Alda Dafifah Ch 2012120063

Alda Dafifah Ch 2012120063

oleh Alda Dafifah Chairunnisa -
Jumlah balasan: 0

1.) Jelaskan prosedur pemeriksaan liabilitas jangka panjang

jawab :  

1. Pelajari dan evaluasi internal control kewajiban jangka panjang.

2. Dapatkan dan periksa ringkasan perubahan kewajiban jangka panjang berikut discount, premium dan bunga selama periode yang diperiksa

3. Kirim konfirmasi kepada Bank

4. Minta copy perjanjian kredit permanent file Periksa otorisasi perolehan/penambahan kewajiban jangka panjang

5. Periksa perhitungan bunga, pembayaran bunga dan amortisasi discount/premium dari obligasi

6. Tie-up jumlah beban bunga dan amortisasi discount/ premium obligasi dengan jumlah yang tercantum pada laporan laba rugi

7. Discount/premium yang belum diamortisasi dilaporkan sebagai pengurang/penambah dan nilai nominal obligasi

8. Periksa keberadaan kewajiban jangka panjang dan wesel bayar yang direnewed (diperpanjang) setelan tanggal neraca, untuk mengetahui penyajian kewajiban sebagai kewajiban jangka panjang atau kewajiban lancar

9. Periksa keberadaan kewajiban jangka panjang atau wesel bayar yang (telah) dilunasi setelah tanggal neraca (walaupun belum jatuh tempo), untuk mengetahui perlu tidaknya reklasifikasi sebagai kewajiban jangka pendek

10. Kewajiban dari pemegang saham atau direksi dari perusahaan afiliasi, harus dikirim konfirmasi dan periksa pembebanan bunga atas pinjaman tsb.

11. Sesuaikan pencatatan dan penyajian di Neraca tentang hutang leasing dengan PSAK No. 30 (sewa guna usaha).

12. Periksa kewajiban jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu 1 tahunya, sehingga harus di reklasitikasi sebagai Kewajiban langka pendek

13. Konversi kewajiban jangka panjang dalam valas per tanggal neraca kedalam kurs tengah BI dan selisih kurs dibebankan/dikreditkan pada Laba Rugi tahun berjalan

14. Lakukan penelaah ananalitis (Analytical Review Procedure) kewajiban jangka panjang dan biaya bunga, untuk melihat kemungkinan adanya kesalahan pencatatan biaya bunga

15. Sesuaikan penyajian kewajiban jangka panjang dalam laporan keuangan dengan PABU/PSAK

2.) Pada melakukan konfirmasi saldo hutang jangka panjang data apa yg dibutuhkan oleh pihak auditor

jawab : bukti transaksi, buku besar, laporan keuangan tahun berjalan, laporan auditor independen tahun lalu, dan surat konfirmasi utang

3.) Jelaskan mengenai subsequent collection dan payment yang ada pahami

Jawab : - Subsequent collection adalah penagihan yang dilakukan setelah tanggal yang tertera pada neraca sampai mendekati selesainya pekerjaan lapangan yang dilaksanakan dalam pemeriksaan piutang dan biaya dalam perjalanan.

-Subsequent payment adalah pembayaran yang dilakukan setelah tanggal yang tertera pada neraca sampai mendekati selesainya pekerjaan lapangan yang dilaksanakan dalam pemeriksaan utang dan biaya yang masih harus dibayar.

4.) Pada saat melakukan pemeriksaan dalam menentukan SPI nya subsequent collection apa yang harus amati oleh auditor

Jawab : Pemeriksaan piutang dan barang dalam perjalanan 

5.) Jelaskan prosedur pemeriksaan ekuitas 

Jawab : 

1. Pelajari dan evaluasi intemal control atas ekuitas dan transaksi jual beli saham,pembagian dan pembayaran dividen dan sertifikat saham.

2. Minta copy dari akta pendirian, SK Pengesahan Menteri Kehakiman dan HAM, SK BKPM/BKPMD, SK Bapepam, SK Presiden, untuk disimpan dalam permanent file.

3. Cocokkan data yang ada dalam aka pendirian tersebut dengan modal yang tercantum di neraca dan penjelasan dalam catatan atas laporan kuangan.

4. Untuk perusahaan yang baru didirikan dan perusahaan yang mempunyai tambahan setoran modal dalam periode yang diperiksa, periksalah bukti setoran dan bukti pembukuan lainnya serta otorisasi dari pejabat perusahaan yang berwenang dan instansi pemerintah.

5. Jelaskan dalam kertas keria pemeriksaan :

- Beberapa modal dasar, modal ditempatkan, modal disetor serta premium dan discount dari penjualan saham.

- Jenis saham yang dimiliki perusahaan, berapa jumlah common stock dan preferred stock baik dalam jumlah lembar maupun nilai nominalnya.

- Rincian pemegang saham.

6. Periksa dokumen pendukung dari setiap perubahan dalam perkiraan retained earnings/deficit, untuk mengetahui apakah perubahan tersebut sudah diotorisasi oleh pejabat perusahaan yang berwenang dan apakah adjustment ke retained earnings/deficit memang reasonable dan jumlahnya cukup materil.

7. Seandainya ada pembagian dividen, periksa apakah :

- Dividen dibagika dala betuk cash dividend, stock dividend, atau property dividend.

- Pencatatannya sudah benar (baik pada waktu deklarasi dividen maupun pada saat pembayaran dividen)

- Sudah diotorisasi oleh pejabat perusahaan yang berwenang (melalui notulen rapat direksi dan rapat umum pemegang saham).

- Aspek perpajakannya sudah sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku.

8. Periksa apakah akumulasi kerugian perusahaan (accumulated losses/deficit) sda melebihi modal disetor, kalau terjadi pertimbangan going concern perusahaan.

9. Pertimbangkan untuk mengimm kontirmasi ke pemegang saham atau biro administrasi efek (stock transfer agent).

10. Seandainya ada treasury stock; Periksa bukti pembelian dan otorisasinya.

- Periksa bukti penjualannya dan otorisasinya (jika treasur stock dijual kembali)

- Tanyakan kepada manajemen tujuan pembelian treasury stock (apakah untuk memperbaiki harga pasar saham perusahaan atau untuk dibagikan sebagai saham bonus)

- Perhatikan bahwa treasury stock tidak berhak atas pembagian deviden.

11. Periksa apakah penyajian ekuitas di neraca dan catatan atas laporan keuangan

12. Buat kesimpulan mengenai kewajaran ekuitas

6.) Pada saat penentuan di penyelesaian laporan akhir audit apa yg menjadi pertimbangan auditor

Jawab : 

Dalam menyelesaikan audit, auditor seringkali dihadapkan pada kendala waktu, terutama ketika klien meminta dan berusahan mendapatkan tanggal yang cepat untuk melakukan penerbitan laporan audit. Oleh karena itu auditor harus menggunakan waktu yang tersedia untuk melakukan pertimbangan profesional yang baik dalam menyatakan pendapat yang akan dikeluarkan dalam laporan audit serta menyatakan secara tepat dalam laporan audit.