Dalam konteks perubahan perilaku konsumen modern yang semakin emosional, berbasis pengalaman, dan biasanya ingin terlibat langsung / engaging, experiential marketing tidak sepenuhnya menggantikan traditional marketing, melainkan keduanya perlu diintegrasikan untuk mencapai efektivitas pemasaran yang maksimal. 
Meskipun perilaku konsumen bergeser dari fungsional ke emosional, pendekatan tradisional (iklan TV, cetak, spanduk digital) masih berperan krusial dalam menciptakan awareness (kesadaran) awal, sementara experiential marketing berperan membangun engagement (keterlibatan) dan loyalitas mendalam. 
Berikut adalah penjelasan integrasi keduanya beserta contoh kasus nyata:
- Pemasaran Tradisional (Fungsi): Efektif untuk menjangkau audiens luas secara cepat, membangun brand awareness, dan menyampaikan informasi fungsional (harga, lokasi, fitur utama).
- Experiential Marketing (Emosi): Fokus pada menciptakan pengalaman langsung (sense, feel, think, act, relate) yang meninggalkan kesan tak terlupakan, membangun koneksi emosional, dan mendorong word-of-mouth.
- Sinergi: Iklan tradisional menarik orang untuk datang ke sebuah acara (event), lalu experiential marketing membuat mereka mencintai merek tersebut dan membagikan pengalamannya.
Integrasi keduanya menciptakan pendekatan yang holistik. Pemasaran tradisional menarik perhatian, sementara experiential marketing memenangkan hati. Konsumen modern menuntut pengalaman (emosional), namun mereka masih membutuhkan informasi (rasional) untuk mengambil keputusan pembelian.
 Contoh kasus:
- Experiential Marketing: Ditlantas Polda Lampung bekerja sama dengan BAPEDA untuk membuka layanan Samsat Digital Drive Thru yang mana masyarakat wajib pajak dapat merasakan kenyaman saat membayar pajak tanpa perlu turun dari kendaraan, semua transaksi dilaksanakan didalam kendaraan wajib pajak dengan tidak memakan banyak waktu, pelayanan rapih dan serba digital.
·         Integrasi Tradisional: Ditlantas Polda Lampung dan BAPEDA  tetap menggunakan spanduk atau baleho di bahu jalan dan promosi cetak/iklan media sosial untuk menginformasikan pelayanan baru dari Samsat Digital Drive Thru, yang kemudian dirasakan langsung saat masyarakat yang mana adalah sebagai konsumen saat berkunjung.