjukan seseorang mempunyai semangat kerja yang tinggi yaitu :
a. Kegairahan
b. Kekuatan untuk melawan frustasi
c. Kualitas untuk bertahan
d. Semangat kelompok
Gejala Turunnya Semangat dan Gairah Kerja.
Dengan mengetahui gejala turunya semangat dan kegairahan kerja maka dapat diambil tindakan-tindakan pencegahan masalah sedini mungkin antara lain :
Tingkat absensinya yang tinggi. Untuk melihat apakah naiknya tingkat absensi tersebut merupakan sebab turunnya semangat dan kegairahan kerja maka kita tidak boleh melihat naiknya tingkat absensi ini secara perorangan tetapi harus dilihat secara rata-rata.
Kegelisahan dimana-mana. Kegelisahaan di lingkungan kerja akan terjadi bilamana semangat dan kegairahan kerja turun, sebagai seorang pemimpin, kita harus dapat mengetahui adanya kegelisahan-kegelisahan yang timbul di lingkungan kerja perusahaan. Kegelisahan ini dapat terwujud dalam bentuk ketidaktenangan kerja, keluh kesah dan lain-lain.
Tingkat perpindahan buruh yang tinggi. Keluar masuknya karyawan yang meningkat tersebut, terutama adalah disebabkan karena ketidaktenangan mereka bekerja pada perusahaan tersebut, sehingga mereka berusaha untuk mencari pekerjaan yang lain yang dianggap lebih sesuai. Tingkat keluar masuknya buruh yang tinggi selain dapat menurunkan produktivitas kerja, juga dapat mengganggu kelangsungan jalannya perusahaan tersebut.
Tuntutan yang seringkali terjadi. Tuntutan sebenarnya merupakan perwujudan dari ketidakpuasan, dimana pada tahap tertentu akan menimbulkan keberanian untuk mengajukan tuntutan.
Pemogokan. Tingkat indikasi yang paling kuat tentang turunnya semangat dan kegairahan kerja adalah bilamana terjadi pemogokan. Hal ini disebabkan pemogokan merupakan perwujudan dari ketidakpuasan dan kegelisahaan para karyawan.

https://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/06/kajian-teori-semangat-dan-gairah-kerja.html?m=1
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempatnya diskusi disini... (ditunggu)

oleh Deviana _ -
Menurut Siswanto (2000:264), semangat kerja adalah suatu kondisi rohaniah, atau perilaku individu tenaga kerja dan kelompok yg menimbulkan kesenangan yg mendalam pada diri tenaga kerja untuk berkerja dengan giat dalam mencapai tujuan yg lebih ditetapkan oleh perusahaan.
Menurut AsΓÇÖad (2000:27) mengatakan bahwa ada empat indikator yg mempengaruhi semangat kerja yaitu :
1. Kedisiplinan kerja, yaitu usaha untuh mematuhi peraturan yg dikeluarkan perusahaan untuk dilaksanakan oleh pegawai.
2. Ketelitian kerja, yaitu sejauh mana pegawai mempunyai rasa kecermatan kerja, sehingga kesalahan dalam berkerja mebjadi sangat rendah.
3. Kegairahan kerja, yaitu adanya keinginan yg tinggi dari pegawai dalam menyelesaikan tugas-tugasnya.
4. Kerajinan kerja, yaitu pegawai dalam mengemban tugas-tugas dan tanggung jawab mempunyai rasa kesungguhan berusaha.

Beberapa cara yg digunakan untuk meningkatkan semangat kerja yg tinggi, baik yg sifatnya material maupun non material menurut Nitisemito (2000:170) adalah sebagai berikut :
1. Gaji yg cukup.
2. Memperhatikan kebutuhan rohani.
3. Sesekali perlu menciptakan suasana santai.
4. Harga diri pegawai perlu mendapatkan perhatian.
5. Tempatkan pegawai pada posisi yg tepat.
6. Berikan kesempatan untuk maju.
7. Perasaan aman untuk menghadapi masa depan perlu diperhatikan.
8. Usahakan para pegawai mempunyai loyalitas.
9. Pemberian insentif yg terarah.
10. Fasilitas yg menyenangkan.

Dalam mendorong dan memelihara semangat kerja pegawai dapat pula dilaksanakan melalui tehnik pengawasan dan kebijaksanaan manajemen seperti (Nitisemito, 2001:195) :
1. Pengawas wajib memperlihatkan kegairahannya.
2. Memberi pujian
3. Memasukkan kepentingannya sendiri dalam kepentingan orang lain.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempatnya diskusi disini... (ditunggu)

oleh Arif Nur akbar rizki -
Nama : Arif Nur Akbar Rizki
NPM: 1812110392
Semangat dan gairah kerja adalah semangat dan kegairahan kerja pada hakekatnya adalah perwujudan moral kerja yang tinggi, bahkan ada yang mengidentifikasikan secara bebas, moral kerja yang tinggi adalah semangat dan kegairahan kerja.
Aspek-aspek semangat kerja menurut Maier (1998;119) yaitu kegairahan, kekuatan untuk melawan frustasi, kualitas untuk bertahan dan semangat berkelompok. Gejala turunnya semangat dan gairah kerja yaitu tinkat absensi yang tinggi, kegelisahan dimana-mana, tingkat perpindahan buruh yang tinggi, tuntutan yang sering kali terjadi dan pemogokan.
Sebab turunnya semangat dan gairah kerja turunnya semangat dan kegairahan kerja itu karena banyak sebab, misalnya : upah yang terlalu rendah, ketidakcocokannya dengan gaya kepemimpinan, lingkungan kerja yang buruk dan sebagainya. Untuk memcahkan persoalan tersebut maka perusahaan harus dapat menemukan penyebab dari turunnya semangat dan kegaurahan kerja tersebut. Pada prinsipnya turunnya semangat dan kegairahan kerja disebabkan karena ketidakpuasan daripara karyawan. Sumber ketidakpuasan dapat bersifat material dan non material. Yang bersifat material misalnya : rendahnya upah yang diterima, fasilitas yang minim dan lain-lain. Sedangkan yang bersifat non material misalnya : penghargaan sebagai manusia, kebutuhan untuk partisipasi dan lain-lain.
Cara meningkatkan semangat dan gairah kerja yaitu :
- Gaji yang cukup.
- Pemberian fasilitas yang menyenangkan.
- Menempatkan karyawan pada posisi yang tepat.
- Memberikan kesempatan pada karyawan untuk maju.
- Mengusahakan karyawan mempunyai loyalitas.
- Harga diri perlu mendapatkan perhatian.
- Mengajak karyawan untuk berunding serta mengatasi pelaksanaan pada perusahaan.
- Memperhatikan rasa aman untuk menghadapi masa depan.
- Sekali-sekali perlu menciptakan suasana santai.

Sumber : https://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/06/kajian-teori-semangat-dan-gairah-kerja.html 2010 All Rights Reserved Jurnal Manajemen, Bahan Kuliah Manajemen