1. Penilaian Individu
Penilaian individu terhadap kemampuan, minat, dan tujuan karier adalah proses eksplorasi diri yang sering dibantu oleh latihan penilaian diri. Meskipun tanggung jawab utama ada pada individu, organisasi dapat mendukung dengan menyediakan materi dan kesempatan untuk analisis diri.
2. Informasi Dalam Suatu Organisasi
Sebelum menetapkan tujuan karier yang realistis, karyawan perlu informasi tentang pilihan dan peluang karier, termasuk arah karier, jalur kemajuan, dan lowongan pekerjaan. Dalam organisasi dengan program perencanaan karier informal, informasi ini biasanya diperoleh melalui wawancara penilaian kinerja dengan atasan. Organisasi yang lebih terstruktur menggunakan buku kerja, lokakarya, dan materi perekrutan untuk menyampaikan informasi ini.
3. Konseling Karir
Dalam sesi konseling, para supervisor dan manajer dalam wawancara penilaian kinerja pengembangan, sebagian besar karyawan mengeksplorasi tujuan dan peluang karier dalam organisasi. Para supervisor dan manajer memerlukan penilaian akurat atas kemampuan dan potensi karyawan, serta informasi tentang pilihan dan peluang karier dalam organisasi. Ini berarti menyediakan informasi yang dibutuhkan para supervisor dan manajer serta pelatihan yang diperlukan untuk berfungsi secara efektif sebagai konselor.