Pertemuan 4

Pertemuan 4

oleh Clara Crisnanti Monaresi Tantri Oktarini -
Jumlah balasan: 0

Menurut saya Pada dasarnya risiko masih dapat dikelola. Pengelolaan risiko adalah upaya untuk mengidentifikasi, mengukur, dan mengendalikan bentuk kerugian yang dapat timbul. Ini merupakan upaya yang terus-menerus, karena risiko akan dihadapi, baik besar maupun kecil. Masalah yang terjadi didalam koperasi seperti 1) Lemahnya partisipasi anggota, 2) Kurangnya permodalan, 3) Pemanfaatan pelayanan yang kurang maksimal, 4) Lemahnya pengambilan keputusan, 5) Lemahnya Pengawasan, dan 6) Manajemen Resiko, seharusnya koperasi mampu mengitimidasi resiko tersebut, sehingga koperasi bisa menerapkan manajemen risiko disemua bidang. Hal ini mengharuskan pengurus dan pengelola Koperasi kredit sudah selayaknya memiliki kemampuan dalam manajemen risiko atau sudah mengikuti program sertifikasi manajemen risiko. konsep yang ditawarkan disesuaikan dengan tingkat risiko yang melekat pada bisnis koperasi. masalah ini sejalan dengan rencana penataan modal koperasi, yang seharusnya juga disesuaikan dengan kemajuan bisnis Koperasi kredit yang bersangkutan. Semua risiko yang muncul di balik gemerlapnya bisnis Koperasi kredit, harus bisa ditutup dengan modal koperasi. Itu berarti manajemen risiko merupakan back bone menuju koperasi yang sehat.