Nurmala sari 1712120126 (Genap)

Nurmala sari 1712120126 (Genap)

oleh Nurmala Sari -
Jumlah balasan: 0

1.    Jelaskan tujuan audit atas piutang dagang dari kasus di atas?

Jawab:

ΓÇó Untuk mengetahui apakah terdapat pengendalian intern yang baik atas piutang dan transaksi penjualan, piutang dan penerimaan kas.

ΓÇó Untuk memeriksa apakah transaksi menyangkut penjualan, piutang, dan penerimaan kas:

ΓÇó Untuk memeriksa kemungkinan tertagih nya piutang dan cukup tidaknya perkiraan penyisihan piutang tak tertagih

 

2.    Apakah pengendalian internal atas transaksi piutang diatas telah berfungsi dengan baik!

Jawab:

Pengendalian internal pada kasus diatas sudah dijalankan dengan baik karena perusahaan selalu mengupdate kartu piutang nya, hal ini diketahui karena pihak perusahaan mengirimkan surat konfirmasi kepada pihak debitur atas saldo piutang dagang.

 

3.    Jelaskan langkah-langkah apa saja (prosedur audit) yang harus anda lakukan untuk menjelaskan kelima komentar tersebut di atas! Masing-masing kasus dengan 2 prosedur audit.

Jawab:

a. Perencanaan Jadwal Audit. Bagian terpenting dari suatu proses Audit yang baik adalah memiliki Jadwal Audit yang tersedia untuk membiarkan semua orang tahu kapan setiap proses akan diaudit selama siklus yang akan datang (biasanya jadwal tahunan). 

b. Perencanaan Proses Audit. Langkah pertama dalam perencanaan audit adalah mengkonfirmasi dengan pemilik proses kapan audit akan dilakukan. Rencana diatas lebih kepada pedoman seberapa sering proses akan diaudit dan kapan kira-kira akan dilakukan, tetapi dengan mengkonfirmasi memungkinkan auditor dan pemilik proses untuk berkolaborasi dalam menentukan waktu terbaik dan secara bersama-sama meninjau proses yang ada.

c. Melakukan Audit. Audit dimulai dengan pertemuan auditor dan pemilik proses untuk memastikan bahwa rencana audit selesai dan siap. Maka ada banyak jalan bagi auditor untuk mengumpulkan informasi selama audit: meninjau catatan, berbicara dengan karyawan, menganalisis data dari proses kunci atau bahkan mengamati proses secara langsung.

d. Pelaporan Audit. Pertemuan penutupan dengan pemilik proses adalah suatu keharusan untuk memastikan bahwa aliran informasi tidak tertunda. Pemilik proses ingin tahu apakah ada kelemahan yang perlu ditangani, dan juga untuk mengetahui jika ada proses yang bisa di Improve. Ini harus diikuti dengan catatan tertulis sesegera mungkin untuk memberikan informasi dalam format yang lebih permanen untuk membuat tindak lanjut dari informasi tersebut.

e. Tindak lanjut atas Masalah atau Perbaikan yang ditemukan. Seperti banyak standar manajemen mutu, tindak lanjut merupakan salah satu langkah penting. Jika masalah telah ditemukan dan tindakan lanjut perbaikan telah dilakukan, lalu memastikan bahwa temuan tersebut telah diperbaiki dan itumerupakan kunci dari perbaikan.