Diskusi Forum

Diskusi Forum

Jumlah balasan: 4

Jawablah soal-soal yang tertera di bawah ini dengan jelas dan benar. 

A. PERTANYAAN

1. Jelaskan sumber daya di dalam organisasi yang dapat menjadi kajian penelitian SDM !

2. Carilah dan jelaskan teori yang mendukung bahwa SDM merupakan aset perusahaan yang tidak ternilai harganya !

3. Berikanlah contoh sebuah riset sdm yang berguna bagi perusahaan ! (sebutkan sumbernya)

4. Sebutkan dan jelaskan topik riset sdm terkini ! 

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi Forum

oleh aulia hani -
Nama : Aulia Hani
NPM : 1812110154

1. Sumber daya di dalam organisasi yang dapat menjadi kajian penelitian SDM contohnya
- Pegawai/karyawan, karena tanpa ada karyawan suatu organisasi tidak dapat beroperasi dengan baik dan organisasi tersebut akan mendapatkan kerugian. Ketika organisasi menjaga karyawannya maka akan timbul rasa loyalitas karyawan kepada perusahaan tersebut.
- Manajer, berperan penting dalam merencanakan, mengarahkan, mengawasi dan mengembangkan organisasi yang sangat berpengaruh terhadap organisasi itu sendiri.

2. Teori dari Hasibuan (2003, h 244) berpendapat bahwa Sumber Daya Manusia memiliki arti keahlian terpadu yang berasal dari daya pikir serta daya fisik yang dimiliki oleh setiap orang. Yang melakukan serta sifatnya dilakukan masih memiliki hubungan yang erat seperti keturunan dan lingkungannya, sedangkan untuk prestasi kerjanya dimotivasi oleh sebuah keinginan dalam memenuhi keinginannya.
Jadi SDM menjadi aset yang sangat penting dalam berbagai kegiatan yang dilakukan.
Meskipun peralatan yang ada di suatu perusahaan cukup canggih, tanpa adanya SDM berkualitas hal tersebut tidak akan berarti apa-apa. Sebab Daya Pikir merupakan modal dasar yang dibawa sejak lahir sedangkan keahlian dapat diperoleh dari usaha (belajar dan pelatihan).

3. Pengaruh Job Insecurity, Kepuasan Kerja Dan Komitmen Organisasi Terhadap Turnover Intention (Studi Pada Perusahaan Daerah Air Minum/PDAM Kota Bima)
http://www.riset.unisma.ac.id/index.php/jrm/article/view/10870

4. Topik riset sdm terkini
- Job autonomy (otonomi kerja), karena topik ini tentu tidak terlepas dari kebijakan work from home (WFH) di beberapa instansi/perusahaan. Dengan kebijakan WFH tersebut tentu otonomi kerja yang dimiliki oleh pemangku jabatan berubah, semula di kantor mendapatkan arahan dan kendali penuh dari atasannya, menjadi di rumah yang kemudian arahan dan kendali tersebut menjadi tidak sebesar di kantor. Pemangku jabatan tentu akan lebih memiliki fleksibilitas dari sisi ia mengambil keputusan, mengatur jadwal, dan menggunakan metode penyelesaian yang ia sukai.
- Analisis turnover (tingkat keluar-masuknya) karyawan, Turnover rentan pada momen-momen tertentu, misalnya selepas hari raya, akhir tahun, dan pandemi global seperti COVID-19 sekarang ini,Tingginya turnover dapat memberikan dampak ganda pada aspek perusahaan; moral, keuangan, bahkan dari segi bisnis itu sendiri.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi Forum

oleh Ni made Subakti -
NAMA : NI MADE SUBAKTI
NPM : 1712110205
IZIN MENANGGAPI MISS

