Ade Setiyawan

Ade Setiyawan

oleh Ade Setiyawan -
Jumlah balasan: 0

1. Kerangka sustainability (sustainability framework) adalah suatu sistem yang dirancang untuk membantu organisasi atau individu dalam mempertimbangkan dan mengintegrasikan tiga dimensi utama keberlanjutan, yaitu aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, dalam pengambilan keputusan mereka.


2.-Global Reporting Initiative (GRI)-

-Kerangka DPSIR

-SIGMA Project

-Greenhouse Gas Protocol (GHG Protocol)

-United Nations Global Compact

-Greenhouse Gas Protocol (GHG Protocol)

-Carbon Disclosure Project (CDP) 

-World Business Council for Sustainable Development (WBCSD)


3. DPSIR adalah(driver, pressure, state, impact dan respons) kerangka kerja sebab-akibat untuk menggambarkan interaksi antara masyarakat dan lingkungan: dampak manusia terhadap lingkungan dan sebaliknya karena adanya saling ketergantungan antar komponen. Kerangka ini diadopsi oleh European Environment Agency berdasarkan perluasan dari PSR model yang dikembangkan oleh OECD.


4. -Natural Capital atau aspek lingkungan berfokus pada pengelolaan dampak proyek terhadap lingkungan.

-Sosial Capital atau aspek sosial mencakup tanggung jawab sosial perusahaan dan pengelolaan dampak proyek terhadap masyarakat sekitar.

-Human Capital aspek dari sumber daya manusia.

-Financial Capital berupa laporan keuangan.

-Manufacture Capital dari aspek aset tetapnya.