Tugas Opini

Tugas Opini

oleh Rieka Ramadhaniyah -
Jumlah balasan: 16

Post Jawabn Disini

Sebagai balasan Rieka Ramadhaniyah

Re: Tugas Opini

oleh Prita Arum Sari -
Prita Arum Sari 1812120035
menurut saya untuk soal no 3 yaitu bentuk Opini Wajar Tanpa Pengecualian ( Unqualified Opinion ) karena opini wajar tanpa pengecualian diberikan oleh auditor jika auditor tdk mnemukan kesalahan yg material secara keseluruhan dari laporan keuangan dan laporan keuangan dibuat dgan prinsip akuntansi yg berlaku (SAK)
laporan keuangan akan mendaptkan opini wajar tanpa pengecualian krna memenuhi kondisi seperti laporan keuangan lengkap, bukti audit yg dibutuhkan lengkap dan juga ketiga standar umum telah diikuti sepenuhnya dalam perikatan kerja.

Sekian jawaban dr saya,
terima kasih🙏🏻
Sebagai balasan Rieka Ramadhaniyah

Re: Tugas Opini

oleh Dini Diniati -
1. Going concern merupakan pendapat dalam pelaporan keuangan suatu entitas, apabila suatu entitas mengalami kondisi yang tidak sama dengan asumsi kelangsungan usaha, maka entitas tersebut menjadi bermasalah.

3. Laporan keuangan akan mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian, karena telah memenuhi syarat auditor. Yaitu, laporan keuangan dan Bukti audit yang dibutuhkan sesuai dan lengkap sesuai prinsip akuntansi secara konsisten pada laporan-laporan sebelumnya, standar umum telah diikuti sepenuhnya dalam perikatan kerja, tidak ada kemungkinan tidak pasti tentang perkembangan yang akan datang.
Sebagai balasan Rieka Ramadhaniyah

Re: Tugas Opini

oleh Han Han -
Nama : Han Han
NPM : 1812120009
Soal Tugas
Kondisi ekonomi Indonesia dan wilayah regional Asia Pasifik memburuk sejak pertengahan tahun1997, sebagai akibat terjadinya depresiasi mata uang di negara-negara tersebut. Dampak memburuknya kondisi ekonomi terhadap kelangsungan hidup perusahaan perlu dipertimbangkan oleh Auditor dalam penyusunan laporan auditnya.
Point 1
- Apakah yang dimaksud dengan pengertian kelangsungan hidup (going concern) dari suatu entitas? Going concern adalah kelangsungan hidup suatu
entitas bisnis, dimana suatu entitas dianggap mampu mempertahankan usahanya dalam jangka waktu yang panjang, dengan pengertian bahwa entitas
tersebut tidak akan mengalami kebangkrutan dalam jangka waktu yang pendek.
Point 2
- Apabila laporan keuangan entitas disajikan wajar sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku umum, dan tidak ada keraguan besar dari Auditor
tentang kelangsungan hidup entitas, bentuk opini apakah yang diberikan Auditor? Opini wajar tanpa pengecualian

Sekian jawaban dari saya Terimakasih Bu
Sebagai balasan Rieka Ramadhaniyah

Re: Tugas Opini

oleh Nanda Rosa -
Nama : Nanda Rosa Putri A.
NPM. : 2012129001P

1. Going concern ialah kondisi di mana suatu entitas atau bisnis diperkirakan akan berlanjut dalam jangka waktu yang tidak terbatas di masa depan. dengan kata lain sebuah asumsi akuntansi yang mengharapkan suatu entitas dapat berlanjut terus dalam waktu yang tak terbatas.
2. auditor dapat memberikan opini pendapat wajar tanpa pengecualian (unqualified opinion)
karena standar umum sudah diikuti sepenuhnya didalam perikatan kerja. kemudian
Laporan keuangan yang di audit tersebut disajikan sesuai dengan adanya prinsip akuntansi yang berlaku di Indonesia.
Tidak terdapat adanya ketidakpastian yang cukup berarti tentang perkembangan di masa meendatang.
Sebagai balasan Rieka Ramadhaniyah

