tanggapan video 11

tanggapan video 11

oleh Mega Cristina S -
Jumlah balasan: 1

Perencanaan agregat yaitu segala kegiatan operasional yang memiliki rencana agregat untuk proses produksi untuk jangka waktu 3 sampai 18 bulan ke depan dan untuk memunculkan ide terhadap manajemen seperti berapa kuantitas sumber daya material atau lainnya yang harus diproduksi dan kapan harus diproduksi agar suapaya total biaya operasional organisasi tetap berada pada tingkat minimum pada periode tersebut.

Fungsi perencanaan agregat : 

  • Alat komunikasi antara manajemen teras (top management) dan manufaktur.
  • Pegangan untuk merancang jadwal induk produksi.
  • Menjamin rencana penjualan dan rencana produksi konsisten terhadap rencana strategis perusahaan.
  • Sebagai alat ukur performansi proses perencanaan produksi.
  • Menjamin kemampuan produksi konsisten terhadap rencana produksi.
  • Memonitor hasil produksi aktual terhadap rencana produksi dan membuat penyesuaian.
  • Mengatur persediaan produk jadi untuk mencapai target produksi dan rencana strategis.
  • Mengarahkan penyusunan dan pelaksanaan jadwal induk produksi.
Tujuan perencanaan agregat :

Pengumpulan (Aggregation)

  1. Berfokus pada general course of action.
  2. Konsisten dengan tujuan strategik dan tujuanumumperusahaan.
  3. Rencana produksi dan staffing dikelompokan menurutpengelompokan besar, produk-produk yang sejenis, jasa-jasa, unit tenaga kerja maupun unit waktu.

Kelompok Produk (Product Families) 

Perusahaan dapat mengelompokkan produk/jasa ke dalam kelompok-kelompok besar, dengan tujuan menghindari detail yang terlalu banyak pada tahap-tahap proses perencanaan.

Tenaga Kerja (Labor)

Perusahaan dapat mengelompokkan tenaga kerja melalui beberapa cara (tergantung dari fleksibilitas tenaga kerja).

Waktu (Time)
Waktu perencanaan: jangka menengah, yaitu antara 3 bulan sampai dengan 18 bulan. Biasanya perencanaan ini dilakukan secara bulanan atau triwulanan


Sebagai balasan Mega Cristina S

Re: tanggapan video 11

oleh Yoga aji -
Menurut pendapat saya, Perencanaan agregat adalah penghubung antara perencanaan harian atau penjadwalan dengan perencanaan jangka panjang. Untuk menyusun rencana agregat, pertama-tama harus di temu-kenali arti penting dari pengukuran output. Perencanaan Agregat (agregat planning) juga dikenal sebagai Penjadwalan Agregat adalah Suatu pendekatan yang biasanya dilakukan olehpara manajer operasi untuk menentukan kuantitas dan waktu produksi pada jangka menengah (biasanya antara 3 hingga 18 bulan ke depan). Perencanaan agregat dapat digunakan dalam menentukan jalan terbaik untuk memenuhi permintaan yang diprediksi dengan menyesuaikan nilai produksi, tingkat tenaga kerja, tingkat persediaan, pekerjaan lembur, tingkat subkontrak, danvariabel lain yang dapat dikendalikan.
Tujuan Perencanaan Agregat
Pada dasarnya tujuan dari perencanaan agregat adalah berusaha untuk memperoleh suatu pemecahan yang optimal dalam biaya atau keuntungan pada periode perencanaan. Namun bagaimanapun juga, terdapat permasalahan strategis lain yang mungkin lebih penting daripada biaya rendah. Permasalahan strategis yang dimaksud itu antara lain mengurangi permasalahan tingkat ketenagakerjaan, menekan tingkat persediaan, atau memenuhi tingkat pelayanan yang lebih tinggi.