Tanggapan video 11

Tanggapan video 11

oleh Deni Nopita Sari -
Jumlah balasan: 0

Perencanaan Agregat Dan Perencanaan Kebutuhan Bahan Baku.

-Perencanaan Agregat (Aggregate Planning) adalah suatu proses perencanaan kuantitas dan pengaturan waktu Output (keluaran) untuk jangka waktu menengah sekitar 3 bulan hingga 1 tahun.

-Perencanaan Agregat ini memberikan gambaran kepada manajemen mengenai kebutuhan terhadap variabel produksi seperti persediaan material, tenaga kerja dan sumber daya lainnya sehingga biaya operasional bisa dikendalikan seminimal mungkin.

Karakteristik Perencanaan Agregat

-Dinyatakan dalam kelompok produk atau famili (aggregate);

-Satuan unit tergantung jenis produk (ton, liter, kubik, jam mesin atau jam orang);

-Satuan unit dikonversikan ke bentuk satuan rupiah;

-Setelah satuan unit ditetapkan maka factor konversi juga harus ditetapkan;

-Horizon perencanaan cukup panjang (5 tahun).

Tujuan Perencanaan Agregat

Pada umumnya, tujuan perencanaan agregat adalah memperkecil biaya pada perioda perencanaan. Adapun tujuan perecanaan agregat, diantaranya yaitu:

-Sebagai langkah awal untuk menentukan aktifitas produksi

-Sebagai masukan perencanaan sumber daya

-Stabilisasi produksi dan tenaga kerja terhadap fluktuasi permintaan

-Untuk meminimumkan biaya dengan melakukan penyesuaian terhadap perencanaan di tingkat produksi, tingkat tenaga kerja, dan tingkat persediaan, serta beberapa variabel lain yang bisa dikendalikan.

Fungsi Perencanaan Agregat

-Alat komunikasi antara managemen teras (top management) dan manufaktur;

-Pegangan untuk merancang jadwal induk produksi;

-Menjamin rencana penjualan dan rencana produksi konsisten terhadap rencana strategis perusahaan;

-Sebagai alat ukur performansi proses perencanaan produksi;

-Menjamin kemampuan produksi konsisten terhadap rencana produksi;

-Memonitor hasil produksi aktual terhadap rencana produksi dan membuat penyesuaian.

-Mengatur persediaan produk jadi untuk mencapai target produksi dan rencana strategis.

-Mengarahkan penyusunan dan pelaksanaan jadwal induk produksi.

-Perencanaan kebutuhan bahan baku bertujuan untuk menentukan berapa banyak dan kapan suatu komponen diperlukan sesuai dengan jadwal induk produksi, sehingga dapat mengurangi risiko karena keterlambatan produksi dan pengiriman ke pelanggan.