Re: Tugas Opini

oleh Ahmad Lisan -
Nama: Ahmad Lisan
Npm: 1812120160
Saya ingin menjawab point 1 pengertian dari going concren?
Going Concern Adalah suatu keadaan dimana perusahaan dapat / telah beroperasi dalam jangka waktu kedepan yang dipengaruhi oleh keadaan finansial dan non finansial dan tidak akan dilikuidasi dalam jangka pendek. Going concern disebut juga kontinuitas yang merupakan asumsi akuntansi yang memperkirakan suatu bisnis akan berlangsung dalam jangka waktu yang tidak terbatas.
Sebagai balasan Rieka Ramadhaniyah

Re: Tugas Opini

oleh Desi Ana -
Nama :Desi ana
Npm:1812120144

1.going concern merupakan Asumsi yang mendasari dasar dalam akuntansi Asumsinya adalah bahwa sebuah perusahaan atau badan lainnya akan dapat terus beroperasi untuk jangka waktu yang cukup untuk melaksanakan komitmennya, kewajiban, tujuan, dan sebagainya.oleh karena itu
bermasud agar perusahaan dapat berkembang atau maju dengan sangat cepat dan sangat berpengaruh.

2.sebutkan 3 hal penting yang perlu dipertimbangkan Auditor sehubungan dengan dampak memburuknya depresiasi mata uang kondisi ekonomi dalam penyusunan ekonomi?
Dalam hali ini auditor perlu mempertimbangkan tiga hal :
1. Kewajiban berikan saran untuk memberikan saran bagi kliennya dalam mengungkapkan dampak kondisi ekonomi tersebut ((jika ada) terhadap kemampuan entitas didalam mempertahankan kelangsungan hidupnya.
2. Pengungkapan peristiwa kemudian yang mungkin timbul sebagai akibat dari kondisi ekonomi tersebut.
3. Modifikasi laporan audit bentuk baku jika memburuknya kondisi ekonomi tersebut berdampak terhadap kemampuan entitas untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya.

3.Laporan keuangan akan mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (Unqualified Opinion)?
Opini wajar tanpa pengecualian diberikan oleh auditor jika auditor tidak menemukan kesalahan yang material secara keseluruhan dari laporan keuangan dan laporan keuangan dibuat sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku (SAK). Dengan kata lain, laporan keuangan akan mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian jika memenuhi kondisi seperti berikut:
1.Laporan keuangan lengkap
2.Bukti audit yang dibutuhkan lengkap
3.Ketiga standar umum telah diikuti sepenuhnya dalam perikatan kerja
4.Laporan keuangan disajikan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku dan konsisten
5.Tidak terdapat ketidakpastian yang cukup berarti mengenai perkembangan di masa depan (going concern).

terimakasih.
Sebagai balasan Rieka Ramadhaniyah

Re: Tugas Opini

oleh Ahmad Lisan -
Nama: Ahmad Lisan
Npm: 1812120160
Point 3 bentuk opini apakah yang diberikan auditor, apabila laporan keuangan entitas disajikan wajar sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku umum? Jawaban nya adalah Pendapat wajar tanpa pengecualian dengan bahasa penjelasan yang ditambahkan dalam laporan audit standar (unqualified opinion with explanatory language)
Sebagai balasan Rieka Ramadhaniyah

Re: Tugas Opini

oleh Haris Roba'in -
Nama: Haris Roba'in
Npm: 1812120020

1. Going concern adalah kelangsungan hidup suatu entitas bisnis, dimana suatu entitas dianggap mampu mempertahankan usahanya dalam jangka waktu yang panjang (tidak mengalami kebangkrutan dalam jangan pendek).
Istilah going concern dapat di artikan dalam dua hal yaitu Sebagai konsep (yaitu konsep untuk mempertahankan kelangsungan usahanya dalam jangka panjang). Dan Sebagai opini audit (menunjukkan bahwa auditor memiliki kesangsian mengenai kemampuan perusahaan untuk melanjutkan usahanya dimasa mendatang).