1. Manajer, berperan penting dalam merencanakan, mengarahkan, mengawasi dan mengembangkan organisasi yang sangat berpengaruh terhadap organisasi itu sendiri.
2. Teori dari Hasibuan (2003, h 244) berpendapat bahwa Sumber Daya Manusia memiliki arti keahlian terpadu yang berasal dari daya pikir serta daya fisik yang dimiliki oleh setiap orang. Yang melakukan serta sifatnya dilakukan masih memiliki hubungan yang erat seperti keturunan dan lingkungannya, sedangkan untuk prestasi kerjanya dimotivasi oleh sebuah keinginan dalam memenuhi keinginannya.
Jadi SDM menjadi aset yang sangat penting dalam berbagai kegiatan yang dilakukan.
Meskipun peralatan yang ada di suatu perusahaan cukup canggih, tanpa adanya SDM berkualitas hal tersebut tidak akan berarti apa-apa. Sebab Daya Pikir merupakan modal dasar yang dibawa sejak lahir sedangkan keahlian dapat diperoleh dari usaha (belajar dan pelatihan).
3. Pengaruh Job Insecurity, Kepuasan Kerja Dan Komitmen Organisasi Terhadap Turnover Intention (Studi Pada Perusahaan Daerah Air Minum/PDAM Kota Bima)
http://www.riset.unisma.ac.id/index.php/jrm/article/view/10870
4.. topik-topik riset sdm terkini
A. Talent Management, merupakan strategi organisasi yang terkait dengan daya tarik, rekrutmen, retensi, dan pengembangan orang. Hal ini termasuk praktek perusahaan yang berkaitan dengan 7 (tujuh) aspek penting SDM yakni merekrut, on boarding, manajemen kinerja, perencanaan kompensasi, perencanaan suksesi, pembelajaran dan pengembangan (L&D), dan perencanaan tenaga kerja.
B. Leader Succession Planning, terdapat 4 (empat) ide praktis tentang bagaimana mendapatkan lebih banyak dampak dari upaya perencanaan suksesi sebuah organisasi. Pertama, ubah nama proses menjadi dari perencanaan suksesi ke pengembangan suksesi; Kedua, ukur hasil bukan proses; Ketiga, tetap sederhana; dan Keempat, tetap realistis.
C. Diversity Management, mengacu pada tindakan organisasi yang bertujuan untuk mempromosikan inklusi karyawan yang lebih besar dari latar belakang yang berbeda ke dalam struktur organisasi melalui kebijakan dan program khusus.
D. Employee Engagement, merupakan suatu kondisi, sikap, atau perilaku positif seorang karyawan terhadap pekerjaan dan organisasinya yang ditandai dengan perasaan semangat, dedikasi, dan penyerapan untuk tercapainya tujuan dan keberhasilan organisasi.
E. People Development, merupakan suatu upaya mengembangkan kualitas dan produktivitas karyawan dengan memberikan motivasi dan pelatihan sehingga dapat menunjang perkembangan bisnis perusahaan.
F. Milennial Generation. Generasi Milenial, juga disebut generasi milenial, atau Generasi Y, adalah frasa yang digunakan untuk menggambarkan secara umum seseorang yang mencapai usia dewasa di awal abad ke-21 dan mencakup generasi orang yang lahir antara tahun 1980 dan 2000.
G. Adaptive Corporate Culture, memungkinkan organisasi untuk beradaptasi dengan cepat dan efektif terhadap tekanan internal dan eksternal untuk perubahan.
H. Adaptive Organizational Design, organisasi dimana permintaan dan penawaran barang atau jasa dicocokkan dan disinkronkan setiap saat. Organisasi semacam itu mengoptimalkan penggunaan sumber dayanya (termasuk sumber daya teknologi informasinya), selalu menggunakan hanya yang dibutuhkannya dan membayar hanya untuk apa yang digunakannya, namun memastikan bahwa pasokannya memadai untuk memenuhi permintaan.
I. Technological tool for HR Management. Berikut adalah enam alat teknologi SDM yang dapat diterapkan oleh bisnis dari berbagai ukuran untuk angkatan kerja yang lebih baik dan lebih terorganisir yaitu (a) Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia; (b) Solusi Kinerja; (c) Perekrutan dengan software; (d) Layanan penggajian; (e) Platform manajemen manfaat; (f) Alat keterlibatan karyawan.
J. ndustrial Relation Innitiative, menjelaskan hubungan antara karyawan dan manajemen yang berakar langsung atau tidak langsung dari hubungan serikat-majikan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi Forum

oleh Irfan Andryansyah -
Nama : Irfan andryansyah
Npm : 1712110091

Izin untuk menanggapi miss,

1. Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan suatu hal yang sangat penting dan harus dimiliki dalam upaya mencapai tujuan organisasi atau perusahaan. Sumber daya manusia merupakan elemen utama organisasi dibandingkan dengan elemen sumber daya yang lain seperti modal, teknologi, karena manusia itu sendiri yang akan mengendalikan faktor lain.

2. Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan asset yang sangat berharga atau sebuah investasi besar yang akan menjadi faktor utama yang menentukan suatu keberhasilan sebuah negara ataupun sebuah organisasi. Pengelolaan Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) yang tepat bagi sebuah negara dan sebuah organisasi akan menjadi faktor utama dan membawa kesuksesan yang maksimal.

3. Pengaruh Job Insecurity, Kepuasan Kerja Dan Komitmen Organisasi Terhadap Turnover Intention (Studi Pada Perusahaan Daerah Air Minum/PDAM Kota Bima)
http://www.riset.unisma.ac.id/index.php/jrm/article/view/10870

