Nur hapipah

Nur hapipah

oleh nur hapipah -
Jumlah balasan: 0

Nama : Nur Hapipah

Npm.  : 2012120006


1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kerangka sustainability?

Jawab :

Kerangka sustainability (atau kerangka keberlanjutan) adalah pendekatan holistik untuk memastikan bahwa aktivitas manusia saat ini memenuhi kebutuhan mereka tanpa mengorbankan kemampuan generasi masa depan untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri. Kerangka sustainability mencakup tiga pilar utama: ekonomi, lingkungan, dan sosial.

Kerangka sustainability penting untuk memastikan bahwa kita tidak hanya memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga untuk memastikan keberlanjutan planet dan kesejahteraan manusia di masa depan. Hal ini juga dapat membantu mengidentifikasi kesempatan bisnis baru dan menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi perusahaan.

2. Sebutkan sedikitnya lima kerangka sustainability yang banyak digunakan oleh perusahaan.

Jawab:

   1. Kerangka Global Reporting Initiative (GRI)

    Kerangka ini digunakan oleh perusahaan untuk melaporkan dampak sosial, lingkungan, dan ekonomi mereka pada stakeholder. GRI menyediakan pedoman yang sangat rinci dan terstruktur, sehingga memungkinkan perusahaan untuk mengukur, mengelola, dan melaporkan dampak mereka dengan cara yang konsisten dan komprehensif.

   2. Kerangka Sustainability Accounting Standards Board (SASB)

    SASB mengidentifikasi dan mengevaluasi risiko keberlanjutan yang spesifik untuk setiap sektor bisnis. Sasb memberikan pedoman terperinci untuk melaporkan kinerja keberlanjutan dan dampak bisnis pada lingkungan, sosial, dan ekonomi.

    3. Kerangka United Nations Global Compact (UNGC)

    Kerangka UNGC memberikan prinsip-prinsip yang digunakan oleh perusahaan untuk menentukan keberhasilan keberlanjutan mereka, mencakup isu-isu seperti hak asasi manusia, keragaman dan inklusi, dan lingkungan.

    4. Kerangka ISO 14001

    Kerangka ini memberikan standar internasional untuk manajemen lingkungan. ISO 14001 membantu perusahaan mengidentifikasi, mengelola, dan mengurangi dampak lingkungan dari operasi mereka.

    5. Kerangka CDP (Carbon Disclosure Project)

    Kerangka ini memungkinkan perusahaan untuk melaporkan emisi gas rumah kaca mereka dan upaya yang mereka lakukan untuk mengurangi emisi tersebut. CDP memberikan akses ke data penting yang dapat membantu perusahaan memahami dampak lingkungan mereka dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk memperbaiki kinerja mereka.


3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan DPSIR?

Jawab:

DPSIR merupakan singkatan dari "Driving forces-Pressures-State-Impacts-Responses", yaitu kerangka analisis yang digunakan untuk memahami hubungan antara kebijakan lingkungan, aktivitas manusia, dan keadaan lingkungan. Kerangka DPSIR menggambarkan bagaimana aktivitas manusia dan kebijakan dapat mempengaruhi keadaan lingkungan, serta tanggapan manusia terhadap perubahan lingkungan.

Berikut adalah penjelasan masing-masing komponen dalam kerangka DPSIR:

   1. Driving forces (gaya penggerak): faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas manusia, seperti teknologi, demografi, ekonomi, dan budaya.

   2. Pressures (tekanan): dampak dari aktivitas manusia pada lingkungan, seperti polusi, penggunaan sumber daya, dan perubahan iklim.

   3. State (keadaan): keadaan lingkungan yang dihasilkan dari tekanan dan dampak tersebut, seperti kualitas udara, kualitas air, dan keanekaragaman hayati.

  4.  Impacts (dampak): dampak dari keadaan lingkungan pada kesehatan manusia, ekosistem, dan ekonomi.

    5. Responses (tanggapan): upaya manusia untuk mengurangi tekanan dan dampak pada lingkungan, seperti pengembangan teknologi bersih, peraturan lingkungan, dan pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan.

Kerangka DPSIR membantu untuk mengidentifikasi masalah lingkungan dan menentukan tindakan yang perlu diambil untuk mengurangi tekanan pada lingkungan dan mengelola dampak yang dihasilkan. Kerangka ini dapat digunakan oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah, perusahaan, dan masyarakat sipil, untuk merumuskan kebijakan dan tindakan yang berkelanjutan.

Kerangka DPSIR membantu untuk mengidentifikasi masalah lingkungan dan menentukan tindakan yang perlu diambil untuk mengurangi tekanan pada lingkungan dan mengelola dampak yang dihasilkan. Kerangka ini dapat digunakan oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah, perusahaan, dan masyarakat sipil, untuk merumuskan kebijakan dan tindakan yang berkelanjutan.


4. Jelaskan prinsip-prinsip sustainability menurut SIGMA Project

Jawab:

1.Pengelolaan holistik dari lima jenis modal yang berbeda yang mencerminkan keseluruhan dampak organisasi dan kekayaan (dalam arti yang luas).

2.Pelaksanaan akuntabilitas, dengan bersikap transparan dan responsif terhadap pemangku kepentingan dan mematuhi aturan dan standar yang relevan