3. Jika auditor tidak ada keraguan tentang keberlangsungan suatu entitas maka auditor akan memberikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (Unqualified Opinion) namun hal ini bisa di modifikasi menjadi opini wajar tanpa pengecualian dengan paragraf penjelasan (modified unqualified opinion) jika terjadi ketidak konsistenan dari suatu entitas terhadap prinsip dan standar akuntansi yang di gunakan, ada nya keraguan dari auditor atas konsep going concern suatu entitas atau ada nya penekanan khusus terhadap suatu hal.
Demikian jawaban saya, Terima kasih 🙏
Sebagai balasan Rieka Ramadhaniyah

Re: Tugas Opini

oleh Siti Patimah -
Nama : siti patimah
Npm :1812120159

Jawaban
1. Going concern merupakan asumsi akuntansi yang mengharapkan suatu usaha dapat berlanjut terus dalam waktu yang tak terbatas, juga disebut Continuity. Going concern adalah kelangsungan hidup suatu entitas bisnis, dimana suatu entitas di anggap mampu mempertahankan usahanya dalam jangka waktu yang panjang dengan pengertian bahwa entitas tersebut tidak akan mengalami kebangkrutan dalam jangka waktu yang pendek, indikasi dari terjadi nya kebangkrutan merupakan Indikasi yang nyata dari keraguan atau kesangsian terhadap kelangsungan hidup suatu entitas.

3. Jawaban
1. Laporan keuangan lengkap
2. Bukti audit yang di butuhkan lengkap
3. Ketika stadar umum telah diikuti sepenuhnya dalam perikatan kerja
4. Laporan keuangan di sajikan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku dan konsisten
5. Tidak terdapat ketidakpastian yang cukup berarti mengenai perkembangan di masa depan (going concern.

Sekian jawaban yang saya berikan
Terimakasih buat 🙏
Sebagai balasan Rieka Ramadhaniyah

Re: Tugas Opini

oleh Angga Firmansyah -
Nama : Angga Firmansyah
NPM : 1812120143

1. Going concern (berkelangsungan usaha) Menurut saya adalah tentang kondisi di mana suatu badan usaha atau entitas diperkirakan akan berlanjut dalam jangka waktu yang tidak terbatas di masa depan. Pernyataan going concern ini merupakan pernyataan yang dikeluarkan oleh auditor atas laporan keuangan perusahaan yang diauditnya. Para pemakai laporan keuangan pada umumnya juga sangat memperhatikan pernyataan yang diberikan oleh auditor, di mana pernyataan audit merupakan salah satu gambaran atau penilaian auditor terhadap kondisi perusahaan apakah dapat bertahan hidup atau tidak untuk masa depan.

2. Menurut saya, Auditor dapat memberikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian karna tidak menemukan kesalahan material secara keseluruhan pada laporan keuangan entitas atau tidak terdapat penyimpangan dalam laporan keuangan entitas dan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku.
Sebagai balasan Rieka Ramadhaniyah

Re: Tugas Opini

oleh Ervina Budiman -
Ervina Budiman (1812120005)

1. Going concern didalam opini saya adalah dimana kondisi suatu badan usaha diperkirakan akan berlanjut dalam jangka waktu yang tidak terbatas di masa depan. Pernyataan ini dikatakan oleh auditor yang bertanggung jawab atas laporan keuangan perusahaan yang di auditnya. Pernyataan audit ini nantinya dapat menjadi gambaran auditor apakah perusahaan tersebut dapat bertahan / tidak untuk di masa depan.

2. Menurut opini saya, di karenakan laporan keuangan telah memenuhi syarat auditor, maka laporan keuangan akan mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian karna tidak ditemukan kesalahan material secara keseluruhan dan tidak terdapat pelanggaran dalam laporan keuangan entitas dan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku.
Sebagai balasan Rieka Ramadhaniyah

Re: Tugas Opini

oleh Rita Lestari -
NAMA : RITA LESTARI
NPM : 1712120144

Menurut saya :
Piont 1 : going concern merupakan asumsi akuntansi yang mengharapkan sebuah usaha dapat berlanjut terus dalam waktu yang tak terbatas, juga disebut continuity. Going concern adalah kelangsungan hidup suatu entitas bisnis, dimana suatu entitas dianggap mampu mempertahankan usahanya dalam jangka waktu yang panjang, dengan pengertian bahwa entitas tersebut tidak akan mengalami kebangkrutan dalam jangka waktu yang pendek. Indikasi dari terjadinya kebangkrutan merupakan indikasi yang nyata dari keraguan atau kesangsian terhadap kelangsungan hidup suatu entitas.going concern dapat diinterpretasikan dalam dua hal, yang pertama adalah going concern sebagai konsep dan yang kedua adalah going concern sebagai opini audit.

