Agusta Dwi Christanto

Agusta Dwi Christanto

oleh agusta dwi christanto -
Jumlah balasan: 0

Tidak bisa menggantikan, melainkan wajib terintegrasi/saling berkolaborasi. Traditional Marketing: Menjangkau massa dan membangun kesadaran logika). Experiential Marketing: Membangun emosi dan loyalitas (Perasaan). Contoh: Apple Iklan video yang estetik dan baliho minimalis (membangun hype/ketertarikan konsumen dan info produk). Kemudian Apple Store yang memperbolehkan orang mencoba semua gadget sepuasnya dengan suasana toko yang futuristik (membangun ikatan emosional).

Kesimpulan: Tradisional membawa konsumen datang, Experiential membuat konsumen setia dan menikmati pelayanannya.