4. (1) Talent Management, merupakan strategi organisasi yang terkait dengan daya tarik, rekrutmen, retensi, dan pengembangan orang. Hal ini termasuk praktek perusahaan yang berkaitan dengan 7 (tujuh) aspek penting SDM yakni merekrut, on boarding, manajemen kinerja, perencanaan kompensasi, perencanaan suksesi, pembelajaran dan pengembangan (L&D), dan perencanaan tenaga kerja.
(2) Leader Succession Planning, terdapat 4 (empat) ide praktis tentang bagaimana mendapatkan lebih banyak dampak dari upaya perencanaan suksesi sebuah organisasi. Pertama, ubah nama proses menjadi dari perencanaan suksesi ke pengembangan suksesi; Kedua, ukur hasil bukan proses; Ketiga, tetap sederhana; dan Keempat, tetap realistis.
(3) Diversity Management, mengacu pada tindakan organisasi yang bertujuan untuk mempromosikan inklusi karyawan yang lebih besar dari latar belakang yang berbeda ke dalam struktur organisasi melalui kebijakan dan program khusus.
(4) Employee Engagement, merupakan suatu kondisi, sikap, atau perilaku positif seorang karyawan terhadap pekerjaan dan organisasinya yang ditandai dengan perasaan semangat, dedikasi, dan penyerapan untuk tercapainya tujuan dan keberhasilan organisasi.
(5) People Development, merupakan suatu upaya mengembangkan kualitas dan produktivitas karyawan dengan memberikan motivasi dan pelatihan sehingga dapat menunjang perkembangan bisnis perusahaan.
(6) Milennial Generation. Generasi Milenial, juga disebut generasi milenial, atau Generasi Y, adalah frasa yang digunakan untuk menggambarkan secara umum seseorang yang mencapai usia dewasa di awal abad ke-21 dan mencakup generasi orang yang lahir antara tahun 1980 dan 2000.
(7) Adaptive Corporate Culture, memungkinkan organisasi untuk beradaptasi dengan cepat dan efektif terhadap tekanan internal dan eksternal untuk perubahan.
(8) Adaptive Organizational Design, organisasi dimana permintaan dan penawaran barang atau jasa dicocokkan dan disinkronkan setiap saat. Organisasi semacam itu mengoptimalkan penggunaan sumber dayanya (termasuk sumber daya teknologi informasinya), selalu menggunakan hanya yang dibutuhkannya dan membayar hanya untuk apa yang digunakannya, namun memastikan bahwa pasokannya memadai untuk memenuhi permintaan.
(9) Technological tool for HR Management. Berikut adalah enam alat teknologi SDM yang dapat diterapkan oleh bisnis dari berbagai ukuran untuk angkatan kerja yang lebih baik dan lebih terorganisir yaitu (a) Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia; (b) Solusi Kinerja; (c) Perekrutan dengan software; (d) Layanan penggajian; (e) Platform manajemen manfaat; (f) Alat keterlibatan karyawan.
(10) Industrial Relation Innitiative, menjelaskan hubungan antara karyawan dan manajemen yang berakar langsung atau tidak langsung dari hubungan serikat-majikan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi Forum

oleh Febri Yani -
Nama : Febriyani
NPM : 1812110481

1. Sumber daya di dalam organisasi yang dapat menjadi kajian penelitian SDM contohnya
- Pegawai/karyawan, karena tanpa ada karyawan suatu organisasi tidak dapat beroperasi dengan baik dan organisasi tersebut akan mendapatkan kerugian. Ketika organisasi menjaga karyawannya maka akan timbul rasa loyalitas karyawan kepada perusahaan tersebut.
- Manajer, berperan penting dalam merencanakan, mengarahkan, mengawasi dan mengembangkan organisasi yang sangat berpengaruh terhadap organisasi itu sendiri.

2. Teori dari Hasibuan (2003, h 244) berpendapat bahwa Sumber Daya Manusia memiliki arti keahlian terpadu yang berasal dari daya pikir serta daya fisik yang dimiliki oleh setiap orang. Yang melakukan serta sifatnya dilakukan masih memiliki hubungan yang erat seperti keturunan dan lingkungannya, sedangkan untuk prestasi kerjanya dimotivasi oleh sebuah keinginan dalam memenuhi keinginannya.
Jadi SDM menjadi aset yang sangat penting dalam berbagai kegiatan yang dilakukan.

3. Pengaruh Job Insecurity, Kepuasan Kerja Dan Komitmen Organisasi Terhadap Turnover Intention (Studi Pada Perusahaan Daerah Air Minum/PDAM Kota Bima)
http://www.riset.unisma.ac.id/index.php/jrm/article/view/10870

4. Topik riset sdm terkini
- Job autonomy (otonomi kerja), karena topik ini tentu tidak terlepas dari kebijakan work from home (WFH) di beberapa instansi/perusahaan. Dengan kebijakan WFH tersebut tentu otonomi kerja yang dimiliki oleh pemangku jabatan berubah, semula di kantor mendapatkan arahan dan kendali penuh dari atasannya, menjadi di rumah yang kemudian arahan dan kendali tersebut menjadi tidak sebesar di kantor. Pemangku jabatan tentu akan lebih memiliki fleksibilitas dari sisi ia mengambil keputusan, mengatur jadwal, dan menggunakan metode penyelesaian yang ia sukai.
- Analisis turnover (tingkat keluar-masuknya) karyawan, Turnover rentan pada momen-momen tertentu, misalnya selepas hari raya, akhir tahun, dan pandemi global seperti COVID-19 sekarang ini,Tingginya turnover dapat memberikan dampak ganda pada aspek perusahaan; moral, keuangan, bahkan dari segi bisnis itu sendiri.