Point 2 : Jika auditor tidak ada keraguan tentang keberlangsungan suatu entitas maka auditor akan memberikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (Unqualified Opinion) Opini wajar tanpa pengecualian diberikan oleh auditor jika auditor tidak menemukan kesalahan yang material secara keseluruhan dari laporan keuangan dan laporan keuangan dibuat sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku (SAK)

sekian jawaban dari saya,
terima kasih ibu
Sebagai balasan Rieka Ramadhaniyah

Re: Tugas Opini

oleh Rahayu Rahayu -
Nama : Rahayu
Npm : 1812120008

Ijin menjawab bu 🙏

Poin 1 = Going concern adalah kelangsungan hidup suatu entitas bisnis, dimana suatu entitas dianggap mampu mempertahankan usahanya dalam jangka waktu yang panjang, dengan pengertian bahwa entitas tersebut tidak akan mengalami kebangkrutan dalam jangka waktu yang pendek. Indikasi dari terjadinya kebangkrutan merupakan indikasi yang nyata dari keraguan atau kesangsian terhadap kelangsungan hidup suatu entitas.

Poin 3 = Opini yg selayaknya diberikan auditor adalah opini wajar tanpa pengecualian karena auditor tidak menemukan kesalahan yang material secara keseluruhan dari laporan keuangan dan laporan keuangan dibuat sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku (SAK).
Sebagai balasan Rieka Ramadhaniyah

Re: Tugas Opini

oleh Tri Sulistyawati -
Nama : Tri Sulistyawati
NPM : 1812120014

1.Yang dimaksud dengan pengertian kelangsungan hidup (going concern) adalah kelangsungan hidup suatu entitas bisnis, dimana suatu entitas dianggap mampu mempertahankan usahanya dalam jangka waktu yang panjang, dengan pengertian bahwa entitas tersebut tidak akan mengalami kebangkrutan dalam jangka waktu yang pendek.

2.Apabila laporan keuangan entitas disajikan wajar sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku umum , dan tidak ada keraguan besar dari auditor tentang kelangsungan hidup entitas, bentuk opini yang diberikan auditor yaitu opini wajar tanpa pengecualian.

Sekian jawaban saya. Terima kasih.
Sebagai balasan Rieka Ramadhaniyah

Re: Tugas Opini

oleh Desiana Saragih -
Desiana Saragih , 1412120106

1. Going Concern Merupakan asumsi dasar bahwa suatu entitas didirikan untuk tujuan berkelangsungan hidup atau beroperasional terus secara jangka panjang. Contoh adanya biaya depresiasi dan akumulasi depresiasi untuk menurunkan nilai aset tetap secara bertahap dari periode ke periode. Begitu juga adanya laporan neraca sebagai bukti bahwa akuntansi menganut asumsi kelangsungan hidup usaha.

3. Pendapat wajar tanpa pengecualian menyatakan bahwa laporan keuangan menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan, hasil usaha, dan arus kas entitas tertentu sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.
Sebagai balasan Rieka Ramadhaniyah

Re: Tugas Opini

oleh Ezra Elga Rendy -
Nama : Ezra Elga Rendy
NPM : 1812120088
1. Going concern didalam opini saya adalah dimana kondisi suatu badan usaha diperkirakan akan berlanjut dalam jangka waktu yang tidak terbatas di masa depan. Pernyataan ini dikatakan oleh auditor yang bertanggung jawab atas laporan keuangan perusahaan yang di auditnya. Pernyataan audit ini nantinya dapat menjadi gambaran auditor apakah perusahaan tersebut dapat bertahan / tidak untuk di masa depan.

2. Menurut opini saya, di karenakan laporan keuangan telah memenuhi syarat auditor, maka laporan keuangan akan mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian karna tidak ditemukan kesalahan material secara keseluruhan dan tidak terdapat pelanggaran dalam laporan keuangan entitas dan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku.