Assallamualaikum Wr. Wb
1.      Jelaskan tujuan audit atas piutang dagang dari kasus di atas ?
Jawaban :
- Untuk mengetahui apakah terdapat pengendalian internal yang baik atas piutang dan transaksi penjualan, piutang dan penerimaan kas.
- Untuk memeriksa apakah transaksi menyangkut penjualan, piutang, dan penerimaan kas:
- Untuk memeriksa kemungkinan tertagih nya piutang dan cukup tidaknya perkiraan penyisihan piutang tak tertagih
Untuk memeriksa apakah penyajian piutang di neraca sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku Standar Akuntansi Keuangan. 
- Untuk mengetahui apakah ada kewajiban bersyarat yang timbul karena pendiskontoan wesel tagih
2.      Apakah pengendalian internal atas transaksi piutang diatas telah berfungsi dengan baik!
Jawaban :
DIdalam kasus ini sudah cukup baik,hanya saja untuk bukti penerimaan atau pemeriksaan antara jumlah saldo neraca dengan kas tidak seimbang tetapi juga ada beberapa yang dijalankan dengan baik seperti perusahaan selalu mengupdate kartu piutangnya karena pihak perusahaan selalu mengirim laporan kepada pihak tersebut.
3 Jelaskan langkah-langkah apa saja (prsedur audit) yang harus anda lakukan untuk men-jelaskan kelima komentar tersebut di atas ! Masing-masing kasus dengan prosedur audit.?
Jawaban :
- Perencanaan Jadwal Audit. Bagian terpenting dari suatu proses Audit yang baik adalah memiliki Jadwal Audit yang tersedia untuk membiarkan semua orang tahu kapan setiap proses akan diaudit selama siklus yang akan datang (biasanya jadwal tahunan). 
- Perencanaan Proses Audit. Langkah
pertama dalam perencanaan audit adalah mengkonfirmasi dengan pemilik proses
kapan audit akan dilakukan. Rencana diatas lebih kepada pedoman seberapa sering
proses akan diaudit dan kapan kira-kira akan dilakukan, tetapi dengan
mengkonfirmasi memungkinkan auditor dan pemilik proses untuk berkolaborasi
dalam menentukan waktu terbaik dan secara bersama-sama meninjau proses yang
ada.
 - Melakukan
Audit. Audit dimulai dengan pertemuan auditor dan pemilik proses untuk
memastikan bahwa rencana audit selesai dan siap. Maka ada banyak jalan bagi
auditor untuk mengumpulkan informasi selama audit: meninjau catatan, berbicara
dengan karyawan, menganalisis data dari proses kunci atau bahkan mengamati
proses secara langsung.
- Pelaporan
Audit. Pertemuan penutupan dengan pemilik proses adalah suatu keharusan
untuk memastikan bahwa aliran informasi tidak tertunda. Pemilik proses ingin
tahu apakah ada kelemahan yang perlu ditangani, dan juga untuk mengetahui jika
ada proses yang bisa di Improve. Ini harus diikuti dengan catatan tertulis
sesegera mungkin untuk memberikan informasi dalam format yang lebih permanen
untuk membuat tindak lanjut dari informasi tersebut.
- Tindak lanjut atas Masalah atau Perbaikan yang ditemukan. Seperti banyak standar manajemen mutu, tindak lanjut merupakan salah satu langkah penting. Jika masalah telah ditemukan dan tindakan lanjut perbaikan telah dilakukan, lalu memastikan bahwa temuan tersebut telah diperbaiki dan itumerupakan kunci dari perbaikan. Jika improvement telah selesai dilakukan, kemudian proses berikutnya adalah melihat berapa banyak proses telah meningkat dari sebelumnya.
sekian jawaban dari saya, saya ucapkan terima kasih .
Wassalamualaikum Wr. Wb