Kharisma Nur Fitria_2012120064

Kharisma Nur Fitria_2012120064

oleh kharisma nurfitria -
Jumlah balasan: 0

 nama : Kharisma Nur Fitria

npm : 2012120064

  1. Audit prosedur yang disarankan adalah sebagai berikut:

- Pelajari dan evaluasi internal control atas liabilitas  jangka panjang.

- Dapatkan dan periksa ringkasan perubahan hutang jangka panjang berikut discount, premium dan bunga selama periode yang diperiksa.

- Kirimkan konfirmasi kepada bank yang antara lain menanyakan mengenai: plafon kredit, saldo per tanggal neraca, tingkat bunga, jangka waktu pinjaman dan jaminan kredit.

- Mintalah copy perjanjian kredit untuk permanent file dan perhatikan apakah data yang terdapat dalam perjanjian kredit tersebut sesuai dengan data yang tercantum dalam kertas kerja pemeriksaan liabilitas jangka panjang

-Periksa apakah perolehan/penambahan liabiltas jangka panjang sudah mendapat persetujuan tertulis dari direksi/dewan komisaris/pemegang saham, yang biasanya diberikan melalui notulen rapat.

- Periksa perhitungan bunga, pembayaran bunga dan amortisasi discount/premium dari obligasi.

- Periksa apakah ada liabilitas jangka panjang atau wessel bayar yang diperpanjang setelah tanggal laporan posisi keuangan, untuk mengetahui apakah utangt tersebut harus tetap disajikan sebagai liabilitas jangka panjang atau sebagai utang lancer. 

- Seandainya ada tang dari pemegang saham atau dari direksi atau dari perusahaan afiliasi, harus dikirim konfirmasi dan diperiksa apakah ada pembebanan bunga atas pinjaman tersebut.

- Seandainya ada utang leasing, periksa apakah pencatatannya dan penyajiannya di laporan posisi keuangan sudah sesuai dengan standar akuntansi sewa guna usaha (PSAK No. 30 revisi 2015 tentang sewa)

- Periksa apakah ada bagian dari liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahunyang akan datang, sehingga harus direklasifikasi sebagai liabilitas jangka pendek

-  Seandainya ada liabilitas jangka panjang yang harus dibayar kembali dalam mata uang asing, periksa apakah per tanggal laporan posisi keuangan sudah dkonversikan kedalam rupiah dengan menggunakan kurs tengah Bank Indonesia per tanggal laporan posisi keuangan dan selisih kurs yang terjadi sudah dibebankan/dikreditkan pada laba rugi tahun berialan.

- Lakukan penelaahan analitis terhadap liabilitas jangka panjang dan biaya bunganya, untuk melihat kemungkinan terjadinya kesalahan dalam pencatatan biaya bunga.

- Tarik kesimpulan apakah penyajian liabilitas jangka panjang di laporan posisi keuangan dan catatan atas laporan keuangan dilakukan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan ETAP/PSAK/IFRS

2. Dalam pelaksanaan audit, auditor memerlukan dokumen seperti: bukti transaksi, buku besar, laporan keuangan tahun berjalan, laporan auditor independen tahun lalu, dan surat konfirmasi utang. Pada akhir pelaksanaan audit, auditor akan memberikan opini atas kewajaran laporan keuangan perusahaan tersebut.

3. Subsequent collection(penagihan setelah tanggal laporan posisi keuangan sampaimendekati tanggal selesainya pekerjaan lapangan / audit field work), yang harusdilaksanakan dalam pemeriksaan piutang dan barang dalam perjalanan.   

Subsequent payment adalah transaksi penerimaan kas setelah tanggal laporan posisi keuangan sampai berakhirnya pemeriksaan lapangan oleh auditor. Transaksi ini tidak memerlukan jurnal penyesuaian karena dianggap sebagai transaksi pembayaran hutang untuk periode di masa depan.

4. Meminta salinan perjanjian kredit untuk permanent file, lalu perhatikan apakah data yang terdapat dalam perjanjian kredit tersebut sesuai dengan data yang tercantum dalam kertas kerja pemeriksaan liabilitas jangka panjanng.

5. 

  • ┬áPlajari & evaluasi┬áinternal control┬áats ekuitas & transaksi jual beli saham, pmbagian dan pmbayaran deviden dan sertifikat saham, hal ini dpt dlakukan dg mggunakan┬áInternal Control Questionnaires┬á(ICQ) atau penjelasan┬áNarrative
  • Minta copy akte pendirian, SK Pgesahn Men.Kehakiman & HAM, SK BKPM/BKPMD, SK Bapepam, SK Presiden, untuk dsimpan dlm permanen file
  • Cocokkn data yg ada dlm akte pendirian dengan modal yg trcantum di neraca & penjelasan dlm catatan atas lap. Keu.
  • ┬áuntuk perusahaan yg baru berdiri & perusahanan yg mmpunyai tmbhn storan modal dlm periode yg dperiksa, periksalh bukti setoran & bukti pmbukuan lainnya, serta otorisasi dr penjabat perusahaan yg brwenang & instansi pemerintahan.
  • Jelaskan dlm kerta kerja pmeriksaan: Berapa modal dasar, modal di tekan modal dsetor serta┬ápremium & discount┬ádr pnjualan saham
  • Priksa dokumen pndukung dr stiap prubahan dlm prkiraan┬áRetained Earnings/Deficit
  • ┬áSeandainya ada pmbagian deviden, priksa apakah:

   - deviden dbagikn dlm bntuk cash deviden, stock deviden/ property deviden

   - pncatatnnya sdh bnar (baik pd wktu deklarasi deviden maupun pd saat pembayaran deviden)

- sudah diotorisasi ol penjabah perusahaan yg berwenang (melalui notulen rapat direksi & RUPS)

   - aspek prpajakannya susah sesuai dengan peraturan perpajakan yg berlaku

  • ┬áPriksa apakah akumulasi krugian perusahaan sudah melebihi modal dsetor, jika terjadi prtimbangan going concern perusahaan
  • Pertimbangkan untuk mngirim konfirmasi ke pemegang saham / biro administrasi efek
  • ┬áSeandainya ada┬átreasury stock:

   - Periksa bukti pmbelian & otorisasinya

   - Periksa bukti pnjualan & otorisasinya (jika dijual kembali)

   - Tanyakan pd manajemen 7an pmbelian treasury stock

- Prhatikan bhw treasury stock tdk berhak atas pmbagian deviden

  • Priksa apkh pnyajian ekuitas d neraca dan catatan ats lap keu tlh ssuai dg SAK/PABU
  • Buat kesimpulan mngenai kewajaran ekuitas

6. Auditor perlu mempertimbangkan informasi mengenai integritas manajemen, kekeliruan dan ketidakberesan, dan pelanggaran hukum klien dalam merencanakan audit. Luas dan kelengkapan perencanaan sangat bergantung pada: Ukuran dan kompleksitas permasalahan disuatu entitas. Pengalaman auditor dengan entitas yang akan diaudit.